Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

UPAYA MENGASAH KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR MAHASISWA CALON GURU PENDIDIKAN BIOLOGI DI ERA COVID-19: SEBUAH LITERATURE REVIEW Ni Putu Pradnya Paramitha; Wori Eta; Ni Wayan Ekayanti; Dewa Ayu Puspawati; Anak Agung Inten Paraniti; Putu Ledyari Noviyanti
Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP) Vol. 13 No. 1 (2023): Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jsp.v13i1.6049

Abstract

Guru adalah profesi seorang pendidik yang harus menguasai kemampuan dasar mengajar. Untuk menghasilkan guru yang profesional dibidangnya, maka seyogyanya mahasiswa calon guru mendapatkan pembelajaran yang menggambarkan kondisi nyata dilapangan saat mahasiswa itu nantinya akan menjadi seorang guru yang sebenarnya. Adanya pandemi Covid-19 membuat kegiatan pembelajaran microteaching juga mengalami hambatan, untuk itu menarik untuk dilakukan kajian tentang cara mengasah keterampilan mengajar mahasiswa calon guru biologi di era Covid-19. Penelitian ini merupakan sitematic literatur review dengan mereview tujuh artikel yang terkait dengan keterampilan mengajar mahasiswa calon guru biologi di era Covid-19. Dari tujuh artikel yang direview didapatkan bahwa dari tujuh artikel yang direview semuanya membahas tentang cara membekali keterampilan dasar mengajar mahasiswa calon guru di era Covid-19 dengan berbagai pendekatan dan model inovatif yang memanfaatkan pembelajaran berbasis internet seperti Kippin School, video YouTube, buku dengan model pembelajaran Everyone is A Teacher Here, dan pembelajaran Reading Questioning and Answering (RQA) melalui virtual class. Selain itu ketujuh artikel juga membahas tentang pentingnya membekali mahasiswa calon guru dengan keterampilan dasar mengajar karena  kesiapan calon guru adalah kunci dari keberhasilan pembelajaran yang dilakukan. Dapat disimpulkan bahwa ketujuh artikel telah mengkaji tentang upaya yang dilakukan untuk mengasah keterampilan dasar mengajar mahasiswa calon guru.
PKM SERATI: PEMBUAT SERANA UPACARA KEAGAMAN Ni Luh Sukanadi; Dewa Ayu Puspawati
Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek Vol 1 No 2 (2020): Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek Vol. 1 No. 2 April, 2020
Publisher : Denpasar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52232/jasintek.v1i2.36

Abstract

Pengetahuan dan ketrampilan mitra serati Anak Agung Raka Pujiatmika dalam mengasilkan produk sarana upacara perlu dibina dan dilatih bertahap sehingga pelestarian budaya, nilai agama dan pengembangkan ekonomi di tengah masyarakat dapat diwujudkan. Terdapat tiga aspek yang mendapat perhatian yaitu produksi, pemasaran dan kewirausahaan. Kegiatan pengabdian yang telah dilaksanakn selama 3 bulan, yakni dari bulan April sampai bulan Juni telah berjalan sesuai ancangan usulan. IPTEKS tepat guna bagi kelompok serati telah dilaksankan melalui Tecnology Transfer (TT) berupa pelatihan pembuatan beberapa jenis sarana upacara, seperti pembuatan hiasan janur, pembuatan ketupat upakara, buat jajan upakara, pendampingan managemen kewirausahaan dan pemasaran produk. Kegiatan ini telah menunjukkan beberapa peningkatan baik dari segi pengetahuan cara produksi banten ataupun ketrampilan mengatur keuangan usaha dan promosi hasil produksi. Kemajuan program pelatihan serati pembuat sarana upacara keagamaan ini dapat dilihat dari hasil kerja, seperti kemampuan membuat banten khusus untuk upacara ngaben dan pengetahuan dari kemampuan menjelaskan makna banten. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa mitra sudah mampu mengerjakan berbagai jenis banten, mengemas atau menyajikan banten serta menyusun anggaran banten. Perlu dilaporkan bahwa kegiatan ini juga telah menghasilkan struktur organisasi serati mesari.
PERSEPSI GENERASI MUDA TENTANG POTENSI WIRAUSAHA RAMAH LINGKUNGAN DARI BUDIDAYA HIDROPONIK: EKSPLORASI DENGAN PHOTOVOICE Ni Putu Ayu Puspita Dewi; Sang Putu Kaler Surata; Dewa Ayu Puspawati
Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP) Vol. 13 No. 2 (2023): Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jsp.v13i2.7358

Abstract

Ecopreneurship dan kewirausahaan yang bertanggung jawab terhadap lingkungan memiliki hubungan yang erat. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi persepsi tentang potensi kewirausahaan ramah lingkungan kegiatan bercocok tanam hidroponik melalui pendekatan photovoice. Sebanyak delapan anggota Sekaa Teruna Banjar Babakan Canggu dan dilakukan antara November 2020 hingga Januari 2021 di Banjar Babakan, Desa Canggu, Kuta Utara, Badung-Bali. Berbagai alat digunakan, termasuk foto-foto tanaman hidroponik, wawancara semi-terstruktur, pesan WhatsApp, perekam suara, dan buku catatan. Metode analisis deskriptif digunakan untuk menganalisis data.Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan penilaian dari FGD pertama hingga FGD kedua. Pada FGD I, para peserta cenderung berfokus pada tema-tema yang terkait dengan ekologi, ekonomi, efisiensi, dan efektivitas berdasarkan observasi mereka terhadap budidaya hidroponik dalam gambar. Namun, pada FGD II, pandangan para peserta menjadi lebih luas setelah diperkenalkan dengan konsep penanaman dan mereka mulai memilih tema-tema yang bersifat ekologis, ekonomis, efektif, dan sosial.
SOSIALISASI DAN PELATIHAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI SEDERHANA PADA PEMBUATAN PREPARAT BASAH BIOLOGI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN GURU DAN SISWA DI SMA NEGERI 1 MENGWI Desak Nyoman Budiningsih; Dewa Ayu Puspawati; Dewa Ayu Sri Ratnani; I Made Diarta; Ni Komang Dina Suciari
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 5: Oktober 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v3i5.6481

Abstract

Untuk meningkatkan mutu pengajaran di bidang biologi tidak cukup hanya dilakukan dengan memahami materi di ruang kelas saja, namun perlu didukung dengan kegiatan praktikum di laboratorium (Puger, 2012). Tujuan kegiatan PkM ini adalah melatih guru dan para siswa/siswi dalam pembuatan preparat basah/ segar Biologi yang akan dimanfaatkan dalam melaksanakan praktikum di laboratorium, untuk mendukung proses belajar mengajar Biologi di kelas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diikuti peserta sebanyak 30 siswa/i dan Guru- Guru Biologi SMA Negeri 1 Mengwi diawali dengan tahap observasi, dilanjutkan dengan sosialisasi tentang materi pengabdian sesuai topik yang akan diberikan kemudian dilanjutkan dengan kegiatan pelatihan/pendampingan secara praktek langsung untuk membuat preparat basah di laboratorium. Preparat basah yang dihasilkan pada saat pelatihan dengan metode template stomata ada 3 macam preparat yaitu preparat stomata pada daun Rhoeo discolor, trikoma pada daun durian (Durio zibethinus), trikoma pada daun waru (Hibiscus tiliaceus) dan 1 preparat sel epitel mukosa pipi. Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang dapat meningkatkan keterampilan Guru- Guru Biologi dan siswa-siswi dalam membuat preparat basah pada saat praktikum di laboratorium.
Investigating science learning assessment standards on Indonesian 2013 curriculum Paraniti, Anak Agung Inten; Subagia, I Wayan; Puspawati, Dewa Ayu; Ekayanti, Ni Wayan
THABIEA : JOURNAL OF NATURAL SCIENCE TEACHING Vol 6, No 2 (2023): THABIEA : JOURNAL OF NATURAL SCIENCE TEACHING
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thabiea.v6i2.19349

Abstract

Learning assessment is an activity that aims to collect and process information to measure the achievement of students’ learning process. The results of this assessment are then used as a basis for evaluating the learning process to improve learning in the future. The assessment process in the 2013 curriculum was carried out thoroughly on three aspects, namely attitudes, knowledge, and skills, which in its implementation still encountered several obstacles. This study aims to conduct a thorough investigation of 3 aspects of the science learning assessment standards in the implementation of the 2013 curriculum. This type of research is a mixed method with a convergent parallel design. The survey method was carried out by providing questionnaires to 65 science and biology teachers at the elementary, middle, and high school levels through a google form. The exploratory study was conducted with interview techniques through a purposive sampling of nine teachers representing each level of education. Based on the results of the survey, it was found that teachers need special attention to be able to train and improve disciplinary attitudes, and critical thinking skills of students at every stage at school levels.  The results of a thorough investigation into the assessment standards in science learning show that there are several indicators need special attention from teachers to be trained more intensely and improved, those are critical thinking, metacognitive and student self regulatory/indepence. The assessment obstacle faced by teachers is mainly the adjustment of time in the assessment process with basic competencies which must be completed.
KEBUN SEKOLAH SEBAGAI LABORATORIUM ALAMI UNTUK PEMBELAJARAN IPA: MENGENALKAN NAMA ILMIAH TANAMAN DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI Ekayanti, Ni Wayan; Puspawati, Dewa Ayu; Arni Sardi, Ni Wayan
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 16 No 1 (2018)
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.172 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur pengetahuan siswa tentang nama almiah tanaman yang tumbuh di kebun sekolah. Penelitian merupakan penelitian praeksperimental dengan rancangan one grup pretes-postes design. Penelitian dilaksanakan di SDN 1 Perean Kangin dari bulan Oktober-Desember 2017, dengansample berjumlah 20 siswa kelas 5. Hasil penelitan menunjukkan bahwa kemampuan yang dimiliki siswa dalam mengidentifikasi nama ilmiah tumbuhan yang tumbuh di kebu sekolah mengalami perubahan kearah yang positif yaitu 5% siswa yang nilai post-tes lebih kecil dari pretest, 10% siswa yang nilainya sama dan 75% siswa nilai post-tesnya meningkat. Dapat disimpulkan bahwa telah ada peningkatan pengetahuan siswa tentang nama tumbuhan yang ada di kebun sekolah (z = -2,358)*, dan kebun sekolah telah termanfaatkan sebagai laboratorium alami dalam pembelajaran IPA.
IMPLEMENTASI LESSON STUDY UNTUK MEMBANGUN KOMUNITAS BELAJAR DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI UNIVERSITAS MAHASARASWATI DENPASAR Ekayanti, Ni Wayan; Dewi Setiawati, Gusti Ayu; Diarta, I Made; Murdo Yuwono, Cornelius Sri; Puspawati, Dewa Ayu
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 17 No 1 (2019)
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.714 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membentuk komunitas belajar di program studi pendidikan biologi dengan mengimplementasikan lesson study dalam kegiatan pembelajaran. Dalam pelaksanaan lesson studydiperlukan kolaborasi antara mahasiswa dengan dosen, dosen dengan dosen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode etnogra?. Peneliti melibatkan diri sebagai pengamat partisipatif (participant observation), kegiatan penelitian ini dilakukan pada bulan November sampai dengan Desember 2017. Ada lima dosen yang terlibat dalam kegiatan plan, do dan see. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi dosen, lembar observasi mahasiswa, lembar pengamatan, dan notulen dari para observer. Lesson study mampu memfasilitasi dosen dalam membangun komunitas belajar di program studi pendidikan biologi, yang ditunjukkan dengan adanya perbaikan bahan ajar yang dirumuskan bersama kelompok dosen, perbaikan cara mengajar dengan masukan dari observer dan evaluasi mahasiswa, interaksi yang semakin baik antara dosen dengan dosen dan dosen dengan mahasiswa.
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE Maria Koni Magi; Dewa Ayu Puspawati; Anak Agung Inten Paraniti; Ni Wayan Ekayanti
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 22 No 2 (2024): SULUH PENDIDIDKAN: Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v22i2.742

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya interaksi antarsiswa dan KKM belum tercapai seperti yangdiharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipeThink Pair Share terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa SMP (SLUB) Saraswati 1 Denpasar. Jenis penelitian iniyaitu kuasi eksperimen dengan desain nonequivalen control group design. Sampel diambil dari kelas IX E sebagaikelas Eksperimen dan kelas IX F sebagai kelas kontrol. Aktivitas belajar siswa dianalis secara deskriptif denganmenggunakan katagorisasi dan hasil belajar siswa dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan Gain Score.Analisis inferensial menggunakan uji Mann Whitney U Test. Berdasarkan hasil analisis aktivitas belajar siswapada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Rata-rata hasil aktivitas belajar siswa padakelas eksperimen (66,05) dan kelas kontrol (55,91). Sedangkan hasil analisis skor hasil belajar siswa mengalamipeningkatan dari pretest dan posttest kelas kontrol memperoleh nilai rata-rata (66,24) dan kelas eksperimen(63,38), mengalami peningkatan pada saat post test menjadi kelas kontrol memperoleh nilai rata (69,97) danpada kelas eksperimen (85,57). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran TPSterhadap aktivitas belajar siswa dan juga meningkatkan hasil belajar siswa di SMP (SLUB) Saraswati 1 Denpasar.
Eksplorasi TPACK dan Motivasi Belajar Mahasiswa Calon Guru dalam Mengajar Pasca Pandemi Covid-19 Ekayanti, Ni Wayan; Puspawati, Dewa Ayu; Paraniti, Anak Agung Inten; Noviyanti, Putu Ledyari; Wimuttipanya, Jittawisut
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 12 No. 3 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jstundiksha.v12i3.67091

Abstract

Pengajaran yang melibatkan TPACK merupakan pembelajaran yang sedang trend saat ini, karena dapat digunakan untuk mengoptimalkan proses pembelajaran. Namun tidak semua mahasiswa calon guru mampu dan memiliki pengalaman meliterasikan TPACK dalam kegiatan pembelajaran. Penguasaan terhadap konten,kemampuan menyampaikan pembelajaran dan penggunaan teknologi menjadi hal yang wajib dibekali pada calon guru, sehingga sangat perlu diberikan pengalaman belajar untuk memanfaatkan TPACK berupa Smart TV dalam praktik microteaching. Penelitian ini dilakukan menggunakan desain pre-eskperimental dengan sampel 18 mahasiswa calon guru yang memprogram mata kuliah kemampuan dasar mengajar (microteaching) di Program Studi Pendidikan Biologi. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Microteaching Unmas Denpasar dengan menggunakan Smart TV dalam kegiatan praktik mengajar. Data dikoleksi dengan menggunakan angket kemampuan menggunakan Smart TV, angket motivasi belajar FGD, dan selanjutnya diolah secara deskriptif kualitataif dan dilakukan triangulasi data.  Dari penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa mahasiswa calon guru mendapatkan pengalaman mengajar dengan TPACK berupa Smart TV dan memanfaatkan fitur-fiturnya dengan optimal, sehingga termotivasi untuk meliterasikan TPACK dalam kegiatan pembelajaran yang kemudian berdampak positif terhadap kemampuan mengajarnya. Pemanfaatan fitur Smart TV merupakan literasi TPACK dalam pembelajaran yang akan menjadi modal mahasiswa calon guru untuk mengajar di kelas yang sebenarnya. Namun untuk dapat meliterasikan TPACK dalam kegiatan pembelajaran diperlukan media belajar dan jaringan internet yang stabil.
PEMANFAATAN PHOTOVOICE SEBAGAI IMPLEMENTASI MOBILE BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI DI SMA NEGERI 1 MENGWI Ni Wayan Ekayanti; I Made Surya Hermawan; Dewa Ayu Puspawati; Ida Bagus Ari Arjaya; Ni Komang Dina Suciari
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 11: April 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v3i11.7629

Abstract

Salah satu pembelajaran berbasis teknologi yang layak digunakan adalah ‘Photovoice’. Photovoice adalah pembelajaran menggunakan foto yang mampu bercerita tentang apa yang tertangkap pada layer kamera. Hasil observasi dengan Wakasek Kurikulum SMA Negeri 1 Mengwi, didapatkan bahwa ada beberapa masalah yang muncul dalam proses pembelajaran Biologi selama ini yaitu : a) guru memiliki kesulitan untuk mengajarkan pembelajaran kontekstual yang berbasis teknologi, 2) Siswa mengalami kesulitan ketika mengkaitkan materi biologi dengan lingkungan kontekstualnya. Berdasarkan permasalahan tersebut pihak kampus akan memberikan solusi terkait upaya untuk memberikan workshop pelatihan teknik photovoice sebagai salah satu bentuk mobile based learning dalam pembelajaran di SMA Negeri 1 Mengwi. Metode dalam kegiatan ini adalah observasi, sosialisasi, dan workshop. Adapun hasil kegiatan ini partisipasi aktif seluruh peserta, termasuk peserta pengabdian dan penerima manfaat, terlibat secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan. Adanya dampak positif yang tercipta dari kegiatan ini yang meliputi pengembaangan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran berbasis teknologi, siswa mampu mengatikan etnosains dan sains modern melalui penggunaan teknik photovoice, pemberdayaan individu dan komunitas.