Claim Missing Document
Check
Articles

Persepsi Petani terhadap Program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) di Kabupaten Lampung Selatan: Perception Of Farmers Toward Rice Farm Insurance Program (AUTP) in South Lampung Regency Gitosaputro, Sumaryo; Nurmayasari, Indah; Rangga , Kordiyana K.
Jurnal Penyuluhan Vol. 19 No. 02 (2023): Jurnal Penyuluhan
Publisher : Department of Communication and Community Development Sciences and PAPPI (Perhimpunan Ahli Penyuluhan Pembangunan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25015/19202345426

Abstract

Program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) merupakan program asuransi untuk melindungi petani jika terjadi gagal panen sebagai akibat dari risiko banjir, kekeringan, dan serangan organisme pengganggu tanaman. Program ini berlaku sejak tahun 2015, namun sejumlah besar petani padi belum memanfaatkan perlindungan ini. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan persepsi petani pada pelaksanaan dan manfaat program AUTP dan mengkaji faktor-faktor yang berhubungan persepsi petani pada program AUTP di Kabupaten Lampung Selatan. Pengambilan sampel dipilih secara random sampling sebanyak 64 orang. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan metode analisis Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan persepsi petani terhadap Program AUTP di Kabupaten Lampung Selatan, masuk dalam klasifikasi rendah yaitu hanya sebesar 68,75 persen, sedangkan tingkat pendidikan nonformal, tingkat interaksi sosial, tingkat pemenuhan kebutuhan, dan tingkat pengetahuan tentang Program AUTP semuanya hubungan yang signifikan dengan persepsi petani. Berbeda dengan tingkat pendidikan formal dan tingkat pengaruh lingkungan sosial tidak berhubungan signifikan dengan persepsi petani pada Program AUTP.
Kinerja Penyuluh Pertanian Lapang (PPL) Sebelum dan Saat Pandemi Covid-19 di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Kotabumi Selatan Kabupaten Lampung Utara Nurhalizah, Siti; Yanfika, Helvi; Gitosaputro, Sumaryo; Gultom, Dame Trully
Suluh Pembangunan : Journal of Extension and Development Vol 5 No 03 (2023): Suluh Pembangunan: Journal of Extension and Development
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jsp.Vol5.No3.2023.156

Abstract

Kajian ini dilakukan untuk mengetahui kinerja penyuluh pertanian sebelum pandemi dan saat pandemi covid-19. Penelitian dilaksanakan Bulan Mei 2022 – Juni 2022 di Kabupaten Lampung Utara Kecamatan Kotabumi Selatan. Responden dalam penelitian ini adalah penyuluh pertanian dengan mengambil sampel 5 orang penyuluh pertanian dan 77 sampel anggota kelompok tani sebagai crosscheck data. Metode penelitian dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan uji kolerasi rank spearman. Didapatkan dari hasil penelitian ini menunjukkan kinerja penyuluh pertanian di Kecamatan Kotabumi Selatan Kabupaten Lampung Utara sebelum pandemi covid-19 berada pada kategori cukup baik. Saat pandemi covid-19 kinerja penyuluh pertanian di Kecamatan Kotabumi Selatan Kabupaten Lampung Utara berada pada kategori kurang baik. Hal tersebut mengalami penurunan dibandingkan kinerja penyuluh sebelum pandemic covid-19 hal tersebut dikarenakan pada pelaksanaan kegiatan penyuluhan di masa pandemi mengalami penurunan. Kata kunci: Covid-19, Kinerja, Penyuluh Pertanian.
Persepsi Penyuluh Pertanian terhadap Implementasi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 di Kabupaten Lampung Timur Purnamawati, Tati; Nikmatullah, Dewangga; Gitosaputro, Sumaryo; Gultom, Dame Trully; Rangga, Kordiyana K
Suluh Pembangunan : Journal of Extension and Development Vol 5 No 03 (2023): Suluh Pembangunan: Journal of Extension and Development
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jsp.Vol5.No3.2023.211

Abstract

Law Number 23 of 2014 resulted in the management of fisheries extension agents being withdrawn to the center and forestry extension workers managing it by the provinces together with the center. This has reduced the number of agricultural extension workers in East Lampung Regency, so that it is increasingly difficult to fulfill the target of implementing one village one extension agricultural extension worker. The next implication is that the range of extension services has expanded with a total of 264 villages and a total of 6,233 farmer groups served only by 112 agricultural extension workers. Another problem is the agricultural extension policy under the local government which results in the implementation and management of agricultural extension activities encountering many obstacles. This research was conducted in East Lampung Regency. Data collection was carried out in November-December 2022. Respondents were 88 agricultural extension workers on duty in East Lampung Regency. This study used a survey method with a quantitative descriptive approach. The results showed that the perceptions of agricultural extension workers regarding the implementation of Law Number 23 of 2014 in East Lampung Regency were not good.
Keberlanjutan Program Pekarangan Pangan Lestari Anggota Kelompok Wanita Tani di Provinsi Lampung Novrianty, Ely; Rangga, Kordiyana K; Listiana, Indah; Gitosaputro, Sumaryo; Syarief, Yuniar Aviati
Suluh Pembangunan : Journal of Extension and Development Vol 5 No 03 (2023): Suluh Pembangunan: Journal of Extension and Development
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jsp.Vol5.No3.2023.214

Abstract

ABSTRACT Development engaged in the food sector is one of the country's needs in increasing production and meeting needs, especially food. The Sustainable Food Yard Program (P2L) is one of the programs that is expected to be able to provide an increase in food production, especially for family consumption needs. The purpose of this study was to analyze the factors that influence the sustainability of the sustainable food garden program of women farmer groups in Lampung Province. The research method used is a quantitative method. The population in this study are members of the women's farmer group and stakeholders (stakeholders). Respondents studied amounted to 85 people. Data collection was carried out in June 2022. The data analysis method used was linear logistic regression analysis to determine the factors that influence program sustainability. The results showed that the level of sustainability of sustainable food gardens in Lampung Province was influenced by internal and external factors. Formal education, non-formal education, cosmopolitan level, number of family dependents, infrastructure, government support, market institutions and village nurseries and product marketing influence the level of sustainability of P2L in Lampung Province. Suggestions in this study are expected by certain parties, especially stakeholders and the government to be able to provide a forum and education for farmer women's groups in increasing knowledge and skills in managing and developing P2L programs. Keywords: farmer women's group, sustainable food yard, sustainability
Curahan Waktu Wanita dalam Pengelolaan Usaha Kopi Bubuk Rumah Tangga di Kecamatan Sindang Danau, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan Kurnia, Nuril Septianisa; Rangga, Kordiyana K.; Gitosaputro, Sumaryo; Syarief, Yuniar Aviati
Suluh Pembangunan : Journal of Extension and Development Vol 6 No 01 (2024): Suluh Pembangunan: Journal of Extension and Development
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jsp.Vol6.No1.2024.240

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan mengetahui bagaimana curahan waktu wanita dalam pengelolaan usaha kopi bubuk rumah tangga. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Sindang Danau Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan. Pengambilan data penelitian dilakukan pada bulan November 2022−Februari 2023. Responden dalam penelitian ini adalah wanita sebagai pelaku usaha kopi bubuk rumah tangga berjumlah 41 orang. Penelitian ini menggunakan metode sensus dan analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa curahan waktu wanita dalam pengelolaan usaha kopi bubuk rumah tangga lebih didominasi oleh wanita dibandingkan dengan pria, durasi tertinggi curahan waktu wanita dalam proses pengolahan kopi bubuk rumah tangga yang dilakukan wanita terdapat pada proses pemasaran sebesar 245,12 jam/bulan dan pria 239,27 jam/bulan, durasi sedang terdapat pada proses penggorengan yang dilakukan wanita sebesar 16,15 jam/bulan dan pria 9,14 jam/bulan, serta durasi rendah terdapat pada proses pencucian biji kopi yang dilakukan wanita sebesar 4,24 jam/bulan dan pria 2,91 jam/bulan.
Hubungan Antara Kinerja Penyuluh Pertanian dengan Tingkat Penerapan Teknologi Usahatani Padi di Wilayah Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Tulang Bawang Tengah Nurmadani, Nurmadani; Gitosaputro, Sumaryo; Soepraktikno, Serly Silviyanti; Syarief, Yuniar Aviati
Suluh Pembangunan : Journal of Extension and Development Vol 3 No 02 (2021): Suluh Pembangunan : Journal of Extension and Development
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jsp.Vol3.No2.2021.264

Abstract

Tingkat penerapan teknologi usahatani padi membutuhkan adanya bimbingan yang maksimal dari tenaga penyuluh pertanian lapangan. Kinerja yang baik seharusnya dapat menghasilkan penerapan teknologi usahatani padi yang lebih baik dari pada sebelumnya. Jika penerapan teknologi usahatani padi dilaksanakan dengan tepat, maka seharusnya tingkat produktivitas usahatani padi dapat meningkat. Penelitian bertujuan untuk mengetahui tingkat kinerja penyuluh pertanian di BPP Tulang Bawang Tengah, untuk mengetahui hubungan antara kinerja penyuluh pertanian dengan tingkat penerapan teknologi usahatani padi di wilayah Kecamatan Tulang Bawang Tengah, untuk mengetahui hubungan antara tingkat penerapan teknologi usahatani padi dengan tingkat produktivitas usahatani padi di Kecamatan Tulang Bawang Tengah. Penelitian dilaksanakan Bulan Januari-Februari 2021 di Kecamatan Tulang Bawang Tengah. Responden adalah 45 petani padi serta tiga tenaga penyuluh di Kecamatan Tulang Bawang Tengah. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kinerja penyuluh pertanian sedang, terdapat hubungan nyata antara tingkat kinerja penyuluh pertanian dengan tingkat penerapan teknologi usahatani padi di wilayah binaan BPP Kecamatan Tulang Bawang Tengah, dan terdapat hubungan nyata antara tingkat penerapan teknologi usahatani padi dengan tingkat produktivitas usahatani padi di Kecamatan Tulang Bawang Tengah. Kata kunci: kinerja, penyuluh, teknologi, usahatani.
Peran Pemerintah Daerah dalam Penyelesaian Konflik Menahun Masyarakat Adat dengan Perusahaan Perkebunan Karet di Kabupaten Tulang Bawang Barat Provinsi Lampung Ari Irawan, Sahrul; Gitosaputro, Sumaryo; Rangga, Kordiyana K; Hasanuddin, Tubagus; Syarief, Yuniar Aviati
Ganaya : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 6 No 4 (2023)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/ganaya.v6i4.2715

Abstract

Coexisting activities between companies in the community do not necessarily provide a positive relationship with the community.  Conflict is something that occurs between communities and companies, especially in this area conflicts have occurred chronically from the 1980s to 2022.  The importance of the role of local governments to resolve existing conflicts. Resolving protracted agrarian conflicts requires joint efforts from all parties involved, as well as a commitment to finding just and sustainable solutions. This study aims to determine the role of local governments in the process of resolving conflicts between indigenous peoples and companies and find out what ways certain parties can do outside of the role of local governments in helping to resolve social conflicts in Tulang Bawang Barat Regency, Lampung Province. This research is with a qualitative descriptive approach, with interviews, FGDs, and documentation.  The results showed that the government has played a good role in the existing conflict resolution process, the government has carried out a mediation and facilitator in efforts to dialogue and negotiation between the two parties in reaching conflict resolution. On the other hand, the recommendation efforts that arise from the existence of FGD to resolve conflicts are the improvement of human resources of both parties, the optimization of the role of stakeholders, especially the role of local governments, and the legal realm of the role of the judiciary is the end of all existing conflict resolution processes. The conclusion in this study is that mediators and facilitators are roles that have been given by local governments to resolve conflicts that occur.  The FGD activities carried out provide recommendations for conflict resolution strategies that will be submitted to the community and companies.  
Identifikasi Perencanaan, Implementasi dan Evaluasi Program Corporate Social Responsibility Perusahaan Karet di Kabupaten Tulang Bawang Barat, Lampung Gitosaputro, Sumaryo; Irawan, Sahrul Ari
AGRITEXTS: Journal of Agricultural Extension Vol 48, No 2 (2024): November
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/agritexts.v48i2.94871

Abstract

Corporate social responsibility (CSR) is one of the mandatory programs implemented by companies that contributes to the progress of the nation. Private companies, state-owned companies, and Regional-Owned Enterprises (BUMD), especially private companies, are not entirely optimal in implementing CSR. This study aims to determine the extent to which CSR planning, implementation, and evaluation at PT. Huma Indah Mekar are given to the community around the company's area. This study is a field study accompanied by an internship. The research is a qualitative descriptive type using interviews and observations as research instruments. The research was conducted at PT. Huma Indah Mekar by making human resource development (HRD) and HRD Staff as informants. The results of this study show that the CSR program in the company has been well planned, from building renovation, education scholarships, blood donation, and mass circumcision. The targets, objectives, and implementation forms have been prepared and planned well by the company's CSR team. The implementation of this CSR program includes the place, actors, objects, and feelings of the community around the recipients of the CSR program. The evaluation of the program that has been implemented provides an illustration of the need for improvement and re-planning of future CSR programs.
Identifikasi Faktor Internal dan Faktor Eksternal dalam Pengembangan Agrowisata Kopi di Kecamatan Sumber Jaya Kabupaten Lampung Barat Afifah, Munafatin; Gitosaputro, Sumaryo; Rangga, Kordiyana K; Affandi, Muhammad Irfan
Suluh Pembangunan : Journal of Extension and Development Vol 6 No 03 (2024): Suluh Pembangunan: Journal of Extension and Development
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jsp.Vol6.No3.2024.208

Abstract

Penelitian dilaksanakan dengan tujuan untuk mengidentifikasi faktor internal dan faktor eksternal dalam bentuk kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang dapat dijadikan dasar untuk merumuskan strategi pengembangan Agrowisata Kopi di Sekolah Kopi Lampung Barat. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Sumber Jaya Kabupaten Lampung Barat. Metode analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Pengambilan data di lapangan dilaksanakan pada bulan November hingga Desember 2022. Pengumpulan data penelitian dilaksanakan melalui FGD pada 3 desa sekitar lokasi agrowisata, responden penelitian berjumlah 36 orang pemangku kepentingan. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui jumlah total skor faktor kekuatan 2,20 dan kelemahan 0,65, sehingga diketahui jumlah total skor IFE adalah 2,85, hal ini menunjukkan posisi faktor internal berada pada skala penilaian sedang. Jumlah total skor EFE adalah 3,17, dari hasil ini menunjukkan faktor eksternal berada pada posisi penilaian kuat dengan total skor faktor peluang 2,90 dan ancaman 0,27, sehingga dari hasil tersebut dapat diketahui bahwa total matrik EFE lebih besar dibandingkan matrik IFE, hal tersebut menggambarkan bahwa keadaan internal Agrowisata berada pada kondisi tumbuh dan kembangkan dengan memanfaatkan peluang yang ada. Kata kunci: agrowisata kopi, faktor internal, dan faktor eksternal
Kontribusi Program Kostratani dalam Meningkatkan Produktivitas Padi untuk Mendukung Ketahanan Pangan di Provinsi Lampung Gitosaputro, Sumaryo; Irawan, Sahrul Ari
Jurnal Penyuluhan Vol. 20 No. 02 (2024): Jurnal Penyuluhan
Publisher : Department of Communication and Community Development Sciences and PAPPI (Perhimpunan Ahli Penyuluhan Pembangunan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25015/20202450846

Abstract

Pelaksanaan Program Kostratani di tingkat kecamatan diharapkan meningkatkan peran BPP sebagai pusat pengembangan inovasi pertanian, terutama cara peningkatan produktivitas padi. Kostratani menjadi upaya akselerasi pembangunan sektor pertanian dan partisipasi peran dari PPL sebagai pendamping petani. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat keberhasilan program Kostratani dan kontribusinya dalam meningkatkan produktivitas padi sehingga mampu mengoptimalkan ketahanan pangan di daerah. Pengamatan primer dilakukan di Kabupaten Lampung Timur dan Lampung Tengah, lokasi ini merupakan wilayah percontohan di Provinsi Lampung sebagai pelaksana program Kostratani dan lokasi pertama kali menerapkan Kostratani yang merupakan alokasi Kostratani di Provinsi Lampung Tahun 2019, selain beberapa wilayah lainnya. Data sekunder sebagai data pendukung penelitian dikumpulkan melalui studi pustaka dan berberapa sumber. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan kegiatan Kostratani sudah berjalan baik, dan adanya peningkatan produktivitas padi dari 48.62 Ku/Ha 2020, dan 2022 meningkat menjadi 51,87 Ku/Ha. Program Kostratani berhasil meningkatkan produktivitas padi dan meningkatkan peran-peran dari BPP itu sendiri.