Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengembangan Media Pembelajaran Pop Up Book dengan Pendekatan Kontekstual Pada Mata Pelajaran IPAS Pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar Apriani, Putu Eka; Ariasa Giri, I Made; Kadek Hengki Primayana
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 4 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i4.1705

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan media pembelajaran konkret dalam wujud buku pop-up yang mengusung pendekatan kontekstual pada materi Bumiku Sayang, Bumiku Malang dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) untuk siswa kelas V SD. Media ini dirancang agar memiliki tingkat validitas dan kepraktisan yang tinggi dalam penerapannya di kelas. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE, yang mencakup lima tahap: (analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi). Model ini dipilih karena menyediakan kerangka kerja sistematis dalam proses pembuatan media pembelajaran, mulai dari desain awal hingga produk akhir berupa Pop-up Book. Teknik pengumpulan data Pengumpulan data dilakukan dengan menguji kuesioner kepada tiga pakar, yaitu pakar materi, pakar bahasa, dan pakar media. menilai validitas media. Hasil penilaian menunjukkan tingkat validitas sangat tinggi dengan skor 0,93 (materi), 0,89 (bahasa), dan 0,81 (media). Selain itu, kepraktisan media diuji dengan dilibatkannya tiga guru kelas V yang memberikan nilai kepraktisan sebesar 98,67%, serta 30 siswa kelas V yang memberikan skor 95,06%. Berdasarkan temuan ini, media Pop-up Book dinyatakan sangat valid, sangat praktis, dan layak dipergunakan pada kegiatan pembelajaran IPAS untuk siswa SD kelas V
Pengaruh Model Pembelajaran Team Games Tournament (TGT) Berorientasi Tri Hita Karana Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Pendidikan Pancasila Kelas V Sekolah Dasar Gugus IV Kecamatan Gerokgak Ardiana, I Putu Agus Setiawan; Primayana, Kadek Hengki; Ardiawan, I Ketut Ngurah
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 4 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i4.1743

Abstract

Penelitian memiliki tujuan utama yaitu mengetahui penerapan model pembelajaran TGT terkait mengintegrasikan nilai-nilai Tri Hita Karana dapat mempengaruhi keterampilan berpikir kritis siswa kelas V di SD Gugus IV Kecamatan Gerokgak. Penggunaan metode quasi eksperimen serta pendekatan kuantitatif. Pengambilan data melalui observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Subjek studi yakni 43 siswa kelas V SDN 2 Sanggalangit yang menjadi kelas eksperimen. Hasil penelitian menjelaskan adanya peningkatan pada keterampilan berpikir kritis siswa setelah penerapan model pembelajaran TGT berorientasi THK. Rata-rata nilai keterampilan berpikir kritis sebelum perlakuan adalah 55,60 dan meningkat menjadi 83,12, yang berarti terjadi peningkatan sebesar 59%. Serta, uji independen t-test mengonfirmasi diperoleh adanya perbedaan signifikan kedua kelompok, dengan nilai signifikansi 0,000 > 0,05. Hal ini menandai pemberian perlakuan menggunakan model TGT yang berorientasi pada THK berpengaruh nyata kepada keterampilan berpikir kritis siswa. Kesimpulannya, terdapat perbedaan yang signifikan terhadap keterampilan berpikir kritis siswa pada pembelajaran dengan model TGT berorientasi Tri Hita Karana dan yang tidak
Development of Digital-Based Ludo Game Media Material on How We Live and Grow in the Science Subject for Grade V in Elementary Schools Putrawan, Putu Rendy; Primayana, Kadek Hengki; Pancaria, I Nyoman
Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 2 No. 4 (2025): June
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jtp.v2i4.1681

Abstract

This study aims to develop digital-based Ludo game media as a learning media on the material "How We Live and Grow" in the subject of Natural and Social Sciences (IPAS) for grade V Elementary School students. Media development uses the ADDIE model which includes the stages of analysis, design and development. This digital-based Ludo game media is designed to increase student involvement and understanding through active and enjoyable learning. The validity results from media experts, material experts and language experts show that this media is declared valid and feasible to use. Practicality tests on students show that this media is practical and effective in increasing interest in learning and understanding of the concept of IPAS material. Thus, digital-based Ludo game media can be an alternative innovative learning media and support the active learning process in grade V Elementary School.
Pelatihan dan Pendampingan Menjadi Guru yang Inovatif Pada Era Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Kecamatan Nusa Penida Pancaria, I Nyoman; Yulia Angga Dewi, Putu; Suparya, I Ketut; Adi Nugraha Tristaningrat, Made; Surya Adnyana, Komang; Suardipa, I Putu; Kurniawati, Ni Nyoman; Ardiawan, I Ketut Ngurah; Arya Yudaparmita, Gusti Ngurah; Candra Prastya Dewi, Ni Putu; Heny Nirmayani, Luh; Hengki Primayana, Kadek; Ari Winangun, I Made; Wahyu Wiguna, I Komang; Eka Sastrika Ayu, Putu; Arya Wiradnyana, I Gede; Ida Arsani Dewi, Putu
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 8 No. 1 (2024): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jpd.v8i1.3011

Abstract

Karakteristik utama dari kurikulum ini yang mendukung pemulihan pembelajaran adalah fokus pada materi esensial sehingga pembelajaran lebih mendalam, waktu lebih banyak untuk pengembangan kompetensi dan karakter melalui belajar kelompok seputar konteks nyata (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila). Capaian pembelajaran per fase dan jam pelajaran yang fleksibel mendorong pembelajaran yang menyenangkan dan relevan dengan kebutuhan pelajar dan kondisi satuan pendidikan. Modul ajar dalam konteks Kurikulum Merdeka merupakan bahan pembelajaran yang dirancang secara sistematis dan komprehensif untuk mendukung implementasi kurikulum yang berfokus pada pengembangan kompetensi peserta didik. Modul ajar Kurikulum Merdeka menekankan pada pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) dan pembelajaran berbasis masalah (problem-based learning). Peserta didik dihadapkan pada situasi atau masalah nyata yang harus dipecahkan melalui kegiatan proyek atau penyelidikan. Pendampingan ini akan membantu guru dalam mengatasi berbagai kendala yang mungkin dihadapi, serta memberikan umpan balik yang konstruktif untuk perbaikan pembelajaran di masa depan. Peserta dalam kegiatan pelatihan ini berjumlah 25 orang yang berasal dari beberapa sekolah dasar di Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung.