Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

PENETAPAN KADAR ALKALOID TOTAL FRAKSI DAUN SERUNAI (CHROMOLAENA ODORATA) Jaya, Andi Sempurna; Budianti, Yulistia; Ramadhani, Juwita
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.38431

Abstract

Tumbuhan serunai (Chromolaena odorata) merupakan tumbuhan yang sering digunakan sebagai alternatif pengobatan tradisional untuk berbagai macam penyakit. Alkaloid merupakan senyawa organik yang sering ditemukan di alam yang berasal dari berbagai macam jenis tumbuhan. Alkaloid memiliki kemampuan dalam membantu penyembuhan luka karena senyawa aktif dari alkaloid memiliki aktivitas sebagai antioksidan sehingga penyembuhan luka yang ditingkatkan oleh serunai (Chromolaena odorata) dapat disebabkan oleh aksi dari radikal bebas dalam meningkatan kadar enzim antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar alkaloid tiga jenis pelarut yang berbeda berdasarkan tingkat kepolaran nya yakni n-heksan, n-butanol dan etil asetat dengan metode spektrofotometri UV-Vis. Adapun tahapan penelitian ini yaitu sampel serunai yang dilakukan maserasi terlebih dahulu dengan etanol 70%, kemudian dilakukan fraksinasi dengan menggunakan tiga jenis pelarut yang berbeda tingkat kepolaran nya yaitu n-heksan, n-butanol dan etil asetat. Selanjutnya dilakukan pengujian kadar alkaloid total dengan menggunakan spektrofotometer Uv-Vis pada panjang gelombang 290 nm. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Kadar alkaloid total pada masing-masing fraksi yaitu, n-heksan sebesar 0,0483%, pada fraksi n-butanol sebesar 0,0196%, dan pada fraksi etil asetat sebesar 0,0125%. Dari hasil tersebut dapat diketahui bahwa kadar alkaloid paling tinggi berada pada pelarut n-heksan, yaitu sebesar 0,0483%.
ANALISIS KESESUAIAN PERESEPAN OBAT PASIEN BPJS DENGAN FORMULARIUM PUSKESMAS DI PUSKESMAS PEKAUMAN KOTA BANJARMASIN PERIODE JANUARI–MARET 2024 Abdi, Muhammad; Ramadhani, Juwita; Hasniah, Hasniah; Feteriyani, Rina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.39242

Abstract

Puskesmas adalah fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama yang bertugas mengawasi dan menyelenggarakan pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif, dan paliatif. Puskesmas menyelenggarakan pelayanan resep sebagai salah satu komponen pelayanan kefarmasian. Pelayanan kefarmasian yang berkualitas sangat penting untuk mendukung upaya kesehatan masyarakat individu dan program kesehatan masyarakat di pusat kesehatan. Formularium puskesmas dirancang untuk menetapkan dan mengatur obat yang digunakan dalam pengobatan, memastikan kesesuaiannya dengan penyakit dan kebutuhan obat di puskesmas. Kesesuaian terhadap formularium saat meresepkan obat sangat penting untuk meningkatkan kualitas mutu pelayanan. Resep yang tidak sesuai dengan formularium dapat berdampak buruk pada pelayanan kefarmasian yang kurang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian peresepan obat pasien BPJS dengan Formularium Puskesmas di Puskesmas Pekauman Kota Banjarmasin Periode Januari-Maret 2024. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif non-eksperimental dengan data yang dikumpulkan secara retrospektif menggunakan metode systemic sampling. Populasi data penelitian diambil dari penelusuran data resep di Puskesmas Pekauman pada periode Januari 2024 – Maret 2024 dengan sampel data yang digunakan sebanyak 402 resep. Dari penelitian yang telah dilakukan ditemukan tingkat kepatuhan dalam penulisan resep sesuai dengan formularium (95,02%) jika diukur berdasarkan lembar resep, dan (98,33%) ketika diukur berdasarkan jumlah item obat pada resep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resep yang di analisis belum sepenuhnya memenuhi standar Formularium Puskesmas.
Rasionalitas Penggunaan Obat Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II Di Puskesmas Kota Martapura Tahun 2023 Normila, Normila; Soemarie, Yulistia Budianti; Ramadhani, Juwita
Journal of Islamic Pharmacy Vol 10, No 1 (2025): J. Islamic Pharm.
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jip.v10i1.32341

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 dikatakan sebagai gangguan metabolisme yang umum di dunia, penyakit ini disebabkan oleh rusaknya sekresi insulin oleh sel ẞ pankreas serta ketidakmampuan jaringan tubuh dalam merespon insulin. Tujuan studi ini agar mengetahui rasionalitas pengobatan diabetes melitus tipe 2 pada pasien di Puskesmas  Kota Martapura di Kabupaten Banjar tahun 2023.  Metode yang dimanfaatkan agar studi ini ialah non-eksperimental observasional bersama rancangan studi deskriptif serta pengambilan data secara retrospektif. Sampel penelitian sebanyak 173 dengan menggunakan rekam medis pasien diabetes melitus tipe 2 yang dianalisis kesesuaiannya dengan standar PERKENI 2019 penelitian ini juga menggunakan probability sampling dalam pengambilan sampel.  Hasil penelitian berdasarkan demografi pasien pada jenis kelamin yang paling banyak ialah perempuan, sebanyak 64%, pekerjaan pasien terdapat Ibu rumah tangga 29%, paling tinggi dan rentang umur pasien ditemui 47,89% pada rentang 56-65 tahun. Jumlah penyakit penyerta pasien yang banyak ditemui DM Tipe 2 dengan  Hipertensi 46%.  Hasil evaluasi rasionalitas  ditemukan di Puskesmas Kota Martapura memiliki tepat indikasi (99%) serta  tidak tepat (1%), tepat pasien 100%, tepat obat 100%. Tepat dosis 100%,  cara pemberian obat  sebesar 100%, tepat interval waktu pemberian  98 % tidak tepat 2%, tepat lama pemberian obat sebesar 100% tepat.  
Effect of Yellow Root Ethanol Extract (Fibraurea tinctoria Lour.) on Liver Histopathology of Paracetamol-Induced Male Swiss Webster Mice Safari, Astina; Ramadhani, Juwita; Fauzi, Muhammad; Pratama, Rizki R.
Pharmacology and Clinical Pharmacy Research Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Padjadjaran, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15416/pcpr.v10i1.55680

Abstract

The public most commonly uses paracetamol, an analgesic antipyretic drug available over-the-counter without a doctor's prescription. The use of toxic doses can cause centrilobular necrosis, where paracetamol will form excessive N-acetyl-p-benzoquinone-imine (NAPQI), causing there to be insufficient glutathione to convert NAPQI into non-toxic compounds. The antioxidant activity of yellow root (Fibraurea tinctoria Lour.) can shield the liver from paracetamol-induced liver damage. This study aims to determine the hepatoprotective effect of an ethanol extract of yellow root (Fibraurea tinctoria Lour.) on the liver histopathology picture of mice (Mus muscular) induced by paracetamol. The study used 30 mice divided into six groups, namely healthy control (s), negative control (Nacmc), positive control (curcuma), treatment 1 given (75 mg/kg BW), treatment 2 (150 mg/Kg BW), and treatment 3 (300 mg/kg BW). Following a 7-day administration period, we initiated induction on the 8th day, and 24 hours later, we executed necropsy on all mice. Subsequently, we extracted their liver organs for histopathological preparations using hematoxylin eosin (HE) staining. The results showed that an ethanol extract of yellow roots (Fibraurea tinctoria Lour.) at a dose of 300 mg/kg BW had an effect on the histopathological picture of the liver of male Swiss Webster mice (Mus musculus) because it was able to maintain liver condition when given a dose of 300 mg/Kg BW.    
IMPACT OF IRON SUPPLEMENT TABLET COMPLIANCE ON HEMOGLOBIN LEVELS IN PREGNANT WOMEN Ramadhani, Juwita; Hasniah; Anggi Saputri, Mutiara
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 2: Juli 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Iron Supplement Tablets (IST) are utilized to facilitate biological processes in the human body, particularly in hemoglobin synthesis, since the body requires iron minerals from these tablets. IST has 60 mg of iron (in the forms of Ferro Sulfate, Ferro Fumarate, or Ferro Gluconate) and 0.400 mg of Folic Acid. Administering iron supplementation therapy to pregnant women is one of the most effective methods to prevent and address nutritional anemia by elevating hemoglobin levels. This study aimed to assess the impact of adherence to IST consumption and the factors influencing hemoglobin levels in pregnant women. This research employs a quantitative methodology with a prospective design. This study employs a cross-sectional approach, wherein data is collected simultaneously during the distribution of the MARS-5 questionnaire scale. The population of 429 was determined using the Lemes Show formula, yielding 60 respondents. The results indicated that among 60 respondents, compliance among pregnant women was high (1.7%), moderate (90%), and low (8.3%). The study findings indicate that among pregnant women, 41.7% exhibited normal hemoglobin levels, 28.3% had mild anemia, 18.3% presented with moderate anemia, and 8.3% experienced severe anemia. The findings of this study indicated the impact of adherence to IST consumption on hemoglobin levels, with a chi-square test yielding a P-value of (<0.001). Additionally, parity factors influenced compliance with IST consumption, as evidenced by a chi-square test resulting in a P-value of (0.010).
PEMBERDAYAAN KESEHATAN MANDIRI SANTRI MELALUI TEKNOLOGI BUDIDAYA TOGA DAN PEMBUATAN JAMU BERBASIS PENINGKATAN IMUN DI PONDOK PESANTREN Pratama, Rizki Rahmadi; Fauzi, Muhammad; Ramadhani, Juwita; Andryanto, M. Hasan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i4.33053

Abstract

Abstrak: Pondok pesantren sering menghadapi masalah kesehatan di kalangan santri, terutama terkait dengan gangguan sistem imun tubuh yang rentan terhadap penyakit. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman santri mengenai manfaat Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dalam memperkuat sistem imun tubuh, serta memberikan keterampilan praktis dalam menanam dan mengolah TOGA menjadi jamu serbuk. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi sosialisasi, penyuluhan, dan workshop yang melibatkan 42 santri Pondok Pesantren Al-Fatih di Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut,di Kalimantan Selatan . Evaluasi dilakukan dengan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil yang dicapai menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sebesar 33,6%, dengan nilai rata-rata pre-test 63,4 dan post-test 84,7. Selain meningkatkan pengetahuan, peserta juga memperoleh keterampilan praktis dalam mengolah jamu serbuk, yang tidak hanya berguna untuk meningkatkan kesehatan, tetapi juga memberikan potensi ekonomi melalui produk herbal yang dapat dipasarkan.Abstract: Pesantren often face health issues among students, particularly related to immune system disorders that make them vulnerable to diseases. The objective of this community service is to enhance students' understanding of the benefits of Family Medicinal Plants (TOGA) in strengthening the immune system and provide practical skills in planting and processing TOGA into powdered herbal medicine. The methods used in this program include socialization, counseling, and workshops involving 42 students from Pondok Pesantren Al-Fatih in Pelaihari, South Tanah Laut Regency, South Kalimantan. Evaluation was conducted using pre-test and post-test to measure the improvement in participants' understanding. The results showed a 33.6% increase in participants' knowledge, with an average pre-test score of 63.4 and post-test score of 84.7. In addition to improving their knowledge, participants gained practical skills in processing powdered herbal medicine, which not only contributes to enhancing health but also provides economic potential through herbal products that can be marketed.
PERAN SEKRETARIS PROFESSIONAL DALAM ERA INFORMASI DAN TEKNOLOGI Ramadhani, Juwita
Jurnal Sekretari Universitas Pamulang Vol. 1 No. 1 (2013): Jurnal Sekretari
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/skr.v1i1.610

Abstract

AbstrakSaat ini Teknologi informasi dengan semua fasilitas memainkan peran utama dalam menciptakan perubahan dan merupakan sebuah kebutuhan dalam suatu perusahaan, terutama dalam kaitannya dengan pengumpulan, pengolahan dan penyajian data serta penyajian garis perusahaan. Kasus ini tidak terlepas dari peran sekretaris sebagai pusat informasi, yaitu peranan sekretaris di era di teknologi informasi.Oleh karena itu, mengerti teknologi sangat penting sebagai syarat utama untuk menjadi sekretaris professional dalam menangani pekerjaan rutinitas sehari-hari mereka, seperti menangani email, fax, dan juga website. Meningkatkan keterampilan untuk memiliki melek teknologi diperlukan untuk mendukung sekretaris professional dalam menjalankan tugas perusahaan dan menangani tugas sehari hari. Sekretaris masa depan dituntut untuk mampu berpikir kritis dan bertindak secara professional dan melek teknologi. Profesional dalam hal ini adalah bekerja dengan sungguh-sungguh sebagaimana yang dituntut dalam profesinya
Sosialisasi Dagusibu Obat Hipertensi dan Diabetes Melitus: Di Desa Semangat Dalam RT 31 Handil Bakti Ramadhani, Juwita; Erlianti , Karina; Fauzi , Muhammad
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Kalam Vol. 3 No. 3 (2024): Pemberdayaan Potensi Masyarakat Untuk Peningkatan Kemampuan Hidup Sehat
Publisher : Prisani Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70704/jpk.v3i3.297

Abstract

Hypertension and diabetes mellitus are degenerative diseases. Degenerative diseases arise when body cell function declines from a normal to a worse state. Degenerative diseases are still the world's leading cause of death. Overweight or obesity, along with unhealthy lifestyle choices such as consuming low-nutrient instant foods, foods containing preservatives, artificial sweeteners and colorings, and foods high in saturated fat and sodium, are the main causes of this disease. Other factors that contribute to degenerative diseases include high levels of pollution, smoking habits, and excessive alcohol consumption. Therefore, the Community Service Team from the Faculty of Pharmacy in Semangat Dalam Village is conducting community service activities. The team will employ methods such as socialization, discussions, and question-and-answer sessions. The outcomes will help overcome the participants' lack of knowledge regarding the safe and proper ways to obtain, use, store, and dispose of medications.
Peningkatan Masyarakat Cermat Menggunakan Obat di Desa Tatah Mesjid Handil Bakti Fauzi, Muhammad; Ramadhani, Juwita; Hasniah, Hasniah; Susanto, Didi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Kalam Vol. 3 No. 3 (2024): Pemberdayaan Potensi Masyarakat Untuk Peningkatan Kemampuan Hidup Sehat
Publisher : Prisani Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70704/jpk.v3i3.298

Abstract

Antibiotics are drugs used to treat patients with bacterial infections. Antibiotics must be used rationally, accurately, and safely. Antibiotics are supposed to be obtained with a doctor's prescription. Public service activities by the UNISKA MAB Banjarmasin Pharmaceutical Faculty team were carried out in Tatah Mesjid Handil Bakti Village. The methods to do this are lectures, questions and health checks. The result is an understanding of helping people use medicines wisely as antibiotics for long-term health security
Qualitative Analysis of COVID-19 Vaccine Reactogenicity in Banjarmasin City, South Kalimantan During the Pandemic Muliyani, Muliyani; Isnani, Nazhipah; Annisa, Rahmi; Ramadhani, Juwita
International Journal of Health and Pharmaceutical (IJHP) Vol. 5 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijhp.v5i4.457

Abstract

The World Health Organization (WHO) officially recognized COVID-19 as a pandemic. By March 29, 2020, global cases had reached 634,835 with 33,106 fatalities. In Indonesia, there were 1,528 confirmed infections and 136 deaths. According to Indonesia's Presidential Regulation No. 99 of 2020, the government is expediting the acquisition of COVID-19 vaccines and the vaccination program to combat the pandemic. COVID-19 has spread extensively across nearly all provinces in Indonesia. The government remains committed to gradually delivering safe, high-quality, and effective vaccines. Despite these efforts, many people remain hesitant about vaccination due to concerns over side effects and vaccine safety. This study aims to qualitatively analyze the reactogenicity of COVID-19 vaccines. Using a descriptive observational qualitative design, informants were selected through purposive sampling. Reported side effects include drowsiness, injection site pain, increased appetite, fever around 38-39°C, weakness, recurrence of asthma, chest tightness, cough, and runny nose. The most common reactions observed were fever up to 39°C (18.51%) and vomiting (11.11%).