Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

VARIASI BAHASA GAUL NETIZEN DI KOLOM KOMENTAR AKUN INSTAGRAM ARTIS (PUBLIK FIGUR) YANG KONTROVERSIAL (Pengembangan Bahan Ajar Pembelajaran Teks Iklan) Fauziyah, Nida; Herdiana, H.R; Hidayatullah, Asep
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 1 (2024): JURNAL DIKSATRASIA JANUARI 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v8i1.11375

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik variasi bahasa gaul netizen dalam kolom komentar akun instagram artis (publik figur) yang kontroversial dan mendeskripsikan pengembangan bahan ajar pembelajaran teks iklan. Latar belakang penelitian ini yaitu perkembangan dan penggunaan bahasa gaul atau slang di tengah-tengah kebebasan dalam berkomunikasi di media sosial menjadi perhatian pengamat bahasa. Kehawatiran tersebut muncul karena yang memakai bahasa gaul atau slang sangat bervariasi seperti dalam berkomentar di instagram. Pengguna bahasa gaul dalam masyarakat luas di Indonesia dapat salah penafsiran jika tidak paham mengenai makna atau maksud dari bahasa gaul tersebut. Metode yang digunakan dalam penlitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah tuturan kata dan kalimat di kolom komentar instagram artis (publik figur) yang kontroversial. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik studi pustaka, teknik simak, teknik catat, teknik dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan, yakni pengumpulan data, reduksi data, dan penyimpulan data. Hasil penelitian penulis menunjukkan bahwa variasi bahasa gaul dari 45 komentar netizen pada 3 akun instagram artis (publik figur) yang kontroversial yaitu akun instagram @arie_kriting, @lestykejora, @pinkan_mambo ditemukan proses pembentukan bahasa gaul dari bahasa Indonesia dan bahasa Inggris karakteristik berupa akronim, perubahan suplesi, perubahan bunyi secara keseluruhan, perubahan vokal dan konsonan. Peneliti juga menemukan 1 karakteristik bahasa gaul baru dari 3 data yaitu berupa penambahan konsonan dan variasi bahasa gaul dapat diterapkan pada pengembangan pembelajaran bahan ajar teks iklan dengan menggunakan model bahan ajar handout.
Tindak Tutur Ilokusi dalam Naskah Drama Pada Suatu Hari Karya Arifin C.Noer (Alternatif pengembangan Model Bahan Ajar Teks Drama) Sevina, Dilla; Hendaryan, R.; Hidayatullah, Asep
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 2 (2024): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v8i2.15107

Abstract

Penelitian ini berjudul “Tindak Tutur Ilokusi dalam Naskah Drama Pada Suatu Hari Karya Arifin C.Noer (Alternatif pengembangan Model Bahan Ajar Teks Drama).” Berdasarkan latar belakang penelitian ini, drama berkaitan erat dengan dialog. Dalam dialog penutur dengan bertujuan menyampaikan informasi kepada lawan tuturnya, Drama seringkali kurang diapresiasi dalam bentuk menginterpretasi drama. Tujuan utama untuk mendeskripsikan bentuk tindak tutur ilokusi dalam naskah drama Pada Suatu Hari karya Arifin C. Noer, dan pengembangan bahan ajar teks dram Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Naskah drama Pada Suatu Hari karya Arifin C. Noer digunakan sebagai sumber data. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik baca dan catat. Dianalisis dengan teori bentuk tindak tutur ilokusi menurut George Yule. Peneliti menggunakan langkah-langkah metode analisis data kualitatif yang dikemukakan oleh Sugiyono, yaitu 1) reduksi data; 2) penyajian data; 3) menarik kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian adalah bentuk tindak tutur ilokusi meliputi: , peneliti menyimpulkan bahwa, terdapat 77 dialog dalam naskah tersebut yang mengandung ilokusi, seperti yakni: 1) Ilokusi deklarasi; sebanyak 1 data tuturan; 2) Ilokusi representatif (asertif); sebanyak 26 data tuturan; 3) Ilokusi ekspresif sebanyak 13 data tuturan;. 4) Ilokusi direktif sebanyak 33 data tuturan; dan 5) ilokusi komisif; sebanyak 4 data tuturan. Adapun bentuk tindak tutur ilokusi yang paling banyak ditemui  adalah tindak tutur direktif sebanyak 33 tuturan dan yang paling tidak banyak ditemui adalah tindak tutur deklarasi sebanyak 1 tuturan. Hasil penelitian ini dapat menjadi alternatif pengembangan  model bahan ajar teks drama, karena sesuai dengan prinsip-prinsip bahan ajar seperti relevansi, konsistensi, dan kecukupan.  
Optimalisasi Kompetensi Pedagogis Guru Melalui Pelatihan Penyusunan Modul Ajar dalam Kerangka Kurikulum Merdeka di Pangandaran Sastromiharjo, Andoyo; Cahyani, Isah; Hidayatullah, Asep; Handayani, Wulan; Fauziyah, Rahmah
Abdimas Galuh Vol 6, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i2.16098

Abstract

Pelatihan penyusunan modul ajar bagi guru-guru Bahasa Indonesia SMP di Pangandaran, yang berlangsung pada tanggal 24-25 Agustus 2024, telah berhasil memperkenalkan prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka yang menitikberatkan pada pendidikan inklusif dan adaptif. Kegiatan ini, yang dirancang sebagai bagian dari Pengabdian kepada Masyarakat, dihadiri oleh 55 peserta dari berbagai SMP se-Kabupaten Pangandaran. Dengan menggunakan metode ceramah, diskusi kelompok, dan sesi praktik, pelatihan ini telah meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menyusun modul ajar yang tidak hanya efektif, tetapi juga memperkaya pengalaman belajar siswa dengan integrasi elemen budaya lokal dan teknologi digital. Evaluasi pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta tentang Kurikulum Merdeka, dengan skor rata-rata pre-test dan post-test yang meningkat dari 60% menjadi 85%. Hal ini menandakan keefektifan pelatihan tidak hanya memperkuat kapasitas pedagogis para guru, tetapi juga mempersiapkan mereka untuk mengimplementasikan pendidikan yang lebih dinamis dan relevan. Kesuksesan ini menegaskan pentingnya pendekatan pembelajaran yang responsif dan inovatif dalam era pendidikan modern.
Idiolek dalam Tuturan Calon Presiden Tahun 2024 pada Konten Media Sosial TikTok Rosyianti, Khoerun Nisa; Herdiana, R.; Hidayatullah, Asep
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 1 (2025): JURNAL DIKSATRASIA JANUARI 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v9i1.15690

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggambarkan ciri idiolek tuturan Calon Presiden tahun 2024 pada konten media sosial TikTok yang viral. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini ialah tuturan para calon Presiden tahun 2024 pada cuplikan acara debat calon Presiden tahun 2024 yang ditemukan  dalam postingan konten viral TikTok. Teknik pengumpulan data yang dipergunakan merupakan teknik studi pustaka, yang kedua teknik simak, berikutnya teknik catat, serta terakhir teknik dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah sebagai berikut. Teknik pertama adalah reduksi data (data reduction), selanjutnya Penyajian Data (data display), dan Penarikan konklusi (conclusion drawing/verification). Hasil dari penelitian penulis menunjukkan  bentuk idiolek pilihan kata yang berasal dari tuturan para calon Presiden tahun 2024 dengan persentase 35% karena masing-masing calon presiden memiliki pilihan kata yang menjadi ciri khasnya , gaya bahasa 40%, serta warna suara 25%. Dari data tersebut yang sesuai menggunakan kaidah kebahasaan persentasenya sebesar 25%, sedangkan ketidaksesuaian dengan kaidah kebahasaan sebanyak 75%.
ABREVIASI PADA BAHASA GAUL DI KALANGAN MAHASISWA FKIP UNIVERSITAS GALUH (Alternatif Pengembangan Bahan Ajar pada Pembelajaran Teks Iklan) Sunandar, Sunandar .; Herdiana, Herdiana; Hidayatullah, Asep
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 1 (2025): JURNAL DIKSATRASIA JANUARI 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v9i1.15832

Abstract

Penelitian ini berjudul “Abreviasi pada Bahasa Gaul di Kalangan Mahasiswa FKIP Universitas Galuh” adapun yang menjadi latar belakang dalam penelitian ini yaitu materi penggunaan abreviasi pada bahan ajar masih kurang menarik dan variatif, ini didasari dengan minimnya jenis abreviasi yang digunakan. Kebanyakan jenis abreviasi yang digunakan adalah singkatan sehinga bahan ajar yang digunakan oleh guru mata pelajaran kurang menarik dan bervariatif serta mahasiswa masih banyak yang belum mengetahui pasti fungsi, faktor serta pola pembentukan abreviasi pada bahasa gaul. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana karakteristik abreviasi pada bahasa gaul di kalangan mahasiswa FKIP Universitas Galuh . Tujuan dari penelitian  ini adalah untuk mendeskripsikan karakteristik penggunaan abreviasi pada bahasa gaul di kalngan mahasiswa FKIP universitaas Galuh.Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik studi pustaka, teknik simak catat dan teknik dokumentasi. Hasil penelitian terhadap penggunaan Abreviasi pada Bahasa Gaul di Kalangan Mahasiswa FKIP Universitas Galuh dapat disimpulkan sebagai berikut. Kemunculan abreviasi jenis akronim pada bahasa gaul di kalangan mahasiswa FKIP Universitas Galuh lebih dominan dibandingkan dengan keempat jenis abreviasi yang lain. Faktor yang mempengaruhi penggunaan abreviasi yaitu untuk mempermudah dalam berkomunikasi dalam situasi non formal. Hasil penelitian juga dapat disimpulkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan berdasarkan penelitian ini memenuhi prinsip relevansi, konsistensi, dan kecukupan, sehingga efektif dalam meningkatkan kompetensi siswa dalam penggunaan abreviasi yang baik dan benar.
Interferensi Bahasa Sunda dalam Penggunaan Bahasa Indonesia Oleh Siswa di MTs Babakan Muzzamil, Adira Taufik; Herdiana, Herdiana; Hidayatullah, Asep
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 1 (2025): JURNAL DIKSATRASIA JANUARI 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v9i1.15822

Abstract

Sebagian besar penduduk Indonesia memiliki kemampuan dalam menggunakan dua bahasa atau lebih. Bahasa pertama yang dikuasai biasanya adalah bahasa daerah, yang umumnya menjadi bahasa pertama yang dipelajari. Tumbuh dan berkembang di suatu daerah yang menggunakan bahasa tertentu sebagai sarana interaksi sehari-hari. Akibat interaksi sosial yang terjadi lingkungan tempat tinggal, terjadi kontak antara bahasa pertama dan bahasa kedua. Penelitian ini mendeskripsikan Interferensi bahasa Indonesia pada teks deskripsi terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia di MTs Babakan Ciamis  Karang Ampel, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis dan mendeskripsikan pengembangan bahan ajar yang berkaitan dengan interferensi yaitu pengembangan bahan ajar teks deksripsi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif. Siswa MTs sebagian besar merupakan penduduk asli dan keturunan masyarakat Sunda yang memiliki kemampuan berbahasa dua bahasa. Akibat dari kemampuan bilingual ini, terjadi interferensi, yaitu penyalahgunaan bahasa yang dipengaruhi oleh bahasa pertama. Interferensi adalah penyerapan unsur-unsur dari satu bahasa ke bahasa lain yang melanggar aturan gramatikal. Penelitian ini menggunakan metode phenomenological research. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis untuk melihat tingkat dan jenis interferensi bahasa yang ditemukan dalam teks deskriptif, serta menjelaskan faktor-faktor yang menyebabkan munculnya interferensi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam teks deskriptif siswa kelas VII MTs Babakan terdapat interferensi di bidang fonologi, morfologi, sintaksis.
Perbandingan Gaya Bahasa Novel Kata Karya Rintik Sedu Dengan Novel Mariposa Karya Luluk HF Prorina, Riska; Munir, Sirodjul; Hidayatullah, Asep
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 1 (2025): JURNAL DIKSATRASIA JANUARI 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v9i1.15587

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbandingan gaya bahasa novel Kata Karya Rintik Sedu dengan novel Mariposa karya Luluk HF. Fokus kajian dalam penelitian ini meliputi gaya bahasa perbandingan, pertentangan, pertautan, dan perulangan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini berupa novel Kata karya Rintik Sedu dan novel Mariposa karya Luluk HF. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik baca dan teknik catat. Teknik analisis data meliputi empat tahapan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian terdapat 10 gaya bahasa perumpamaan, 10 gaya bahasa metafora, 9 gaya bahasa personifikasi, 19 gaya bahasa hiperbola, 11 gaya bahasa sarkasme, 5 gaya bahasa epizeukis, dan 2 gaya bahasa anafora.Kata Kunci: Gaya Bahasa, Sastra, Novel.
Qur'anic Values in Sundanese Culture: A Study of Politeness Principles in Paribasa Hidayatullah, Asep; Anshori, Dadang S.; Sastromiharjo, Andoyo
IBDA` : Jurnal Kajian Islam dan Budaya Vol. 23 No. 1 (2025): IBDA': Jurnal Kajian Islam dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Islam Negeri Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri Purwokerto Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/ibda.v23i1.12736

Abstract

This study investigates the principles of linguistic politeness in the Sundanese language as a reflection of Qur'anic values. The method employs a qualitative approach through content analysis. The research reveals that the politeness principles embedded in Sundanese paribasa align with Qur'anic teachings. These include the concepts of qaulan ma’rufa  (good words), qaulan sadida (truthful words), qaulan baligha (effective words), qaulan karima (noble words), qaulan layyina (gentle words), and qaulan maysura (clear words). These principles highlight the significance of respectful communication, consideration for others' feelings, and promoting harmony within social relationships. Consequently, the politeness observed in Sundanese paribasa serves as a manifestation of Qur'anic teachings in daily social interactions. The findings of this research also enhance the understanding of how local religious and cultural values can synergistically contribute to the development of polite and harmonious communication practices. The novelty of this study lies in its integration of linguistic politeness, rooted in cultural values and Qur'anic principles. It serves as a model for fostering ethical and courteous communication in contemporary society.
Kajian Permainan Edukasi dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Taufik Hidayat; Asep Hidayatullah; Rina Agustini
Deiksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 2 (2019): DEIKSIS: JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/dj.v6i2.2111

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai jenis permainan (game) edukasi yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia di lingkungan sekolah. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif analitik. Objek yang diteliti adalah permainan edukasi. Teknik pengumpulan data melalui studi pustaka, wawancara terhadapa guru, siswa dan ahli pendidikan. Adapun hasil yang diperoleh dari penelitian ini yakni terdapat dua kategori permainan yang diintegrasikan dalam pembelajaran bahasa indonesia. Pertama,  permainan yang berisi materi bahasa Indonesia. Materi bahasa Indonesia dijadikan bahan / media permainan sehingga lebih menyenangkan saat dipelajari. Permainan jenis ini contohnya cerita berantai, bercerita menggunakan alat peraga, mengisi dan membuat TTS, dsb. Kedua, permainan dalam bentuk penggunaan strategi pembelajaran yang fokus pada suasana pembelajaran yang menantang dan menyenangkan. Strategi pembelajaran ini contohnya bola berputar, meraih bintang, permainan tongkat, kartu sortir, dsb. Peneliti berharap hasil kajian ini dapat menjadi bahan rujukan guru untuk meningkatkan proses dan hasil pembelajaran bahasa Indonesia menjadi lebih baik.Kata Kunci : permainan, edukasi, pembelajaran, bahasa Indonesia
Kesantunan Berbahasa dalam Podcast Curhat Bang Denny Sumargo Fitri, Sapitri; Hidayatullah, Asep; Agustini, Rina
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 2 (2025): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v9i2.19229

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik kesantunan berbahasa dalam podcast Curhat Bang Denny Sumargo sebagai alternatif pengembangan bahan ajar. Metode yang dipilih dan disajikan adalah deskriptif kualitatif dengan menerapkan teknik simak, catat, dan analisis. Sumber data dari penelitian ini berupa tuturan dalam podcast Curhat Bang Denny Sumargo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 71% tuturan dalam podcast mematuhi prinsip kesantunan berbahasa, sedangkan 28% tuturan melanggar prinsip tersebut. Hal ini menunjukkan penggunaan bahasa yang cenderung santun. Dapat disimpulkan bahwa mayoritas tuturan dalam podcast Curhat Bang Denny Sumargo mematuhi prinsip kesantunan berbahasa, dengan persentase 71%. Hal ini menunjukkan bahwa podcast tersebut memiliki kecenderungan penggunaan Bahasa yang santun, sehingga berpotensi menjadi alternatif pengembangan bahan ajar berbasis kesantunan berbahasa.