Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Students’ Attitudes toward Indonesian Language and Coaching Model Design based on Local Wisdom Asep Hidayatullah; Vismaia Sabariah Damayanti; Yeti Mulyati; Andoyo Sastromiharjo
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 4 (2023): AL-ISHLAH: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v15i4.3169

Abstract

The objective of this study was to provide a description of students' attitudes towards the Indonesian language and to develop a model for promoting positive language attitudes.   The participants in this study consisted of 30 students from FTTE Galuh University.   The sample method employed in this study is a simple random sampling strategy.   The investigation employed a descriptive analytical method.   The required data for this study were obtained using a questionnaire technique and analysed through a series of processes including compilation, disassembly, reassembly, interpretation, and conclusion. As a result, language loyalty aspects get a score of 121 (80.67%), pride in language 112 (74.67%), and awareness of norms 114 (76%). Thus, it can be concluded that the majority of Galuh University FTTE students (77.33%) have a positive attitude towards Indonesian. The design of a coaching model to increase students' positive attitudes towards Indonesian was through practicum activities based on multiliteracy and Local wisdom.
Validitas Aspek Kebahasaan dan Keterbacaan dalam Pengembangan Bahan Ajar MKWU Bahasa Indonesia Berbasis Kearifan Lokal Asep Hidayatullah; Mulyani, Sri; Munir, Sirojul
GERAM: Gerakan Aktif Menulis Vol. 10 No. 1 (2022): GERAM: Gerakan Aktif Menulis
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Islam Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/geram.2022.vol10(1).9649

Abstract

This study aimed to describe the development of Indonesian language learning materials and determine the feasibility of learning materials' linguistic and legibility aspects. The R & D (Research and Development) method was used to achieve the research objectives. This research was started by assessing the potential and problems, collecting data, designing the product, validating, revising, and testing products. As a result, the learning materials developed in this study were in the form of printed teaching materials, namely brochures. The teaching materials consisted of four components: titles, basic competencies or subject matter, supporting information, and assessments. The development of learning materials focused on basic writing skills, namely the ability to use effective sentences, develop paragraph writing, academic writing, scientific articles, citing rules, and writing a bibliography. The assessment results show that the Indonesian language learning materials developed are in good category, with an average score of 3.75 and a feasibility level of 75% (adequate).
Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Film Miracle In Cell No.7 karya Hanung Bramantyo (Alternatif Media Pembelajaran Berdimensi Pendidikan Karakter) Katresna, Diktian Adha; Hendaryan, R.; Hidayatullah, Asep
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 2 (2024): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v8i2.15108

Abstract

Penelitian ini berjudul "Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Film Miracle In Cell No.7 karya Hanung Bramantyo (Alternatif Media Pembelajaran Berdimensi Pendidikan Karakter)." Latar belakang penelitian ini adalah karena pendidikan karakter saat ini belum efektif dalam membentuk karakter siswa, dengan hilangnya nilai-nilai positif sering disebabkan oleh segelintir siswa. Pendidikan karakter sangat penting dalam sistem pendidikan, dengan tujuan utama membentuk perilaku yang baik. Namun, dalam praktiknya, guru sering tidak optimal dalam pembelajaran, termasuk dalam penggunaan media pembelajaran. Penguasaan teknologi media pembelajaran, seperti media audio visual, sangat dibutuhkan. Film “Miracle In Cell No.7” karya Hanung Bramantyo adalah contoh media audio visual yang cocok untuk pembelajaran berbasis karakter. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi, teknik studi pustaka, teknik dokumentasi, teknik analisis, dan teknik mencatat. Fokus penelitian ini yaitu berupa nilai-nilai pendidikan karakter menurut Profil Pelajar Pancasila dan kriteria media pembelajaran menurut Ramli. Hasil penelitian mencakup karakteristik bentuk nilai-nilai pendidikan karakter dalam film Miracle In Cell No.7 mencakup “bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia”, “berkebhinekaan global”, “bergotong royong”, “mandiri”, “bernalar kritis”, “kreatif” yang terbagi dalam 30 bentuk data nilai-nilai pendidikan karakter diantaranya 1) Beriman dan Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa 14 data, 2) Berkebhinekaan Global 5 data, 3) Bergotong Royong 7 data, 4) Mandiri 1 data, 5) Bernalar Kritis 1 data, dan 6) Kreatif 2 data. Hasil penelitian ini dapat berimplikasi pada model pengembangan media pembelajaran berdimensi pendidikan karakter, karena sudah sesuai dengan kriteria media pembelajaran.
Kesantunan Berbahasa dalam Kolom Komentar Instagram Kaesang Pangarep Nadhirin, Sarah Tasurun; Hendaryan, R.; Hidayatullah, Asep
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 2 (2024): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v8i2.15101

Abstract

Penelitian ini mengangkat tentang “Kesantunan Berbahasa dalam Kolom Komentar Instagram Kaesang Pangarep”. Penelitian dilatarbelakangi melalui tuturan netizen pada kolom komentar akun Instagram yang kurang memperhatikan prinsip kebahasaan. Berdasarkan hal tersebut, penulis dapat mengkaji karakteristik kesantunan berbahasa dalam kolom komentar Instagram Kaesang Pangarep dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini yaitu berupa kata, ungkapan, istilah, atau kalimat  yang dapat dirumuskan sebagai pematuhan dan pelanggaran kesantunan yang diambil melalui tuturan netizen dalam akun instagram Kaesang Pangarep yang di unggah pada bulan November 2023 hingga Januari 2024. Proses pengumpulan data yang digunakan melalui studi pustaka, observasi, simak, catat, dan dokumentasi. Adapun analisis data ini dilakukan dengan cara menyajikan data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik kesantunan berbahasa dalam kolom komentar Instagram Kaesang Pangarep ditemukan adanya pematuhan dan pelanggaran kesantunan berbahasa. Pematuhan prinsip kesantunan berbahasa yang ditemukan pada setiap tuturan netizen sebanyak 36 data tuturan dengan persentase (41%) dan pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa ditemukan pada setiap tuturan netizen dalam kolom komentar instagram Kaesang Pangarep sebanyak 52 data tuturan dengan persentase (59%), sehingga yang paling banyak ditemukan pada penelitian ini yaitu berupa pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa.
SOSIOLOGI SASTRA DALAM KUMPULAN CERPEN 11.11 KARYA FIERSA BESARI Setiawan, Joni asep; Rohayati, Nia; Hidayatullah, Asep
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 1 (2024): JURNAL DIKSATRASIA JANUARI 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v8i1.11377

Abstract

Belakangan ini terjadi berbagai ketimpangan sosial di masyarakat berhubungan dengan kondisi sosial yang dialami oleh masyarakat itu sendiri. Pendekatan sosiologi sastra memandang sastra sebagai pencerminan kehidupan masyarakat atau cerminan kenyataan dan bukan sebagai kenyataan atau peristiwa yang benar-benar terjadi juga sebagai sarana kritik dalam kehidupan sosial. Tujuan penelitian ini yaitu (a) Membahas sosiologi sastra yang terkandung dalam kumpulan cerpen 11:11 karya Fiersa Bersari. (b) Membahas bagaimana bahan ajar pembelajaran cerpen berdasarkan sosiologi sastra yang terkandung dalam kumpulan cerpen 11:11 karya Fiersa Bersari. Metode yang dipilih adalah metode penelitian kualitatif dengan cara mendeskripsikan gambaran fenomena yang terjadi berdasarkan fakta. Data dalam penelitian ini diperoleh dari kutipan-kutipan yang terdapat dalam kumpulan cerpen 11:11 Karya Fiersa Besari. Melalui proses pengumpulan data dari mulai mengindentifikasi, menjelaskan, menganalisis konteks sosial pengarang, sastra sebagai cermin masyarakat, dan fungsi sosial sastra yang terdapat dalam kumpulan cerpen 11:11 Karya Fiersa Besari yang dibedah menggunakan teori Ian Watt. Hasil penelitian yang dilakukan mengetahui gambaran keadaan sosial yang terjadi di masyarakat dan menghasilkan alternatif bahan ajar yang sesuai dengan KD 3,8 Mengidentifikasi nilai-nilai kehidupan yang terkandung dalam kumpulan cerita pendek yang dibaca. Terdapat kesesuaian dengan kriteria yang dibutuhkan untuk alternatif pembelajaran cerpen.
GAYA BAHASA 3 CALON PRESIDEN TAHUN2024 EPISODE ADU GAGASAN DALAM ACARA TERBUKA MUHAMADDIYAH Nurdini, Dina; Agustini, Rina; Hidayatullah, Asep
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 2 (2024): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v8i2.15122

Abstract

DINA NURDINI 2108200004, Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Galuh Ciamis. Penelitian berjudul Gaya Bahasa 3 Calon Presiden Episode Adu Gagasan dalam Acara Terbuka Muhamaddiyah dan Pemanfaatan Untuk Penyusunan Bahan Ajar  Pembelajaran Teks Debat dilatarbelakangi oleh adanya ketidakfahaman netizen terhadap gaya bahasa yang disampaikan oleh 3 Calon Presiden Tahun 2024 khususnya dalam media sosial youtube yang di unggah pada chanel Muhamaddiyah. Video adu gagasan ini, diunggah pada tanggal 23 November 2023, didalam video tersebut 3 Calon Presiden Tahun 2024 ini diberikan kesempatan untuk memaparkan gagasan atau idenya masing masing, pada acara Terbuka Muhamaddiyah. Tujuan dari  penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan jenis   gaya  bahasa  3 Calon  Presiden 2024  dalam   Episode Adu Gagasan di Acara  Terbuka  Muhamadiyah dan mengetahui bentuk gaya bahasa tersebut terhadap penyusunan bahan ajar pembelajaran teks debat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik-teknik seperti simak catat dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukan bahwa ada 4 jenis gaya bahasa yang terdapat pada tuturan yang disampaikan oleh 3 Calon Presiden Tahun 2024 Episode Adu Gagasan dalam Acara Terbuka Muhamaddiyah: (1) Gaya Bahasa Berdasarkan Kata (2) Gaya Bahasa Berdasarkan Struktur Kalimat. (3) Gaya Bahasa Berdasarkan Nada, (4) Gaya Bahasa Berdasarkan Langsung Tidaknya Makna .Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Gaya Bahasa 3 Calon Presiden Tahun 2024 Episode Adu Gagasan dalam Acara Terbuka Muhamaddiyah ini memiliki gaya bahasa yang bervariasi. Penelitian ini bisa dijadikan sebagai bahan ajar debat alternatif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia karena telah memenuhi tiga prinsip utama dalam kesesuaian bahan ajar, yaitu: 1) prinsip relevansi, 2) prinsip konsistensi, dan 3) prinsip kecakupan.
KESANTUNAN BERBAHASA DALAM NOVEL 172 DAYS KARYA NADZIRA SHAFA Nuraisah, Maya Eka; Agustini, Rina; Hidayatullah, Asep
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 2 (2024): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v8i2.15117

Abstract

Penelitian ini berjudul "Kesantunan Berbahasa dalam Novel 172 Days karya Nadzira Shafa). Latar belakang penelitian ini adalah kesantunan berbahasa yang digunakan dalam novel. Berdasarkan hal tersebut, penulis mengkaji novel 172 Days karya Nadzira Shafa untuk mengetahui prinsip-prinsip kesantunan berbahasa yang ada dalam buku tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan analisis terhadap kesantunan berbahasa yang ada dalam novel 172 Days karya Nadzira Shafa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah tuturan yang terdapat dalam Novel 172 Days Karya Nadzira Shafa. Teknik Pengumpulan data yang digunakan adalah teknik telaah pustaka, teknik analisis, dan teknik dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa prinsip kesantunan berbahasa tuturan dalam Novel 172 Days Karya Nadzira Shafa ditemuka (1) adanya pematuhan prinsip kesantunan berbahasa dalam Novel 172 Days Karya Nadizra Shafa berjumlah 42 data tuturan dengan persentase 89% (2) adanya pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa dalam Novel 172 Days Karya Nadizra Shafa berjumlah 5 data tuturan dengan persentase 11%.
NILAI KARAKTER DALAM NOVEL MATAHARI MINOR KARYA TERE LIYE (Pengembangan Bahan Ajar Menganalisis Dari Novel) Setiawan, Regita Puji Pramesti; Munir, Sirojul; Hidayatullah, Asep
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 1 (2024): JURNAL DIKSATRASIA JANUARI 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v8i1.11365

Abstract

Dalam dunia pendidikan pasti permasalahan sering terjadi baik itu dari perangkat pembelajaran, media pembelajaran dan lain sebagainya. Dalam novel ini salah satu permasalahannya yaitu mengenai bahan ajar yang digunakan oleh guru. Bahan ajar mengenai novel kurang baik dan juga tidak ada pembahasan mengenai nilai karakter serta kurang bervariasinya contoh teks yang disajikan dalam paket buku yang membuat siswa kurang tertarik dalam pembelajaran. Sehingga belum memenuhi kriteria bahan ajar yang baik karena belum sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Oleh karena itu, pemerintah perlu mengoptimalkan karakter disekolah sebagai salah satu solusi menahan permasalahan ini terhadap peserta didik melalui Novel Matahari Minor karya Tere Liye.Maka penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang nilai karakter dalam novel Matahari Minor karya Tere Liye. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik studi pustaka, teknik analisis, dan teknik dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima nilai karakter yang terkandung dalam novel Matahari Minor karya Tere Liye yaitu disiplin, kerja keras, kreatif, bersahabat, dan cinta damai.Kata Kunci: novel, nilai karakter 
KESANTUNAN BERBAHASA PADA KOLOM KOMENTAR INSTAGRAM MOBILE LEGENDS INDONESIA Widiasari, Winda; Hidayatullah, Asep; Agustini, Rina
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 2 (2024): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v8i2.14909

Abstract

Belakangan ini terjadi berbagai komentar yang seringkali nampak ketidaksantunannya, para pemain seringkali terlibat dalam percakapan yang kasar, mengandung kata-kata tidak sopan, dan bahkan adu argumen yang menyebabkan terjadinya perdebatan, hal ini penting bagi masyarakat khususnya warganet tentang kesantunan berbahasa. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan bentuk pematuhan kesantunan berbahasa pada kolom komentar Instagram Mobile Legends Indonesia, lalu mendeskripsikan bentuk pelanggaran kesantunan berbahasa pada kolom komentar Instagram Mobile Legends Indonesia, serta untuk mengetahui bahan ajar teks tanggapan berdasarkan kajian kesantunan berbahasa pada kolom komentar Instagram Mobile Legends Indonesia. Metode yang dipilih dan digunakan adalah deksriptif kualitatif dengan menerapkan teknik analisis isi (content analysis). Sumber data pada penelitian ini adalah tuturan warganet pada kolom komentar Instagram Mobile Legends Indonesia. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak catat dan teknik dokumentasi. Hasil penelitian yang ditemukan adalah pematuhan prinsip kesantunan berbahasa sebesar 55%, dan pelanggaran kesantunan berbahasa sebesar 45%. Sehingga, hasil data menunjukkan bahwa komentar warganet di Instagram Mobile Legends Indonesia cenderung santun.
UJARAN KEBENCIAN NETIZEN DI KOLOM KOMENTAR AKUN INSTAGRAM ROCKY GERUNG Qotrunnada, Eneng Delia; Hidayatullah, Asep; Agustini, Rina
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 2 (2024): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v8i2.15102

Abstract

Penelitian yang berjudul "Ujaran Kebencian Netizen Di Kolom Komentar Akun Instagram Rocky Gerung dan Pemanfaatannya Untuk Penyusunan Bahan Ajar Pembelajaran Debat" dilatarbelakangi oleh maraknya penggunaan bahasa yang tidak pantas di media sosial, khususnya Instagram. Ujaran kebencian sering muncul di platform ini, terutama terhadap tokoh masyarakat atau figur publik yang menjadi sasaran hujatan warganet. Penggunaan bahasa yang sopan tanpa ujaran kebencian adalah budaya yang harus dijunjung tinggi oleh masyarakat Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk ujaran kebencian di kolom komentar akun Instagram Rocky Gerung dan menguraikan bagaimana bentuk ujaran tersebut dapat digunakan dalam penyusunan bahan ajar teks debat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik simak catat dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tujuh bentuk ujaran kebencian dalam kolom komentar tersebut, yaitu: (1) penghinaan, (2) pencemaran nama baik, (3) penistaan, (4) perbuatan tidak menyenangkan, (5) provokasi, (6) hasutan, dan (7) penyebaran berita bohong. Kesimpulannya, ujaran kebencian dalam kolom komentar akun Instagram Rocky Gerung cenderung tidak sopan. Penelitian ini dapat dijadikan model alternatif untuk bahan ajar debat dalam pembelajaran Bahasa Indonesia karena memenuhi tiga prinsip kesesuaian bahan ajar: relevansi, konsistensi, dan kecakupan.