Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal melalui Media Video: Studi Kasus di Desa Terutung Seperai, Aceh Tenggara Nursafiah, Nursafiah; Sukma, Mairi; Akram, Habibul; Purnama, Anton; Maufira, Rila; Hasan, Muridha; Hartono, Makmur; Agustyan D, Rahmad; Dari, Ulan; Arivatussaqdiyah, Arivatussaqdiyah; Ladipin, Ladipin; Bahrul Ilmi; Reviza , Liza; Nurlaila, Nurlaila; Sari, Bungsu Keumala; Fajriana, Nurul
Marsipature Hutanabe: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 02 (2025): Marsipature Hutanabe: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Devi Tara Innovations

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strengthening character education through local wisdom is essential for shaping morally upright generations while preserving cultural heritage amid globalization. This community service program integrated the cultural values of Terutung Seperai Village, Southeast Aceh—such as the tradition of cooking lemang and fostering mutual understanding—into character learning using contextual and adaptive video media. Twenty participants from Ar-Raudhah TPQ (Islamic junior-level school) were engaged through lectures, discussions, and interviews in a participatory format. Videos adapted from online sources were modified in narrative, visuals, and moral content to reflect local culture. Implementation included preparation, media selection, outreach, execution, evaluation, and follow-up. The results showed improved understanding of cooperation, tolerance, discipline, responsibility, and religiosity, with high participant engagement and commitment to applying these values in daily life. Video media proved effective for delivering moral messages, preserving cultural identity, and engaging digital-native learners. This initiative offers a replicable, interactive, and sustainable character education model rooted in local wisdom.
Pemetaan Tingkat Kerawanan Kebakaran Berdasarkan Sebaran Hotspot Di Kabupaten Banjar Bahrul Ilmi; Rosalina Kumalawati; Nurlina; Inu Kencana Hadi
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 5 (2024): GJMI - MEI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i5.443

Abstract

Kebakaran hutan dan lahan merupakan masalah yang sering terjadi di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, yang disebabkan oleh faktor alam dan manusia. Deteksi dini menggunakan teknologi penginderaan jauh dari citra satelit MODIS menjadi kunci dalam mitigasi kebakaran. Penelitian ini mengkaji distribusi Hotspot dari tahun 2013 hingga 2023 di Kabupaten Banjar menggunakan metode Gridding . Data Hotspot dan peta tutupan lahan dianalisis untuk mengidentifikasi pola dan faktor risiko kebakaran. Hasilnya menunjukkan jumlah kebakaran dari tahun ke tahun, dengan kecenderungan meningkat selama musim kemarau. Kawasan dengan jumlah Hotspot tinggi, khususnya di Kecamatan Cintapuri Darussalam, Astambul, Mataraman, dan Sungai Tabuk, memerlukan mitigasi yang tepat. Edukasi, praktik pertanian berkelanjutan, dan penegakan hukum yang ketat diperlukan untuk mengurangi risiko kebakaran di Kabupaten Banjar.
Improving Sharia Financial Literacy through Financial Education Programs for Youth Organization Activists in Southeast Aceh Dicky Zulkarnaen; Gundahara; Farma Andiansyah; Bahrul Ilmi
Journal of Community Service and Rural Development Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Business Finence Analyst Co.,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service program aims to improve sharia financial literacy among Youth Organization Activists in Southeast Aceh. The low understanding of the concept of sharia finance and the high level of consumer behavior are the main backgrounds for the implementation of this program. This activity is carried out through a series of counseling, training, and intensive mentoring that emphasizes the theoretical and practical aspects of sharia-based financial management. The method used in this service is a participatory approach with lecture techniques, interactive discussions, sharia-based financial management simulations, and real case studies. The results of the activity show a significant increase in the Youth's understanding of the concept of sharia finance, as well as an increase in awareness in managing finances more wisely and in accordance with sharia principles. Thus, this program can be a model of sharia financial education that can be applied widely to support more sustainable financial well-being.
KARAKTERISASI TERMOGRAVIMETRI DAN METRIK MUTU BAHAN BAKAR BRIKET BATOK KELAPA–KAYU TEMBESU Wily Priya Adi; Ambo Intang; Bahrul Ilmi; Boni Junita; Rusnadi Rusnadi
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 12 No 2 (2025)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/teknika.v12i2.390

Abstract

Briket bioenergi dari batok kelapa dan kayu tembesu dikarakterisasi untuk memandu pemilihan komposisi pada aplikasi konversi termokimia. Analisis proksimat (kadar air, zat terbang, abu, fixed carbon) dan ultimat (C–H–N) dilakukan mengikuti ASTM D7582 dan ASTM D5373. Termogravimetri (TGA) melengkapi dengan memetakan tahapan kehilangan massa dan residu abu. Pada lima komposisi (90:10 hingga 10:90, batok:tembesu, interval antar komposisi adalah perubahan 20% untuk setiap komponen), kenaikan tembesu secara sistematis menurunkan kadar karbon (68 - 57 wt%) dan fixed carbon (60 - 49 wt%) serta sedikit menaikkan hidrogen (4,2 - 5,5 wt%). Kurva TGA menunjukkan pengeringan awal di bawah ~400 K, devolatilisasi dan reaksi arang dominan pada ~600–1000 K, serta residu stabil yang setara 3 – 3,5 wt% abu. Campuran 90:10 memberikan metrik mutu paling unggul, mengindikasikan densitas energi dan hasil arang yang lebih baik dibanding campuran dengan tembesu lebih tinggi. Hasil ini memberi dasar empiris untuk pemilihan bahan bakar dan penetapan set-point reaktor (jendela pengeringan/devolatilisasi) pada gasifier skala kecil dan combustor unggun tetap. Kata kunci : briket, batok kelapa, kayu tembesu, karakterisasi, mutu bahan bakar.
BINDER‑DRIVEN TRADE‑OFFS PADA BRIKET ARANG TEMPURUNG KELAPA: KERANGKA ISOKONVERSI TERMOGRAVIMETRI DENGAN PATI TAPIOKA (15–20 WT%) A. Ghalib Hasyemi; Ambo Intang; Bahrul Ilmi; Boni Junita; Rusnadi Rusnadi
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 12 No 2 (2025)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/teknika.v12i2.392

Abstract

Pemilihan perekat pada briket arang mengendalikan integritas mekanik sekaligus perilaku termokimia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh variasi perekat pati tapioka (15 dan 20 wt%) terhadap perilaku dekomposisi termokimia briket arang tempurung kelapa. Briket dievaluasi menggunakan pencatatan kehilangan massa terhadap waktu serta analisis turunan sesuai praktik termogravimetri (TG/DTG). Profil pemanasan non‑linier menuntut perbandingan berbasis waktu dan derajat konversi: metrik yang dihitung mencakup α(t), laju incremental dα/dt, metrik waktu menuju konversi tα​ (α=0,10–0,90), serta residu akhir. Hasil menunjukkan konversi lebih dini dan lebih cepat pada beberapa tahap untuk perekat 20% (mis., t0.1​: 62,05 menit vs 101,35 menit; t0.9​: 220,10 vs 245,57 menit), dengan puncak DTG sekitar t≈200 menit. Namun, residu meningkat tajam dari ~5,85% (15%) menjadi ~17,80% (20%), yang mengindikasikan pembentukan arang dan/atau re‑polimerisasi tar yang lebih kuat. Studi ini turut mengartikulasikan kerangka pelaporan agar dataset multi‑β (≥3 laju pemanasan linier) berikutnya dapat menghasilkan energi aktivasi isokonversi Ea​(α) melalui FWO/KAS. Secara praktis, kisaran perekat menengah (≈10–15%) tampil sebagai titik awal rasional untuk menyeimbangkan kekuatan, kinetika konversi, dan residu. Studi ini memperkaya sains formulasi briket dengan metrik reprodusibel berdimensi‑nol dan translasi rekayasa yang jelas ke desain reaktor dan kendali mutu. Kata kunci : arang tempurung kelapa, pati tapioca, briket, termogravimetri, energi aktivasi
PENGARUH KADAR PEREKAT TAPIOKA TERHADAP SIFAT FISIKO‑KIMIA DAN KINETIKA PEMBAKARAN SEMU BRIKET ARANG SEKAM PADI M. Fadly Riwansyah; Ambo Intang; Bahrul Ilmi; Boni Junita; Rusnadi Rusnadi
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 12 No 2 (2025)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/teknika.v12i2.389

Abstract

Studi ini memetakan pengaruh kadar perekat tapioka (15, 20, 25, 30, dan 35 % massa terhadap arang sekam padi) terhadap sifat fisiko‑kimia briket serta parameter reaktivitas berupa konstanta laju semu kapp dari analisis termogravimetri (TGA). Analisis proksimat (ASTM D7582) dan analisis ultimate CHN (ASTM D5373) dilakukan pada sampel yang digiling. Hasil menunjukkan kadar air dan zat terbang meningkat dengan penambahan perekat, sedangkan karbon tetap menurun hampir linear. Nilai kapp per komposisi diturunkan dari rerata plateau kuasi‑mantap pada jejak laju isothermal. Regresi linear memperlihatkan korelasi negatif yang signifikan secara statistik antara kadar perekat dan kapp. Untuk menilai kestabilan proses, disusun pula Individuals (I) dan Moving Range (MR) chart untuk k_app pada seluruh kadar perekat yang diuji. Integrasi temuan ini mengarah pada rekomendasi awal kadar perekat 15–20 %, yang menjaga reaktivitas pada tingkat yang dapat diterima sekaligus membatasi pengenceran karbon tetap. Optimalisasi lanjutan perlu memasukkan integritas mekanik dan nilai kalor. Korelasi dan chart yang disajikan dapat berfungsi sebagai alat siap‑pakai untuk pengendalian proses dan spesifikasi produk briket biomassa. Kata kunci : briket arang sekam padi, perekat tapioka, konstanta laju semu kappk, TGA isothermal