Claim Missing Document
Check
Articles

Karakterisasi Komposit Serat Kulit Pohon Kersen (Muntingia Calabura) – Polipropilena Pada Fraksi Voliume Respati, Sri Mulyo Bondan; Dzulfikar, Muhammad; Arsyad, M. Rifqi
Prosiding Sains Nasional dan Teknologi Vol 11, No 1 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 11 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/psnst.v1i1.5187

Abstract

Abstrak Tumbuhan kersen atau biasa di sebut dengan pohon ceri yang banyak di Indonesia. Banyaknya pohon ini sering tidak termanfaatklan. Salah satu manfaat Serat dari kulit pohon kersen dapat digunakan sebagai bahan penguat dalam material komposit. Material komposit serat alam ini dapat dipadukan dengan matrik polipropilena. Polipropilena dipilih karena mempunyai keunggulan tahan terhadap panas sampai suhu 100% C. keungulan-keunggulan dua bahan komposit serat kulit pohon kresen-polipropilena masih belum terungkap kekuatannya. Sehingga perlu dilakukan pengujian kekuatan material komposit ini. Hasil dari pengujian kekuatan ini yang dijadikan tujuan penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode pembuatan komposit dengan fraksi volume serat sebesar 3, 6 dan 9 %. Sebelum dibuat komposit serat direndam dalam cairan NaOH 5% selama 2 jam. Perendaman ini diharapkan serat dapat kompatibel dengan matrik polipropilena. Matrik polipropilena diberi serat dengan susunan lurus dan dicetak membentuk spesimen komposit dengan standar D 638. Spesimen komposit diuji tarik menghasilkan nilai tertinggi pada fraksi volume serat 9 % sebesar 11,8 MPa. Jika dibandingkan dengan polipropilena murni maka serat pohon kresen dapat menimgkatkan kekuatannnya seiring peningkatan fraksi volume serat.
Analisis Keausan Cutter Pada Mesin 4-Side Moulder Leadermac Kusumaputra, Dany Dwi; Respati, Sri Mulyo Bondan
Prosiding Sains Nasional dan Teknologi Vol 11, No 1 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 11 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/psnst.v1i1.5393

Abstract

Dari hasil analisis, cutter pada mesin leadermac yang memenuhi syarat harus tajam dan kuat. Pengujian cutter selama 5 menit pada kecepatan putar. Simpan cutter dengan hati-hati dan jauh dari zona panas dan kelembaban, kepala cutter harus berputar kearah yang benar, jangan mengubah kepala cutter atau menempatan terlalu banyak tenaga pada cutter ke poros, cutter terkunci dengan aman pada tempatnya sebelum mesin memulai oprasinya. Permasalahan kerusakan yang terjadi dilapangan diakibatkan oleh minimnya perawatan serta kurang adanya standar oprasional. Perawatan cutter pada permesinan dilakukan dengan melepaskan cutter pada mesin teerlebih dahulu, cutter yang sudah tumpul di grinda agar lebih tajam, penggantian cutter 4 tahun sekali pada mesin 4-side moulder leadermac, beri pelumas pada cutter setelah digunakan. Analisis penyebab keausan diantaranya : nilai laju keausan, kecepatan putaran, tekanan, kekasaran permukaan, kekerasan material. Pengambilan data dimulai dari study literature, pengamatan (observasi) , dan wawancara (interview) dilanjutkan dengan menganalisa data yang sudah didapat untuk kemudian diambil kesimpulan.
PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA UNTUK MENINGKATKAN KAPASITAS PRODUKSI KUE TRADISIONAL PADA UMKM DI DESA METESEH Kholis, Nur; Bondan Respati, Sri Mulyo; Mustagfirin, Mustagfirin; Prasetyo, Sandif; Sarwono, Edi
Abdi Masya Vol 5 No 2
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52561/abdimasya.v5i2.413

Abstract

Penerapan teknologi tepat guna merupakan salah satu solusi untuk meningkatkan efisiensi dan kapasitas produksi pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pengabdian ini bertujuan untuk menerapkan teknologi tepat guna berupa alat pemeras ampas singkong terhadap peningkatan kapasitas produksi kue tradisional pada UMKM di Desa Meteseh. Singkong merupakan bahan baku utama dalam pembuatan kue tradisional, namun proses manual dalam pemerasan ampas singkong seringkali memakan waktu dan tenaga, serta menghasilkan jumlah produksi yang terbatas. Dengan menggunakan alat pemeras otomatis, diharapkan proses pemerasan dapat dilakukan lebih cepat dan menghasilkan volume ampas yang lebih optimal, sehingga kapasitas produksi dapat meningkat. Uji performa alat pada kegiatan pengabdian ini menggunakan metode eksperimental dengan membandingkan kapasitas produksi sebelum dan sesudah penggunaan alat pemeras singkong. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara dengan pelaku UMKM, serta pengukuran langsung terhadap waktu dan hasil pemerasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan alat pemeras singkong meningkatkan kapasitas produksi hingga 40% dibandingkan metode manual, sekaligus mengurangi beban tenaga kerja dan waktu pemrosesan. Kegiatan pengabdian ini menyimpulkan bahwa penerapan teknologi tepat guna berupa alat pemeras ampas singkong mampu meningkatkan waktu produksi menjadi 30 menit perproses, dimana proses manual membutuhkan waktu 3-4 jam. Teknologi ini dapat diterapkan secara luas pada industri kecil lainnya untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha.
Penambahan Arang Batok Kelapa ke Zeolit Alam untuk Filter Air Keramik Sri Mulyo Bondan Respati; Helmy Purwanto; Nur Kholis; Ulin Nuha
Creative Research in Engineering (CERIE) Vol 4, No 1 (2024): Creative Reserach in Engineering (CERIE)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/cerie.v4i1.17197

Abstract

Campuran zeolit alam dan arang tempurung kelapa ini dapat digunakan sebagai filter karena sifat fisik, kimia dan adsorbennya yang unik untuk cairan. Filter yang ada masih berupa partikel-partikel kecil yang disusun. Susunan partikel dapat berubah yang mebuat tidak maksimal penyaringannya. Perlu adanya inovasi pembuatan filter keramik berbahan baku zeolit alam-arang tempurung kelapa. Filter keramik berbahan dasar zeolit alam dan arang tempurung kelapa telah dibuat dengan cara sinterin pada suhu 900o C. Pada penelitian ini dilakukan perhitungan penyusutan, densitas dan porositas filter keramik. Hasil penyaringan diukur dengan flowabilitily dan nilai TDS (Total Dissolved Solid) air. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin banyak campuran arang tempurung kelapa maka semakin tinggi susutnya, semakin rendah densitasnya, semakin tinggi nilai porositasnya, semakin tinggi debit airnya dan semakin rendah nilai TDS airnya. Penambahan arang batik kelapa terbukti mengurangi kandungan partikel dalam air meskipun memperbesar porositas
RING PISTON SEPEDA MOTOR KW DIKERASKAN DENGAN PERLAKUAN PANAS Mustofa, Arif; Respati, Sri Mulyo Bondan; Dzulfikar, M.
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v5i2.3735

Abstract

Kualitas ring piston salah satunya dipengaruhi oleh material yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kualitas ring piston KW dengan perlakuan panas kekuatan mekanik nya dapat menyamai dengan ring piston genuine part. Bahan yang digunakan dalam analisi ini adalah ring piston genuine part dan ring piston KW, ring piston KW diperlakukan mengunakan heat tretment dengan suhu 600 ˚C, 700 ˚C dan 800 ˚C dengan penahanan waktu 20 menit. Hasil yang di peroleh dari pengujian tersebut kekerasan ring piston genuine part memiliki nilai 109,83 HRB sedangkan ring piston KW tanpa perlakuan memiliki kekerasan 96,17 HRB. Ring piston KW dengan perlakuan nilai kekerasannya 96,5 HRB pada suhu 600 ˚C, 97,33 HRB pada suhu 700 ˚C dan 98,17 HRB pada suhu 800 ˚C. Nilai tekan terhadap dinding liner ring piston genuine part yaitu 1,257 kg, ring piston KW 1,157 kg, ring piston KW dengan perlakuan nilainya meningkat dari 1,368 kg pada suhu 600 ˚C, 1,418 pada suhu 700 ˚C dan 1,575 kg pada suhu 800 ˚C. Ring piston yang mengalami perlakuan nilai tekannya semakin meningkat rata – rata 0,100 kg. Kata kunci: genuine part, KW, kekersan, struktur mikro.
PEMANFAATAN SERAT LIMBAH TALI TAMBANG (SERAT JUTE) SEBAGAI PENGUAT MATRIK LIMBAH HIGH DENSITY POLYETHYLENE (HDPE) KOMPOSIT Respati, Sri Mulyo Bondan; Purwanto, Helmy; Anwar, Mohammad Zainul
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 6 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v6i1.4408

Abstract

Komposit limbah merupakan bahan baku benda yang dibuat dari bahanyang tidak terpakai. Salah satu bahan limbah yang dapat dipakai untuk komposit adalah serat dari bekas tali tambang (serat jute) dan limbah high density polyethylene (HDPE). Metode yang digunakan dengan mengunakan eksperimen sampel komposit limbah serat tali tambang dan HDPE yang dijadikan specimen uji tarik, uji densitas dan foto makro. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh fraksi volume 4%, 4.5%, 5%, 5,5% dan 6% serat jute – HDPE terhadap kekuatan Tarik material, densitas dan struktur makro. Hasil rata-rata dari pengujian tarik serat tunggal adalah sebesar 18,8 MPa dan rata-rata regangannya sebesar 0,005%. Hasil dari pengujian kekuatan tarik komposit menunjukkan nilai tertinggi kekuatan tarik terdapat pada limbah plastik HDPE yaitu sebesar 171,952 MPa dan nilai densitasnya sebesar 0,98 sedangkan untuk nilai kekuatan tarik terendah terdapat pada komposit dengan fraksi volume 6% sebesar 161,869 MPa dan nilai densitasnya sebesar 0,85 . Jadi nilai kekuatan tarik tertinggi terdapat pada limbah plastik HDPE murni. hal ini membuktikan bahwa serat mempengaruhi nilai tegangan tarik dan densitasnya pada material komposit. Pada hasil analisis foto makro terhadap patahan komposit serat limbah tali tambang dengan susunan serat secara acak terlihat bahwa semakin banyak serat maka semakin banyak pula porositasnya yang disebabkan oleh adanya gelembung busa pada saat proses pencetakan komposit. Kata kunci: Komposit, Limbah, serat jute, tali tambang, HDPE, densitas
Improvement of mechanical properties of aluminium matrix composites through addition of alumina by stir casting method Nur Kholis; Sri Mulyo Bondan Respati; Evan Chahya Kurniawan
Jurnal Polimesin Vol 23, No 4 (2025): August
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jpl.v23i4.7376

Abstract

Aluminum is a material widely used in various industries. Aluminum has superior properties, one of which is corrosion resistance and good formability. However, one of the disadvantages of aluminum is that it has relatively low strength compared to other materials. Therefore, this study aims to determine the effect of adding various alumina to aluminum metal casting using the stir casting method on physical and mechanical properties. In this research, aluminum waste was used as the main matrix, and alumina powder (Al2O3) was used as reinforcing particles with weight fractions of 15%, 20%, and 25%. The material was melted at a temperature of 800 °C and a stirring speed of 500 Rpm for 5 minutes. Macro and micro observations were conducted using an optical metallography instrument. Mechanical testing included hardness testing using a Rockwell Hardness scale B instrument and tensile testing using a Universal Testing Machine. The test results showed several defects, including porosity, shrinkage, air holes, misruns, flash, and rough surfaces. Porosity and air pockets are usually caused by gas (especially hydrogen in aluminum) that is trapped during cooling due to insufficiently dry moulds or poor ventilation. The microstructure results show that Al2O3 agglomeration is highest at a 25% addition, which occurs because the stirring speed of 500 RPM is not sufficient to evenly distribute the Al2O3 particles. The highest hardness value is still found in the raw material (without reinforcement) at 73.33 HRB, while the material with the highest Al₂O₃ reinforcement at 25% addition has a hardness of 43 HRB. The highest tensile strength value was observed at the 25% alumina reinforcement parameter, with a value of 135.35 HRB, and the lowest at the 15% reinforcement addition, with a value of 128.64. The decrease in both hardness and tensile strength values compared to the raw material is attributed to alumina agglomeration.
EFEK PENAMBAHAN TEPUNG JAGUNG DALAM KERAMIK ZEOLIT SEBAGAI SEPARATOR BATERAI Respati, Sri Mulyo Bondan; Nugroho, Agung; Rohim, Ahmad Abdul; Mauludin, Moch Subchan
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 11 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.508 KB) | DOI: 10.23887/jstundiksha.v11i2.45268

Abstract

Separator baterai yang terbuat dari keramik zeolit telah dilakukan. Separator ini dimungkinkan menjadikan baterai yang stabil dan tahan lama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tegangan yang dihasilkan dari aki yang separatornya diganti dengan keramik zeolit alam. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental. Teknik analisis data menggunakan analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan proses persiapan bahan dengan pengayakan serbuk zeolit dan tepung jagung dengan ayakan mesh 30. Serbuk zeolit ditambahkan 2, 5 dan 8 % berat tepung jagung. Bahan serbuk zeolit-tepung jagung dicetak berbentuk prisma segi empat dengan tekanan 15 MPa. Green keramik dibakar dengan furnace selama 4 jam dengan suhu 900 ⁰C. Keramik berpori di assembling ke baterai bersama anoda katoda kemudian dirangkai secara seri. Cairan  sebesar 10 ml digunakan untuk mengisi rongga keramik berpori tersebut. Hasil pengujian tegangan listrik menunjukkan semakin tinggi penambahan tepung jagung semakin rendah voltase yang dihasilkan. Berdasarkan pengujian secara visual dan mikro di dapat bahwa semakin banyak persentase campuran tepung jagungnya maka semakin banyak pula pori yang terdapat pada keramik serta mengurangi kerapatan pada keramik. Implikasi penelitian ini diharapkan separator keramik zeolit alam dapat dipakai pada baterai aki dengan peningkatan sifat sifik dan ionik konduktifitas.
The Effect of Epoxy Paint Mixed with Ramie Fiber on Mild Steel Plate on Coating Thickness and Adhesion Strength Kholis, Nur; Mukhammad, Alaya Fadllu Hadi; Respati, Sri Mulyo Bondan
Suara Teknik : Jurnal Ilmiah Vol 15 No 1 (2024): Suara Teknik: Jurnal Ilmiah
Publisher : Fakultas Teknik UM Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/stek.v15i1.6627

Abstract

Steel plates are one of the dominant materials used in the industrial world and building construction infrastructure. The problem with using steel plate materials is corrosion. This research aims to analyze the effect of epoxy paint mixed with ramie fiber on the coating thickness and adhesion on mild steel plates. The main materials used in this research are mild steel plates and ramie fiber powder as a mixture in the epoxy paint. The steel plates were coated using epoxy paint mixed with ramie fiber powder in compositions of 100:1 gram, 100:2 grams, and 100:3 grams. Coating thickness testing was conducted using a digital coating paint meter, and adhesion testing was carried out using the cross cut and X cut methods according to ISO standards. The highest thickness value was found in the epoxy paint mixed with ramie fiber powder at a percentage of 3 grams, with an average value of 0.766 mm. In the adhesion test results, both the cross cut and X cut methods showed the best results with the ramie fiber powder mixture at percentages of 2 grams and 3 grams. These results are in accordance with ISO standards at a value of 0%, which means the cut edges are perfectly smooth; no grid squares are detached (excellent).
Sosialisasi Kesehatan Tentang Bahaya Hipertensi dan Pendekatan Terapi dengan Bahan Alam di Kelurahan Kandri Rita Dwi Ratnani; Achmad Quraisy Aljufri; Tarrisa Istiqomah; Ati Wasiatul Fikri; Egi Dia Sapitri; Anggita Kurniawati Wardani; Mayfika Yusrina Miftahurrizqi; Mika Andriani Fernanda; Rizkya Ananda Ayu; Vicky Putra Novadiansyah; Ardi Tio Ageng Nugroho; Azzahra Nurulalifa; Sri Mulyo Bondan Respati
Palawa: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/palawa.v4i1.14026

Abstract

Hipertensi adalah suatu kondisi dimana terjadi peningkatan tekanan darah secara kronis (dalam jangka waktu yang lama) yang dapat menyebabkan rasa sakit pada seseorang dan bahkan dapat menyebabkan kematian. Hipertensi merupakan masalah kesehatan masyarakat yang cukup besar di dunia, termasuk di Indonesia. Berdasarkan profil kesehatan kota Semarang (2023), jumlah penderita hipertensi usia ≥ 15 tahun di Kecamatan Gunungpati mencapai 9.231 kasus pada laki-laki dan 9.427 kasus pada perempuan. Oleh karena itu, sosialisasi kesehatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya hipertensi dan mengenalkan pendekatan terapi bahan alami sebagai terapi tambahan atau komplementer. Kegiatan ini berfokus pada edukasi kepada warga mengenai bahaya hipertensi, pentingnya deteksi dini, perubahan gaya hidup dan pemanfaatan tanaman herbal sebagai terapi penunjang. Sosialisasi hipertensi dilaksanakan pada tanggal 20 Februari 2025 di rumah ketua RW 2, Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati. Secara keseluruhan, hasil sosialisasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan ketertarikan masyarakat terhadap pendekatan pengobatan berbasis bahan alami. Minat masyarakat terhadap terapi herbal cukup tinggi, namun diperlukan edukasi lebih lanjut mengenai penggunaan herbal yang aman dan konsultasi dengan tenaga medis. Keywords : Hipertensi, Tanaman Herbal, Tekanan Darah tinggi. Kelurahan Kandri
Co-Authors Achmad Quraisy Aljufri Achmat Riyanto Agung Nugroho Agung Nugroho Agus Amaruddin Agus Sabarudin Agus Setiyawan Ahmad Ibnu Nafili Aji Topan Asmoro Alam Nasroh Mahfuzin Alaya Fadllu Hadi Mukhammad Albab, Muhammad Ulil Aldino Yanuar Habibie Ananto, Reza Ardian Anggita Kurniawati Wardani Anwar, Mohammad Zainul Aqnes Budiarti Ardi Tio Ageng Nugroho Arif Mustofa Arif Mustofa Arif Riyanto Arsyad, M. Rifqi Artisa Endar Kurniawan Ati Wasiatul Fikri Azzahra Nurulalifa Bagus Bagaskara Budi Santoso Dadang Setiyawan Darmanto Darmanto Darmanto Darmanto Dzulfikar, M. EDI SARWONO Egi Dia Sapitri Evan Chahya Kurniawan Fachri Husaini Fauzan Habibi Fuad Hasyim Gabriyel Aditya Yudi Habibul Mujtabah Hadi Nasbey Harsono Harsono Hatami, Aditya Aditya Helmy Purwanto Ibnu Katsir Ihsan Fauzi Ilham Fakhrudin Imam Syafaat Irwanto Irwanto Jamhari Jamhari Kuat Hasan Kumaruddin Kumaruddin Kusumaputra, Dany Dwi Laeli Kurniasari Lazza Habibul Haq M. N. Habibiy M. Yusrul Niam A Mauludin, Moch Subchan Mayfika Yusrina Miftahurrizqi Ma’arif, Sofyan Miftakhul Huda Miharja Awan Jaya Mika Andriani Fernanda Mohammad Zainul Anwar Muamar Khaqiqi Muh. Aris Yahya, Muh. Aris Muhammad Abdul Wahid Muhammad Dzulfikar Muhammad Muqorrobin Muhammad Nasikin Muhammad Nur Hasan, Muhammad Nur Mujiyono Mujiyono Mustagfirin Mustagfirin Nugroho Widiasmadi Nugroho, Agung Nur Kholis Nur Kholis Prasetyo, Sandif Pungkas Prayitno Renan Subantoro Reza Ardian Ananto Rinto Handoyo Rita Dwi Ratnani Rizkya Ananda Ayu Rohim, Ahmad Abdul Rony Wijanarko Rudy Soenoko Rusman Rusman Saiful Amin Shofia Nur Awami Solly Aryza Sri Indarwati Sugiarto Sugiarto Sumidi Sumidi Sunarno Sunarno Suntari Suntari Suwardiyono Suwardiyono Tarrisa Istiqomah Udiawan Udiawan Ulin Nuha Vicky Putra Novadiansyah Wahyono Suprapto Wahyu Tri Ardhana Widya Megantoro Yudy Surya Irawan Zainal Abidin