Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Manajemen Bencana Gempa di Rumah Sakit Umum Daerah DR. M. Yunus Kota Bengkulu Henni Febriawati; Wulan Angraini; Sri Ekowati; Dwi Astuti
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan Mayarakat
Publisher : Faculty of Public Health, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Letak Kota Bengkulu berada pada pertemuan lempeng tektonik Samudera Hindia dan lempeng tektonik Asia menyebabkan kota ini rawan bencana gempa dan tsunami. Gempa bumi sering kali melanda Bengkulu. Pada tanggal 4 Juni 2000 gempa bumi dengan kekuatan 8 skala Richter menimbulkan bencana paling besar di Bengkulu. Berdasarkan catatan sejarah, bencana gempa juga pernah terjadi pada tahun 1833,1914, 1940, 1980, 2007 (61 kali). Gempa bumi biasanya berlangsung sangat cepat Sebelum kita sempat berpikiran tindakan yang harus dilakukan untuk menyelamatkan diri, boleh jadi gempa bumi sudah berhenti. Karenanya Rumah Sakit Dr M Yunus Bengkulu perlu persiapan dalam menghadapi gempa bumi, dan langkah-langkah yang harus diambil saat gempa itu terjadi, harus dipersiapkan sejak dini dan sangat penting untuk mencegah terjadinya kematian, kecacatan dan kejadian penyakit. Tujuan penelitian untuk mengetahui manajemen bencana di RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu dalam menghadapi gempa.Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif untuk menganalisis keadaan secara objektif mengenai manajemen bencana di rumah sakit RSUD Dr. M. Yunus dalam menghadapi bencana alam gempa. Informan penelitian ini adalah Tim Penanggulangan bencana, petugas jaga, petugas farmasi, dokter jaga dan perawat jaga, disertai pengamatan langsung kelapangan.Hasil Penelitian: RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu belum sepenuhnya menjalankan tahapan manajemen bencana, mulai dari pencegahan dan mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, pemulihan dan pembangunan. Tidak adanya catatan praktik yang terdokumentasi, tidak memiliki lapangan rumah sakit yang layak, dan masih kurangnya penanganan bencana terhadap kelompok rentan, belum memiliki sistem peringatan dini, masih kurangnya tanda jalur evakuasi korban. Kesimpulan: RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu belum aman dan siaga jika terjadinya bencana gempa.
Co-Authors Ade Wahyu Rahmanzah Adi Sismanto Agro Kurniawan Andry Sartika Anggri Widia Rahma Anggun Witriani Anisa Fajriah Anjel Dea Lola Annisa Murti Annisa Sonita Apita Cesilia Arianto, Tezar Aslim Aslim Asri Yani Azis Saefulloh Bora Sanjaya Chairul Suhendra Chynthia Nurmansah Putri Cici Ulandari Cindy Ayu Millania Dedy Wahyudi Deyalni Marta Kentari Diana Diana Dika Febriani Dwi Astuti Eceh Trisna Ayuh Eli Suryani Endah Gustiarini Erwin Juliadi Febri Sukmawati Fitri Lestari Fraternesi Fraternesi Gita Carlina Hafizah, Evi Henni Febriawati, Henni Herlina Sofiah Hernadianto, Hernadianto Ilham Pratama Indri Dwi Lestari Ipan Wahyudi Jesica Lestari Jippy Monica Khairul Khairul Kiki Pratama Kusuma, Merta Lia Agustiana Sari Lilian Guntari Lisa Adhrianti Meilaty Finthariasari Meilaty Finthariasari Meilaty Finthariasari Meilaty Finthariasari Finthariasari Mestri Afrita Muchlis Muchlis Muhammad Nur Pajar Nofan Muntahanah, Muntahanah Mustika Zulfa Berliani Nabila Saufira Nadea Apriliani Nova Kurnia Dewi Lestari Nurma Wulandari Onsardi, Onsardi Oryza Sativa Adi Pratama Putri Handayani Rajib Pagulintra Ranidiah, Furqonti Ratnawili Reka Septi Amelia Rina Yuniarti, Rina Rini Oktavia Rini Rahmadhana Ririn Harini Rizki Apriawan Rizki Febrian Roy Krisna Selamat Riyadi Selly Sepika Selvi Maharani Shella Agustina Agustina Sisi Budiarti Sonitra Sonitra Sonitra Sonitra Subandrio Subandrio Supawanhar, Supawanhar Surya Tri Julianti Tamara Damayanti Tenti Suka Dewi Tiara Puspa Sari Tika Ariani Tika Melany Ajis Titi Darmi Trio Budi Setyawan Wegi Anggero Pratama Winda Larika Wiwik Putri Wahyu Ningsi Wulan Angraini Yulia Darmi Yulinda, Ade Tiara Yusmaniarti