Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Analisa Dampak Kenaikan Setting Tegangan di GI Tarahan Terhadap Performa Sistem 20kV PT. Bukit Asam Tbk Gusmedi, Herri; Khairudin
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 14 No. 2 (2020)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v14n2.2152

Abstract

Analisis Rugi-Rugi (Losses) Transformator Daya 150/20 KV di PT. PLN (Persero) Gardu Induk Sutami ULTG Tarahan Elnizar, Hendri; Gusmedi, Herri; Zebua, Osea
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 15 No. 2 (2021)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v15n2.2197

Abstract

In general, in the distribution of electrical energy, there will always be losses. In a transformer, there are two types of losses, namely technical losses and non-technical losses. Non-technical losses are caused by things outside of system performance, such as accidents, natural disasters, human negligence, and so on. Meanwhile, technical losses are caused by two things, namely copper losses and core losses. Technical losses in the transformer cause the efficiency of the electricity supply to be low. Therefore the author will make a thesis entitled "Analysis of Losses Power Transformer 150/20 KV in PT PLN (PERSERO) Substation Sutami ULTG Tarahan" The analysis was carried out in July 2019, which aims to determine the amount of losses - losses on the transformer every day within a month, as well as calculating the percentage increase in losses due to changes in normal load current to peak load current. The calculation results show that the highest Losses on Transformer 1 falls on July 23, 2019, amounting to 4,588,204 kw. The highest loss on Transformer 2 falls on July 11, 2019, amounting to 16,246,884 kw. Then the magnitude of the change in the increase in current from normal load current to peak load current on Transformer 1, will cause losses to increase by 3.66 percent, and the amount of change in the increase in current from normal load current to peak load current on Transformer 2, will cause losses to increase by 2,38 percent. Keywords: Transformer, losses, copper losses, core losses
Studi Retrofit Sistem Kelistrikan Gedung A dan B Fakultas Teknik Universitas Lampung Khairudin; Fernanda, Imam Ghozali; Ubaidah; Gusmedi, Herri; Despa, Dikpride; Syidiq, M. Al Rasyid
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 7 (2024): Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik dan Aplikasi Industi (SINTA) 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini berfokus pada retrofit sistem kelistrikan Gedung A dan Gedung B Fakultas Teknik Universitas Lampung dengan tujuan meningkatkan efisiensi energi, keandalan, dan ketersediaan suplai listrik. Latar belakang penelitian ini adalah kondisi sistem kelistrikan yang ada belum memenuhi standar keamanan dan ketentuan yang ditetapkan oleh Standar Nasional Indonesia (SNI) serta Peraturan Umum Instalasi Listrik (PUIL). Proses retrofit dilakukan dengan mengidentifikasi kondisi sistem yang ada, merencanakan perbaikan, dan mengusulkan solusi berkelanjutan untuk memperbaiki sistem kelistrikan. Metodologi yang digunakan mencakup analisis kebutuhan daya, evaluasi kapasitas, serta perencanaan retrofit dengan mempertimbangkan penggunaan teknologi terbaru yang lebih efisien dalam hal energi. Studi ini bertujuan untuk menghasilkan panduan yang dapat digunakan oleh pihak-pihak terkait dalam memperbaiki dan meningkatkan sistem kelistrikan gedung, sehingga dapat mencapai efisiensi energi, keandalan operasional, dan keberlanjutan yang lebih baik. Hasil dari penelitian ini diperoleh temuan antara lain kabel yang terpasang hanya memiliki luas penampang sebesar 1,5 mm2, sedangkan berdasarkan PUIL 2011 dan katalog kabel untuk kabel daya memiliki luas penampang sebesar 4 mm2 dan kabel penerangan sebesar 2,5 mm2. 
EVALUASI KEANDALAN JARINGAN DISTRIBUSI 20 KV PENYULANG STROBERI 2 PT. PLN (PERSERO) ULP KOTA METRO DENGAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) Gusmedi, Herri; Hakim, Lukmanul; Ramadan, Rizki
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 12 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v12i1.3617

Abstract

Kontinuitas dan ketersediaan tenaga listrik pada konsumen perlu dijaga dan ditingkatkan.  Keandalan suatu jaringan distribusi dari suatu penyulang dapat digambarkan melalui besaran dari indeks-indeks keandalan yang akan dibandingkan dengan indeks acuan pada Standar PLN untuk mengetahui tingkat keandalan dari jaringan distribusi tersebut. Indeks-indeks keandalan digunakan pada sistem distribusi yaitu SAIDI, SAIFI, CAIDI. Metode yang digunakan dalam menghitung indeks keandalan di tugas akhir ini adalah menggunakan metode FMEA (Failure Mode and Effect Analysis), dimana metode ini memperhitungkan indeks kegagalan pada tiap-tiap peralatan yang membentuk sistem distribusi tenaga listrik sehingga dapat mempresentasikan indeks keandalan sistem dalam keseluruhan. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari analisis pada penyulang Stroberi didapatkan nilai indeks keandalan SAIFI sebesar 2,958 gangguan/pelanggan tahun dan SAIDI sebesar 9,138 Jam/pelanggan tahun. 
ANALISIS KEANDALAN SISTEM JARINGAN DISTRIBUSI 20 KV PT. PLN (PERSERO) UP3 METRO MENGGUNAKAN METODE RELIABILITY NETWORK EQUIVALENT APPROACH (RNEA) Azzam, Abdullah; Gusmedi, Herri; Huda, Zulmiftah
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 12 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v12i1.3813

Abstract

Kualitas keandalan jaringan distribusi sangat penting dalam menentukan kinerja sistem distribusi tenaga listrik. Dalam suatu jaringan distribusi, kualitas keandalan dapat dilihat dari lamanya pemadaman listrik dan seberapa sering terjadinya pemadaman listrik dalam kurun waktu tertentu. Sistem distribusi tentunya memiliki nilai keandalan, dimana indeks-indeks keandalan yang digunakan untuk menghitung nilai keandalan yaitu SAIDI dan SAIFI. Metode yang digunakan dalam menghitung indeks keandalan pada tugas akhir ini adalah menggunakan metode Reliability Netwok Equivalent Appoach (RNEA), dimana prinsip utama dari metode RNEA adalah elemen ekuivalen dapat digunakan untuk mengganti bagian jaringan distribusi dan menyusun kembali sistem distribusi yang besar ke dalam bentuk seri dan sederhana. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari analisis pada penyulang Strawberry dan penyulang Nila, didapatkan nilai indeks keandalan untuk penyulang Strawberry yaitu, nilai SAIDI sebesar 9,2718 dan nilai SAIFI sebesar 3,0055. Penyulang Nila diperoleh nilai indeks keandalan SAIDI sebesar 13,8186 dan SAIFI sebesar 4,44104
DESAIN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA (PLTS) ON-GRID 60 KWP Gusmedi, Herri; Putra, Rizki Pratama; Samosir, Ahmad Saudi
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v13i1.5537

Abstract

Pada 2021, sektor energi Indonesia menghasilkan hampir 600 MtCO2, terutama dari industri energi pembangkitan listrik. Sektor ini menyumbang 50% dari total semua sektor yang menyumbang emisi di Indonesia. Sektor energi sangat berpeluangan sebagai sasaran dalam transisi energi dalam mengurangi emisi karbon akibat bahan bakar fosil. Penelitian ini bertujuan merencanakan Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) On-Grid. Metode penelitian meliputi perancangan sistem PLTS On-Grid di Gedung Serba Guna Universitas Lampung dengan kapasitas 60 kWp dan simulasi menggunakan perangkat lunak PVSyst 7.4 untuk mendapatkan potensi energi berdasarkan data radiasi matahari dan suhu pada Meteonorm 8.1 dan menguji performa sistem. Hasil simulasi menunjukkan bahwa PLTS On-Grid ini mampu menghasilkan energi sebesar 88,636 MWh/tahun dengan nilai Performance Ratio sebesar 84,34%, Capacity Utilization Factor sebesar 16,85%, nilai Reference Yield tahunan mencapai 1749,8 kWh/kWp, nilai Array Yield tahunan mencapai 1504,5 kWh/kWp, dan nilai Final Yield tahunan mencapai 1475,8 kWh/kWp. Hasil ini mengindikasikan bahwa sistem PLTS yang dirancang dapat beroperasi secara efisien dalam mengkonversi energi matahari menjadi energi listrik.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Implementasi Listrik Bertenaga Surya di Pesantren Ahsanul Ibad Kecamatan Purbolinggo Kabupaten Lampung Timur Khairudin, Khairudin; Huda, Zulmiftah; Hakim, Lukmanul; Gusmedi, Herri
Nemui Nyimah Vol. 2 No. 2 (2022): Nemui Nyimah
Publisher : FT Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementasi energi terbarukan terbarukan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Indonesia sudah mulai banyak dimanfaatkan. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Ahsanul Ibad Lampung Timur bertujuan untuk memperkenalkan pemanfaatan energi radiasi sinar matahari untuk menghasilkan listrrik bagi para santri sekaligus pelatihan instalasi sistem PLTS di Mesjid Pondok Pesantren. Sistem PLTS diharapkan dapat membantu jalannya proses belajar para santri ketika terjadi pemadaman listrik di malam hari. Sistem PLTS yang dipasang memanfaatkan output DC yang dihasilkan untuk sumber penerangan pada Mesjid, komponen yang terpasang antara lain Panel Surya dengan kapasitas 100 wp, Solar Charge Controller, Batre dan Lampu DC.
Parallel Resonance Fault Current Limiter for DFIG Wind Turbine Transient Stability MA’RUF, RULI AMAR; HUDA, ZULMIFTAH; GUSMEDI, HERRI
ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Vol 14, No 1: Published January 2026
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/elkomika.v14i1.14

Abstract

The increasing penetration of renewable energy, especially wind energy based on Dubly Fed Induction Generator (DFIG), poses challenges in maintaining power system stability. One mitigation approach is the use of a Parallel Resonance Fault Current Limiter (PRFCL), which can limit fault currents and dampen oscillations during major disturbances. This study uses MATLAB/Simulink to simulate a DFIG-integrated IEEE 9 Bus system and evaluate the impact of PRFCL on transient stability during three-phase-to-ground faults. The results show that PRFCL significantly reduces voltage and power deviations, accelerates frequency recovery, and improves the Fault Ride-Through (FRT) capability of DFIG systems.
Analisis Kinerja Teknis dan Potensi Energi Sistem Fotovoltaik Atap Berdasarkan Luas Atap Gedung Fakultas Teknik Universitas Lampung gusmedi, herri; Samosir, Ahmad Saudi; Despa, Dikpride
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 8 (2025): Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik dan Aplikasi Industri (SINTA) 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transisi menuju energi bersih kini menjadi prioritas nasional yang selaras dengan target bauran energi terbarukan. Institusi pendidikan tinggi memegang peran strategis dalam percepatan adopsi dan diseminasi teknologi ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja teknis dan potensi hasil energi dari sistem Fotovoltaik (PV) atap yang dirancang pada lingkungan kampus dengan topologi atap yang terfragmentasi. Menggunakan perangkat lunak simulasi HelioScope, penelitian memodelkan sistem PV berkapasitas total 1,40 MWp yang terdistribusi di berbagai gedung Fakultas Teknik, Universitas Lampung. Evaluasi kinerja mengacu pada metrik standar internasional, meliputi Performance Ratio (PR) dan Specific Yield (SY). Hasil simulasi memproyeksikan produksi energi tahunan mencapai 1.738 MWh (atau 1,74 GWh). Sistem menunjukkan kinerja yang solid dengan nilai Specific Yield sebesar 1.244,2 kWh/kWp dan Performance Ratio sebesar 79,1%. Analisis rugi-rugi (losses) mengidentifikasi temperatur sebagai faktor dominan penurunan kinerja (10,7%), diikuti oleh rugi-rugi ketidaksesuaian (mismatch) sebesar 3,4% yang timbul akibat karakteristik desain multi-atap. Studi ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan atap gedung yang terfragmentasi di lingkungan kampus merupakan strategi yang layak untuk mencapai kapasitas pembangkitan skala besar. Kinerja sistem yang tetap optimal, terlepas dari kompleksitas desain, mengonfirmasi potensi signifikan PV atap sebagai pilar desentralisasi energi di kawasan urban.
Design and implementation of a buck converter-based PV emulator using dynamic evolution control Samosir, Ahmad Saudi; Despa, Dikpride; Gusmedi, Herri; Ferbangkara, Sony
International Journal of Power Electronics and Drive Systems (IJPEDS) Vol 17, No 1: March 2026
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijpeds.v17.i1.pp809-822

Abstract

This paper presents the design, simulation, and experimental implementation of a photovoltaic (PV) emulator based on a buck converter controlled using the dynamic evolution control (DEC) technique. The proposed system accurately reproduces the nonlinear current-voltage (I-V) and power-voltage (P-V) characteristics of a commercial GREEN CELL SM100-18P (100 Wp) PV module under standard test conditions (1000 W/m2, 25 °C). The electrical characteristics of the reference module are embedded in the controller through a lookup table (LUT), which is integrated with the DEC algorithm to enable adaptive real-time regulation of output voltage and current. System modeling and validation are first conducted in MATLAB/Simulink to analyze steady-state and transient performance. A hardware prototype based on an XL4016 buck converter and Arduino Nano microcontroller is then implemented, with real-time monitoring provided via an ILI9341 TFT display. Experimental results show that the emulator achieves a maximum power deviation of 0.8%, a normalized root mean square error (RMSE) of 0.015, a settling time of approximately 12 ms, overshoot below 1.5%, voltage ripple under 2%, and peak conversion efficiency of 94% near the MPP region. These results confirm that the proposed PV emulator provides accurate static and dynamic reproduction of PV characteristics, offering a low-cost, stable, and repeatable platform for laboratory-scale evaluation of PV-related power electronic converters.