Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Kebijakan Pemerintah Provinsi Jambi Terhadap Transportasi Angkutan Batu Bara Citra Darminto; Hapsa; Ahmad Baidawi
FisiPublik: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik Vol. 6 No. 2 (2021): November
Publisher : Social and Political Sciences Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana kebijakan pemerintah Provinsi Jambi terhadap pengaturan transportasi batu bara. Seperti yang kita ketahui bahwa Provinsi Jambi merupakan salah satu Provinsi di Sumatra yang memiliki sumber daya alam batu bara yang cukup besar. Data terakhir menyebutkan, cadangan batu bara di Provinsi Jambi diperkirakan mencapai 1,9 miliar ton. Pemerintah Provinsi Jambi mengharapkan pengangkutan batu bara memiliki jalan khusus sehingga tidak mengganggu jalan masyarakat umum. Akan tetapi, minimnya prasarana transportasi menjadi kendala pengangkutan batubara ke pelabuhan muat yang mengakibatkan kemacetan di jalan umum. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dengan menggambarkan dan menjelaskan hasil penelitian dalam bentuk tulisan. Pengumpulan data yang dilakukan menggunakan teknik studi pustaka, observasi dan penelusuran beberapa data secara online. Adapun hasil temuan yang penulis dapatkan adalah Pemerintah Provinsi Jambi sudah mengeluarkan kebijakan terkait jalan khusus bagi transportasi batu bara. Kebijakan ini diambil setelah pemerintah provinsi jambi bersama beberapa pihak yang memiliki perusahaan batu bara di daerah wilayah provinsi jambi berdiskusi dan bersepakat untuk merencanakan pembangunan jalur khusus bagi transportasi batu bara seperti membangun jalan khusus bagi transportasi batu bara serta memanfaatkan jalur transportasi sungai, yaitu sungai batanghari. Pada tingkat implementasinya kebijakan ini belum berjalan efektif hal itu didasarkan beberapa hal seperti minimnya anggaran, pengawasan serta kurangnya dorongan dari pihak perusahaan batu bara.
Urgensi Pemahaman Masyarakat Sipil tentang Radikalisme di Sumatera Selatan Sanny Nofrima; Isabella Isabella; Ahmad Baidawi; Herdin Arie Saputra
Society Vol 12 No 2 (2024): Society
Publisher : Laboratorium Rekayasa Sosial, Jurusan Sosiologi, FISIP Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/society.v12i2.700

Abstract

Radicalism is an important element of social movements advocating for individuals or groups seeking ideological emancipation, fostering critical perspectives, and striving for change directly linked to broader adversaries and goals. Vulnerability to radicalism exists at varying intensities, rendering individuals or groups susceptible to radicalization. This research examines a significant issue of potential radicalism identified in previous studies, which appears to surpass society's understanding. The study aims to investigate several dimensions, including understanding, attitudes, and actions with the potential for radicalization. A quantitative method involving face-to-face interview techniques was utilized. The research sample consisted of 400 stratified random samples, which were selected based on characteristics such as gender, marital status, age, occupation, and religion, using the Slovin formula: n = N / (1 + (N x e²)) with a sampling error of 5%, and three hypotheses concerning attitude, understanding, and action. This research also employs a Scopus-based mapping of radicalism, analyzing the network in detail. The findings of the research show that attitude, understanding, and action have a direct impact on radicalism. Additional findings reveal that attitudes exert the greatest influence on the potential for radicalism, followed by understanding and actions. When viewpoints become extreme, inflexible, or intolerant, attitudes can reveal a person's propensity toward a particular ideology or societal issue. By encouraging the avoidance of possible radicalism and supporting improved decision-making in society, healthy social interactions can raise awareness of the hazards of radicalism. The interaction between attitudes, understanding, actions, and the potential for radicalism is a dynamic process that progressively leads to radical involvement within a specific context.
STRATEGI PEMERINTAH DAERAH DALAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI KOTA JAMBI Mega Rindiani; Ahmad Baidawi; Uswatun Asiah
TheJournalish: Social and Government Vol. 7 No. 2 (2026): Social and Government
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/tsg.v7i2.1132

Abstract

Kemiskinan merupakan permasalahan kompleks yang dihadapi oleh banyak daerah, termasuk Kota Jambi, yang dalam beberapa tahun terakhir menempati posisi dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Provinsi Jambi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Pemerintah Daerah dalam menanggulangi kemiskinan di Kota Jambi serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan terdiri dari pejabat Dinas Sosial, Bappeda, akademisi, dan masyarakat penerima bantuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Pemerintah Daerah dilaksanakan melalui empat tahapan manajemen strategi, yaitu pengamatan lingkungan, perumusan strategi, implementasi, dan evaluasi serta pengendalian. Strategi yang dijalankan mencakup program bantuan sosial, pemberdayaan ekonomi, pelatihan keterampilan, serta program peningkatan akses terhadap fasilitas dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Meskipun berbagai program telah dijalankan, efektivitasnya masih terkendala oleh permasalahan akurasi data penerima bantuan, lemahnya koordinasi antarinstansi, serta masih adanya ketergantungan masyarakat terhadap bantuan sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi penanggulangan kemiskinan di Kota Jambi belum berjalan secara optimal karena lemahnya integrasi program, rendahnya akuntabilitas, dan belum terbangunnya pendekatan partisipatif yang kuat. Oleh karena itu, Pemerintah Daerah perlu melakukan pembenahan dari sisi sistem pendataan, penguatan kolaborasi lintas sektor, dan pelibatan masyarakat secara aktif agar strategi yang dijalankan benar-benar mampu menurunkan angka kemiskinan secara signifikan dan berkelanjutan.
Literasi Politik Terhadap Perempuan Di Desa Air Panas Sungai Abu Kabupaten Kerinci Dalam Menghadapi Pemilihan Umum Tahun 2024 A Zarkasi; Firmansyah Putra; Dimas Rizal; Ahmad Baidawi
JCOMENT (Journal of Community Empowerment) Vol. 7 No. 1 (2026): Community Empowerment
Publisher : The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/jcoment.v7i1.1106

Abstract

Pemilihan Umum (pemilu) merupakan sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat, dimana rakyat menentukan sendiri pilihan yang dipercayainya. Artinya rakyat berkuasa penuh untuk menentukan pemimpinnya, karena rakyat memegang kekuasaan tertinggi. Pemilu yang diadakan dikebanyakan negara demokrasi dianggap sebagai lambang sekaligus tolak ukur dari demokrasi itu sendiri, dikarenakan situasi keterbukaan dan kebebasan berserikat dianggap menceminkan dengan agak akurat partisipasi serta aspirasi masyarakat. Kegiatan memilih bukan hanya sekedar kewajiban masyarakat melainkan untuk memperjuangkan hak-hak sosial-ekonomi dan politik. Dengan adanya pemilihan umum masyarakat memiliki wadah untuk mementukan pemimpinya yang akan memimpin dalam waktu lima tahun kedepan guna memperjuangkan kepentingan dan mendengarkan aspirasi yang mana masyarakat ikut dalam menentukan kebijakan yang akan dibentuk oleh calon pemerintah. Keterwakilan perempuan di ranah politik merupakan hal penting agar terciptanya kultur pengambilan kebijakan publik yang ramah dan sensitif pada kepentingan perempuan. Namun dalam kenyataannya keterwakilan perempuan di bidang politik masih tertinggal dari pada laki-laki. Metode yang digunakan dengan pendekatan pemberdayaan (partisipasi aktif) ini berprinsip pada keterlibatan aktif kaum ibu-ibu, metode ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi kaum ibu-ibu dan meminimalisir terjadinya money politic sebagai target dari keterlibatan pada pemilu tahun 2024. Pendekatan pengabdian dilakukan dengan konsep pendampingan dengan beberapa metode pendekatan, meliputi workshop, Ceramah, diskusi.
Pendampingan Promosi Objek Wisata Melalui Media Sosial dan Website Bagi Gen-Z di MAN 2 Kabupaten Tanjung Jabung Barat Ahmad Baidawi; Ratna Dewi; Dori Efendi; Ian Pasaribu; Novianti Novianti
JCOMENT (Journal of Community Empowerment) Vol. 7 No. 1 (2026): Community Empowerment
Publisher : The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/jcoment.v7i1.1107

Abstract

Kegiatan pendampingan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemanfaatan media digital, khususnya media sosial dan website, dalam mempromosikan potensi wisata lokal di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, khususnya di kalangan generasi muda. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas siswa MAN 2 Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam memanfaatkan media sosial dan website sebagai sarana promosi objek wisata lokal. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi pelatihan teknis pembuatan konten digital, strategi pemasaran melalui media sosial, serta pengelolaan website promosi wisata. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan pendampingan promosi objek wisata di MAN 2 Tanjung Jabung Barat melalui media sosial dan website. Seperti yang kita ketahui media sosial merupakan salah satu cara atau strategi yang baik untuk melakukan promosi objek wisata, hal itu dikarenakan banyak dari generasi Z menggunakan media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter dan Blog. Hasil analisis dan pengamatan tim pengabdian menunjukkan jika media sosial merupakan sarana informasi dan promosi yang sangat sesuai untuk wisatawan generasi Z di bidang pariwisata dan Instagram, Facebook dan Twitter merupakan pilihan yang utama. Luaran dari pengabdian ini berupa berita online, terbitnya artikel pada juranal Nasional, Pembuatan Video Pengabidan dan Presenter pada Seminar Nasional.
STRATEGI PENGEMBANGAN PARIWISATA BERBASIS PARTICIPATORY PLANNING DI DESA DANAU LAMO KABUPATEN MUARO JAMBI Ahmad Baidawi; Wahyu Rohayati; Michael Lega; Riri Maria Fatriani; Makmun Wahid
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i2.2407

Abstract

Abstract: The aim of this service is to create opportunities for the local community to participate actively in planning and decision making related to tourism development in Lake Lamo Village. Based on the results of discussions with partner villages, this service is very necessary to ensure that tourism development not only provides economic benefits, but also takes into account the needs and aspirations of the local community. This service method uses the Socialization and Communication method, namely by implementing a participatory planning approach. The expected results of this service include a tourism development plan that is more sustainable and integrated with the aspirations of the local community, increasing community involvement in decision making related to tourism development, so as to create a greater sense of ownership and responsibility from them for development results. Furthermore, improving the quality of tourism products and services which can increase the attractiveness of the Lake Lamo Village tourist destination, increasing public awareness and understanding of the importance of environmental and cultural preservation in the tourism context, as well as increasing the income and welfare of local communities through sustainable and participatory-based tourism development. Keyword: Strategy; Tourism Development; Participatory Planning; Danau Lamo  Abstrak: Adapun tujuan dari pengabdian ini adalah untuk menciptakan kesempatan bagi masyarakat setempat untuk berpartisipasi secara aktif dalam perencanaan dan pengambilan keputusan terkait dengan pengembangan pariwisata di Desa Danau Lamo. Berdasarkan hasil diskusi bersama desa mitra bahwa pengabdian ini sangat diperlukan untuk memastikan bahwa pengembangan pariwisata tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga memperhitungkan kebutuhan dan aspirasi masyarakat setempat. Metode pengabdian ini menggunakan metode Sosialisasi dan Komunikasi yaitu Dengan menerapkan pendekatan perencanaan partisipatif. Adapun hasil yang diharapkan dari pengabdian ini diantaranya rencana pengembangan pariwisata yang lebih berkelanjutan dan terintegrasi dengan aspirasi masyarakat setempat, meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam pengambilan keputusan terkait pengembangan pariwisata, sehingga tercipta rasa memiliki dan tanggung jawab yang lebih besar dari mereka terhadap hasil-hasil pengembangan. Selanjutnya meningkatkan kualitas produk dan layanan pariwisata yang dapat meningkatkan daya tarik destinasi wisata Desa Danau Lamo, peningkatan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pelestarian lingkungan dan budaya dalam konteks pariwisata, serta peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat lokal melalui pengembangan pariwisata yang berkelanjutan dan berbasis partisipatif. Kata kunci: Strategi; Pengembangan Wisata; Participatory Planning; Danau Lamo