Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Analysis of Module Needs as Chemical Teaching Materials on Colloidal Subjects in SMA Negeri 1 Tembilahan Andini Saputri; Sjaeful Anwar; Heli Siti Halimatul
Journal of Educational Sciences Vol 6, No 4: October 2022
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jes.6.4.p.645-652

Abstract

The purpose of this study was to analyze the needs of teachers and students on the use of modules as colloidal teaching materials at SMAN 1 Tembilahan. This type of research is descriptive with a qualitative approach. Collecting data using interview sheets and questionnaires. The subjects of this study were three teachers and ten students of class XII IPA 3 SMAN 1 Tembilahan. Based on the results of the questionnaire given, 100% of teachers have used teaching materials that are in accordance with the 2013 curriculum. As many as 67% of teachers experience limited handbooks, both in terms of completeness of materials, explanation techniques, and examples of applying concepts in everyday life. For the use of other teaching materials (outside of school handbooks), only 33% used them while the rest had not used other teaching materials. Regarding the use of application-based teaching materials during the learning process, 100% of teachers have never used them. 33% of teachers have developed teaching materials in the form of modules independently and the rest have never. 100% of teachers expressed interest in the electronic module. From the results of the questionnaire analysis of student needs, it can be concluded that students need a teaching material that can help them to more easily understand chemical concepts and the teaching materials are equipped with pictures, videos, and animations so that learning becomes more interesting and interactive.
Effect of Electron-Beam Irradiation on the Growth Profile and Fatty Acid Composition of Botryococcus sp. Windra Yuniarsih; Heli Siti Halimatul; Asri Peni Wulandari
Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education Vol 10, No 2 (2018): August 2018
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Sciences, Semarang State University . Ro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/biosaintifika.v10i2.14891

Abstract

Botryococcus sp. is an economically important microalgae as it contains carbohydrates, lipids, proteins, and a number of phytochemicals. The high concentrations of saturated fatty acids (SFAs) and monounsaturated fatty acids (MUFAs) in this strain also a valuable source for production of biofuel. Mutagenic engineering using irradiation has been known to increase the content of these biomass. The aim of this study is to know the effect of electron-beam irradiation to the growth profile and fatty acid composition of Botryococcus sp. In this study, Botryococcus sp. adjusted an optical density 1.0 after being exposed to different doses of electron-beam irradiation (160 kGy, 240 kGy, and 320 kGy) and induced random mutagenesis for strain improvement was observed based on high energy (1.5 MeV and 2 mA). Several mutants obtained were designated as strain B160, B240, and B320, respectively. The profile growth was significantly different between control (0 kGy) and irradiated microalgae strain. The highest growth is found in B320 mutant. Fatty acid of Botryococcus sp. control produced 7 fatty acids, B160 produced 7 fatty acids, B240 produced 6 fatty acids, whereas B320 produced 9 fatty acids. B320 produced hydrocarbon and phtalic acid as well as fatty acids. Total SFAs and MUFAs of B240 was increased 1.6 times compared to the wild type. The results would give some implications to improve the quality of biodiesel from Botryococcus sp.
Science Literacy-Oriented Project Based Learning Development for Chemistry Teachers of High Schools in Sumedang District [Pendalaman Materi dan Perancangan Pembelajaran Project Based Learning Berorientasi Literasi Sains Untuk Guru-Guru Kimia se-Kabupaten Sumedang] Hernani Hernani; Atep Rian Nurhadi; Ahmad Mudzakir; Soja Siti Fatimah; Heli Siti Halimatul; Iqbal Musthapa; Yaya Sonjaya; Asep Supriatna; Cecep Jaenudin
Jurnal Pengabdian Isola Vol 2, No 1 (2023): JPI: VOLUME 2, ISSUE 1, 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v2i1.59332

Abstract

Pentingnya keterampilan berpikir dan bertindak yang melibatkan penguasaan berpikir dan menggunakan cara berpikir saintifik dalam mengenal, menyikapi, dan menyelesaikan permasalahan terkait kehidupan nyata perlu dilatihkan kepada peserta didik, salah satu caranya melalui literasi sains dan pembelajaran berbasis proyek (PjBL). Hal tersebut perlu dilatihkan kepada para guru di sekolah melalui kegiatan kolaborasi Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dengan para pendidik di Perguruan tinggi, khususnya Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK). Berdasarkan tujuan tersebut, Departemen pendidikan Kimia FPMIPA UPI menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bekerjasama dengan guru-guru MGMP Kimia Kabupaten Sumedang. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pola 32 Jam Pelajaran (JP) menggunakan metode daring melalui platform zoom dan luring yang dilaksanakan di SMAN 1 Cimalaka. Kegiatan PkM ini terdiri atas pemaparan materi tentang literasi sains dan project based learning, pendalaman konten kimia terkait materi Green Chemistry, serta workshop perancangan perangkat pembelajaran PjBL berorientasi literasi sains. Melalui kegiatan workshop ini, para guru mendapatkan pemahaman yang utuh tentang PjBL dan literasi sains, berhasil merancang pembelajaran dengan model PjBL yang berorientasi literasi sains, serta mendapat kesempatan untuk memaparkan ide dan gagasannya melalui kegiatan seminar. Rancangan pembelajaran yang dibuat sudah siap untuk diterapkan di sekolah, karena telah memperoleh masukan ketepatan konten dan konteksnya secara mendalam pada kegiatan workshop maupun pada kegiatan seminar hasil workshop.
Profil Compassion dan Critical Inquiry Skill Guru Kimia SMA Kabupaten Sukabumi Indra Tri Gunawan; Adi Aliyan; Heli siti Halimatul; Hernani Hernani; Atep Rian Nurhadi; Siti Latifah Nata
Jurnal Riset dan Praktik Pendidikan Kimia Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jrppk.v11i2.64276

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan profil compassion dan critical inquiry skill guru kimia SMA di Kabupaten Sukabumi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dan naratif dengan melakukan pengamatan terhadap subjek penelitian sesuai fakta yang terdapat di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan 98% siswa berpendapat bahwa nilai-nilai compassion dan critical inquiry skill guru kimia SMA di Kabupaten Sukabumi sudah tercermin dalam proses pembelajaran. Sedangkan untuk critical inquiry skill siswa berpendapat hal yang harus ditingkatkan
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS SMARTPHONE PADA MATERI KONSEP REAKSI REDUKSI DAN OKSIDASI Ratu Syifa Khaerun Nisa Herawan; Muhammad Nurul Hana; Heli Siti Halimatul
Jurnal Riset dan Praktik Pendidikan Kimia Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jrppk.v11i1.57946

Abstract

Perkembangan teknologi di era digital seperti sekarang memberikan kemudahan bagi kita untuk belajar dan memperoleh informasi yang kita butuhkan hanya melalui smartphone. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis smartphone berupa aplikasi pada materi konsep reaksi reduksi dan oksidasi. Metode yang digunakan adalah Developmental Research dengan model pengembangan ADDIE. Penentuan karakteristik media dilakukan menggunakan analisis wacana. Kualitas dari segi materi dan media dinilai menggunakan lembar review dosen ahli. Uji coba terbatas dilakukan menggunakan lembar tanggapan peserta didik dan pendidik terhadap 5 (lima) orang peserta didik dan 3 (tiga) orang pendidik. Berdasarkan penentuan karakteristik media diperoleh bahwa media gambar digunakan untuk menjelaskan konsep reaksi reduksi dan oksidasi berdasarkan pengikatan dan pelepasan oksigen, serta media animasi digunakan menjelaskan materi Konsep reaksi reduksi dan oksidasi berdasarkan transfer elektron dan perubahan bilangan oksidasi, penentuan bilangan oksidasi, oksidator dan reduktor, serta reaksi autoredoks. Hasil lembar review dosen ahli dan lembar tanggapan pendidik menunjukkan bahwa konten, navigasi, tampilan, dan kualitas media dari media pembelajaran berbasis smartphone yang dikembangkan sudah kayak sehingga dapat digunakan dalam kegiatan belajar mengajar, hasil tanggapan peserta didik menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan menarik dan mudah digunakan.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SUB MATERI SEL VOLTA BERBASIS ANDROID Bella Azzahra Hadiyat; Muhammad Nurul Hana; Heli Siti Halimatul; Ijang Rohman; Rahmat Setiadi
Jurnal Riset dan Praktik Pendidikan Kimia Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jrppk.v9i1.52276

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin pesat menuntut dunia pendidikan untuk senantiasa meningkatkan mutu pendidikan, salah satunya dengan cara meningkatkan peran media dalam kegiatan pembelajaran. Ketersediaan media pembelajaran yang bersifat mobile masih sangat sedikit, terutama untuk pembelajaran kimia. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran berupa aplikasi berbasis android pada sub materi sel Volta. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Developmental Research (DR) dengan menerapkan model pengembangan ADDIE. Konsep-konsep esensial dan karakteristik media diperoleh dengan melakukan analisis wacana sub materi sel Volta dan analisis elemen media pendukung, sedangkan kelayakan media pembelajaran diperoleh melalui review dengan menggunakan lembar review dan angket tanggapan pendidik, sertatanggapan peserta didiksebagaipengguna. Berdasarkan hasil penelitian, konsep-konsep esensial pada media pembelajaran sub materi sel Volta berbasis android memuat definisi sel Volta, reaksi pada sel Volta, diagram sel, komponen sel Volta (elektroda, jembatan garam, dan kabel/kawat), potensial reduksi standar, elektroda hidrogen standar, dan aplikasi pada sel Volta (sel Volta primer dan sel Volta sekunder) dengan karakteristik media berupa teks, gambar, foto, animasi, dan video yang menunjukkan level makroskopik, level submikroskopik, dan level simbolik. Hasil review dan angket tanggapan pendidik menunjukkan bahwa konten, navigasi, tampilan, dan kualitas media dari media pembelajaran yang dikembangkan sudah layak sehingga dapat digunakan dalam kegiatan belajar mengajar, serta tanggapan peserta didik menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan menarik dan mudah digunakan.
Analisis Kebutuhan Materi Kimia untuk Siswa SMK Kompetensi Agribisnis Perikanan Air Tawar Hayun Rizki Yulistia; Sjaeful Anwar; Heli Siti Halimatul Munawaroh
Jurnal Riset dan Praktik Pendidikan Kimia Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jrppk.v12i1.69415

Abstract

Kimia sebagai muatan adaptif mata pelajaran dasar kompetensi keahlian (C.1) yang dibutuhkan untuk SMK kompetensi keahlian Agribisnis Perikanan Air Tawar (APAT). Kurikulum pembelajaran di SMK merupakan kurikulum yang menggabungkan ruang lingkup muatan umum, adaptif, dan kejuruan. Kelompok muatan tersebut diharapkan mampu saling mendukung. Namun, pada kenyataannya kimia sebagai muatan adaptif tidak mendukung muatan kejuruan di APAT. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran umum bahan ajar kimia melalui analisis kesesuaian muatan adaptif kimia, pemetaan bahan kimia, dan menentukan ruang lingkup kimia adaptif pada APAT. Penelitian ini menerapkan metode penelitian deskriptif evaluatif dengan pendekatan kualitatif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa: (1) semua materi kimia berdasarkan kurikulum sesuai dengan materi kejuruan, kecuali elektrokimia; (2) terdapat materi kimia lain yang dapat menunjang materi kejuruan di APAT yang didapat dari hasil telaah KD kejuruan di APAT dan reviu oleh guru kejuruan, yaitu makromolekul yang berkaitan dengan mata pelajaran produksi pakan alami dan buatan serta pengenalan ilmu kimia yang berkaitan dengan semua mata pelajaran kejuruan di APAT; (3) ruang lingkup materi kimia adaptif di APAT dirinci sesuai dengan urutan penyajian dan konteks keahlian di APAT dalam bentuk outline bahan ajar. Outline bahan ajar berguna untuk kemudian dikembangkan oleh peneliti lain menjadi bahan ajar kimia untuk kompetensi keahlian APAT. 
Optimization of Teaching Materials and Learning Media based on Digital Technology as a Learning Innovation in the Era of Society 5.0 [Optimalisasi Bahan Ajar dan Media Pembelajaran berbasis Teknologi Digital sebagai Inovasi Pembelajaran di Era Society 5.0] Nais, Miarti Khikmatun; Rohman, Ijang; Anwar, Sjaeful; Setiadi, Rahmat; Sumarna, Omay; Hana, Muhamad Nurul; Gumilar, Gun Gun; Munawaroh, Heli Siti Halimatul
Jurnal Pengabdian Isola Vol 2, No 2 (2023): JPI: VOLUME 2, ISSUE 2, 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v2i2.67844

Abstract

Dalam menghadapi era Society 5.0, dunia pendidikan memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia. Kegiatan pembelajaran harus dapat membangun kecakapan-kecapakan hidup Abad 21, literasi, dan pengembangan karakter. Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran sangat dibutuhkan untuk menarik perhatian dan motivasi peserta didik karena peserta didik yang kita hadapi saat ini (Generasi Z) memiliki keterikatan yang sangat kuat dengan media digital dan teknologi. Oleh sebab itu, Program Studi Pendidikan Kimia dan Kimia FPMIPA UPI mengadakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dengan memberikan pelatihan kepada para guru Kimia SMA untuk meningkatkan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran yang inovatif untuk menghadapi tantangan pendidikan di Era Society 5.0. Kegiatan pengabdian ini berupa pelatihan yang melibatkan 50 Guru Kimia. Kegiatan dilaksanakan secara terstruktur dan sistematis dengan mengombinasikan motode daring dan luring dengan alokasi waktu setara dengan 32 JP. Kegiatan pelatihan terdiri atas tiga tahapan meliputi pemaparan materi, pengembangan dan implementasi rancangan pembelajaran inovatif, serta pelatihan penulisan karya tulis ilmiah. Pada kegiatan ini para guru memanfaatkan laboratorium virtual dan bahan ajar berbasis video dalam pembelajaran. Berdasarkan hasil implementasi penggunaan laboratorium virtual dan bahan ajar berbasis video dapat meningkatkan motivasi, partisipasi, dan pemahaman peserta didik. Dari data hasil implementasi para guru berhasil menuliskan artikel ilmiah yang nantinya akan dipublikasi pada jurnal nasional. In the era of Society 5.0, education has an important role in improving the quality of Human Resources. Learning activities must be able to build 21st Century life skills, literacy, and character development. The use of technology in learning is really needed to attract students' attention and motivation since the students are Z Generation which have a strong attachment to digital media and technology. Therefore, the Chemistry Education and Chemistry Study Program FPMIPA UPI conducted a Community Service by providing a training to high school chemistry teachers to increase teacher competency in designing an innovative learning to prepare education in the Era of Society 5.0. This activity takes the form of training involving 50 Chemistry Teachers. The activity is carried out in a structured and systematic training by combining online and offline methods with a time allocation equivalent to 32 hours. The training activities consisted of three stages including presentation of material, designing, and implementing an innovative learning activity, as well as training in writing academic papers. In this activity the teachers utilized virtual laboratories and video-based teaching materials in learning. Based on the implementation, the use of virtual laboratories and video-based teaching materials can increase students' motivation, participation, and understanding. From the implementation data, the teachers succeeded in writing academic articles which will be published in a national journal.
Exploring View of Nature of Science and Technology Pre-Service Chemistry Teachers Devita Marlina Venessa; Hernani Hernani; Heli Siti Halimatul
Journal of Science Learning Vol 3, No 1 (2019): Journal of Science Learning
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jsl.v3i1.17757

Abstract

This study aims to explore the views of pre-service chemistry teachers on the nature of science and technology. Pre-service chemistry teachers’ view of nature of science and technology (VNOST) is very important to help their students later in understanding the concepts of science. This research is the initial stage in didactical design research involving 48 pre-service chemistry teachers from Sriwijaya University. The descriptive method is used to explain the results of the analysis of pre-service chemistry teachers’ VNOST. Student views were assessed using the VNOST questionnaire, consisting of 8 questions and guided by the discourse of ionic liquid technology. Data collection uses a survey containing the views of pre-service chemistry teachers on VNOST and where each statement grouped according to three categories, namely "Realistic" (R), "Has Merit" (HM), and Naïve (N). The results showed that in general, students have the view of Has Merit (HM), or the belief that they chose is not entirely correct even though there are parts of statements that are still by the general view of science. The results of this student VNOST exploration are the basis for developing learning designs that are oriented to the realist answers of each question so that learning designs are produced based on aspects of the Nature of Science and Technology.
Integrating Science and Islam: Development of Teaching Materials for Environmental Chemistry Courses Muslim, Buchori; Nahadi, Nahadi; Anwar, Sjaeful; Munawaroh, Heli Siti Halimatul; Nuraeni, Neng Sri
TARBIYA: Journal of Education in Muslim Society TARBIYA: JOURNAL OF EDUCATION IN MUSLIM SOCIETY | VOL. 10 NO. 2 2023
Publisher : Faculty of Educational Sciences, Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/tjems.v10i2.32210

Abstract

AbstractThe teaching materials on chemistry integrated into Islam are not yet available at the university level. Teaching materials can be used in learning activities. This study aims to develop integrated Islamic chemistry teaching materials for environmental chemistry courses. This research uses the Four Steps Material Teaching Development method (4STMD). 4STMD consists of four stages, namely the selection stage, structuring stage, characterisation stage, and reduction stage. At the stage of selection and structuring, the results of integration between environmental chemistry subjects and the Qur’an, Hadith, Fiqih, and Aqeedah Morals are obtained. At the characterisation stage, the concepts tested have easy characteristics, with an overall score of 86.9%. Based on the characterisation test results, the reduction phase in this research was not carried out because all concepts have easy characteristics. The completed teaching materials are then tested for feasibility by experts based on material aspects, presentation, language, and graphics. Based on the results of the feasibility test of the teaching materials, the average score is 95%. This shows that the teaching materials are considered worthy with a ‘very good’ predicate.AbstrakBahan ajar kimia terintegrasi keislaman belum tersedia di tingkat Universitas. Bahan ajar dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar kimia terintegrasi keislaman pada Mata Kuliah Kimia Lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode Four Steps Teaching Material Development (4STMD). 4STMD terdiri dari empat tahapan, yaitu tahap seleksi, tahap strukturisasi, tahap karakterisasi, dan tahap reduksi. Pada tahap seleksi dan strukturisasi, didapatkan hasil integrasi antara mata kuliah kimia lingkungan dengan Al Qur’an, Hadits, Fikih, dan Akidah Akhlak. Pada tahap karakterisasi, keseluruhan konsep yang diujikan memiliki karakteristik mudah, dengan nilai keseluruhan rata-rata sebesar 86,9%. Berdasarkan hasil uji karakterisasi, tahap reduksi pada penelitian ini tidak dilakukan karena seluruh konsep memiliki karakteristik mudah. Bahan ajar yang telah selesai disusun selanjutnya di uji kelayakannya oleh ahli berdasarkan aspek materi, penyajian, bahasa, dan grafika. Berdasarkan hasil uji kelayakan bahan ajar, didapatkan nilai rata-rata sebesar 95%. Hal ini menunjukkan bahwa bahan ajar dinyatakan layak dengan predikat sangat baik.How to Cite: Muslim, B., Nahadi, Anwar, S., Munawaroh,  H.S.H., & Nuraeni, N.S (2023). Integrating Science and Islam : Development of Teaching Materials for Environmental Chemistry Courses. TARBIYA: Journal of Education in Muslim Society, 10(2), 207-218. doi:10.15408/tjems.v10i2.32210.