Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Investasi ESG (Environmental, Social, And Governance) Ahmadin, Ahmadin; Pinem, Dahlia; Bahtiar, Dandi; Hanika, Ita Musfirowati; Sofyan, Hady; Jejen, Atep
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap faktor-faktor yang memengaruhi keputusan investasi ESG (Environmental, Social, and Governance) di pasar modal. Penelitian ini merinci faktor-faktor kunci yang mempengaruhi keputusan investasi ESG, termasuk respons perusahaan terhadap isu-isu ESG, peran pemegang saham, regulasi, dan faktor internal perusahaan. Metode penelitian yang diusulkan adalah metode survei, yang melibatkan pengumpulan data dari investor melalui kuesioner yang dirancang khusus. Dengan demikian, penelitian ini akan memberikan wawasan yang lebih dalam tentang preferensi, pengetahuan, dan hambatan yang memengaruhi keputusan investasi ESG para investor. Dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang faktor-faktor yang memengaruhi keputusan investasi ESG, para investor dapat membuat keputusan yang lebih terinformasi dan berdampak positif pada dunia sekitarnya. Selain itu, perusahaan-perusahaan yang transparan dan peduli ESG diharapkan dapat menarik minat investor yang mencari investasi yang sejalan dengan nilai-nilai berkelanjutan.  Dalam kesimpulan ini, kita dapat menekankan bahwa faktor-faktor ESG, termasuk lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan, memiliki dampak signifikan dalam pengambilan keputusan investasi. Keputusan investasi ESG tidak hanya menciptakan dampak positif pada masyarakat dan lingkungan, tetapi juga dapat menghasilkan Return on Investment (ROI) yang lebih baik dalam jangka panjang.
The Faint Sound of the Coast: A Study of the Adaptation of Aru Bay Fishers to Climate Change through the Sustainable Livelihood Framework Approach Hanika, Ita Musfirowati; Syamtar, Ilham Ayatullah; Varlina, Vivi; Vikaliana, Resista; Ahadi, Muhammad Nur; Mulyasari, Farah
Dinasti International Journal of Education Management And Social Science Vol. 7 No. 1 (2025): Dinasti International Journal of Education Management and Social Science (Octob
Publisher : Dinasti Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dijemss.v7i1.5500

Abstract

Climate change has had a significant impact on the sustainability of coastal communities, particularly small-scale fishers who depend on the stability of marine ecosystems for their livelihoods. This study aims to understand the forms of adaptation undertaken by fishing communities in Aru Bay, South Kalimantan, and examine how these adaptations relate to existing institutional support and policy frameworks. Using a qualitative case study approach and analysis based on the Sustainable Livelihood Framework (SLF), this study explores ive forms of livelihood capital human, social, natural, physical, and financial that shape fishers’ adaptation strategies. Data were obtained through in-depth interviews with nine key informants, including active fishermen, fishermen's families, and the local village head. The results show that fishermen's adaptation process occurs autonomously and is heavily influenced by local experiences, social relations, and their interpretations of seasonal changes and extreme weather. Adaptation occurs through adjusting fishing times and locations, diversifying income, and establishing informal social networks. However, limited access to technology, financing, and social protection remains a significant barrier. These findings are expected to form the basis for developing more contextual and inclusive policies in response to the challenges of climate change in the small-scale fisheries sector
Studi Perilaku Konsumen Masyarakat Blora dalam Pembelian Skincare Ms Glow Selama Pandemi Covid-19 Fitri, Alifa Nur; Hanika, Ita Musfirowati
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 22 No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v22i2.7608

Abstract

Pembatasan aktivitas sosial selama masa pandemi Covid-19 ternyata tidak menurunkan tingkat konsumsi produk perawatan diri maupun kecantikan. Penjualan Ms Glow meningkat pesat di masa pandemi, salah satunya dipengaruhi oleh strategi omnichannel yang dilakukan oleh Ms Glow. Penelitian kuantitatif deskriptif ini bertujuan untuk melihat perilaku konsumen pengguna MS Glow selama pandemi. Survei disebarkan secara daring kepada 100 responden masyarakat Blora yang berusia produktif serta mengetahui dan menggunakan Ms Glow. Perilaku konsumen dilihat dari perspektif model AISAS. Hasilnya dari awareness sebanyak 60,4% tahu MS Glow dari media sosial, selebihnya dari teman dan reseller. Pada tahapan Search atau pencarian informasi, sebanyak 52,3% mencari tahu dari review testimoni teman dan keluarga Sebanyak 27,7% mencari tahu dari media sosial dan 30,8% dari media konvensional seperti iklan. Tahapan terakhir yaitu share, responden yang akan membagikan pengalaman sebanyak 76.9% dan 23,1% tidak membagikan.  Sedangkan media yang digunakan untuk membagikan pengalaman sebanyak 55,6% responden membagikan langsung ke teman atau keluarganya dan 44,4% menggunakan media sosial. Kontribusi penelitian ini mengungkap fenomena meningkatnya skincare Ms Glow di Blora selama Pandemi.