Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

The Influence of Fermentation Conditions on The Antioxidant and Physico-Chemical of Arabica Coffee from Kerinci Region of Indonesia Nizori, Addion; Jayanti, Elkanah; Surhaini, Surhaini; Gusriani, Ika; Mursyid, Mursyid; Purba, Daniel Tua
Indonesian Food Science and Technology Journal Vol. 5 No. 1 (2021): Volume 5 Nomor 1, December 2021 |IFSTJ|
Publisher : Department of Technology of Agricultural product (THP) Jambi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/ifstj.v5i1.17383

Abstract

Abstract—Coffee quality can depend on several factors such as the species/varieties cultivated, the processing after the harvesting phase, geographical origin, and climatic factors. Fermentation is one of the post harvest technology that influence coffee chemical and sensory properties. This study was to determine the effect of fermentation time into antioxidant and physicochemical of Arabica coffee from Kerinci region Indonesia. Research design used was randomized complete design with 5 combinations of treatments, which are 12, 20, 28, 36, and 44 hours fermentation with 3 replicates. The results shows fermentation time have a significant effects on moisture content, pH, antioxidant activity. The duration of fermentation results in increasing higher moisture content, lower pH value and decreased antioxidants. Keywords— Anaerobic fermentation, coffee processing, antioxidan
The Application of Purple Yam Flour for Stick Crackers Armando, Yunta Gombang; Ulyarti, Ulyarti; Rulaini, Melati; Mursyid, Mursyid; Tafzi, Fitry; Surhaini, Surhaini; Nazarudin, Nazarudin
Indonesian Food Science and Technology Journal Vol. 6 No. 2 (2023): Volume 6 Number 2, July 2023 |IFSTJ|
Publisher : Department of Technology of Agricultural product (THP) Jambi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/ifstj.v6i2.21133

Abstract

This study was conducted to determine the effect of substitution of wheat flour with purple yam flour on the physicochemical and organoleptic characteristics of sticks cracker and to obtain the appropriate concentration of purple yam flour for the best physicochemical and organoleptic characteristics of stick crackers. This study used a completely randomized design (CRD) with 6 levels of purple yam flour (0, 12.5%, 25%, 37.5%, 50%, and 62.5%) and 4 replications. The purple yam flour substitution gave a significant effect on physical parameters, namely hardness and color (L*, a*, b* and hue), anthocyanin content of stick crackers, and on the color and texture of sticks cracker, but gave no significant effect on its taste and aroma. The purple yam flour substitution increased the water, ash, fat, and crude fiber content, but decreased the value of carbohydrate and protein content when compared to the control. It is suggested that stick crackers be made with substitution of 50% purple yam flour. This level of substitution produced stick crackers with hardness value 1.55 gF, L* 14.58, a* 4.60, b* 0.19, 54.87% carbohydrate, 4.35% water, 28.87% fat, 9.34% protein, 2.57% ash, 0.67% crude fiber and anthocyanin 62.48 mg cyanidin3-glucoside equivalent/g.
Penerapan Efektivitas Modul Pembelajaran Berbasis Proyek Pada Mata Kuliah Teknologi Pengolahan Buah Dan Sayur Tri Rizki; Surhaini
JURAGAN - Jurnal Agroteknologi Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fiddunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/juragan.v3i1.1240

Abstract

Project-Based Learning (PBL) is regarded as a successful strategy in higher education for improving students' comprehension and practical skills, particularly in application- based courses. The purpose of this study is to evaluate how well the project-based learning approach raises student interest and proficiency in a technology course on fruit and vegetable processing. 66 students enrolled in the course served as the sample for the One Group Pretest-Posttest research design. Pre-test and post-test evaluations were used to gather data, and the N-gain computation was used to analyze the results in order to gauge learning improvement. With an N-gain of 0.49, which indicates moderate effectiveness, the data demonstrate a considerable rise in post-test scores relative to pre-test levels. PBL has been shown to improve student participation in the learning process as well as academic knowledge.
Perbaikan Teknologi Pengemasan Pada Usaha Mikro Kecil Menengah Kerupuk Lipat Di Desa Pondok Meja Muaro Jambi Surhaini, Surhaini; Suseno, Rahayu; Ulyarti, Ulyarti; Nizori, Addion; Mursalin, Mursalin
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2019): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.303 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v3i2.8477

Abstract

Pengabdian pada masyarakat (PPM) Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Jambi dengan salah satu usaha mikro kecil menengah (UMKM) kerupuk lipat di Desa Pondok Meja Muara Jambi telah melakukan pengabdian dengan tujuan mengatasi permasalahan mitra, yaitu teknologi pengemasan yang rendah serta umur simpan yang pendek. Tim pengabdian bertindak sebagai fasilitator dan instruktur dalam pelatihan/pendampingan antara lain perbaikan penggunaan teknologi pengemasan dan peningkatan umur simpan. Selama ini UMKM kerupuk lipat Pondok Meja hanya melakukan pengemasan dengan menggunakan karet/tali plastik pada plastik kemasan sehingga memiliki umur simpan yang pendek dan pengerjaan pengemasan yang lama yang dapat memperlambat waktu produksi. Hasil pelatihan diketahui dapat meningkatkan pemahaman mitra dalam meningkatkan penggunaan teknologi pengemasan yang baik sehingga produk kerupuk lipat yang diproduksi menjadi lebih tahan lama dan mengurangi waktu produksi yang sebelumnya membutuhkan waktu lebih lama.
PPM Teknologi Pengemasan dan Perbaikan Manajemen Mutu (Quality Control) Usaha Mikro Pangan Di Kota Jambi Surhaini, Surhaini; Suseno, Rahayu; Ulyarti, Ulyarti; Nizori, Addion; Mursalin, Mursalin
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2019): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.283 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v3i2.8498

Abstract

Pengabdian pada masyarakat (PPM) Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Jambi dengan dua mitra usaha mikro kecil menengah (UMKM) yaitu Kopi ayam Ras di The Hok Kota Jambi dan kerupuk lipat di Desa Pondok Meja Muaro Jambi telah melakukan pengabdian dengan tujuan mengatasi permasalahan mitra, yaitu teknologi pengemasan yang rendah serta umur simpan yang pendek. Tim pengabdian bertindak sebagai fasilitator dan instruktur dalam pelatihan/pendampingan antara lain perbaikan penggunaan teknologi pengemasan dan peningkatan umur simpan. Selama ini UMKM kerupuk lipat Pondok Meja hanya melakukan pengemasan dengan menggunakan karet/tali plastik pada plastic kemasan sehingga memiliki umur simpan yang pendek dan pengerjaan pengemasan yang lama yang dapat memperlambat waktu produksi. Pada UMKM Kopi Ayam Ras pengemasan bubuk kopi sudah dilakukan cukup baik. Pemilihan bahan kemasan dan metode pengemasan yang sesuai menentukan kualitas dari biji atau bubuk kopi. Hasil pelatihan diketahui dapat meningkatkan pemahaman mitra dalam meningkatkan penggunaan teknologi pengemasan yang baik sehingga produk kerupuk lipat dan kopi yang diproduksi menjadi lebih tahan lama dan mengurangi waktu produksi yang sebelumnya membutuhkan waktu lebih lama.
Pemanfaatan Biji Karet Sebagai Bahan Baku Pembuatan Tortila Chips di RT 02 Desa Suka Maju Muaro Jambi Surhaini, Surhaini; Suseno, Rahayu; Ulyarti, Ulyarti; Nizori, Addion; Lavlinesia, Lavlinesia
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2020): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.453 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v4i3.11591

Abstract

Tujuan dari program pengabdian pada masyarakat ini adalah menciptakan kemandirian ibu-ibu Desa agar dapat berinovasi dan berkreativitas dalam memanfaatkan hasil samping perkebunannya, sehingga dapat menghasilkan produk yang dapat menambah pendapatan rumah tangga. Guna mencapai tujuan ini, diperlukan transfer teknologi kepada ibu-ibu pedesaan melalui pengolahan biji karet menjadi produk tortilla chip. Metode yang dilakukan dalam pelaksanaan kegiatan PPM ini adalah: (1) Sosialisasi cara mereduksi HCN biji karet sebelum dibuat tepung biji karet, (2) Demo langsung kepada ibu-ibu tentang cara pembuatan tortilla chip dengan memanfaatkan tepung biji karet, (3) memberikan Teknik pemasaran dan melatih cara pengemasan produk.
Pelatihan Pembuatan Sirup dan Minuman Serbuk Kunyit Asam di Desa Suka Maju Muaro Jambi Suseno, Rahayu; Surhaini, Surhaini; Rahmayani, Irma; Ulyarti, Ulyarti; Lavlinesia, Lavlinesia
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2021): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (767.923 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v5i3.16210

Abstract

Kunyit merupakan salah satu rempah yang banyak dikembangkan di Desa Sukamaju. Hasil panen kunyit di Desa Suka Maju langsung dijual dengan harga relatif murah. Pengolahan menjadi produk merupakan salah satu cara untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Tujuan dari program pengabdian pada masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Suka Maju, Muaro Jambi dalam mengolah kunyit menjadi minuman serbuk instan dan sirup kunyit asam. Kegiatan ini dilaksanakan di aula Desa Suka Maju. Kegiatan ini dilakukan dengan metode sosialisan, demonstrasi dan diskusi interaktif. Masyarakat diberikan pelatihan dan demonstrasi secara langsung untuk mengolah kunyit. Peserta yang mengikuti kegiatan sangat antusias dan banyak melakukan diskusi langsung terkait proses pengolahan. Pengolahan kunyit menjadi produk minuman serbuk instan dan sirup kunyit asam dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dan meningkatkan daya tahan kunyit.
The Effect of Sugar and Agar-agar Concentration on Nypa Fruit Slice Jam Surhaini, Surhaini; Mursyid, Mursyid
Indonesian Food Science and Technology Journal Vol. 1 No. 1 (2017): Volume 1 Number 1, December 2017 |IFSTJ|
Publisher : Department of Technology of Agricultural product (THP) Jambi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.465 KB) | DOI: 10.22437/ifstj.v1i1.5008

Abstract

Nypa fruticans or known as nypa produces considerable amount of fruit with high content of carbohydrate. The mesocarp of the mature fruit is a potential source of energy but underutilised. This research was conducted to study the production of nypa slice jam by focussing on the effect of sugar and agar-agar concentration on the physical, chemical and sensory properties of nypa slice jam. Sugar and agar-agar concentration affect rendemen, crude fibre content, total soluble solid, water content, colour, texture, taste, flavour and overal acceptance of slice jam from nypa fruit.
DURASI PROSES PELAYUAN DALAM MEMENGARUHI ATRIBUT FISIK, KIMIA, DAN SENSORI TEH CASCARA Rahayu Suseno; Surhaini; Dharia Renate
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol. 10 No. 5 (2025): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63071/x9xz6637

Abstract

Kulit buah kopi merupakan produk sampingan dari proses produksi kopi yang berpotensi diolah menjadi minuman fungsional. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengolahan kulit buah kopi melalui variasi lama pelayuan (6, 8, 10, dan 12 jam) guna menghasilkan teh cascara berkualitas tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama pelayuan berpengaruh signifikan terhadap kandungan antioksidan, kadar air, pH, warna, serta atribut sensori aroma, warna, dan penerimaan keseluruhan. Perlakuan terbaik diperoleh pada pelayuan 6 jam yang menghasilkan teh cascara dengan kandungan fenol 13,89 mg GAE/g; aktivitas antioksidan 37,86%; kadar air 9,45%; pH 4,49; serta skor kesukaan: warna 3,77 (suka), aroma 3,57 (suka), rasa 3,40 (suka), dan penerimaan keseluruhan 3,73 (suka). Namun, lama pelayuan tidak berpengaruh nyata terhadap kandungan fenol total maupun tingkat kesukaan terhadap rasa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimasi proses pelayuan dapat meningkatkan mutu teh cascara, khususnya pada kandungan antioksidan dan atribut sensorinya.
PEMANFAATAN DEDAK DAN PATI GADUNG TERMODIFIKASI SEBAGAI MEDIA PERTUMBUHAN KAPANG (Monascus purpureus) PENGHASIL PIGMEN MERAH Mursalin, Mursalin; Surhaini, Surhaini; Achmad, Eva
Jurnal Teknologi Pangan dan Kesehatan (The Journal of Food Technology and Health) Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Teknologi Pangan dan Kesehatan (Journal Of Food Technology And Health) Nov
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/jtepakes.v4i2.1411

Abstract

ABSTRAK: Melalui penelitian ini telah diperoleh formulasi pati gadung dan dedak yang dapat mendukung pertumbuhan dan perkembangan Monascus purpureus secara maksimal sehingga diperoleh pigmen merah yang optimal. Modifikasi terhadap pati gadung sebagai sumber karbon ternyata dapat mempersingkat fase adaptasi Monascus purpureus untuk mencapai pertumbuhan logaritmik. Modifikasi dilakukan dengan cara menghidrolisis pati gadung menggunakan asam dan panas sehingga diperoleh gula sederhana dan pati terlarut yang dapat segera digunakan oleh kapang untuk tumbuh,berkembang biak, dan memproduksi metabolit sekunder berupa angkak yang berwarna merah. Hidrolisis pada pH 3 menghasilkan kelarutan pati yang tidak berbeda nyata dengan pH 3,5; 4,0; dan 4,5 tetapi berbeda nyata dengan pH 5,0. Jenis asam yang sangat efektif digunakan untuk menghidrolisis pati adalah HCl. Komposisi substrat yang dapat menghasilkan pigmen merah angkak terbanyak dengan kelarutan tertinggi dalam air adalah pada perbandingan (pati gadung termodifikasi : dedak) 70 : 30 selama 20 hari fermentasi.ABSTRACT: This research had obtained the formulations of yam (gadung) starch and bran that can support the growth of Monascus purpureus optimally so that optimal red pigment was obtained. Apparently, by modifying gadung starch can shorten the adaptation phase of Monascus purpureus to achieve logarithmic growth. The modification was carried out by hydrolyzing gadung starch using acid and heat in order to obtain simple sugars and soluble starch which can be immediately used by the molds to grow, reproduce, and produce secondary metabolites in the form of red angkak. Hydrolysis at pH 3 resulted in starch solubility which was not significantly different from pH 3.5; 4.0; and 4.5 but significantly different from pH 5.0. The type of acid that was very effective for hydrolyzing starch was HCl. Substrate composition that can produce the most red pigment (angkak) with the highest solubility in water was the ratio (modified gadung starch : bran) 70 : 30 for 20 days of fermentation.