Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : AKSIOMA

PENERAPAN PAKET BUATAN UNTUK MENGATASI KESULITAN MAHASISWA MENENTUKAN SELESAIAN PERTIDAKSAAMAAN NILAI MUTLAK DALAM MATAKULIAH KALKULUS I Hamid, Abd.; Madeali, H.M Tawil
Aksioma Vol. 3 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v3i1.12

Abstract

Abstrak: Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam mengembangkan materi pertidaksamaan adalah dengan menerapkan Paket Buatan. Terkait dengan ini, maka tujuan penelitian ini adalah mengetahui implikasi penggunaan Paket Buatan dalam perkuliahan Kalkulus I terhadap pemahaman mahasiswa khususnya dalam materi pertidaksamaan nilai mutlak. Tujuan ini dapat dicapai melalui model penelitian tindakan kelas yang dikembangkan oleh Kemmis dan Taggar yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, obsevasi dan refleksi dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosentase ketuntasan penguasaan materi adalah 78,05% dalam Siklus I dan meningkat menjadi 89,02% pada Siklus II. Kata-kata Kunci: Mengatasi kesulitan, selesaian pertidaksamaan, Paket Buatan dan Kalkulus I
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN VAN HIELE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI LUAS PERMUKAAN SERTA VOLUME BALOK DAN KUBUS DI KELAS VIII SMP NEGERI 18 PALU Rancendo, Hernita; Hamid, Abd.; Tandiayuk, Marinus B.
Aksioma Vol. 8 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v8i1.205

Abstract

Abstrak:Tujuan penelitan ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan model Pembelajaran Van Hiele untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Luas Permukaan serta Volume Balok dan Kubus di kelas VIII SMP N 18 Palu. Rancangan penelitian mengacu pada model Kemmis dan Mc.Taggart, yang terdiri dari 4 komponen yaitu: 1) perencanaan, 2) tindakan, 3) pengamatan, dan 4) refleksi. Subjek penelitian ini ialah siswa kelas VIII SMP N 18 Palu yang berjumlah 20 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi, tes, wawancara, dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Van Hiele dapat meningkatkan hasil belajar siswa dengan mengikuti fase-fase: 1) informasi, 2) orientasi terarah, 3) uraian, 4) orientasi bebas, dan 5) integrasi. Kata Kunci: model Pembelajaran Van Hiele, Hasil Belajar, Luas Permukaan serta Volume Balok dan Kubus. Abstract: The purpose of this research is to describe the application of Van Hiele Learning model to improve student learning outcomes on Surface Surface and Block and Cube in Grade VIII SMP N 18 Palu. The study design refers to the Kemmis and Mc.Taggart model, which consists of 4 components: 1) planning, 2) action, 3) observation, and 4) reflection. The subject of this research is the students of class VIII SMP N 18 Palu, amounting to 20 students. Data collection techniques in this study are observation, tests, interviews, and field notes. The results showed that the application of Van Hiele learning model can improve student learning outcomes by following the phases: 1) information, 2) orientation directed, 3) description, 4) free orientation, and 5) integration. Keywords: Van Hiele Learning model, Learning Outcomes, Surface Area and Volume of Beams and Cubes.
PROFIL PEMECAHAN MASALAH SEGITIGA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 19 PALU DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF Sira, Indriani; Hamid, Abd.; Awuy, Evie
Aksioma Vol. 8 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v8i2.209

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil pemecahan masalah segitiga siswa kelas VIII SMP Negeri 19 Palu ditinjau dari gaya kognitif. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) profil pemecahan masalah siswa FI pada tahap memahami masalah yaitu: mengidentifikasi informasi-informasi yang diketahui dan ditanyakan. 2) Profil pemecahan masalah siswa FI pada tahap membuat rencana yaitu: mampu membuat hubungan antara informasi yang ada dengan masalah yang ditanyakan dengan mengaikatkan pengetahuan dan pengalamannya. 3) Profil pemecahan masalah subjek FI pada tahap melaksanakan rencana yaitu subjek dengan gaya kognitif FI dapat menerapkan rencana yang telah dibuat selanjutnya melaksanakan rencana dengan menggunakan konsep yang telah dipelajari sebelumnya. 4) Profil pemecahan masalah siswa FI pada tahap memeriksa kembali yaitu: subjek memeriksa kembali langkah demi langkah hasil pekerjaan 5) Profil pemecahan masalah siswa FD pada tahap memahami masalah yaitu: dengan cara membaca masalah berulang-ulang dan membutuhkan waktu yang lebih lama dalam memahami masalah. 6) Profil pemecahan masalah siswa FD pada tahap membuat rencana yaitu: subjek kurang tepat dalam membuat rencana penyelesaian. 7) Profil pemecahan masalah subjek FD pada tahap melaksanakan rencana yaitu subjek mengalami kesulitan dalam menerapkan rencana yang telah dibuat sebelumnya sehingga menambahkan beberapa strategi untuk dapat menyelesaikan masalah yang dihadapi. 8) Profil pemecahan masalah siswa FD pada tahap memeriksa kembali yaitu: subjek tidak melakukan pengecekan kembali hasil pekerjaan. Kata Kunci: Profil, Pemecahan Masalah, Segitiga, Gaya Kognitif. Abstract: This study aims to describe the problem solving problem of triangle students of class VIII SMP Negeri 19 Palu in terms of cognitive style. This type of research is qualitative research. The results showed that the results showed that: 1) the problem solving profile of FI students at the understanding stage of the problem that is: identifying the information known and asked. 2) FI student problem-solving profile at the stage of making a plan that is: able to make the relationship between existing information with the problem that is asked by raising knowledge and experience. 3) Profile of FI subject problem solving at the stage of implementing the plan ie subjects with cognitive style FI can implement the plan that has been made subsequently implement the plan by using the concept that has been studied previously. 4) FI stuzdent problem-solving profile at re-examination stage: subject check back step by step job result 5) FD student problem solving profile at the understanding stage of the problem that is: by reading the problem repeatedly and takes longer time to understand the problem . 6) Profile of FD student problem solving at the stage of making a plan that is: the subject is less precise in making the settlement plan. 7) The problem solving profile of the FD subject at the stage of implementing the plan ie the subject has difficulty in applying the pre-made plan so as to add some strategies to solve the problems encountered. 8) FD student problem-solving profile at the re-examination stage ie: the subject does not re-check the work result. Keywords: Profile, Troubleshooting, Triangle, Cognitive Style