Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Buku Panduan Guru dalam Permainan Sensori Motorik Anak Usia 4-5 Tahun Berbasis Model 4D Irah Wati Murni; Nita Priyanti; Hamid Patilima
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 8 No. 3 (2025): September-December 2025
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v8i3.1380

Abstract

Penelitian ini mengatasi keterbatasan metode apersepsi konvensional di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kelompok A RA Miftahul Jannah, di mana guru cenderung bergantung pada pendekatan verbal monoton tanpa variasi sensorimotorik terstruktur, sehingga menghambat keterlibatan optimal anak usia 4-5 tahun dalam proses pembelajaran awal. Tujuan utama penelitian adalah meningkatkan pelaksanaan apersepsi guru secara efektif, kontekstual, dan berorientasi pada aspek kognitif, motorik, serta sosial emosional. Metode Research and Development (R&D) model 4D Thiagarajan diterapkan secara sistematis: tahap Define mencakup analisis kebutuhan melalui wawancara mendalam dengan guru, observasi kelas intensif, dan studi dokumentasi kurikulum;  Design berfokus pada perancangan draft awal produk;  Develop melibatkan revisi berdasarkan validasi ahli materi (skor 87,5%), ahli media (89,09%), serta praktisi lapangan (82,5%); dan Disseminate melalui uji coba kelompok kecil serta penyebaran terbatas di lingkungan RA terkait, yang menghasilkan skor kelayakan keseluruhan di atas 80%. Hasil pengembangan menyatakan bahwa buku panduan ini sangat layak digunakan. Secara teoretis, penelitian memperkuat kerangka apersepsi sensorimotorik dalam kurikulum PAUD nasional; secara praktis, produk ini menjadi pedoman utama bagi guru untuk merangsang perkembangan anak secara inklusif berbasis bukti, mendukung transisi mulus ke sekolah dasar awal dengan praktik pembelajaran yang lebih dinamis dan berbukti efektif.
Child Protection in Formal ECE: Regulatory Coherence and Service Readiness in Indonesia Hamid Patilima
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 9 No. 1 (2026): January-April 2026
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v9i1.1595

Abstract

Child protection in formal early childhood education is rarely examined through the lens of regulatory coherence, even though safe provision depends on clear rules, procedures, and service coordination. This study analysed the coherence of the national legal and policy framework for child protection in formal ECE and interpreted its implications for service readiness. A qualitative policy analysis with directed document review was conducted on 22 sources published or adopted between 2005 and 2026. Data were extracted into an analytical matrix and coded against six service-readiness indicators. The review found a strong normative foundation and showed that the 2026 education regulations clarified prevention, reporting, complaint handling, referral, and institutional coordination, although workforce readiness and cross-service operational integration remained uneven. Child protection should therefore be positioned as a core component of quality assurance and governance in formal ECE.
Peningkatan Pemahaman terhadap Pencegahan Kekerasan melalui Tari Aasraya pada Anak Usia Dini di RA Addarojah Iis Ismawati; Hamid Patilima
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 7 No. 3 (2024): September - Desember 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.7.3.2024.4594

Abstract

Urgensi permasalahan dalam penelitian ini terletak pada kenyataan bahwa anak usia dini merupakan kelompok yang sangat rentan terhadap berbagai bentuk kekerasan, yang dapat berdampak signifikan pada perkembangan mereka secara keseluruhan. Upaya untuk mencegah kekerasan terhadap anak dapat dilakukan dengan pendekatan berbasis seni dan budaya seperti tarian, sehingga m enjadi alat yang efektif bagi anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana Tari Aasraya dapat digunakan sebagai alat pendidikan dalam meningkatkan pemahaman anak-anak tentang pencegahan kekerasan, serta bagaimana implementasinya dapat diterapkan secara efektif di RA Addarojah. Kajian ini juga akan meninjau peran guru dan keluarga dalam mendukung pembelajaran ini, serta dampak yang dihasilkan terhadap perkembangan anak-anak yang terlibat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Penentuan studi kasus sebagai objek penelitian yang selanjutnya dilakukan proses pengumpulan data seperti observasi partisipatif, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan tari Aasraya sebagai media pembelajaran di RA Addarojah menunjukkan hasil yang positif dalam upaya meningkatkan pemahaman anak usia dini tentang pencegahan kekerasan. Dari penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa Tari Aasraya tidak hanya berfungsi sebagai ekspresi seni, tetapi juga sebagai alat edukatif yang efektif dalam menyampaikan nilai-nilai anti-kekerasan kepada anak-anak.
Program Parenting untuk Peningkatan Kapasitas Orang Tua dalam Pengasuhan Anak di Rumah (Studi Kasus di TK Penguin Family Islamic School Bekasi) Siti Zaitun; Hamid Patilima
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 7 No. 3 (2024): September - Desember 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.7.3.2024.4705

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini adalah kurangnya pemahaman orang tua dalam pengasuhan positif, yang berdampak pada optimalisasi perkembangan anak. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam pengasuhan serta menyelaraskan pendidikan di sekolah dan di rumah. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif metode studi kasus yang dilakukan di TK Penguin Family Islamic School Bekasi. Data yang diambil menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi yang dianalisis dengan cara pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa adanya dampak positif yang dirasakan baik oleh guru maupun orang tua yaitu adanya perubahan dalam diri mereka berupa peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam mendidik dan mengasuh anak usia dini sesuai tahapannya. Pelaksanaan Program Parenting dilakukan setiap bulan dengan metode online dan offline. Hambatan dalam pelaksanaan program ini mencakup kendala waktu dan biaya pada metode luring, serta masalah jaringan internet yang seringkali tidak stabil pada metode daring. Pola pengasuhan orang tua siswa mayoritas bersifat demokratis, meskipun terdapat kombinasi dengan pola otoriter pada aspek-aspek prinsipil, seperti nilai-nilai agama, serta pola demokratis pada aspek non-prinsipil seperti minat dan bakat anak. Dampak positif Program Parenting terlihat pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam mendidik anak sesuai tahapannya, yang membuat orang tua merasa lebih percaya diri dan anak menjadi lebih ceria serta berkembang secara matang.
Pengembangan Buku Cerita Berbasis Gurindam Dua Belas Sebagai Media Penanaman Sopan Santun di RA Alamsri Tanjunguban Rofiati Rofiati; Hamid Patilima; Nita Priyanti
Jurnal Kajian Gender dan Anak Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/gender.v9i2.17256

Abstract

The decline in positive character values among young children indicates a gap in the availability of engaging and culturally rooted learning media for character education. This study aims to develop a storybook based on Gurindam Dua Belas as an innovative medium to instill character values in early learners. The research employed a mixed-method approach with a Research and Development (RD) design following the 4D model (Define, Design, Development, Dissemination). The study involved 33 kindergarten level B students from three educational institutions in Tanjunguban, along with three teachers, one principal and four parents. Data were collected through structured interviews and observation sheets. Expert validation rated the product as “good” (media 80%, language 70%, material 80%). The storybook “Gurindam Cilik: Panca Indera Ajaibku” significantly improved children’s character scores, with the average increasing from 421.85 (pre-test) to 623.20 (post-test). A paired sample t-test confirmed the improvement as statistically significant (p = 0.037), representing a 47.7% increase. This study contributes an alternative learning medium that enables educators to instill positive character values from an early age through the integration of local cultural heritage enriched with moral lessons.
Pengembangan Media Buku Panduan Aktivitas Dalam Pencegahan Perundungan (Bullying) Renti; Nita Priyanti; Hamid Patilima
AL IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2026): (November 2026)
Publisher : Program Studi pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Ibrahimy Genteng Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69552/2hxbk092

Abstract

Bullying in early childhood is a social and emotional problem that may hinder children's development if not addressed at an early stage. A needs analysis conducted at TP PAUD Melati 8, Sukabumi Regency, revealed that teachers lacked a specific instructional medium to systematically implement bullying prevention activities. This study aimed to develop the “Aku Teman Baik” Activity Guidebook as a learning medium to support bullying prevention among young children. The research employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE model. The participants were children aged 5–6 years at TP PAUD Melati 8, Sukabumi Regency. Data were collected through questionnaires, interviews, observation, and documentation. The results indicated that the teachers’ need for the media reached 91.4%, while the children’s need reached 88.4%. Product validation showed a very high feasibility level, with material experts scoring 91.2%, media experts 91.2%, and child development experts 95.8%. The effectiveness of the product was demonstrated by an increase in the average score from 52% in the pretest to 81% in the posttest, representing a 57% improvement categorized as very effective. These findings indicate that the “Aku Teman Baik” Activity Guidebook is feasible and effective for supporting bullying pevention in early childhood education.