Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PELAJARAN IPA SDN 47 CAKRANEGARA Rahmat Hidayat; Mohammad Liwa Ilhamdi; Fitri Puji Astria; Aisa Nikmah Rahmatih
PROGRES PENDIDIKAN Vol. 4 No. 3 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/prospek.v4i3.370

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV SDN 47 Cakranegara. Jenis Penelitian yang digunakan adalah quasi experimental design dengan desain nonequevalent control group design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN 47 Cakranegara. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV-A sebagai kelas eksperimen dan IV-B sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah jenis sampling jenuh.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa tes essay. Data keterlaksanaan model problem based learning pada pertemuan I dengan skor 80 kategori baik dan pertemuan ke-II dengan skor 92 kategori sangat baik dan data kemampuan berpikir kritis siswa diuji normalitas dengan metode kolmogorov smirnov kemudian diuji homogenitasnya. Pengujian tersebut menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen. Pengujian hipotesis menggunakan uji-t diperoleh t-hitung sebesar 1.683 sedangkan t-tabel pada taraf signifikansi 5% adalah sebesar 1.680.Penjelasan tersebut menunjukkan bahwa t-hitung lebih besar dari t-tabel sehingga dapat disimpulkan Ha diterima dan H0 ditolak. Selanjutnya, untuk mengetahui seberapa besar pengaruh model problem based learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dilakukan uji effect size dengan menggunakan rumus effect size yang dimana hasilnya sebesar 0,49 dengan kisaran kriteria yang tergolong sedang berdasarkan pada klasifikasii uji effect size yang artinya model pembelajaran problem based learning berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV SDN 45 Mataram Mauly Rizki Andiniati; Muhammad Tahir; Aisa Nikmah Rahmatih
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 3 (2023): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i3.1515

Abstract

Peran guru sebagai pendidik dituntut untuk dapat menciptakan pembelajaran yang kreatif serta mampu mengembangkan potensi peserta didik. IPA merupakan salah satu mata pelajaran yang berkaitan langsung dengan kehidupan nyata peserta didik. Peserta didik membutuhkan model pembelajaran yang mampu menyusun penggunaan metode pembelajaran kedalam bentuk pembelajaran yang menarik. Salah satu model yang membuat peserta didik lebih aktif adalah model Problem Based Learning (PBL).  Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui ada pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SDN 45 Mataram. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel dalam penelitian yaitu siswa SDN 45 Mataram sebanyak 68 orang yang terdiri dari kelas IVA dan IVB. Penelitian ini menggunakan dua variabel yaitu variabel independen (X) yaitu Model Pembelajaran Problem Based Learning dan variabel dependen (Y) yaitu hasil belajar IPA. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Tes. Berdasarkan hasil analisis dihasilkan diperoleh nilai hasil thitung    ttabel, yaitu thitung 12,024   ttabel 1.99856 yang artinya bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh signifikan model pembelajaran Problem Based Learning terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SDN 45 Mataram. Kebermanfaatan penelitian ini dapat dijadikan referensi tambahan dalam menerapkan model PBL dalam proses pembelajaran khususnya dalam pelajaran IPA.
Analisis Muatan Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Pada Buku Tematik Kelas 4 Tema 4 Terbitan Tiga Serangkai Mariatun Ibtiah; Muhammad Tahir; Aisa Nikmah Rahmatih
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 3 (2023): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i3.1562

Abstract

Pendidikan karakter dipandang sebagai solusi atas tidak adanya disiplin siswa di sekolah, pendidikan karakter digunakan sebagai alat untuk menggambarkan siswa. Melalui kegiatan ini, siswa dilatih untuk bertindak sesuai norma dan aturan yang sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui muatan nilai pendidikan karakter yang terdapat pada buku tematik terbitan tiga serangkai tema 4, kelas 4 SD dan MI terbitan  tahun 2019. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian analisis isi dengan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik analisis data model Miles dan Huberman. Sumber data dalam penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Setelah data terkumpul, selanjutnya dipilih untuk dilakukan analisis data. Adapun yang dianalisis adalah nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam buku siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan lima nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat pada buku tematik terbitan tiga serangkai kelas 4 tema 4 subtema 1. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa pada subtema 1 terdapat 6 pembelajaran. Pada buku siswa terdapat 5 nilai pendidikan karakter. Yaitu Nilai Religius (NR), Nilai Nasionalis (NN), Nilai Mandiri (NM), Nilai Gotong Royong (NGR) dan Nilai Integritas (NI). Nilai pendidikan karakter dengan kemunculan terbanyak yaitu nilai religius, nasionalis dan integritas ditemukan sebanyak 15 kali. Sedangkan nilai mandiri dan gotong royong ditemukan sebanyak 9 kali.
Efektivitas model pembelajaran numbered heads together (NHT) berbasis assessment for learning ditinjau dari kemandirian belajar matematika siswa Asri Fauzi; Aisa Nikmah Rahmatih
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 3 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i3.17434

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan bagaimana efektivitas model pembelajaran numbered heads together (NHT) berbasis assessment for learning ditinjau dari kemandirian belajar matematika siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan menggunakan desain one-gorup pretest posttest. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik sampling jenuh sehingga semua populasi dijadikan sebagai sampel yaitu sebanyak 32 siswa. Teknik dalam pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik non tes. Instrument pengumpulan data menggunakan angket kemandirian belajar matematika berupa angket skala likert rentang 1 sampai 5. Teknik analisis menggunakan uji normalitas sebagai uji prasyarat, uji statistik paired samples test untuk melihat perbedaan rata-rata hasil angket kemandirian belajar awal dengan rata-rata akhir angket kemandirian belajar, dan uji N-gain score untuk mendeskripsikan tingkat keefektifan model pembelajaran NHT berbasis assessment for learning. Hasil penelitian ini yaitu: 1) hasil uji normalitas memperoleh skor signifikansi angket awal dan akhir secara berturut-turut sebesar 0,90 dan 0,2. Hal ini menunjukkan bahwa skor signifikansi lebih besar dari 0,05 yang artinya bahwa kedua data berdistribusi normal; 2) Kemudian hasil uji statistik paired samples test diperoleh  dan , sehingga   , yang artinya bahwa rata-rata skor kemandirian belajar akhir lebih besar dari rata-rata skor kemandirian belajar awal; 3) dan terakhir dari hasil uji N-Gain diperoleh skor sebesar 0,364 yang artinya bahwa tingkat keefektifan masih tergolong rendah. Oleh karena itu, berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa walaupun model pembelajara NHT berbasis assessment for learning memiliki tingkat keefektifan yang rendah namun model ini efektif untuk mengukur kemandirian belajar matematika siswa dikarenakan dalam model pembelajaran ini siswa dituntut untuk bisa menyelesaikan permasalahan yang diberikan guru secara mandiri.
Pengembangan Media Scrapbook Berbasis Kearifan Lokal Suku Sasak pada Mata Pelajaran IPA di Sekolah Dasar Safira Apriyulianti; Siti Istiningsih; Aisa Nikmah Rahmatih; Fitri Puji Astria
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 4 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i4.1394

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi keefektifan serta proses pembuatan media scrapbook dan mengaitkannya dengan kearifan lokal suku Sasak, sekaligus mengevaluasi kecukupan kualitasnya. Uniknya, penelitian ini menggabungkan nilai-nilai kearifan lokal suku Sasak dengan penggunaan gambar beresolusi tinggi untuk memikat minat pelajar. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan bahwa materi yang dikaji memperoleh skor validasi sebesar 81 dan tingkat kelayakan sebesar 95,29%, yang menandakan bahwa materi tersebut sangat memadai. Untuk mengumpulkan data, penelitian ini menggunakan metode kuesioner dan merupakan jenis penelitian R&D. Penelitian ini menerapkan model 4D, yang meliputi empat tahap: definisi, desain, pengembangan, dan penyebaran. Sementara itu, validasi media memberikan skor 89 dengan tingkat kelayakan 89%, juga dikategorikan sangat layak. Dalam uji coba kelompok kecil dengan 15 siswa, produk ini mendapat respon sangat baik dengan presentase 94,77%, dan tanggapan guru juga sangat baik dengan 92,72%. Tahap penyebaran fokus pada distribusi terbatas kepada guru kelas IV. Penelitian ini bertujuan agar pengembangan media scrapbook yang mengadopsi kearifan lokal suku Sasak ini tidak hanya bermanfaat tetapi juga mendukung peningkatan hasil belajar siswa.
Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SD Kelas V dalam Menyelesaikan Soal Pecahan Asri Fauzi; Radiusman Radiusman; Aisa Nikmah Rahmatih; Ni Komang Restini
JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan Vol 6 No 1 (2020): Edisi Vol. 6 No. 1 Mei 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jumlahku.v6i1.906

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil analisis kemampuan komunikasi matematis siswa SD kelas V dan menelaah kesalahan-kesalahan siswa dalam menyelesaikan masalah matematika pada materi pecahan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V sebanyak 26 siswa. Instrument dalam penelitian ini dibagi menjadi dua yaitu instrument utama dan instrument pendukung. Instrument utama adalah peneliti sendiri dan instrument pendukung adalah tes soal kemampuan komunikasi matematis yang berbentuk uraian sebanyak 4 soal dimana setiap soal mengandung satu indikator. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan komunikasi matematis siswa yang berada pada klasifikasi sangat baik sebesar 4%, klasifikasi baik sebesar 42%, klasifikasi cukup sebesar 35% , dan klasifikasi kurang dan sangat kurang secara berturut-turut sebesar 12% dan 8%. Kemampuan komunikasi matematis siswa secara kumulatif setelah dirata-ratakan berada pada klasifikasi cukup. Dari hasil analisis, siswa sudah mampu merepresentasikan permasalahan matematika ke dalam bentuk gambar untuk mempermudah penyelesaian masalah, serta sudah menuliskan proses penyelesaian masalah dengan benar dan sistematis.
Analyzing Learning Boredom Dynamics in Mathematics and Science Lessons: A Case Study of Elementary School Students at SD Negeri 2 Bajur Nurkhaerat Alimuddin; Aisa Nikmah Rahmatih; Ni Made Yeni Suranti
Indonesian Journal of STEM Education Vol. 6 No. 2 (2024): Edisi Juli-Desember 2024
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to determine the factors of learning boredom among students at SD Negeri 2 Bajur, Labuapi District, West Lombok Regency, Academic Year 2023/2024. This research uses descriptive qualitative research by conducting observations and case studies with data collection techniques using observation, interviews, filling out questionnaires and documentation. Qualitative data focuses on events that occur in the original environment. The results of the research conducted show that learning boredom experienced by students is at the medium category level and is largely influenced by monotonous learning methods, the learning environment, the last hour of learning, and the lack of variety of activities such as quizzes or games are the main triggers for boredom.
Fostering Pre-Service Teachers’ Creativity through Ethno-STEM Project Based Learning: A Preliminary Study Ni Made Yeni Suranti; Nurkhaerat Alimuddin; Fitri Puji Astria; Aisa Nikmah Rahmatih
Indonesian Journal of Elementary and Childhood Education Vol. 6 No. 1 (2025): Edisi Maret 2025
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study is a preliminary study that aims to identify the initial conditions of creativity of prospective elementary school teachers in the Elementary School Science Learning course, as well as to analyze the need for implementing the Ethno-STEM Project-Based Learning (PjBL) model. The method used is descriptive qualitative, with data collection techniques in the form of questionnaires, interviews, and observations. The subjects of the study were 30 PGSD students and 2 lecturers teaching the Elementary School Science Learning course at one of the universities in Mataram City. The results of the study indicate that student creativity remains in the moderate category, and learning has not yet fully integrated local cultural values or project-based approaches. Students and lecturers welcome the idea of project-based learning, such as Ethno-STEM, as a solution to increase creativity. This study recommends the development of learning tools based on the Ethno-STEM PjBL model.