p-Index From 2021 - 2026
12.372
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Beban Kerja Fisiologis Pada Karyawan Bongkar Muat Bahan Bangunan Dengan Metode CVL Dan Konsumsi Kalori Muzakiki, Muchamad Abib; Rizqi, Akhmad Wasiur; Priyana, Efta Dhartikasari
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 9, No 2 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jti.v9i2.23051

Abstract

Salah satu bisnis yang terlibat dalam penjualan dan distribusi perlengkapan bangunan, termasuk pasir, batu bata, semen, dan lainnya, adalah UD. DINDAKU. Tiga pekerja yang sedang bongkar muat perlengkapan bangunan menjadi subjek penelitian. Beban kerja fisiologis diperiksa menggunakan metode CVL dan estimasi asupan kalori. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur beban kerja fisiologis sehingga dapat diperiksa dan saran perbaikan dapat dibuat. Menurut temuan analisis CVL, beban kerja fisiologis ketiga pekerja menunjukkan bahwa satu pekerja bekerja dengan cepat sementara dua lainnya bekerja lambat. Beban kerja fisiologis ketiga pekerja berdasarkan pengukuran konsumsi energi menunjukkan bahwa tiga pekerja berada di antara kisaran 2,5-5,0, yang menunjukkan ringan. Mengatur ulang interval istirahat dan jam kerja, membagi tugas, mempekerjakan lebih banyak orang, dan meningkatkan motivasi adalah semua saran untuk perbaikan. Kata kunci: beban kerja, fisiologis, CVL, konsumsi energi, pekerja
IMPLEMENTASI JOB SAFETY ANALYSIS DALAM PENANGANAN PENCEGAHAN KECELAKAAN KERJA DI PT.DNP Syachputra, Arizal Rizki; Rizqi, Akhmad Wasiur; Negoro, Yanuar Pandu
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol. 11 No. 1 (2023): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37971/radial.v11i1.353

Abstract

DNP (Dinamika Nusantara Perkasa) is a business company involved in the field of distributor sales & Repair Services of industrial machinery. . The urgency in conducting research on this company is based on the results of observational activities on observed objects that during the process of activities in performing repair services workers are sometimes less vigilant and careful so that the work they do is at risk in the incidence of a number of accidents. In order to resolve the issues that arise,, conducted research actions aimed at minimizing the occurrence of accidents with the implementation of Job Safety Analysis. In this study was conducted using a semi-qualitative method with data analysis of occupational accident risk that resulted in the conclusion of occupational accident risk at low risk level occurred in the activities of machine component replacement, medium risk accident level in the activities of the installation of knife components and lubricant, high risk level in the activities of material removal , repair of components with welding machines, repair installation of control panels and electric motors. Suggestions intended for the company are expected to require the company to provide personal protective equipment facilities and first aid kit when there are injured workers and the need for the company to emphasize the application of work accident control efforts to workers to minimize the risk of work accidents.
Analisis Pengendalian Kualitas Galon Air Mineral Menggunakan Metode Six Sigma dan FTA: (Studi Kasus: PT. SMU) Rizki Ahmad Prayogi; Akhmad Wasiur Rizqi
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i4.1251

Abstract

PT. SMU adalah perusahaan air minum dalam kemasan galon yang menghadapi permasalahan kualitas produk reject seperti galon bocor, pecah, volume kurang, dan galon berlumut. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan memperbaiki mutu produk menggunakan metode Six Sigma dan FTA dikarenakan sebelumnya perusahaan belum pernah menggunakan metode ini untuk menyelesaikan permasalahan pada pengendalian kualitas. Hasil nilai rata-rata DPMO sebesar 13.161 dengan level Sigma sebesar 2.49 yang menunjukan proses belum optimal. Analisis FTA menunjukkan defect tinggi galon bocor mempunyai akar permasalahan yaitu, kurangnya jam istirahat yang cukup, kurangnya pengawasan dan papasan prosedur, tidak adanya penjadwalan pembersihan rutin, dan tidak adanya sensor suhu dan ventilasi ruang sesuai SOP. Didapatkan perbaikan (5W+1H) yaitu, menerapkan rotasi shift kerja dan mewajibkan 30 menit istirahat, supervisor logistik mengawasi pemuatan dan menerapkan sanki pada operator yang mengabaikan SOP, pasang papan SOP bergambar di area pemuatan dan melakukan audit harian kepatuhan SOP, wajib checklist inspeksi visual pada galon kosong serta latih QC mendeteksi retakan mikro, buat penjadwalan rutin pembersihan dan menyiapkan alat pembersih standar untuk gudang, dan pasang sensor suhu yang memadai serta tetapkan alarm jika terlampui batas suhu maksimum 30°C.
Analisis Risiko Pengelasan di Industri Kontruksi: Integrasi Metode Job Safety Analysis (JSA) dan Fault Tree Analysis (FTA) untuk Pengembangan SOP Berbasis Risiko: (Studi Kasus: PT Fisaka) Mohammad Adam Khusen; Akhmad Wasiur Rizqi
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i4.1324

Abstract

Tingkat risiko kecelakaan kerja yang signifikan dalam bisnis konstruksi, keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan faktor penting yang perlu dipertimbangkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengintegrasikan teknik analisis pohon kesalahan (FTA) dan analisis keselamatan kerja (JSA) guna mengidentifikasi potensi bahaya dan menciptakan praktik kerja yang aman untuk kegiatan pengelasan di PT Fisaka. Melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi aktivitas kerja aktual, penelitian ini menggunakan strategi deskriptif kualitatif untuk mengumpulkan data. Hasil analisis JSA menunjukkan bahwa aktivitas pengelasan memiliki tingkat risiko tertinggi dengan risk rating sebesar 16 (high risk), disebabkan oleh paparan asap CO₂, percikan bunga api, sinar cahaya intens, serta kondisi area kerja yang kurang aman. Tahapan pekerjaan lain seperti pemotongan material dan fit-up juga memiliki risiko sedang hingga tinggi akibat tindakan tidak aman (unsafe action) dan kondisi tidak aman (unsafe condition). Analisis FTA menunjukkan bahwa akar penyebab utama kecelakaan berasal dari ketidakdisiplinan penggunaan alat pelindung diri (APD), kurangnya inspeksi peralatan, serta ventilasi kerja yang tidak memadai. Integrasi JSA dan FTA memberikan gambaran komprehensif terhadap hubungan sebab-akibat kecelakaan kerja serta menjadi dasar dalam penyusunan Standard Operating Procedure (SOP) baru yang berbasis risiko. Hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan sistem manajemen K3 dan membangun budaya kerja yang lebih aman di lingkungan industri konstruksi.
Analisis Losses atau Penguapan Pada Pengisian Gas Argon Dengan Metode FTA & FMEA: (Studi Kasus: PT Asuka Solusi Gasindo) Zainunnushhi, Bey Robbi Hawad; Akhmad Wasiur Rizqi
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i4.1339

Abstract

                Perusahaan gas industri merupakan perusahaan yang memiliki risiko tinggi terhadap terjadinya losses (Penguapan Gas) yang dapat menyebabkan kerugian pada Perusahaan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi losses (Penguapan Gas) yang terjadi pada proses pengisian Gas Argon di PT Asuka Solusi Gasindo. Metode yang digunakan adalah Fault Tree Analysis (FTA) untuk mengidentifikasi penyebab potensial kegagalan suatu sistem dengan model grafis berupa diagram pohon kesalahan, metode ini menetapkan top event atau menentukan kejadian kegagalan utama yang kemudian yang ingin di analisis, dengan metode Fault Tree Analysis (FTA) bertujuan untuk membantu mencegah kegagalan dengan memahami akar permasalahan serta memungkinkan langkah-langkah pencegahan yang efektif untuk mencegah kegagalan sistem di masa depan. Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) suatu metode analisis sistematis untuk mengidentifikasi, menilai, mencegah potensi kegagalan dalam desain atau proses, yang bertujuan untuk mendeteksi dan menghindari potensi cacat atau kegagalan sebelum terjadi, sehingga dapat meningkatkan kualitas, keandalan, dan keselamatan atau produk suatu layanan. Hasil dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mencegah terjadinya losses (Penguapan Gas) pada suatu proses pengisian Gas Argon di PT. Asuka Solusi Gasindo, hal tersebut juga harus di dukung dengan adanya pengecekan secara rutin kondisi tangki Gas Argon, perubahan jadwal pengisian Gas Argon.
Penerapan Metode Six sigma dengan Fault Tree Analysis (FTA) untuk Pengendalian Kualitas Produksi Figure Toys Disney: (Studi Kasus: PT LBJ) Shahrul Zalvanda; Akhmad Wasiur Rizqi
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i4.1384

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengurangi tingkat kecacatan produk pada proses produksi figure toys Disney di PT LBJ. Selama periode pengamatan dari Juni hingga Agustus, perusahaan mencatat tingkat kecacatan rata-rata sebesar 6%, jauh di atas standar perusahaan sebesar 2%. Fault Tree Analysis (FTA) juga digunakan sebagai kerangka analisis. Pengolahan data menggunakan P-Chart menunjukkan bahwa proses belum stabil meskipun cacat berada dalam batas kendali. Perhitungan DPMO menghasilkan nilai 60.968 dengan level sigma 3,05, menunjukkan bahwa proses produksi masih berada pada tingkat kualitas rendah jika dibandingkan dengan standar industri global. Analisis fishbone dan FTA mengidentifikasi penyebab utama cacat spray kurang, yaitu ketiadaan SOP, kurangnya pengawasan, material cat yang tidak sesuai standar, alat spray rusak, tidak adanya checklist monitoring, serta kondisi lingkungan yang tidak mendukung. Rekomendasi perbaikan meliputi pembuatan SOP, pelatihan operator, peningkatan kontrol material, perawatan alat, serta pengendalian lingkungan produksi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar peningkatan pengendalian kualitas secara berkelanjutan dan menurunkan tingkat cacat produk di masa mendatang
Pelatihan Pembuatan Konten Kreatif Sosial Media Bagi Usaha Mikro Kecil Menengah Sidayu Gresik Akhmad Wasiur Rizqi; Moh Nurudddin
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 3 No. 3 (2023): September : Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v3i3.2072

Abstract

training for creating creative content and social media with the object of service aimed at MSME business actors who are members of the Sidayu sub-district MSME association located in Mriyunan Village, Sidayu District, Gresik Regency. This community service is a form of campus participation, especially the Muhammadiyah Gresik Industrial Engineering department, in increasing the capabilities of local resources, namely MSME businesses. The purpose of Community Service itself is to increase insight and knowledge for MSME actors so that the products produced can be well documented and can be recognized by many people through interesting content and social media. So that it is hoped that in the future it can make a positive contribution through increasing selling prices and product competitiveness.
Pelatihan Manajemen Keuangan Bagi Usaha Mikro Kecil Menengah Sidayu Gresik Akhmad Wasiur Rizqi; Moch Nuruddin; Dhidu Usrin Yadani; M.Syafiqul Ma’arif; Harunur Rosyid
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 2 (2024): Juni : Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v4i2.3456

Abstract

Financial management training with a service object intended for MSME business actors who are members of the MSME association of Sidayu district located in Mriyunan Village, Sidayu District, Gresik Regency. This community service is a form of campus participation, especially the Department of Industrial Engineering Muhammadiyah Gresik in improving the ability of local resources, namely MSMEs. The purpose of community service activities is to provide education to Sidayu MSME actors to pay attention to the importance of financial management in business management. Sidayu MSME actors by knowing the financial attribute factors in the business process can control by minimizing and eliminating losses that occur so that the business management process is better and increases income
Analisis Metode HIRARC untuk Menunjang Implementasi Budaya 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Dan Rajin) Pada Area Kerja Fabrikasi: (Studi Kasus: PT Ravana Jaya) Muhammad Ibnu Khizmi; Akhmad Wasiur Rizqi
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i1.1437

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis risiko keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di area fabrikasi PT Ravana Jaya menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC), serta menyusun rekomendasi pengendalian berbasis budaya kerja 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin) yang terintegrasi dengan tingkat risiko. Penelitian dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara, dan studi literatur. Penilaian risiko mengacu pada standar AS/NZS 4360:1999 dengan mempertimbangkan parameter likelihood dan severity. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari sembilan aktivitas kerja yang diidentifikasi, terdapat tujuh aktivitas dengan tingkat risiko tinggi, yaitu proses cutting gas, drilling (magnetic bor dan punching), assembly, serta pengelasan MIG dan las stik portable. Risiko tinggi dipengaruhi tidak hanya oleh bahaya teknis mesin, listrik, dan panas, tetapi juga oleh faktor housekeeping yang kurang baik, rendahnya kepatuhan terhadap SOP dan penggunaan alat pelindung diri, serta perawatan peralatan yang belum optimal. Integrasi HIRARC dan 5R memberikan pendekatan pengendalian risiko yang lebih komprehensif, di mana HIRARC berfungsi sebagai alat prioritisasi risiko, sedangkan 5R berperan sebagai pengendalian berbasis perilaku dan lingkungan kerja. Pendekatan ini menghasilkan rekomendasi perbaikan yang aplikatif dan berpotensi menurunkan risiko kecelakaan kerja secara berkelanjutan.
Upaya Mengurangi Cacat Produk Tembaga pada Proses Produksi Pt. XYZ dengan Pendekatan Metode Six Sigma dan Analisa 5W+1H Haris Setyawan, Eka; Rizqi, Akhmad Wasiur
Science and Physics Education Journal (SPEJ) Vol. 9 No. 1 (2025): Science and Physics Education Journal (SPEJ)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/tfbr2c51

Abstract

Abstract: This study aims to minimize product defects in the copper production process at PT. XYZ. The Six Sigma method was used with the 5W+1H analysis approach. The data analysis results show that from the Refinery Plant production during May–June 2025, with a total of 1,249,320 units, 1,903 units were defective, or 15%. The main types of defects include Nodular Copper (31%), Thin Cathodes (22%), Moldy Cathodes (11%), Bent Cathodes (10%), and Broken Edge Strips (6%). In conclusion, through the DMAIC process, the causes of defects were analyzed using Pareto diagrams, fishbone diagrams, and RCA. The results showed that human, machine, material, method, and environmental factors contributed to product defects. Recommendations for improvement include operator training, routine machine maintenance, material control, and improving work environment conditions. The implementation of this method is expected to reduce the defect rate, improve product quality, and support the company's competitiveness.   Keywords: DMAIC, Quality, Defective Products, Six Sigma, 5W+1H
Co-Authors - Hidayat Achmad Dani Syahfudin Achmad Dicky Ardianto Achmad Khatammi Ahmad Fauzal Ibnu Amalik Ahmad Fian Mahendra Akhmad Adi Susatyo Akhmad Ghozali Fitrah Ikhsan Akhmad Wahyu Gondho Purnomo Alamul Yaqin Alfin Nurissa'adah Alif Putra Awanda Alyssa Jayne Milla Novita Amalik, Ahmad Fauzal Ibnu Amrillah, Mohammad Suhud Andi Rahmad Rahim Ar Rohman, Muhammad Hafid ardiansyah putra Arif Rachman Awaludin Iqbal Iqbal Bustomi, Ali Wafa Zainul Deny Andesta Dhidu Usrin Yadani Dhidu Usrin Yadani Dzakiyah Widyaningrum Efta Dhartikasari Priyana Efta Dhartikasari Priyana Efta Dhartikasari Priyana Elly Ismiyah Elly Ismiyah Elly Ismiyah Faizal Amsyari Fakhri Wafiq, Aditya Fath Iqbal Alfarisi Firdaus, Ahmad Mujaki Fuad, Achmad Nur Gangsar Mulya Sani Haris Setyawan, Eka Harunur Rosyid Hermanto, Muhammad Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Ikhwatun Khasanah Inas Putri Salsabillah Indah Dwi Sefty Indrik Affua Bayu Nirwana Khizmi, Muhammad Ibnu Lathif, Muhammad Khalabi M Jufriyanto M. Fauzan Eksando Pramaisyah M.Syafiqul Ma’arif M.Syafiqul Ma’arif Maulan Najib Maulana Aldi Pratama Maulidy, Muhammad Satrio Misbah Miskiyah, Roihatus Moch Nuruddin Moch Nuruddin Moch. Nuruddin Mochamad Mauludin Rizki Mochammad Nuruddin Moh Fahmi Hidayatullah Moh Jufriyanto Moh Nurudddin Moh. Abdurrahman Moh. Dian Kurniawan Moh. Fikri Pratama Moh. Jufriyanto Moh. Jufriyanto Moh. Jufryanto Mohammad Adam Khusen Mohammad Fachrurrozi Adi Mohammad Fachrurrozi Adi Mohammad Rizal Muhamad Iskhaq Muhamad Nur Afandi Muhammad Abdan Syakuro Billah Muhammad Adi Purwanto Muhammad Ahnaf Faiq Hibatullah Muhammad Dafa Pratama Rahman Muhammad Daffa Ardiansyah Muhammad Dian Kurniawan Muhammad Fahmi Adityah Muhammad Fatikhul Ikhsan Muhammad Ibnu Khizmi Muhammad Ivan Yudha Rifdhani Muhammad Nurul Fatach Muhammad Satrio Alfariki Muhammad Yusuf Bachtiar Muzakiki, Muchamad Abib Nadifa Yusrianafi NAFHANI, MUHAMMAD Natasya Sabrina Al Alifah Nugroho, Rizal Dwi Nur Afni Fakhrudin Ma’ruf Nur Fauziyah Nur Hidayatul Ummah Nur Hidayatul Ummah Nurul Adniyah Pratama, Muhammad Rizky Yoga Pregiwati Pusporini Putri Nur Nabila Rahmadhani, Muhammad Alfyan Rizqi Reza Izzazulqaq Ricky Darmawan Riski Ardiansyah Risky Akbar Riswan Afandi rizal hadi Rizki Ahmad Prayogi Rozaqi, Gala Arda Fahmi Rozikin, Muhammad Khoiru Rusli Rosyid, Moh Fani Said Salim Dahdah Salman Al Farisy Sandy Cahyo Mahardika Sesilia, Khofidatul Shahrul Zalvanda Soffiana Agustin, Soffiana Sukaris Sukma Dwi Yuliana Sukma Dwi Yuliana Syachputra, Arizal Rizki Syafiqul Ma’arif, Muhammad Teguh Imansyah, Teguh Usrin Yadani, Dhidu Vicky Ahmadi, Muhammad Widiharti Widiharti Wijaya, Muchammad Sandy Yanuar Pandu Negoro Yudha Adhitya Kurniawan Zainunnushhi, Bey Robbi Hawad