Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Nilai Ekonomis Produksi Tempe di Desa Padaringan Kec. Purwadadi Kab. Ciamis Jawa Barat Arif Nugroho Wibowo; Zainal Arifin; Bambang Perkasa Alam; Nini Adelina Tanamal
JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi) Vol. 12 No. 4 (2026): Agustus 2026
Publisher : Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh (KITA), Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jemsi.v12i4.6892

Abstract

This study aims to analyze the economic value of small-scale household tempe agroindustry in Padaringan Village, Purwadadi District, Ciamis Regency. The research employed a quantitative descriptive approach with a case study method. Data were collected through interviews, observations, and documentation of tempe producers, and analyzed using cost, revenue, income, business efficiency (R/C ratio), and value-added analysis based on the Hayami method. The results show that the total production cost per cycle was IDR 333,000, while total revenue reached IDR 1,530,000, generating an income of IDR 1,197,000. The R/C ratio of 4.59 indicates that the tempe business is highly efficient and economically feasible. Value-added analysis reveals a high added value ratio of 78.23%, indicating that most of the product’s value is generated from processing activities. These findings demonstrate that the tempe agroindustry plays an important role in increasing household income and strengthening the local economy. The tempe industry has strong potential to be developed as a leading sector in rural economic empowerment through improved production efficiency, product innovation, and strengthened marketing networks.
PENGARUH PRODUKTIVITAS KERJA TERHADAP KETERLAMBATAN PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI BANGUNAN Soepardi Harris*1; Bambang Perkasa Alam*2; Arief Nugroho Wibowo*3
JURNAL TECNOSCIENZA Vol. 2 No. 1 (2017): JURNAL TECNOSCIENZA
Publisher : JURNAL TECNOSCIENZA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterlambatan dalam sebuah proyek konstruksi tergantung dari produktivitas banyak hal, antara lain : 1). Masalah sumber daya manusia, 2) metodologi kerja yang kurang tepat, 3) keuangan, 4) keterbatasan teknologi, 5) permainan politik. Dari segi sumber daya manusia, beberapa factor menjadi perhatian dalam tingkat produktivitas antara lain segi pendidikan, keahlian, usia, waktu kerja serta lokasi proyek. Produktivitas merupakan istilah dalam kegiatan produksi sebagai perbandingan antara luaran (output) dengan masukan (input). Semakin tinggi produktivitas diharapkan semakin tinggi tingkat ketepatan selesainya suatu proyek atau semakin kecil tingkat keterlambatannya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, dengan metode pengumpulan data primer menggunakan metode Purposive Sampling. Temuan yang hendak dicapai disini adalah hubungan antara factor-faktor diatas dengan tingkat produktivitas dari sumber daya manusia yang terlibat dalam hal ini adalah pekerja. Sehingga dengan ditemukan hubungan ini dapat dijelaskan dalammenentukan tingkat produktivitas yang diharapkan dari pekerja yang bisa membuat proyek selesai tepat pada waktunya. Kata Kunci: produktivitas kerja, keterlambatan, pelaksanaan proyek