Desa wisata Bonjeruk merupakan salah satu dari sebelas desa wisata dilombok tengah. Pengembangan wisata dilakukan sejak juni 2018 oleh Kelompok Sadar Wisata Bonjeruk Permai. Paket wisata bersepeda atau goes yang melewati persawahan, Kebun Buah, dan tempat Bersejarah merupakan paket wisata andalan. Manfaat desa wisata binjeruk belum memberikan dampak ekonomi pada masyarakat umum sehingga menjadi pemicu kecemburuan social. Bentuk kecemburuan social yaitu kurang peduli masyarakat umum pada fasilitas penunjang disa wisata Bonjeruk. Permasalahan lainya ialah masih ditemukan tumpukan kotoran ternak berupa kotoran sapi dari masyarakat sekitar yang membuang kotoran ternak pada area perkebunan dan persawahan dipinggir jalur sepeda. Bau busuk dan pemandangan tumpukan kotoran sapi sangat mengganggu wisatawan bersepeda. Masyarakat telah memiliki pengetahuan bahwa kotoran sapi dapat menajdi sumber energy alternative biogas namun belum memeiliki keterampilan teknis dalam memabngun reaktor biogas. Untuk meningkatkan kebersihan jalur sepeda desa wisata Bonjeruk maka dilakukan pelatihan tukang Biogas kepada 10 (Sepuluh) Orang masyarakat desa bonjeruk. Pelatihan dilaksanakan dengan membangun sebuah demoplot reaktor biogas skala 4 meter kubik. Kegiatan dialksanakan selama 8 (delapan) hari. Kegiatan pengabdian ini telah menghasilkan 10 (sepuluh) orang tukang biogas dan sebuah reaktor bigas model fixeddome yang mampu menampung 30% (tiga puluh persen) kotoran sapi yang ditumpuk pada pinggir jalur sepeda.