Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Media Pembelajaran Geometry Berbasis Augmented Reality Mazroatul Ulum; Ria Sudiana; Fakhrudin Fakhrudin
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 2, No 4 (2021): Desember 2021
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v2i4.11772

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnnya media pembelajaran guna menciptakan kegiatan pembelajaran yang bermakna sehingga dapat membantu siswa dalam meningkatkan kemampuan pemahaman matematisnya. Penelitian ini merupakan  penelitian Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Waterfall yang terdiri dari empat tahapan. Penelitian ini mengembangkan produk berupa media pembelajaran bangun ruang dengan bantuan teknologi Augmented Reality (AR) yang diberi nama Spin of Geometry (SoG), Produk tersebut terbagi menjadi dua komponen yaitu Marker Spin dan Aplikasi Scanner. Instrumen yang digunakan adalah angket untuk penilaian validasi, respon siswa,  kepraktisan guru, dan instrumen tes berupa untuk mengukur tingkat kemampuan pemahaman matematis siswa. Penilaian validasi produk dilakukan oleh ahli pendidikan matematika dan ahli media dengan masing-masing berjumlah tiga orang. Adapun yang menjadi subjek penelitian ini adalah 15 siswa kelas VIII SMP YP 17 ‘2’ CILEGON. Berdasarkan analisis data dan pembahasan didapatkan kesimpulan : 1) nilai validasi uji ahli media sebesar 81% dengan kategori sangat valid; nilai validasi uji ahli pendidikan matematika sebesar 77% dengan kategori valid; 3) respon siswa mendapatkan kategori baik dengan persentase sebesar 72%; 4) penilaian kepraktisan media pembelajaran sebesar 90% dengan kategori sangat baik; dan 5) Media pembelajaran SoG dapat meningkatkan kemampuan pemahaman matematis siswa dengan nilai N-Gain 0,42 dan kategori sedang.
Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Matematika Tingkat Tinggi Berdasarkan Teori Polya Iip Fathurohman; Yani Setiani; Fakhrudin Fakhrudin
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2023): Juni 2023
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v4i2.19546

Abstract

Membahas mengenai kesalahan yang dialami siswa dalam menyelesaikan soal matematika tingkat tinggi yang ditinjau dari tahapan teori Polya
Manajemen Pelatihan Porgram Komputer di Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Gama Nusantara Kudus Khofiannida Nor Rahma; Fakhrudin Fakhrudin; Yudi Siswanto
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v7i1.60851

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen pelatihan komputer di LKP Gama Nusantara Kudus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, subyek penelitian yaitu 5 orang yang terdiri dari 1 pengelola LKP Gama Nusantara, 1 instruktur pelatihan komputer, dan 3 peserta pelatihan komputer. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Teknik analisis data dengan tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pelatihan komputer di LKP Gama Nusantara terkait perencanaan, untuk merencanakan diawali dengan menganalisis kebutuhan peserta, penetapan tujuan pelatihan, penyusunan kurikulum pelatihan, penetapan materi, dan media pembelajaran. Sedangkan pelaksanaan meliputi pembinaan keakraban, identifikasi kebutuhan, penetapan kontak pembelajaran, proses pembelajaran, dan tes akhir peserta pelatihan. Bentuk evaluasi yang diterapkan pada program pelatihan kursus komputer di LKP Gama Nusantara dengan mengadakan tes teori dan praktik.Computer Training Management Program at Gama Nusantara Kudus Courses and Training Institution (LKP) AbstractThis study aims to describe the management of computer training at LKP Gama Nusantara Kudus. This research uses a qualitative approach, the research subjects are 5 people consisting of 1 manager of LKP Gama Nusantara, 1 computer training instructor, and 3 computer training participants. Data collection techniques used through observation, interviews, and documentation. For the validity of the data using technique triangulation and source triangulation. Data analysis techniques with the stages of data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study show that the management of computer training at LKP Gama Nusantara is related to planning, planning begins with analyzing the needs of the participants, setting training objectives, preparing training curricula, determining materials and learning media. While the implementation includes building familiarity, identifying needs, determining learning contacts, learning processes, and final tests of trainees. The form of evaluation applied to the computer course training program at LKP Gama Nusantara is by holding theoretical and practical tests.
Smart Campus di Era 4.0 Melalui Blended Learning Mencetak Polri Promoter Menuju Indonesia Maju Elisa Ika Yuniawati; Fakhrudin Fakhrudin; Rusdarti Rusdarti; Kardoyo Kardoyo
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada era revolusi industri 4.0 terjadi banyak perubahan di berbagai bidang utamanya pada bidang pendidikan.Dengan munculnya perubahan disrupsi informasi ini menjadi tantangan besar bagi lembaga Pendidikan AkademiKepolisian untuk menjalankan perannya sebagai Lembaga Pendidikan yang membentuk calon perwira Polri yangprofessional, modern, dan terpercaya menuju Indonesia maju. Akpol menerapkan teknologi smart campus sebagaiupaya dalam mengahdapi perubahan era ini. Perubahan zona waktu generasi milenial yang mana taruna lahir di eradigital memiliki budaya yang berbeda dengan generasi sebelumnya menuntut Lembaga Pendidikan Akpol untukmenerapkan sarana digital pada komponen pendidikan seperti pembelajaran yang disesuaikan dengan eranya tanpamengenyampingkan pendidikan karakter untuk menghasilkan Polri yang professional, cerdas, bermoral, modernyang berwawasan global dan berstandar internasional guna menuju Indonesia maju. Konsep pembelajaran blendedlearning diterapkan untuk menjawab tantangan tersebut dengan memanfaatkan perangkat elektronik dan internetyang terpadu dalam satu aplikasi sehingga dapat diakses kapanpun dan dimanapun. Penggunaan konsep ini akanmenjadikan taruna belajar melalui pendekatan pembelajaran seumur hidup guna mengembangkan kompetensinya.
The Influence of Communication Effectiveness, Service Quality and trust on Commitment Connectedness to customers Fakhrudin Fakhrudin; Shaiffurokhman Mahfudz; Muhammad Isa Mustafa
Journal of Business Innovation and Research Vol 1, No 2 (2022): Journal of Business Innovation and Research
Publisher : UPN Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jubir.v1i2.8044

Abstract

The purpose of the study is to This will examine the strong influence of communication effectiveness, functional quality and technical quality on commitment to connectedness with trust as a mediating variable, the quantitative method used in this study is path analysis is used to  determine the effect of communication effectiveness, technical quality, functional quality and trust on connectedness commitment. There are 4 stages of regression; The connectedness commitment, The confidence, The functional quality And The technical quality variable. The conclusions obtained from this research are The regression coefficient which shows the relationship between communication effectiveness and connectedness commitment, The effectiveness of communication does not affect trust directly, but through the perception of technical quality and functional quality, Technical quality is also known to influence commitment to connectedness through trust, quality and trust  This shows that the perception of functional quality affects customer connectedness commitment more than technical quality and Service quality is a variable that affects trust, while effective communication will create a higher perception of service quality in the eyes of customers.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Menyelesaikan Soal Matematika Ditinjau dari Tipe Kepribadian Myer Brigss Type Indicator (MBTI) Khansa Faizah; Ria Sudiana; Fakhrudin Fakhrudin
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2024): Januari - Juni 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i1.1686

Abstract

Tipe kepribadian siswa yang beragam cenderung memberikan dampak terhadap kemampuan berpikirnya, khususnya pada berpikir kritis. Oleh karena itu, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana menganalisis kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal matematika ditinjau dari tipe kepribadian Myer Brigss Type Indicator (MBTI). Untuk menjawab permasalahan, kami menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Kami melibatkan 2 subjek diambil berdasarkan dimensi sensing – intuition dari kelas MAN 1 Kota Cilegon pada semester genap tahun pelajaran 2023/2024 dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket, tes, dan wawancara. Untuk memastikan keabsahan data, kami menggunakan triangulasi teknik. Teknik analisis data meliputi, data deskripsi hasil tes tertulis dan hasil wawancara, dianalisis dari hasil tes tertulis dan hasil wawancara, kemudian ditarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa intuition memiliki kemampuan berpikir kritis lebih baik daripada siswa sensing
Pemahaman Konsep Bangun Ruang Sisi Datar Berdasarkan Teori APOS Ditinjau dari Kemampuan Awal Matematika Suratih Suratih; Ria Sudiana; Fakhrudin Fakhrudin
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v5i1.22951

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematika. Pada umumnya kemampuan pemahaman siswa berbeda-beda, hal ini dikaitkan dengan kemampuan awal yang dimiliki setiap siswa. Perbedaan kemampuan ini dapat dilihat dari respon siswa dalam menyelesaikan berbagai masalah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan awal matematika setiap siswa dalam memahami konsep bangun ruang sisi datar berdasarkan teori APOS (Action, Process, Object Scheme). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan pengumpulan data menggunakan tes dan wawancara. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX SMPN 1 Ciruas sebanyak 6 orang. Teknik analisis data penelitian ini meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman konsep matematika siswa berbeda-beda untuk setiap kemampuannya. Siswa yang memiliki kemampuan awal matematika tinggi mencapai seluruh tahapan teori APOS mulai dari aksi, proses, objek dan skema. Sementara itu, siswa yang memiliki kemampuan awal matematika sedang dapat mencapai tahap aksi dan proses, tetapi belum mencapai indikator tahap objek dan skema. Sedangkan siswa yang memiliki kemampuan awal matematikanya rendah baru bisa mencapai tahap aksi dan belum mencapai indikator tahap proses, objek, dan skema. Kata kunci: pemahaman konsep, bangun ruang sisi datar, teori APOS
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Berdasarkan Teori APOS (Action, Process, Object, Schema) Ditinjau dari Gaya Belajar Peserta Didik Nadia Diah Purwanti; Yani Setiani; Fakhrudin Fakhrudin
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v5i1.23993

Abstract

Berdasarkan teori APOS, penelitian ini mencoba untuk menilai dan mengkarakterisasi kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika dalam tiga gaya belajar yang berbeda: kinestetik, auditori, dan visual. Metodologi penelitian kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Sebanyak tiga siswa yang masing-masing mewakili tiga gaya belajar yang berbeda dipilih sebagai subjek penelitian. Metodologi pengambilan sampel teoritis digunakan untuk mendapatkan metode pengumpulan data. Alat utama yang digunakan adalah peneliti, yang didukung oleh penilaian kemampuan pemecahan masalah matematika, kuesioner gaya belajar, dan protokol wawancara. Analisis data mengarah pada kesimpulan bahwa siswa dengan gaya belajar visual dan auditori dapat menyelesaikan tahap APOS jika mereka dapat menjawab pertanyaan matematika pada materi fungsi kuadrat, seperti pada tahap aksi peserta didik menuliskan informasi yang berkaitan dengan permasalahan. Tahap proses, peserta didik membuat rencana penyelesaian dengan langkah-langkah dalam membuat sketsa grafik. Tahap objek, peserta didik mampu untuk membuat sketsa grafiknya. Tahap skema, peserta didik mampu untuk menuliskan jawaban akhir dan kesimpulan atas apa yang dikerjakan. Siswa dengan gaya belajar kinestetik hanya berbeda pada tahap skema, dimana siswa tidak dapat menuliskan kesimpulan pada lembar jawaban, dan hanya menyebutkannya pada saat wawancara.
Tingkat Kepuasan Mahasiswa Terhadap Pelayanan Akademik Diukur Dengan Data Mining C4.5 Menggunakan Metode Decision Tree Dan Naïve Bayes Nilam Kurnia Sari; Mardiana Rafa Alzena; Fakhrudin Fakhrudin
Jurnal Sistem Informasi dan Ilmu Komputer Vol. 1 No. 4 (2023): November : Jurnal Sistem Informasi dan Ilmu Komputer
Publisher : Universitas Katolik Widya Karya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jusiik-widyakarya.v1i4.1777

Abstract

The goal of this data mining C4.5 implementation is to improve student performance in academic coursework in the computer science department at Teknik Fakultas and Pancasakti University in Tegal. Use a limited number of dimensions to assess the following: nyata, jaminan, keandalan, empatia, dan bukti nyata. It is difficult to determine which quality standard has to be raised because the aforementioned kelima aspek cannot be changed in an objective manner. Utilizing the algorithm C4.5 method, the authors consider reducing the sample size to the point where the keputusan is reduced. After manual perhitungan, pembuktian is also carried out using an application called RapidMiner.The analysis's conclusions show that the most important factor in determining the mahasiswa's tingkat kepuasan is the style of teaching.
Profil kemampuan pemahaman konsep siswa pada materi bangun ruang sisi datar berdasarkan teori APOS Suratih, Suratih; Sudiana, Ria; Fakhrudin, Fakhrudin
Tirtamath: Jurnal Penelitian dan Pengajaran Matematika Vol 5, No 2 (2023): TIRTAMATH: Jurnal Penelitian dan Pengajaran Matematika
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48181/tirtamath.v5i2.23938

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematika. Pada umumnya kemampuan pemahaman siswa berbeda-beda, hal ini dikaitkan dengan kemampuan awal yang dimiliki setiap siswa. Perbedaan kemampuan ini dapat dilihat dari respon siswa dalam menyelesaikan berbagai masalah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan awal matematika setiap siswa dalam memahami konsep bangun ruang sisi datar berdasarkan teori APOS (Action, Process, Object Scheme). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan pengumpulan data menggunakan tes dan wawancara. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX SMPN 1 Ciruas sebanyak 6 orang. Teknik analisis data penelitian ini meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman konsep matematika siswa berbeda-beda untuk setiap kemampuannya. Siswa yang memiliki kemampuan awal matematika tinggi mencapai seluruh tahapan teori APOS mulai dari aksi, proses, objek dan skema. Sementara itu, siswa yang memiliki kemampuan awal matematika sedang dapat mencapai tahap aksi dan proses, tetapi belum mencapai indikator tahap objek dan skema. Sedangkan siswa yang memiliki kemampuan awal matematikanya rendah baru bisa mencapai tahap aksi dan belum mencapai indikator tahap proses, objek, dan skema.