Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Effectiveness of Chlorella sp. in phytoremediation of different wastewater in North Aceh Rachmawati Rusydi; Mahdaliana Mahdaliana; Isra Ambia; Muliani Muliani; Prama Hartami
Arwana: Jurnal Ilmiah Program Studi Perairan Vol 5 No 2: November 2023
Publisher : Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jipsbp.v5i2.1976

Abstract

Chlorella  sp. is microalgae species used to treat wastewater and can grow and develop well inside contaminated environments by interweaving symbiosis with bacterial decomposers. This study purposed to evaluate the effectiveness of Chlorella sp. in the phytoremediation of different wastewater from North Aceh. This research used the experimental laboratory method with an experimental design Non-Factorial Completely Randomized Design. The treatment factor was different wastewater obtained from North Aceh consisting of A: domestic wastewater, B: tofu wastewater, and C: slaughterhouse wastewater repeated three times. The observed parameters were water quality parameters (temperature, pH, dissolved oxygen, biological oxygen demand, nitrate, and phosphate concentration, decrement of organic materials, and microalgae growth. The result showed that Chlorella sp. could remediate the wastewater by decreasing the organic materials in the wastewater. The temperature, pH, and dissolved oxygen in wastewater were optimal for Chlorella’s life. Implementation of Chlorella sp. gave a significant effect (p<0.05) on the efficiency of organic materials decrement in wastewater, namely BOD 64,6%-65%, nitrate 76,8%-91,2%, and phosphate 72,7%-94,6%. Furthermore, the suitable wastewater for Chlorella sp. growth with its highest peak value (p<0,05) was the slaughterhouse wastewater. The recommended wastewater was slaughterhouse remediated by Chlorella sp. to be used as cultivation media of fish.
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BELAJAR FISIKA DAN LINGKUNGAN BELAJAR TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP FISIKA SISWA Novia Aryanti; Muliani; Halimatus Sakdiah; Deassy Siska; Nanda Novita
Relativitas: Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, UNIVERSITAS MA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/relativitas.v9i2.23378

Abstract

Studi ini bertujuan untuk meneliti bagaimana siswa di kelas XII 4 di SMAN 1 Peusangan memahami konsep fisika yang terkait dengan fluida dinamis dalam kaitannya dengan motivasi belajar dan lingkungan belajar. Menggunakan desain studi ex post facto, metodologi penelitian kuantitatif digunakan. Kuesioner dan item tes yang telah diverifikasi oleh para ahli digunakan untuk mengumpulkan data. Pendekatan Pengambilan Sampel Terarah digunakan untuk memilih sampel 35 siswa. Dengan kontribusi 0,542, hasilnya menunjukkan hubungan yang positif dan signifikan antara pemahaman konsep fisika siswa dan motivasi mereka untuk belajar. Selain itu, ditemukan korelasi yang substansial dan positif sebesar 0,487 antara lingkungan belajar dan pemahaman siswa tentang konsep fisika. Selanjutnya, studi ini menunjukkan bahwa, dengan kontribusi 0,650, motivasi dan lingkungan belajar memiliki hubungan yang baik dan signifikan dengan pemahaman siswa tentang konsep fisika.
Edukasi Perubahan Iklim Berbasis Aksi Lingkungan: Upaya Meningkatkan Kesadaran dan Partisipasi Siswa melalui Seminar dan Penanaman Pohon Syafrizal Idris; Muliani Muliani; Nanda Novita; Riza Andriani; Najiha Sabrina
Jurnal Vokasi Vol 10, No 2 (2026): Juli
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v10i2.9112

Abstract

Perubahan iklim merupakan permasalahan global yang berdampak signifikan terhadap lingkungan dan kehidupan manusia, seperti peningkatan suhu, perubahan pola curah hujan, serta meningkatnya risiko bencana hidrometeorologi. Namun, kesadaran dan pemahaman generasi muda terhadap isu ini masih relatif rendah, khususnya dalam implementasi nyata di lingkungan sekolah. Kondisi ini juga terlihat di SMAN 2 Sawang, di mana potensi lingkungan sekolah untuk penghijauan belum dimanfaatkan secara optimal serta belum adanya program terstruktur yang mendukung aksi mitigasi perubahan iklim. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan partisipasi siswa terhadap isu perubahan iklim melalui pendekatan edukasi berbasis aksi lingkungan. Pelaksanaan kegiatan meliputi tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, serta evaluasi dan monitoring. Kegiatan inti berupa seminar edukatif tentang global warming dan dampaknya, serta aksi penanaman pohon sebagai bentuk implementasi nyata. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa yang ditandai dengan kemampuan menjelaskan konsep, keaktifan dalam diskusi, serta perubahan sikap yang lebih peduli terhadap lingkungan. Selain itu, kegiatan penanaman pohon mendorong keterlibatan aktif siswa dalam menjaga dan merawat lingkungan sekolah. Dengan demikian, integrasi edukasi dan aksi nyata efektif dalam membentuk perilaku pro-lingkungan pada generasi muda dalam upaya pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
Anesthetic effectiveness of tekelan leaves on tinfoil barb fish in closed transportation Eva Ayuzar; Rachmawati Rusydi; Hayatun Muna; Muliani Muliani
Depik Vol 10, No 2 (2021): August 2021
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.10.2.18519

Abstract

The mortality of tinfoil barb during transportation is relatively high due to the oxygen consumption rate and excretion of these fishes. Therefore, the use of an appropriate anesthetic drug becomes one of the solutions for solving this transportation problem of tinfoil barb. One of the natural anesthetic drugs with potential to be studied is Chromolaena odorata leaves. The purpose of this study is to evaluate the effectiveness of anesthetic compounds from Chromolaena odorata leaves in the closed transportation of tinfoil barb. The experimental design used was a non-factorial completely randomized design that consisted of four treatments and three replications,then followed by a Tukey test to see if there was a significant difference. The experimental treatments were A (0 ml/L of leaves filtrate), B (80 ml/L of leaves filtrate), C (90 ml/L of leaves filtrate), and D (100 ml/L of leaves filtrate). The observed parameters were fish behavior towards unconscious condition, onset time, immotilization time, survival rate, and water quality. The results showed that the shortest onset time was obtained from treatment D (100 ml/L leaves filtrate), namely 58 minutes towards unconscious condition, then the longest immotilization time was also shown by treatment D, which was 371 minutes. The highest survival rates were also shown by treatment D which were 94,33% during transportation and 76,33% during culture. The water quality parameters during the experiment were in an optimum condition of tinfoil barb.Keywords:AnestheticChromolaenaodorataTransportationTinfoil barb
Pemberdayaan Masyarakat Sekolah Melalui Implementasi ESD (Education for Sustainable Development) dalam Pengolahan Ampas Tebu Menjadi Briket Ramah Lingkungan Muliani Muliani; Islami Fatwa; Riza Andriani; Nanda Novita; Sri Rahayu Retnowulan
JALIYE: Jurnal Abdimas, Loyalitas, dan Edukasi Vol. 5 No. 1 (2026): JALIYE: Jurnal Abdimas, Loyalitas, dan Edukasi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNIVA Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/jaliye.v5i1.1350

Abstract

Permasalahan limbah organik, khususnya ampas tebu, masih menjadi isu lingkungan yang perlu dikelola secara produktif melalui pendidikan berbasis keberlanjutan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberdayakan masyarakat sekolah melalui implementasi Education for Sustainable Development (ESD) dalam pengolahan ampas tebu menjadi briket ramah lingkungan. Kegiatan dilaksanakan di SMA Negeri 7 Lhokseumawe dengan melibatkan siswa sebagai peserta utama. Metode pelaksanaan meliputi observasi kebutuhan mitra, koordinasi dengan pihak sekolah, sosialisasi, penguatan materi tentang ESD, limbah biomassa, dan energi alternatif, praktik pembuatan briket, serta evaluasi kegiatan. Proses pembuatan briket dilakukan melalui tahapan pengeringan ampas tebu, pembakaran menjadi arang, penghalusan, pencampuran dengan perekat, pencetakan, dan pengeringan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memahami potensi ampas tebu sebagai bahan baku energi alternatif dan mampu mempraktikkan pengolahan limbah menjadi briket. Kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran lingkungan, keterampilan praktis, kerja sama, dan kepedulian siswa terhadap pengelolaan limbah di lingkungan sekolah. Program ini mendapat respon positif karena relevan dengan kebutuhan pembelajaran berbasis projek. Dengan demikian, implementasi ESD melalui pengolahan ampas tebu menjadi briket dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat sekolah yang mendukung literasi lingkungan, mitigasi pencemaran, dan budaya keberlanjutan secara berkelanjutan lokal.