Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

GAYA BAHASA DALAM BERITA ACARA PEMERIKSAAN (BAP) OLEH PENYIDIK DI POLRES CIAMIS Permata, Tresna Ayu; Hendaryan, R; Hidayatullah, Asep
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 2 (2025): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v9i2.19204

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan karakteristik gaya bahasa yang digunakan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di Polres Ciamis. Fokus utama penelitian terletak pada klasifikasi gaya bahasa berdasarkan teori Keraf, yaitu berdasarkan pilihan kata, nada, struktur kalimat, dan langsung tidaknya makna. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik dokumentasi terhadap sepuluh dokumen BAP dari tiga unit kepolisian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya bahasa dalam BAP cenderung formal, teknis, dan menggunakan ragam bahasa hukum yang khas. Analisis mendalam terhadap gaya bahasa ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam peningkatan kualitas komunikasi hukum serta sebagai referensi dalam studi linguistik forensik.
PELATIHAN LITERASI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING) SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PROFESIONALISME GURU DI KABUPATEN GARUT Mulyati, Yeti; S. Damayanti, Vismaia; Sastromiharjo, Andoyo; Hidayatullah, Asep; Permana, Indra; Sulaiman, Zoni; Sari, Faradilla Intan
Abdimas Galuh Vol 5, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v5i2.10684

Abstract

Pemahaman mengenai model pembelajaran berbasis proyek sangat penting dalam mendukung keterampilan siswa pada kurikulum merdeka belajar. Permasalahan prioritas guru mata pelajaran bahasa Indonesia yang terhimpun dalam organisasi MGMP bahasa Indonesia di Kabupaten Garut adalah kurangnya pemahaman terhadap model pembelajaran. Hal tersebut terbukti dari hasil kuesioner, rata-rata peserta tidak mengetahui secara komprehensif mengenai model pembelajaran berbasis proyek. Solusi yang ditawarkan untuk mengatasai permasalahan pada mitra adalah dengan pemberian materi awal yang meliputi materi tentang konsep dasar, karakteristik, tujuan, keunggulan, kelemahan, dan tahapan atau alur model pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning). Langkah selanjutnya, peserta melakukan simulasi pelaksanaan model pembelajaran berbasi proyek yang meliputi: (1) orientasi peserta didik pada masalah; (2) mengorganisasikan peserta didik untuk belajar; (3) membimbing penyelidikan individu maupun kelompok; (4) Mengembangkan dan menyajikan hasil karya; dan (5) menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah, dan diakhiri dengan mendiskusikan kompetensi dasar kelas X, XI, dan XII yang relevan disampaikan menggunakan model pembelajaran berbasis proyek (project Based Learning). Melalui metode tersebut, pemahaman model pembelajaran berbasis proyek peserta meningkat yang dibuktikan melalui tugas yang telah dikerjakan.
PELATIHAN TATA BAHASA BAKU BERMUATAN KARAKTER PANCASILA PADA KELOMPOK PUSAT INFORMASI KONSELING REMAJA (PIK-R) DI KABUPATEN CIAMIS Hidayatullah, Asep; Mulyani, Sri; Andini, Siti; Munir, Sirojul
Abdimas Galuh Vol 5, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v5i2.10279

Abstract

Penguasaan tata bahasa sangat penting dalam mendukung keterampilan berbicara dan menulis. Permasalahan prioritas kelompok PIKR adalah penguasaan tata bahasa yang rendah. Rendahnya penguasaan tata bahasa anggota kelompok PIKR terlihat dari seringkali menggunakan bahasa Indonesia yang dipadukan dengan bahasa gaul. Bukan itu saja, pada saat mengikuti acara formal, kebanyakan dari mereka juga masih menggunakan percampuran bahasa gaul. Karena penguasaan tata bahasa masih rendah, kemampuan menulis generasi muda anggota PIKR juga masih rendah. Nilai rata-rata prapelatihan mendapatkan nilai 60. Solusi yang ditawarkan untuk mengatasai permasalahan pada mitra adalah (1) pelatihan tata bahasa baku bermuatan karakter Pancasila I, (2) sesi tugas, kuis, dan umpan balik I, (3) pelatihan tata bahasa baku bermuatan karakter Pancasila II, dan (4) sesi tugas, penghargaan, dan umpan balik II. Tahapan dalam melaksanakan solusi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan mitra meliputi empat tahapan. Tahap pertama, pelatihan tata bahasa baku bermuatan karakter Pancasila I. Pada tahap ini diberikan pemahaman tentang konsep tata bahasa baku dengan materi tata bunyi dan bentuk. Tahap kedua, sesi tugas, kuis, dan umpan balik I. Tahap ketiga, dilakukan pelatihan lanjutan berkaitan dengan tata bahsa baku: tata makna. Tahap keempat, sesi tugas, penghargaan, dan umpan balik II. Tahap ini melanjutkan pengerjaan tugas berdasarkan hasil pelatihan kedua. Melalui metode tersebut, kemampuan tata bahasa peserta meningkat. Nilai pascapelatihan I mendapatkan nilai rata-rata 75 dan nilai pascapelatihan II mendapatkan nilai rata-rata 80.
Language attitudes of BIPA students (Indonesian for foreign speakers) towards Indonesian Hidayatullah, Asep; Mulyati, Yeti; Saputra, Dedi; Lixian, Xiao; Waeno, Mahamadaree
BAHASTRA Vol. 43 No. 1 (2023): BAHASTRA
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/bs.v43i1.320

Abstract

Having a positive attitude towards Indonesian is a necessity. To have good Indonesian language skills, BIPA students must have a positive attitude towards Indonesian. This study aims to describe the language attitudes of BIPA students towards Indonesian. The method used in this research is descriptive method. The data used in this study were collected through a questionnaire technique. The statements given consist of three aspects, namely language loyalty, language pride, and awareness of language rules. Data obtained through a questionnaire, processed quantitatively. As a result, most BIPA students (71.81%) have a positive attitude towards Indonesian.
Ki Hajar Dewantara's Noble Values in Traditional Blacksmithing Practices: A Descriptive Study Rina Agustini; Asep Hidayatullah; Yoni Sunaryo; Etika Rachmawati; Ilah; Ifani Hasbi Aulialillah; Selvia Salwa Firdausi; Siti Rohmah Anjani
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 5 No. 3 (2025): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v5i3.3360

Abstract

This study aims to describe the noble values ??of Ki Hajar Dewantara contained in the traditional practices of blacksmiths. The values ??studied include moral values, social values, independence values ??that include independence and responsibility, and cultural values ??or love of the homeland. The method used in this study is a quantitative descriptive method. The data in this study were obtained through a questionnaire technique given to seven blacksmiths as research respondents. The statements in the questionnaire consisted of four aspects, namely moral values, social values, independence values, and cultural values. The data obtained through the questionnaire were analyzed quantitatively using score calculations, averages, and percentages. The results of the study showed that the character values / virtuous values indicator of moral values ??obtained a percentage of 99.4%, honesty and exemplary indicators of 98.2%, social values ??of 97.1%, independence values ??of 94.8%, and cultural values ??of 94.8%. Thus, it can be concluded that the traditional practice of blacksmithing contains the noble values ??of Ki Hajar Dewantara which are reflected through polite attitudes, cooperation, responsibility, independence, and love for local culture as part of character education based on local wisdom.
KESANTUNAN BERBAHASA DALAM FILM ANCIKA : DIA YANG BERSAMAKU 1995 KARYA PIDI BAIQ Natasya Nizar Firdaus; Asep Hidayatullah; Siti Andini
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 (2026): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v10i2.24844

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik kesantunan berbahasa dalam tuturan antartokoh film Ancika: Dia yang Bersamaku 1995 karya Pidi Baiq berdasarkan prinsip kesantunan berbahasa. Penelitian ini dirancang dengan pendekatan kualitatif bersifat deskriptif dan menerapkan analisis isi sebagai teknik utamanya. Pengumpulan data dilakukan dengan cara menyimak dan mencatat dialog antartokoh secara sistematis, lalu tuturan yang terkumpul dipilah ke dalam dua kategori besar: tuturan yang mematuhi dan yang melanggar enam maksim kesantunan, meliputi kebijaksanaan, kedermawanan, pujian, kesederhanaan, kesepakatan, dan simpati. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 34 data pematuhan (83%) dan 7 data pelanggaran (17%). Pematuhan tertinggi ditemukan pada maksim pujian (21%), yang menggambarkan para tokoh konsisten mengutamakan penghargaan kepada mitra tutur. Pelanggaran terbanyak juga terdapat pada maksim pujian (29%), berupa tuturan yang memaksimalkan kecaman dan merendahkan orang lain. Dominasi pematuhan prinsip kesantunan mencerminkan nilai budaya Sunda yang menjunjung tinggi keharmonisan sosial, sebagaimana tampak melalui ungkapan silih asih, silih asah, dan silih asuh dalam interaksi antartokoh. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi kajian pragmatik dan bahan ajar kesantunan berbahasa dalam pembelajaran bahasa Indonesia.
SENDI GAYA BAHASA PADA KONTEN PEMASARAN DIGITAL PRODUK SKINCARE WARDAH DI PLATFORM TIKTOK Ai Resti Rahmawati; Asep Hidayatullah; Siti Andini
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 (2026): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v10i2.24841

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik sendi gaya bahasa pada konten pemasaran digital produk skincare Wardah di platform TikTok. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa 10 konten pemasaran digital produk skincare Wardah di platform TikTok. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, dokumentasi, simak, dan catat, kemudian dianalisis dengan mengklasifikasikan tuturan berdasarkan indikator kejujuran, sopan-santun, dan menarik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik sendi gaya bahasa dalam konten pemasaran digital Wardah, aspek kejujuran menjadi karakteristik paling dominan karena tuturan cenderung menyampaikan informasi produk secara jelas, tidak berbelit-belit, dan terarah. Namun pada aspek sopan-santun belum sepenuhnya optimal karena masih ditemukan klaim yang berlebihan dan ketidaktepatan korespondensi dengan fakta. Sementara itu, pada aspek menarik tampak melalui variasi bahasa santai, komunikatif, dan dekat dengan pengalaman audiens. Dengan demikian, karakteristik sendi gaya bahasa dalam konten Wardah menunjukkan bahwa bahasa promosi digital tidak hanya digunakan untuk menarik perhatian, tetapi juga berperan dalam membangun kejelasan informasi dan kepercayaan audiens.
GAYA BAHASA DALAM KONTEN CHANNEL YOUTUBE HIROTADA RADIFAN EDISI KRIMINAL Sadiyati Sadiyati; R. Hendaryan; Asep Hidayatullah
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 (2026): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v10i2.25085

Abstract

Penelitian ini berjudul “Gaya Bahasa dalam Konten Channel YouTube Hirotada Radifan Edisi Kriminal”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan karakteristik gaya bahasa yang digunakan oleh Hirotada Radifan dalam konten channel YouTube bertema kriminal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini berasal dari tuturan yang ada dalam konten channel YouTube edisi kriminal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian berupa tuturan yang terdapat dalam tiga video yang diunggah oleh Hirotada Radifan pada channelYouTube edisi kriminal selama periode Januari 2026 hingga Maret 2026, yaitu “Manajemen Palsu Pemandu Karaoke Batam”, “Nonton Ini Kalau Udah Buka Puasa Biar Gak Batal”, dan “H0r0r Tetangga Dijadiin Patung”. Data Penelitian ini adalah analisis terhadap penggunaan gaya Bahasa berdasarkan pada teori Keraf (2023). Hal ini mencakup gaya Bahasa berdasarkan pilihan kata (resmi, tak resmi, dan percakapan), gaya bahasa berdasarkan nada (sederhana, mulia dan bertenaga, dan menengah), gaya bahasa berdasarkan struktur kalimat (klimaks, antiklimaks, paralelisme, antitesis, dan repetisi), dan gaya bahasa berdasarkan langsung tidaknya makna (retoris dan kiasan). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik studi pustaka, simak, catat, dan dokumentasi. Sementara itu, analisis data terdiri reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 220 data gaya bahasa yang mencakup gaya resmi, tak resmi, percakapan, sederhana, mulia dan bertenaga, menengah, klimaks, antiklimaks, paralelisme, antitesis, repetisi, retoris, dan kiasan. Gaya bahasa yang paling dominan digunakan adalah gaya bahasa tak resmi dengan jumlah 35 data (15,91%), sementara gaya resmi merupakan yang paling sedikit digunakan dengan hanya 2 data (0,91%). Gaya bahasa tak resmi yang paling dominan digunakan menunjukkan bahwa Hirotada Radifan lebih suka menggunakan bahasa yang komunikatif, santai, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari audiens, sehingga informasi yang disampaikan menjadi lebih mudah untuk dipahami.Kata Kunci: Bahan Ajar Digital, Gaya Bahasa, Hirotada Radifan, Teks Berita, YouTube. This study is entitled "Language Style in the Content of Hirotada Radifan's YouTube Channel Criminal Edition". The purpose of this study is to describe the characteristics of the language style used by Hirotada Radifan in the content of the crime-themed YouTube channel. The method used in this study is descriptive qualitative. The data source in this study comes from the utterances contained in the content of the crime edition YouTube channel. This study uses a descriptive qualitative method. The research data source is the utterances contained in three videos uploaded by Hirotada Radifan on the crime edition YouTube channel during the period of January 2026 to March 2026, namely "Fake Management of Batam Karaoke Guides", "Watch This When You've Broken Your Fast So It Doesn't Break Your Fast", and "H0r0r Neighbors Made into Statues". The data of this study is an analysis of the use of language style based on Keraf's theory (2023). This includes language styles based on word choice (formal, informal, and conversational), language styles based on tone (simple, noble and powerful, and intermediate), language styles based on sentence structure (climax, anticlimax, parallelism, antithesis, and repetition), and language styles based on the directness of meaning (rhetorical and figurative). Data collection techniques are carried out through library research, listening, taking notes, and documentation. Meanwhile, data analysis consists of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study show that there are 220 language style data that include formal, informal, conversational, simple, noble and powerful, intermediate, climax, anticlimax, parallelism, antithesis, repetition, rhetorical, and figurative styles. The most dominant language style used is informal language style with a total of 35 data (15.91%), while the formal style is the least used with only 2 data (0.91%). The most dominant informal language style used shows that Hirotada Radifan prefers to use language that is communicative, relaxed, and close to the audience's daily life, so that the information conveyed becomes easier to understand.Keywords: Digital Teaching Materials, Hirotada Radifan, Language Style, News Text, YouTube.