Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Investasi ESG (Environmental, Social, And Governance) Ahmadin, Ahmadin; Pinem, Dahlia; Bahtiar, Dandi; Hanika, Ita Musfirowati; Sofyan, Hady; Jejen, Atep
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap faktor-faktor yang memengaruhi keputusan investasi ESG (Environmental, Social, and Governance) di pasar modal. Penelitian ini merinci faktor-faktor kunci yang mempengaruhi keputusan investasi ESG, termasuk respons perusahaan terhadap isu-isu ESG, peran pemegang saham, regulasi, dan faktor internal perusahaan. Metode penelitian yang diusulkan adalah metode survei, yang melibatkan pengumpulan data dari investor melalui kuesioner yang dirancang khusus. Dengan demikian, penelitian ini akan memberikan wawasan yang lebih dalam tentang preferensi, pengetahuan, dan hambatan yang memengaruhi keputusan investasi ESG para investor. Dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang faktor-faktor yang memengaruhi keputusan investasi ESG, para investor dapat membuat keputusan yang lebih terinformasi dan berdampak positif pada dunia sekitarnya. Selain itu, perusahaan-perusahaan yang transparan dan peduli ESG diharapkan dapat menarik minat investor yang mencari investasi yang sejalan dengan nilai-nilai berkelanjutan.  Dalam kesimpulan ini, kita dapat menekankan bahwa faktor-faktor ESG, termasuk lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan, memiliki dampak signifikan dalam pengambilan keputusan investasi. Keputusan investasi ESG tidak hanya menciptakan dampak positif pada masyarakat dan lingkungan, tetapi juga dapat menghasilkan Return on Investment (ROI) yang lebih baik dalam jangka panjang.
Studi Perilaku Konsumen Masyarakat Blora dalam Pembelian Skincare Ms Glow Selama Pandemi Covid-19 Fitri, Alifa Nur; Hanika, Ita Musfirowati
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 22 No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v22i2.7608

Abstract

Pembatasan aktivitas sosial selama masa pandemi Covid-19 ternyata tidak menurunkan tingkat konsumsi produk perawatan diri maupun kecantikan. Penjualan Ms Glow meningkat pesat di masa pandemi, salah satunya dipengaruhi oleh strategi omnichannel yang dilakukan oleh Ms Glow. Penelitian kuantitatif deskriptif ini bertujuan untuk melihat perilaku konsumen pengguna MS Glow selama pandemi. Survei disebarkan secara daring kepada 100 responden masyarakat Blora yang berusia produktif serta mengetahui dan menggunakan Ms Glow. Perilaku konsumen dilihat dari perspektif model AISAS. Hasilnya dari awareness sebanyak 60,4% tahu MS Glow dari media sosial, selebihnya dari teman dan reseller. Pada tahapan Search atau pencarian informasi, sebanyak 52,3% mencari tahu dari review testimoni teman dan keluarga Sebanyak 27,7% mencari tahu dari media sosial dan 30,8% dari media konvensional seperti iklan. Tahapan terakhir yaitu share, responden yang akan membagikan pengalaman sebanyak 76.9% dan 23,1% tidak membagikan.  Sedangkan media yang digunakan untuk membagikan pengalaman sebanyak 55,6% responden membagikan langsung ke teman atau keluarganya dan 44,4% menggunakan media sosial. Kontribusi penelitian ini mengungkap fenomena meningkatnya skincare Ms Glow di Blora selama Pandemi. 
Strengthening Media Literacy In Personal Data Protection And Understanding Online Loan Fraud Modes Hanika, Ita Musfirowati; Gede Ryan Pratama Putra; Muhammad Nur Ahadi; Farah Mulyasari; Wahyudi Marhaen Pratopo Eko Setyatmojo; Mohammad Ichlas El Qudsi
International Journal of Community Service (IJCS) Vol. 5 No. 1 (2026): January-June
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijcs.v5i1.1759

Abstract

The low level of media literacy among Indonesian communities, combined with the rapid growth of digital media use, has increased public vulnerability to various online risks, particularly illegal online lending practices, digital hoaxes, and personal data misuse. This program aims to analyze the effectiveness of the community outreach initiative “Smart Digital: Protect Your Personal Data and Understand Online Loan Scam Mechanisms” in enhancing public awareness and critical understanding of digital risks. The program was conducted in two sessions using interactive lectures, case-based discussions, simulation activities, and the introduction of the digital verification platform intelligent.digital, involving 56 participants from vulnerable community groups. The evaluation employed a pre-test and post-test design to measure changes in participants' cognitive and psychological aspects. The results indicate a significant improvement in participants' ability to distinguish between legal and illegal online lending services, identify digital hoaxes, and recognize the importance of personal data protection. In addition, participants demonstrated increased risk awareness and proactive behavior in verifying information before making digital decisions. These findings confirm that media literacy is not merely theoretical knowledge, but a fundamental competence required to strengthen public resilience in navigating an increasingly complex and manipulative digital information environment.