Claim Missing Document
Check
Articles

PEMANFAATAN KOMBINASI EKSTRAK BUAH NANAS DAN PEPAYA UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS DAGING ITIK PETELUR AFKIR Aju Tjatur Nugroho Krisnaningsih; Dyah Lestari Yulianti
BUANA SAINS Vol 15, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.477 KB) | DOI: 10.33366/bs.v15i1.343

Abstract

One alternative to meet the needs of the market and the increasing availability of public interest will be the consumption of meat, it can be done by utilizing the potential of laying duck meat rejected. This study aims to determine the quality of the meat rejected by the use of a combination of pineapple and papaya extracts. The method used is an experimental study using a completely randomized design (CRD). Soaking duck meat with the addition of a combination of salvage pineapple and papaya fruit extract that consists of 4 levels: 0% Pineapple: 0% Papaya, Pineapple 25%: 75% Papaya, Pineapple 50%: 50% and 75% Pineapple Papaya: Papaya 25%. Data were analyzed using Variant Analysis and continued with Duncan's multiple range test if there is a difference. The results showed a significant difference to the levels of protein, fat and meat tenderness (P0.05) rejects laying duck meat
OPTIMALISASI PRODUKTIVITAS KAMBING PERANAKAN ETAWAH DENGAN PEMANFAATAN LIMBAH PERTANIAN TERFERMENTASI DAN SUPLEMENTASI LIMBAH INDUSTRI Aju Tjatur Nugroho Krisnaningsih; Waluyo Edi Susanto
Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.379 KB)

Abstract

The purpose of this research was to increase productivity Peranakan etawah (PE) goat with fermented hay corn and gamalleaves supplementation and tofu solid waste.Methods used Complete Random Design (RAL) through the test of fermented hay corn (JF) , gamal (G) , and tofu solid waste (AT). Feed Treatment consist of: (P0 = 60% JF + 40% G + 0% AT; P1 = 50% JF + 40% G + 10% AT; P2 = 40% JF + 40% G + 20% AT; P3 = 30% JF + 40% G + 30% AT).Each treatment repeated as much as 3 times.Parameters examined was feed consumption and weight gain and feed conversion of PE goat.When treatment give significant effect then followed by the Least Significant Different (LSD) Based on results of research showed that the utilization of agricultural and industrial wastegive significant different (P<0.01 ) against consumption, weight gain, feed conversion of PE goat.P2 treatment with composition 40 % fermented hay corn + 40 % gamal + 20 % tofu solid waste provide optimal results compared another feed treatment with feed consumption of 978,95 gram, body weight gain 102,15 gram and lowest feed conversion was 9,59. The Conclusions of this research wasfermented hay corn and gamalleaves supplementation and tofu solid waste can increase productivity of PE goat in terms of feed consumption, body weight gain and feed conversion.Suggested agricultural and industrial wasteutilization with 40% fermented hay corn + 40% gamal + 20% tofu solid waste to increase productivity and goats.
KUALITAS SEMEN SEGAR SAPI LIMOUSIN PADA LAMA SIMPAN YANG BERBEDA Enike Dwi Kusumawati; Hillarius Betu; Aju Tjatur Nugroho Krisnaningsih; Syam Rahadi
Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.303 KB) | DOI: 10.32503/fillia.v3i1.162

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas semen segar sapi limousin dengan lama simpan yang berbeda. Penelitian dilakukan di Balai Besar Inseminasi Buatan Singosari Malang dan Laboratorium Fakultas Peternakan Universitas Kanjuruhan Malang. Variabel dalam penelitian meliputi motilitas dan viabilitas semen segar sapi limousin. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan menggunakan rancangan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh lama simpan yang sangat nyata (P<0,01) baik yang menggunakan pengencer maupun tanpa pengencer terhadap motilitas dan viabilitas spermatozoa semen segar sapi limousin. Motilitas dengan lama simpan baik yang menggunakan pengencer maupun tanpa pengencer 12, 9, 6, 3 dan 0 jam menunjukkan nilai yang lebih baik yaitu 70% dari pada lama simpan 15,18, 21 dan 24 jam yaitu hanya mencapai 25%. Tetapi tidak ada pengaruh (P>0,01) penggunaan pengencer dan tidak ada interaksi antara lama simpan dan penggunaan pengencer terhadap motilitas dan viabilitas spermatozoa semen segar sapi limousin. Kesimpulan dari hasil penelitian ini yaitu motilitas dan viabilitas tertinggi diperoleh pada perlakuan semen segar sapi pejantan limousin pada suhu 25-27oC selama 0 jam baik dengan menggunakan pengencer maupun tanpa pengencer sebesar 70% dan 93%. Sedangkan terendah diperoleh pada penelitian dengan suhu 25-27oC sebesar 20% dan 56,99%. Berdasarkan penelitian ini maka disarankan untuk menggunakan semen segar pada suhu 25-27oC tidak lebih dari 3 jam
PELUANG BISNIS OLAHAN SUSU KAMBING Enike Dwi Kusumawati; Aju Tjatur Nugroho Krisnaningsih; Henny Leondro; Tri Ida Wahyu Kustyorini; Dimas Pratidina Puriatuti Hadiani; Syam Rahadi
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) CIASTECH 2018 "Inovasi IPTEKS untuk mendukung Pembangunan Berkelanjutan"
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (916.134 KB)

Abstract

Aplikasi PPUPIK untuk menghasilkan bibit kambing PE dan aneka olahan susu dengan memanfaatkan bahan baku lokal akan memberikan dampak sosial melalui penyerapan tenaga kerja. Upaya tersebut akan memberikan stimulus bagi petani/peternak di daerah Malang dan sekitarnya untuk mengembangkan sistem peternakan yang efisien dengan memanfaatkan semen pejantan unggul, pemanfaatan complete feed berbasis limbah pertanian, dan pembuatan yoghurt dengan penambahan bahan lokal yang potensial dan bernutrisi tinggi. Produk yang dihasilkan akan dipasarkan secara berjenjang dari taraf lokal, kota Malang, wilayah Malang raya, Jawa Timur ataupun secara nasional. Pemasaran menggunakan beberapa metode diantaranya dari mulut kemulut, pembuatan brosur, sosial media (FB, twitter, instagram, dan lain-lain) dan website online store.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENGOLAHAN SUSU AFKIR DI DESA KEMANTREN KECAMATAN JABUNG Waluyo Edi Susanto; Enike Dwi Kusumawati; Aju Tjatur Nugroho Krisnaningsih; Henny Leondro; Dimas Pratidina Puriatuti Hadiani; Tri Ida Wahyu Kustyorini; Syam Rahadi
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) CIASTECH 2018 "Inovasi IPTEKS untuk mendukung Pembangunan Berkelanjutan"
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (936.358 KB)

Abstract

Pelatihan dan pendampingan produk olahan susu di desa Kemantren kecamatan Jabung Kabupaten Malang ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan peternak dalam pemanfaatan susu afkir menjadi  produk susu yang memiliki nilai jual, sehingga nantinya dapat memberikan keuntungan bagi peternak. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah diskusi tanya jawab terkait permasalahan yang dihadapi, penyuluhan/penyadaran  dan pelatihan, serta pendampingan sehingga dapat menjadi solusi untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat desa terutama kelompok peternak. Nilai tambah yang lain dari program pengabdian masyarakat ini adalah memberdayakan istri anggota peternak untuk mengisi waktu luang dengan membuat produk olahan susu yang mudah dibuat, serta bermanfaat bagi kesejahteraan  keluarga. Berdasarkan hasil pelaksanaan program pengabdian menunjukkan peningkatan pengetahuan dan pemahaman serta penguasaan masyarakat  tentang pengolahan  susu afkir. Dengan demikian  dapat disimpulkan bahwa kegiatan program pengabdian pada masyarakat ini dapat mendorong dan mendukung mitra untuk menciptakan dampak  yang positip bagi  kemandirian dan peningkatan produktivitas masyarakat.
IbM KELOMPOK PETERNAK SAPI PERAH DI DESA KEMIRI KECAMATAN JABUNG KABUPATEN MALANG Aju Tjatur Nugroho Krisnaningsih; Wiji Setiyaningsih
Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Vol 3, No 1 (2018): June 2018
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/abdimas.v3i1.2249

Abstract

Program pengabdian masyarakat pada kelompok peternak sapi perah di desa Kemiri Kecamatan Jabung Kabupaten Malang ini bertujuan untuk memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi dengan melakukan upaya yaitu: a) Alih teknologi pembuatan produk pakan ternak melalui teknik fermentasi (silase) untuk menyediakan pakan hijauan yang berkualitas secara kontinyu terutama di musim kemarau dengan biaya yang murah, b) Alih teknologi pengolahan pakan fermentasi berbasis potensi lokal, sehingga dapat disubtitusikan sebagai pakan ternak untuk menghemat biaya pakan terutama konsentrat, peternak dapat mengurangi pengeluaran untuk biaya pakan ternak dari biaya semula untuk pemeliharaan 3 ekor sapi sebesar Rp.118.950,-/hari menjadi  Rp.51.450,-/hari, sehingga ada tambahan pendapatan untuk peternak, c) Alih teknologi pengolahan susu sehingga keluarga peternak dapat menghasilkan produk susu yang memiliki nilai tambah harga jual dan nilai ekonomi susu selain menjual susu segar (diversifikasi). Target program kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah 1) meningkatkan pemahaman dan ketrampilan peternak dalam pemanfaatan teknologi pengolahan bahan pakan ternak dan teknologi pengolahan susu, 2) Kelompok peternak dapat mengadopsi pembuatan produk pakan ternak dan olahan susu secara mandiri, 3) Dapat meningkatkan kualitas produk pakan, produksi susu sehingga bermanfaat untuk peningkatan pendapatan mitra. Metode kegiatan yang digunakan adalah diskusi/penyadaran melalui tanya jawab terkait masalah di lapang dan solusinya, pelatihan, demoplot teknik pembuatan produk pakan dan olahan hasil ternak yang berkualitas  dan bernilai ekonomi serta pendampingan dan evaluasi untuk memberi solusi atas kendala adopsi teknologi di lapang. Didalam pelaksanaan program melibatkan mahasiswa untuk membantu sosialisasi dan introduksi teknologi. Peran aktif mitra pada kegiatan pengabdian masyarakat sangat menunjang keberhasilan program, dalam hal ini diwujudkan dengan kontribusi penyediaan tempat dan perlengkapannya untuk kegiatan, pengadaan ternak dan kandang untuk proses alih teknologi dan berpartisipasi untuk terlibat langsung dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh tim pengabdi sesuai jadwal yang ditentukan dengan respon interaksi positif dan antusiasme. Program IbM ini mendapatkan respon yang baik dari mitra kelompok peternak sapi perah serta meningkatkan motivasi peternak untuk  mengaplikasikan teknologi fermentasi silase dan olahan susu pada kegiatan usaha peternakan mereka yang sebelumnya tidak dilakukan pemanfaatan dan pemeliharaan secara optimal. DOI: https://doi.org/10.26905/abdimas.v3i1.2249
Pelatihan Olahan Ikan Lele Untuk Pemberdayaan Keluarga Awak Angkutan Terdampak Covid-19 Aju Tjatur Nugroho Krisnaningsih; Tri Ida Wahyu Kustyorini; Dimas Pratidina Puriastuti Hadiani; Waluyo Edi Susanto; Ari Brihandhono
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (J-ABDIMAS) Vol 9 No 2 (2022): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT 2022
Publisher : Publisher UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jabdimas.v9i2.174

Abstract

Program pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan teknologi guna peningkatan pendapatan keluarga awak angkutan umum melalui produk yang memiliki nilai manfaat dan ekonomis dari olahan ikan lele serta limbah ikan yang berupa tulang dan duri menjadi produk fillet maupun crispi. Metode yang digunakan adalah sosialisasi, diskusi, penyuluhan, pelatihan dan percontohan/demoplot alih teknologi yang diterapkan. Kegiatan ini melibatkan Mitra untuk aktif terlibat langsung mengikuti kegiatan. Selanjutnya dilakukan pendampingan untuk meningkatkan pemahaman dan ketrampilan Mitra dalam mengadopsi alih teknologi yang telah disampaikan oleh Tim Pengabdi. Berdasarkan hasil analisa secara deskriptif memberikan peningkatan pengetahuan dan pemahaman dari Mitra terkait transfer teknologi pencabutan tulang dan duri dari daging ikan lele dan pengolahan duri ikan dan peningkatan ketrampilan Mitra untuk membuat produk olahan dengan benar. Kesimpulan dari pengabdian masyarakat ini adalah pelatihan alih teknologi pencabutan tulang dan duri dari daging ikan lele dan pengolahan produk mampu meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan serta pendapatan keluarga awak angkutan. Berdasarkan hasil evaluasi disarankan untuk Mitra mengikuti SOP sesuai standar kualitas pengolahan produk.
Pengaruh penambahan pati talas lokal (colocasia esculenta) sebagai stabilizer terhadap total padatan terlarut Dan kadar air yogurt pada suhu pasteurisasi 90°C Aju Tjatur Nugroho Krisnaningsih; Dimas Pratidina Puriastuti Hadiani; Maria Meryana Fila
Jurnal Sains Peternakan Vol 7 No 2 (2019): Jurnal Sains Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jsp.v7i2.4013

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Terpadu Fakultas Peternakan, Universitas Kanjuruhan Malang dan Laboratorium Teknologi Pangan Universitas Brawijaya Malang, pada tanggal 30 Oktober sampai tanggal 31 November 2016. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan pati talas (Colocasia esculenta) terhadap total padatan terlarut dan kadar air yogurt pada suhu pasteurisasi 90°C. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah susu sapi segar, susu skim 2%, starter bakteri Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophillus 2%, dan pati talas. Metode yang digunakan adalah percobaan Laboratorium dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan yaitu penambahan pati talas P0=0%, P1=0,5%, P2=1%, P3=1,5%, masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis ragam, apabila terdapat perbedaan maka dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Variabel yang diamati meliputi total padatan terlarut dan kadar air yogurt. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan level pati talas (Colocasia esculenta) memberikan perbedaan yang sangat nyata (P<0,01) terhadap total padatan terlarut dan kadar air yogurt. Nilai total padatan terlarut yogurttertinggi pada penambahan pati talas 1,5% sebesar 21,96% kemudian berturut-turut level pati 1%, 0,5%, 0% sebesar19,69%, 18,33% dan 17,35%. Nilai kadar air yogurt pada penambahan pati talas 1,5% menghasilkan nilai terendah sebesar 77,36% kemudian berturut-turut level pati1%=80,50%, 0,5%= 81,56% dan 0% = 83,35%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penambahan pati talas sebagai stabilizer sebesar 1,5% menghasilkan kualitas yogurt yang optimal ditinjau dari total padatan terlarut dan kadar air yogurt pada suhu pasteurisasi 90°C. Disarankan adanya penelitian lanjutan untuk mengetahui kualitas yogurt dengan penambahan pati talas diatas 1,5%.
External and Internal Qualities of Chicken Eggs Early Production at Various Storage Times at Room Temperature Aju Krisnaningsih; Henny Leondro; Fabiana Lija; Alfindo Agung Setiawan
Jurnal Ilmu dan Teknologi Hasil Ternak (JITEK) Vol. 18 No. 1 (2023)
Publisher : Faculty of Animal Science Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jitek.2023.018.01.7

Abstract

Eggs are one of the consumed foods that contain many essential amino acid nutrients such as lysine, tryptophan, and methionine. Egg quality can be seen from the storability of eggs after they are produced. This study aims to evaluate the effect of various storage lengths on the external and internal quality of chicken egg consumption of the Isa Brown strain at the beginning of production at room temperature. The research method is a Laboratories experiment using a Complete Randomized Design. The study treatment consisted of egg storage duration for 0 days (P0), 7 days (P1), 14 days (P2), and 21 days (P3) with 4 repeats and each test unit of 4 eggs. The research variables include external qualities: egg weight, egg index, shell weight, and eggshell thickness, then internal qualities: egg white index, yolk index, yolk color, and egg pH. The data obtained in this study were analyzed with ANOVA, if there are differences between treatments, then proceed with the the Least Significant Differenttest. The results showed that the duration of deviation had a very noticeable influence (P<0.01) on the external quality of the egg including:egg weight, weightand thickness of the eggshell, and no influence (P>0.01) on the egg index. The length of storage also has a very noticeable influence on the internal quality of eggs (P<0.01). Based on the results of the study, it can be concluded that the initial chicken eggs of production at a storage duration of up to 21 days at room temperature experience a decrease in external and internal qualities but still meet the Standards National Indonesia 3926:2008
Program Penyuluhan Teknologi Pengolahan Pakan Ternak Ruminansia Di Kelurahan Tlogowaru Kedungkandang Aju Tjatur Nugroho Krisnaningsih; Henny Leondro; Ari Brihandhono
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 1 (2023): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT 2023
Publisher : P3M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/abdimas.v10i1.3401

Abstract

Tujuan program pengabdian kepada masyarakat (PKM) di Kelurahan Tlogowaru Kedungkandang untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan kelompok petani peternak memanfaatkan limbah pertanian menjadi bahan pakan ternak ruminansia yang memiliki nutrisi dan daya cerna yang tinggi, sehingga pada saat musim kemarau, tidak mengalami kesulitan mencari pakan ternak. Target khusus pelaksanaan program yaitu transfer ilmu dan teknologi pembuatan pakan ternak berbasis limbah pertanian. Metode yang dilakukan dalam penyuluhan ini adalah sosialisasi, penyadaran, pelatihan/demplot, pendampingan, monitoring dan evaluasi serta keberlanjutan program. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan dan pemahaman serta penguasaan teknik tentang introduksi teknologi pengolahan pakan silase dan amoniasi pada mitra kegiatan. Mitra mampu melaksanakan dan mempraktekkan sendiri seperti yang dicontohkan oleh tim pengabdi dengan benar. Kegiatan program pengabdian pada masyarakat ini dapat mendorong dan mendukung mitra untuk menciptakan dampak yang positip bagi kesejahteraan, kemandirian dan peningkatan produktivitas usaha peternakan.
Co-Authors Abi, Veronika Krisnawati Abrori, Yuridlo Jaka Aditya Umbu Kulli Walangara Alfindo Agung Setiawan Aswin Kurniawan Brihandhono Brihandhono Brihandhono, Ari Dewi Khosiya Robba Didakus Santitores Didik Wahyudi Dimas Pratidina Puriastuti Dimas Pratidina Puriatuti Hadiani Dimas Zulfikar Hanif Djalal Rosyidi Doroteus Popot Simi Dwi Agus Setiawan Dwi Gusmalawati Dyah Lestari Yulianti Dyah Lestari Yulianti Dyah Lestari Yulianti Dyah Lestari Yulianti Dyah Setyawati Dyah Tuwi Ramsiati Egidius Ulus Ethelburg Rafael Warin Hera Fabiana Lija Fachturohman, Muchammad Fahmi Arif Zakaria Falensio Yano Karo Ferdianus Nono Hadiani, Dimas Pratidina Puriastuti Hillarius Betu Ikhwan, Amin Nur Imam Thohari Jenitha Verawati Fallo Juventus Peso Karisman, Prelis Kornelis Tamo Ama Kris Nur Utomo Kupertus M Radang Kusumawati, Enike Dwi Laurensius Geofri Killa Leondro, Henny Lesmin Yigibalom Lilik Eka Radiati M. Nur Ihsan Magdalena Meo Maria Korsini Bagus Maria Meryana Fila Maris Kurniawati Melody Yoman Meo, Magdalena Mochammad Chanafi Moh Yunus Bahtiar Nur Khoiriyah Oke Anandika Lestari Peni Wahyu Prihandini Permata Ika Hidayati Philipus Pati Pelang Sekosi Pranata, Yudi Wiliyam Prihandini, Peni Wahyu Puguh Surjowardojo Puguh Surjowardojo purwadi purwadi Revi Selvian Revi Selviana Santitores, Didakus Selvinus Lawu Woli Selvinus Lawu Woli Sembiring, Rinawati Syam Rahadi Tri Ida Wahyu Kustyorini Wahyuni Indah Wulansari Walangara, Aditya Umbu Kulli Waluyo Edi Susanto Waluyo Edi Susanto Waluyo Edi Susanto Waluyo Edi Susanto Susanto Wempilianus Bai Ria Widya Hanum Sari Pertiwi, Widya Hanum Wiji Setiyaningsih Yohanis PIndu Amah Yopianus Anamila Yuli Arif Tribudi Yulianti, D. L. Yulianti, Diyah Lestari