Articles
Pelatihan Pembuatan Wedang Herbal Kapulaga (Amomum compactum) Bagi Kelompok Tani Dan Ibu-Ibu PKK Desa Bantarkulon
Dewi, Alfa Yuliana;
Faradisi, Firman;
Waznah, Urmatul;
Nur, Achmad Vandian;
Fajriyah, Nuniek Nizmah;
Harismah, Kun;
Praswati, Aflit Nuryulia;
Sofyan, Aan
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 10, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33366/japi.v10i2.6455
Kapulaga merupakan rempah yang bernilai jual tinggi, umum dimanfaatkan sebagai bumbu masakan dan obat tradisional. Meskipun panen kapulaga melimpah di Desa Bantarkulon, sebagian besar petani dan ibu-ibu PKK belum memiliki pengalaman dalam mengolahnya, sehingga buah kapulaga selama ini hanya dijual mentah. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan tentang khasiat kapulaga untuk kesehatan, sekaligus melatih keterampilan membuat produk olahan bernilai ekonomi berupa wedang herbal kapulaga dalam bentuk teh celup. Kegiatan ini dilakukan melalui metode penyuluhan dan pelatihan yang meliputi ceramah, demonstrasi, dan praktik langsung. Peserta berpartisipasi aktif dalam seluruh proses, mulai dari pengolahan buah kapulaga, pengemasan, hingga strategi pemasaran produk. Hasil yang dicapai dari program ini adalah peningkatan pengetahuan peserta tentang manfaat kapulaga sebagai bahan alami berkhasiat, seperti sifat antibakteri dan kemampuannya meningkatkan daya tahan tubuh. Selain itu, peserta juga memperoleh keterampilan praktis dalam mengolah kapulaga menjadi produk wedang herbal teh celup yang memiliki nilai guna dan nilai jual yang lebih tinggi.
Pemberdayaan Desa Bantarkulon: Inovasi berbasis Alam Pelatihan Sabun Herbal Cair Ekstrak Cengkeh Aroma Kopi
Dewi, Alfa Yuliana;
Faradisi, Firman;
Nur, Achmad Vandian;
Waznah, Urmatul;
Fajriyah, Nuniek Niezmah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Desa Bantarkulon memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, namun pemanfaatannya untuk produk olahan bernilai tambah masih terbatas, menyebabkan ketergantungan pada produk pertanian mentah dengan nilai jual rendah. Program pengabdian masyarakat ini hadir sebagai solusi dengan tujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pelatihan pembuatan sabun herbal cair ekstrak cengkeh aroma kopi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pelatihan partifipatif dan pendampingan, yang melibatkan masyarakat desa dalam setiap tahapan kegiatan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan keterampilan dan pengetahuan masyarakat dalam membuat sabun herbal cair. Peserta pelatihan mampu mempraktikkan teknik pembuatan sabun dengan benar, mulai dari pemilihan bahan baku hingga pengemasan produk. Produk sabun herbal cair yang dihasilkan memiliki aroma khas, tekstur lembut, dan sifat antibakteri serta antioksidan yang baik. Selain itu, terdapat potensi pasar yang besar untuk produk ini di Desa Bantarkulon dan sekitarnya, karena masyarakat tertarik dengan bahan-bahan alami dan manfaat yang ditawarkan. Kesimpulannya, program ini berhasil memberdayakan masyarakat Desa Bantarkulon melalui pengembangan produk inovatif berbasis sumber daya alam lokal dan peningkatan pendapatan masyarakat. Inovasi produk sabun herbal cair dengan kombinasi ekstrak cengkeh dan aroma kopi ini memberikan nilai tambah yang signifikan dibandingkan dengan produk sabun herbal yang sudah ada di pasaran.
PEMBENTUKAN DAN PELATIHAN KADER PENDUKUNG ASI : PENGABDIAN MASYARAKAT DI PUSKESMAS WIRADESA PEKALONGAN
Isyti’aroh, I.;
Faradisi, Firman;
Rofiqoh, Siti;
Aniyati, Sri;
Pratiwi, Yuni Sandra
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kader kesehatan merupakan salah satu ujung tombak pembangunan bidang kesehatan berbasis pemberdayaan masyarakat. Khusus untuk meningkatkan cakupan ASI eksklusif, perlu dibentuk kader pendukung ASI yang mendukung pembangunan bidang gizi keluarga terutama pemberian ASI eksklusif. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah membentuk kader ASI yang mempunyai pemahaman yang benar tentang ASI dan mampu mengedukasi masyarakat tentang ASI dan manajemen laktasi di Puskesmas Wiradesa Kabupaten Pekalongan. Metoda pengabdian masyarakat adalah dengan melakukan pelatihan selama 2 hari meliputi teori dan praktik mikroteaching sebagai persiapan untuk mengedukasi masyarakat teentang ASI. Hasil pengabdian masyarakat telah terbentuk kader pendukung ASI sejumlah 35 kader dari seluruh desa dan kelurahan di wilayah kerja puskesmas Wiradesa Pekaloangan. Hasil evaluasi pemahaman tentang ASI menunjukkan jumlah nilai rata-rata sebelum pelatihan 74,9 dan setelah pelatihan 82,7 dari rentang nilai 0-100 atau meningkat sebesar 77,8 point. Hasil penilaian microteaching menunjukkan nilai rata-rata 86,9 (nilai ambang batas 60) dari rentang nilai 0-100. Kesimpulan pelaksanaan pengabdian masyarakat adalah telah terbentuk kader terlatih sebanyak 35 kader dengan pemahaman ASI yang meningkat dan mampu melakukan edukasi tentang ASI dan manajemen laktasi.
mergency Training Due To Heart Arrest And Fractures Around The Location Of The Umbul Ponggok Tourism
Faradisi, Firman;
Aktifah, Nurul;
Fijianto, Dwi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Indonesia is an archipelagic country with diverse geographical conditions, and has various tourist attractions that are crowded with visitors. Water tourism in Ponggok is one area that is often visited and passed by many vehicles. this increases the risk of accidents that can lead to emergency cardiac arrest and fractures from accidents. The problem that arises is, not all sellers and residents around the tourism object understand and are able to provide first aid correctly. The purpose of this training is to teach emergency first aid for cardiac arrest and fractures. Respondents who participated in the service were 25 people. The results of the pre test found that respondents with a moderate level of knowledge were 24%, while respondents who had a low level of knowledge were 76%. The results of the post test show a change where respondents who have a high level of knowledge are 36%, and respondents with a moderate level of knowledge are 64%. From the results of this training, the community has more confidence and more confidence in handling emergencies that occur.
Edukasi dan Deteksi Dini Kejadian Diabetes Neuropati pada Penderita Diabetes Mellitus sebagai Upaya Pencegahan Diabetes Neuropati
Aktifah, Nurul;
Faradisi, Firman;
Fajriyah, Nuniek Nizmah;
Noviawati, Sabila;
Astuti, Rahayu Diah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penyakit Diabetes Mellitus merupakan penyakit kronis yang prevalensi kejadianya terus meningkat setiap tahunya. Diabetes Melitus tergolong penyakit degenerative yang tidak menular, namun dapat menyebabkan berbagai komplikasi seperti komplikasi kronik mikrovaskular atau lebih dikenal dngan Diabetic (DN). DN dapat menyebabkan kerusakan saraf yang menyebabkan timbulnya gejala mati rasa yang pada akhirnya dapat menyebabkan konsekuensi serius diantaranya ulserasi kaki, ganggren bahkan amputasi. Tindakan yang terbukti dapat mengurangi morbiditas akibat neuropati perifer adalah dengan pelaksanaan deteksi dini dan edukasi pada penderita DM. Tujuan kegiatan ini untuk melakukan deteksi dini DN dan meningkatkan pengetahuan peserta prolanis dan posbindu lansia tentang DN dan komplikasinya dengan harapan penderita DM dapat mengetahui upaya pencegahan dan tindakan secara tepat sehingga angka morbiditas dan mortalitas dapat dicegah. Metode pelaksanaan dengan melakukan screening tanda gejala DN dan edukasi DN. Total partisipan berjumlah 27 orang, dan kegiatan ini dilaksanakan selama 4 bulan. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat initim melakukan deteksi dini dan memberikan edukasi DN. Hasil pemeriksaan DNS menunjukkan bahwa 97 (72,4%) penderita DM peserta prolanis dan posbindu lansia mengalami gejala positif DNS. Hasil screening didapatkan mayoritas penderita memiliki scor 3 yaitu sejumlah 41 (42,27%). Gejala yang paling sering dialami adalah kesemutan, tungkai atau kaki merasakan nyeri, ditusuk – tusuk, merasa hilang rasa atau kurang. Kesimpulan yang didapat yaitu Sebagian besar pasien DM mengalami gejala positif DNS sehingga perlu dilakukan Tindakan pencegahan keparahan.
Penerapan Pengaruh Teknik Posisi Semi Fowler dan Pursed Lips Breathing dalam Mengurangi Gangguan Pernafasan pada Pasien dengan Tuberculosis di RSUD Bendan Pekalongan
Wigiyanti, Riya;
Faradisi, Firman
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Mahasiswa (Student Paper Presentation)
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tuberkulosis adalah penyakit paru disebabkan dari bakteri mycobacterium tuberculosis yang dapat menular. Salah satu gejalanya adalah sesak napas yang ditandai dengan sekret dalam tubuh susah keluar. Salah satu intervensi yang dapat digunakan untuk mengurangi gangguan pernafasan adalah dengan pemberian terapi semi fowler dan pursed lips breahing terhadap pasien Tuberkulosis yang mengalami gangguan pernafasan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan penerapan posisi semi fowler dan pursed lips breathing. Hasil-hasil yang diperoleh setelah dilakukan tindakan pada klien yaitu mengalami perubahan penurunan gangguan pernafasan setiap dilakukan terapi. Hasil ini ditandai dengan Respiratory Rate pada klien setelah dilakukan tindakan 1 kali selama 3 hari berturut-turut mengalami penurunan dari angka 28x/menit menjadi 20x/menit. Data ini menunjukan bahwa pemberian terapi posisi semi fowler dan pursed lips breathing terbukti valid untuk menurunkan respiratory rate. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah adanya pengaruh dalam pemberian posisi semi fowler dan pursed lips breathing dalam mengurangi gangguan pernafasan pada pasien di RSUD Bendan Pekalongan. Diharapkan bagi perawat dapat menerapkan terapi semi fowler dan pursed lips breathing sebagi salah satu tindakan non farmakologis untuk mengurangi gangguan pernafasan pada pasien di rumah sakit.
Penerapan Terapi Latihan ROM (Range Of Motion) terhadap Peningkatan Kekuatan Otot pada Pasien Stroke di RSUD Batang
Wardani, Febri Dimas;
Faradisi, Firman;
Fajriyah, Nuniek Nizmah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Stroke merupakan suatu kegawatdaruratan neurologis yang disebabkan oleh gangguan sumbatan aliran darah otak secara tiba-tiba yang dapat menyebabkan kematian sel saraf kranial, gangguan atau disfungsi motorik dan sensorik serta dapat berpotensi fatal. Stroke dapat mengakibatkan berbagai macam komplikasi bahkan muncul kecacatan dan sehingga perlu dilakukan dengan tindakan rehabilitasi. salah satu rehabilitasi tersebut adalah range of motion (ROM), Range Of Motion (ROM) adalah latihan yang dilakukan untuk mempertahankan atau meningkatkan tingkat integritas dalam kemampuannya untuk menggerakkan persendian secara normal dan lengkap guna meningkatkan massa dan tonus pada otot. Penelitian bertujuan untuk menggambarkan penerapan latihan ROM (Range of Motion) pasif dalam meningkatkan kekuatan otot pada pasien Stroke yang mengalami penurunan kekuatan otot. Karya Tulis Ilmiah ini berupa studi kasus pada 2 klien stroke yang mengalami kelemahan kekuatan pada otot. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar observasi dalam skala kekuatan otot. Studi kasus ini dilakuan selama 6 hari berturut-turut, dengan frekuensi 2x kali sehari dengan intervensi penerapan terapi latihan ROM (Range Of Motion). Hasil kedua studi kasus menunjukan masalah gangguan mobilitas fisik pada 2 responden yang mengalami peningkatan kekuatan otot. Kesimpulan bahwa terapi latihan ROM (Range Of Motion) dapat meningkatkan kekuatan otot pada pasien stroke. Saran bagi keluarga diharapkan untuk selalu mensupport klien dan mendampingi saat latihan ROM (Range Of Motion).
Efektivitas Dressing Madu Terhadap Waktu Penyembuhan Luka Pada Kelinci (Galur Wistar )
Faradisi, Firman;
Aktifah, Nurul;
Pambudi, Dwi Bagus
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Luka merupakakn kerusakan pada lapisan epidermis atau lebih dalam yang diakibatkan perubahan patofisiologi yang menjadi asal utama terjadi luka. Nutrisi merupakan salah satu factor yang mempengaruhi proses penyembuhan luka. Karbohidrat merupakan nutrisi yang digunakan sel sebegai energy dalam proses penyembuhan luka. Alternatif dressing yang dapat digunakan adalah madu. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi evektivitas dressing menggunakan madu. Uji t-dependent (paired sample t test) digunakan untuk mengetahui keefektivan dressing. Dressing madu diperoleh nilai t hitung sebesar 5.547 (p = 0,001 < 0,05). Artinya pemberian madu efektif dalam penyembuhan luka. Hasil ini menunjukan bahwa pemberian madu mempercepat penyembuhan luka.
Penerapan Terapi Dzikir (Distraksi Auditori) Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pada Pasien Gastritis di RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan
Putri, Tina Andini;
Faradisi, Firman
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Gastritis merupakan suatu peradangan yang mengenai mukosa lambung, dan peradangan ini juga dapat mengakibatkan pembengkakan pada mukosa lambung sampai terlepasnya epitel akan gangguan saluran pencernaan, sehingga pelepasan epitel akan merangsang timbulnya proses inflamasi pada lambung. Gastritis ditandai dengan karakteristik anoreksia, perasaan penuh diperut (tengah), tidak nyaman pada epigastrium, mual, dan muntah serta menimbulkan rasa nyeri. Tujuan pada studi kasus ini adalah memberikan asuhan keperawatan serta menganalisis penerapan terapi dzikir (distraksi auditori) untuk menurunkan intensitas nyeri. Metode yang digunakan yaitu dengan cara pre dan post analisis yaitu menganalisis atau mengkaji nyeri sebelum dan setelah dilakukan pemberian terapi dzikir. Adapun subjek studi karya tulis ilmiah ini adalah dua pasien gastritis yang mengalami nyeri dan berikan terapi dzikir (distraksiauditori) selama 3 hari. Hasil yang didapatkan pada studi kasus ini terbukti bahwa terapi dzikir (distraksi auditor) rfektif untuk menurunkan intensitas nyeri pada pasien gastritis. Diharapkan perawat dapat menerapkan terapi dzikir ini sebagai salah satu tindakan untuk menurunkan nyeri.
APLIKASI DIGITAL MEDULA (MEDIKASI UNTUK LUKA) SEBAGAI PANDUAN PERAWATAN LUKA DI RUMAH
Faradisi, Firman;
Wirotomo, Tri Sakti;
Fijianto, Dwi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan Vol 19, No 2 (2023): JURNAL ILMIAH KESEHATAN KEPERAWATAN
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GOMBONG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26753/jikk.v19i2.1179
Setiap tahun angka pembedahan tinggi dan pembedahan ini tentunya meninggalkan luka post operasi. Luka post operasi memerlukan perawatan yang maksimal dan terjaga sterilitasnya, dikarenakan akan mempengaruhi percepatan penyembuhan luka. Selain luka post bedah, pasien dengan ulkus diabetes juga banyak ditemukan dan memerlukan medikasi luka yang berkelanjutan. Permasalahan yang muncul adalah beberapa pasien memilih melakukan perawatan luka mandiri di rumah karena berbagai hal (biaya, waktu, dll), namun belum memahami perawatan luka yang benar, sehingga melakukan perawatan mandiri seadanya.Penelitian berfokus pada new mobile application berupa aplikasi digital MEDULA (Medikasi Untuk Luka) sebagai panduan keluarga dalam merawat luka post pembedahan dan luka ulkus diabetes di rumah. Hasil penelitian berupa media digital panduan perawatan luka. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah penggunaan aplikasi digital ini membantu dalam proses perawatan luka di rumah, penurunan luas luka pada ulkus dan munculnya tanda infeksi pada luka bedah. Metode: Quasi eksperimen, dengan pre-test dan post-test tanpa kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dan didapatkan sejumlah 18 responden. Uji parametrik t-test digunakan untuk analisis data penelitian. Hasil: Terdapat perbedaan signifikan dengan p value 0,000 terhadap nilai luas luka ulkus diabetikum sebelum dan sesudah perawatan luka mengikuti aplikasi MEDULA. pada luka post pembedahan juga tidak muncul adanya tanda-tanda infeksi dan total 18 responden menjawab aplikasi MEDULA bermanfaat dalam perawatan luka mandiri. Hasil penelitian ini ditemukan perbaikan luka ulkus diabetikum dan tidak muncul tanda infeksi pada luka post bedah setelah melakukan perawatan luka mandiri dengan mengikuti aplikasi MEDULA. Simpulan: aplikasi MEDULA ini bermanfaat untuk membantu perawatan luka mandiri dan terbukti terjadi penurunan luas luka ulkus dan tidak muncul tanda infeksi pada luka post bedah. Aplikasi MEDULA ini dapat direkomendasikan untuk pasien ulkus diabetikum dan post bedah yang ingin merawat luka mandiri di rumah.