Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Konsumen Pada Aplikasi Belanja Online Shopee (Studi Karyawan PT. Medan Gula Nusantara) Tambunan, Elisabet; Simanjuntak, Owen The Pinto; Purba, Roberto Roy; Paulina, Paulina
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 3 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i3.10449

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen pada aplikasi belanja online Shopee dengan studi karyawan PT. Medan Gula Nusantara. Shopee merupakan salah satu marketplace terbesar di Indonesia yang dikenal dengan strategi pemasaran agresif dan berbagai fitur menarik. Diketahui bahwa jumlah kunjungan aplikasi Shopee mengalami tren penurunan. Penurunan ini juga bisa mencerminkan berkurangnya minat pengguna akibat faktor seperti menurunnya daya beli, persaingan yang semakin ketat, atau perubahan kebijakan yang kurang disukai oleh konsumen. Jika tren ini terus berlanjut, maka dominasi Shopee di pasar e-commerce Indonesia dapat semakin melemah. Terdapat sejumlah hal yang diketahui memberikan pengaruh terhadap penurunan tersebut seperti diantaranya kepercayaan dan word of mouth. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan dari PT. Medan Gula Nusantara sebanyak 113 karyawan. Dikarenakan oleh jumlah populasi sebanyak 113 karyawan, maka teknik penentuan sampel menggunakan sampel jenuh dimana seluruh populasi dalam penelitian akan dijadikan sebagai sampel penelitian sehingga dapat dinyatakan bahwa sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 113 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian (Y) pada Shopee. Secara parsial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian (Y) pada Shopee. Kepercayaan (X1) dan Word of Mouth (X2) secara simultan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian (Y) pada Shopee.
Pengaruh Gaya Hidup Dan Kepercayaan Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Pada Lazada (Studi Kasus Pada Mahasiswa MTU Manajemen) Purba, Roberto Roy; Tambunan, Elisabet; Simanjuntak, Owen De Pinto; Steven, Steven
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 3 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i3.10450

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya hidup dan kepercayaan terhadap keputusan pembelian konsumen pada Lazada (studi kasus pada mahasiswa MTU Manajemen). Lazada, salah satu e-commerce terbesar di Indonesia, menghadapi penurunan daya saing akibat promosi yang kurang agresif, inovasi layanan yang lemah, serta persepsi negatif terkait pengiriman dan layanan pelanggan. Meski telah berinovasi lewat fitur livestream dan AI, Lazada tertinggal dari pesaing seperti Shopee, Tokopedia, dan TikTok Shop, terlihat dari rendahnya persentase pengguna. Rendahnya kepercayaan konsumen terhadap kualitas produk dan ulasan turut menurunkan keputusan pembelian, membuat konsumen lebih memilih platform yang dianggap lebih terpercaya dan praktis. Populasi yang digunakan adalah seluruh mahasiswa Universitas MTU Medan yang melakukan pembelian menggunakan Lazada yang jumlahnya tidak diketahui secara pasti. Dikarenakan oleh jumlah populasi yang tidak diketahui, dapat dijelaskan bahwa perhitungan sampel dengan pendekatan rumus Lemeshow dapat digunakan untuk menghitung jumlah sampel dengan jumlah populasi yang tidak diketahui secara pasti sehingga diperoleh sebanyak 96 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gaya Hidup (X1) secara parsial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian (Y) pada Lazada. Kepercayaan (X2) secara parsial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian (Y) pada Lazada. Gaya Hidup (X1) dan Kepercayaan (X2) secara simultan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian (Y) pada Lazada.
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Konsumen Pada Aplikasi Belanja Online Shopee (Studi Karyawan PT. Medan Gula Nusantara) Elisabet Tambunan; Owen The Pinto Simanjuntak; Roberto Roy Purba; Paulina Paulina
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 3 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i3.10449

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen pada aplikasi belanja online Shopee dengan studi karyawan PT. Medan Gula Nusantara. Shopee merupakan salah satu marketplace terbesar di Indonesia yang dikenal dengan strategi pemasaran agresif dan berbagai fitur menarik. Diketahui bahwa jumlah kunjungan aplikasi Shopee mengalami tren penurunan. Penurunan ini juga bisa mencerminkan berkurangnya minat pengguna akibat faktor seperti menurunnya daya beli, persaingan yang semakin ketat, atau perubahan kebijakan yang kurang disukai oleh konsumen. Jika tren ini terus berlanjut, maka dominasi Shopee di pasar e-commerce Indonesia dapat semakin melemah. Terdapat sejumlah hal yang diketahui memberikan pengaruh terhadap penurunan tersebut seperti diantaranya kepercayaan dan word of mouth. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan dari PT. Medan Gula Nusantara sebanyak 113 karyawan. Dikarenakan oleh jumlah populasi sebanyak 113 karyawan, maka teknik penentuan sampel menggunakan sampel jenuh dimana seluruh populasi dalam penelitian akan dijadikan sebagai sampel penelitian sehingga dapat dinyatakan bahwa sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 113 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian (Y) pada Shopee. Secara parsial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian (Y) pada Shopee. Kepercayaan (X1) dan Word of Mouth (X2) secara simultan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian (Y) pada Shopee.
Pengaruh Gaya Hidup Dan Kepercayaan Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Pada Lazada (Studi Kasus Pada Mahasiswa MTU Manajemen) Roberto Roy Purba; Elisabet Tambunan; Owen De Pinto Simanjuntak; Steven Steven
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 2 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i3.10450

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya hidup dan kepercayaan terhadap keputusan pembelian konsumen pada Lazada (studi kasus pada mahasiswa MTU Manajemen). Lazada, salah satu e-commerce terbesar di Indonesia, menghadapi penurunan daya saing akibat promosi yang kurang agresif, inovasi layanan yang lemah, serta persepsi negatif terkait pengiriman dan layanan pelanggan. Meski telah berinovasi lewat fitur livestream dan AI, Lazada tertinggal dari pesaing seperti Shopee, Tokopedia, dan TikTok Shop, terlihat dari rendahnya persentase pengguna. Rendahnya kepercayaan konsumen terhadap kualitas produk dan ulasan turut menurunkan keputusan pembelian, membuat konsumen lebih memilih platform yang dianggap lebih terpercaya dan praktis. Populasi yang digunakan adalah seluruh mahasiswa Universitas MTU Medan yang melakukan pembelian menggunakan Lazada yang jumlahnya tidak diketahui secara pasti. Dikarenakan oleh jumlah populasi yang tidak diketahui, dapat dijelaskan bahwa perhitungan sampel dengan pendekatan rumus Lemeshow dapat digunakan untuk menghitung jumlah sampel dengan jumlah populasi yang tidak diketahui secara pasti sehingga diperoleh sebanyak 96 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gaya Hidup (X1) secara parsial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian (Y) pada Lazada. Kepercayaan (X2) secara parsial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian (Y) pada Lazada. Gaya Hidup (X1) dan Kepercayaan (X2) secara simultan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian (Y) pada Lazada.
Branding taman bacaan masyarakat STM Al-Hijrah: strategi pemasaran untuk meningkatkan minat baca masyarakat Desa Tembung Mery Lani Purba; Elisabet Tambunan; Santi Rizki; Rani Goyet Sinaga; Febriwan Hulu; Kristina Uli Sihotang; Wujutkan Harefa
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i2.37682

Abstract

Abstrak Minat baca dan tingkat literasi masyarakat Indonesia yang masih rendah menjadi tantangan utama yang memerlukan adanya kolaborasi. Taman Bacaan Masyarakat (TBM) STM Al-Hijrah di Desa Tembung menghadapi kendala yang sama. Hal ini ditandai dengan fasilitas yang masih sederhana, koleksi buku yang terbatas, khususnya untuk remaja dan dewasa, serta minimnya kegiatan literasi yang terjadwal. Kegiatan ini bertujuan untuk mengimplementasikan strategi branding melalui program KKN Tematik Literasi untuk mentransformasi TBM menjadi pusat kegiatan berliterasi yang menarik dan meningkatkan minat baca masyarakat. Metode pengabdian yang dilaksanakan selama 23 hari efektif ini mencakup dua strategi utama yaitu internal branding berfokus pada perbaikan produk melalui pendataan, pengelolaan, dan penataan ulang area TBM agar lebih nyaman. Selanjutnya external branding berfokus pada pemasaran melalui kegiatan literasi kreatif yang terjadwal (membaca nyaring, cerdas mengulas buku), kunjungan literasi ke sekolah, dan digital branding melalui glorifikasi kegiatan di media sosial. Hasil dari strategi ini menunjukkan keberhasilan yang signifikan, dibuktikan dengan peningkatan jumlah pengunjungan harian TBM dari rata-rata 5 orang menjadi 10-15 orang, peningkatan status akreditasi TBM dari C menjadi A, serta terbangunnya sinergi baru antara TBM, sekolah, dan masyarakat. Kegiatan ini juga berdampak psikologis yang positif berupa peningkatan kepercayaan diri dan kemampuan berbicara di depan umum melalui kegiatan Apresiasi Literasi tingkat desa berupa lomba story telling untuk memberikan panggung dan penghargaan bagi anak-anak. Implementasi strategi branding dan pemasaran ini terbukti efektif dalam meningkatkan citra, layanan, dan dampak TBM STM Al-Hijrah. Kata kunci: branding; strategi pemasaran; taman bacaan masyarakat; minat baca; kkn tematik literasi. Abstract The low reading interest and literacy rate among Indonesians present a primary challenge that necessitates collaborative intervention. The STM Al Hijrah Community Reading Center in Tembung Village encounters similar constraints. This is characterized by rudimentary facilities, a limited book collection particularly for adolescents and adults, and a scarcity of scheduled literacy activities. This initiative aims to implement a branding strategy through the Thematic Literacy Community Service Program (KKN) to transform the TBM into an engaging literacy activity center and enhance public reading interest. The community service method, conducted over 23 effective days, encompassed two primary strategies: internal branding, focusing on "product" improvement through data collection, management, and reorganization of the TBM area to enhance comfort; and external branding, which focused on "marketing" through scheduled creative literacy activities (such as Read-Aloud sessions and "Smart Book Reviews"), literacy visits to schools, and digital branding via the glorification of activities on social media. The results of this strategy indicated significant success, evidenced by an increase in daily TBM visitors from an average of 5 to 10-15 people, an improvement in the TBM's accreditation status from C to A, and the establishment of new synergies among the TBM, schools, and the community. This activity also has a positive psychological impact in the form of increased self-confidence and public speaking skills through village level Literacy Appreciation activities in the form of storytelling competitions to provide a stage and awards for children. The implementation of this branding and marketing strategy proved effective in enhancing the image, services, and impact of the STM Al-Hijrah TBM.  Keywords: branding; marketing strategy; community reading center; reading interest; thematic literacy community service program.
Pengaruh Harga Dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan Pada Bengkel Ohara Mobil Medan Michaell Kok Hara; Mery Lani Br Purba; Elisabet Tambunan; Eva Margareth Sarah
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i6.9589

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk pengaruh harga dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan pada Bengkel Ohara Mobil Medan. Bengkel Ohara Mobil Medan merupakan salah satu bengkel yang telah beroperasi cukup lama dan dikenal oleh masyarakat sebagai tempat servis kendaraan dengan berbagai layanan perawatan dan perbaikan. Bengkel ini berusaha menarik pelanggan dengan menawarkan servis berkualitas dan harga yang bersaing. Namun, di tengah ketatnya persaingan, bengkel ini perlu terus berinovasi agar tetap menjadi pilihan utama bagi konsumen di Medan. Dalam beberapa waktu terakhir, Bengkel Ohara Mobil Medan mengalami penurunan tingkat kepuasan pelanggan. Terdapat sejumlah hal yang diketahui memberikan pengaruh terhadap penurunan tersebut seperti diantaranya harga dan kualitas produk. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen dari dari Bengkel Ohara Mobil sebanyak 4.657 konsumen. Dikarenakan oleh jumlah populasi sebanyak 4.657 konsumen, maka teknik penentuan sampel menggunakan sampel jenuh dimana seluruh populasi dalam penelitian akan dijadikan sebagai sampel penelitian sehingga dapat dinyatakan bahwa sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 4.657 responden. Sehubungan jumlah populasi yang digunakan sangat besar maka jumlah populasi akan diperkecil dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Harga (X1) secara parsial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan (Y) pada Bengkel Ohara Mobil. Hasil Uji-t juga menunjukkan bahwa Kualitas Pelayanan (X2) secara parsial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan (Y) pada Bengkel Ohara Mobil. Hasil Uji-F menunjukkan bahwa Harga (X1) dan Kualitas Pelayanan (X2) secara simultan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan (Y) pada Bengkel Ohara Mobil.
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN PREMI TERHADAP KEPUASAN PESERTA DI BPJS KESEHATAN KANTOR CABANG SIBOLGA Elisabet Tambunan; Mery Lani Purba; Tohonan Silalahi; Maria Hutagalung
JURNAL MUTIARA MANAJEMEN Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Mutiara Manajemen
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to ascertain how participant satisfaction at the BPJS (Social Security Administration) Health Office, Sibolga Branch, is impacted by service quality and premiums. Partially and concurrently, the impacts of premiums and service quality on participant satisfaction are examined. Quantitative research is the research methodology employed. Through a survey method, questionnaires were given directly to BPJS Health participants at the Sibolga Branch in order to collect data. 99 BPJS Health employees from the Sibolga Branch make up the study's sample. The analysis methods employed include validity tests, reliability tests, classical assumption tests, multiple linear regression analysis, and hypothesis testing. The results of the study indicate that: (1) the service quality variable has a positive and significant effect on participant satisfaction, with a value of 9.113; (2) the premium variable has a positive and significant effect on participant satisfaction, with a value of 3.629; (3) the service quality and premium variables simultaneously have a positive and significant effect, with a value of 68.931; (4) based on the coefficient of determination (R²), the value is 0.590 or 59%, while the remaining 41% is influenced by other variables not examined in this study, such as location, promotion, and others.
PENGARUH MEDIA SOSIAL DAN HARGA TERHADAP MINAT BELI PRODUK FASHION MAHASISWA MANAJEMEN UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA DI SHOPEE Fitriani Simamora; Elisabet Tambunan; Maria Natalia Hulu; Harli Jepison Sitanggang; Syukur Juli Arfin Gulo; Feni Feni
JURNAL MUTIARA MANAJEMEN Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Mutiara Manajemen
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media sosial sudah berkembang pesat semenjak permulaan abad ke-21, jadi bagian integral dari modern life. adanya media sosial mempermudah perusahaan untuk membagikan informasi atau mempromosikan terkait produknya kepada para konsumen. Shoppe sebagai salah satu marketplace terbesar di Indonesia mempopulerkan mobile marketplace dengan jenis interaksi C2C (costumer to costumer). Dalam hal ini harga sebagai faktor yang memberi dampak pada minat beli pada produk fashion di Shopee, karena banyaknya produk sejenis dari merchant lain dengan harga yang beragam, menjadikan pembeli ragu saat membeli produk yang ditawarkan merchant di Shopee. Tujuan dari studi ini adalah untuk memahami dampak dari faktor media sosial dan harga terhadap ketertarikan konsumen untuk membeli. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif, dengan menggunakan data primer. Populasi yang dimanfaatkan sejumlah sampel diperoleh melalui metode pengambilan sampel insidental, dengan total responden sebanyak 71 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel media sosial berpengaruh secara parsial terhadap minat beli dan harga. Minat beli mahasiswa dalam membeli produk fashion sebesar 38% dipengaruhi oleh harga. Oleh karena itu perlu kiranya perusahaan Untuk lebih memperhatikan harga yang diberikan pada produk mode yang dipasarkan dengan memaksimalkan penggunaan media sosial.