Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PENGABDIAN MASYARAKAT MELALUI PELAYANAN INFORMASI OBAT DAN BANTUAN KESEHATAN BAGI KORBAN BANJIR DI PIDIE JAYA Fitria Fitria; Silmi Kaffah; Finaul Asyura; M. Deddy Harfiansyah; Siti Samaniyah
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 8, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bencana banjir berdampak langsung terhadap kesehatan masyarakat, terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penderita penyakit kronis. Kondisi pascabanjir dapat meningkatkan risiko penyakit berbasis lingkungan, pembatasan akses layanan kesehatan, serta penggunaan obat yang tidak tepat karena kurangnya informasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelayanan informasi obat dan bantuan kesehatan kepada korban banjir di Kabupaten Pidie Jaya. Metode kegiatan dilakukan melalui pemeriksaan kesehatan sederhana, pemberian obat sesuai keluhan, edukasi penggunaan obat yang aman dan rasional, serta konseling singkat mengenai penyimpanan obat, pemenuhan minuman obat, dan pencegahan penyakit pascabanjir. Sasaran kegiatan adalah warga yang terdampak banjir di wilayah Pidie Jaya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat sangat membutuhkan layanan kesehatan dasar dan informasi obat, terutama terkait penggunaan obat demam, batuk, diare, gatal-gatal, vitamin, serta obat penyakit kronis. Kegiatan ini memberikan manfaat dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang penggunaan obat yang benar serta membantu pemulihan kesehatan warga yang terdampak banjir. Pelibatan tenaga farmasi dalam kegiatan tanggap darurat bencana penting dilakukan untuk menjamin keamanan penggunaan obat dan mendukung pelayanan kesehatan yang lebih komprehensif.
PEMBERDAYAAN SISWA SMA MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN HAND SANITIZER ALAMI BERBASIS DAUN SIRIH (PIPER BETLE L.) DAN JERUK NIPIS (CITRUS AURANTIIFOLIA) DI SMA KARTIKA BANDA ACEH Rulia Meilina; Fitria Fitria; Syarifah Yanti Astrina; Nurhayati Nurhayati; Silmi Kaffah; Ellya Siswanti; Syafriadi Syafriadi; Yustika Wirda Ningsih; Eva Rosdiana; Aulia Maksum; Fauziah Salsabila
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 8, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku hidup bersih dan sehat merupakan salah satu upaya penting dalam mencegah penyebaran penyakit menular, termasuk melalui praktik kebersihan tangan. Pemanfaatan bahan alam sebagai hand sanitizer dapat menjadi alternatif yang aman, ekonomis, dan mudah diterapkan di lingkungan sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan minat siswa dalam pembuatan hand sanitizer alami berbahan daun sirih (Piper betle L.) dan jeruk nipis (Citrus aurantiifolia) di SMA Kartika Banda Aceh. Kegiatan dilaksanakan pada 30 Agustus 2025 dengan melibatkan 40 siswa sebagai peserta. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung pembuatan hand sanitizer, serta evaluasi melalui pre-test, post-test, dan kuesioner minat. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa tingkat pemahaman peserta meningkat secara signifikan dari 4,16% sebelum kegiatan menjadi 95,84% setelah kegiatan, dengan peningkatan sebesar 91,68%. Selain itu, minat siswa untuk membuat hand sanitizer secara mandiri meningkat dari 30% sebelum kegiatan menjadi 100% setelah kegiatan. Evaluasi kualitatif juga menunjukkan tingginya antusiasme dan partisipasi aktif peserta selama sesi diskusi dan praktik. Meskipun terdapat kendala berupa keterbatasan waktu praktik dan aroma khas daun sirih yang kurang disukai sebagian peserta, kegiatan tetap berlangsung dengan baik dan mencapai tujuan yang diharapkan. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan serta keterampilan siswa dalam memanfaatkan bahan alam lokal sebagai produk sanitasi tangan yang mendukung penerapan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah.
FORMULASI DAN EVALUASI BODY LOTION BERBAHAN DASAR EKSTRAK BUAH NAGA ( Selenicereus undatus ) DAN EKSTRAK LIDAH BUAYA (Aloe vera) UNTUK PERAWATAN KULIT KERING Maulidella Maulidella; Ainurrahmah Masdar; Nurhayati Nurhayati; Silmi Kaffah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.5199

Abstract

Latar Belakang: Kulit kering merupakan permasalahan umum yang dapat menyebabkan rasa tidak nyaman seperti gatal, bersisik, dan kaku, yang dipengaruhi oleh faktor eksternal maupun internal. Upaya perawatan kulit kering dapat dilakukan dengan formulasi kosmetik berbahan dasar alami, salah satunya dengan memanfaatkan ekstrak buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) yang kaya antioksidan (flavonoid dan vitamin C) dan lidah buaya (Aloe vera) yang memiliki sifat antiinflamasi, antibakteri, serta humektan.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan dan mengevaluasi formulasi body lotion berbahan dasar ekstrak buah naga merah dan lidah buaya sebagai solusi alami dalam perawatan kulit kering.Metode: Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan empat variasi formulasi: F0 (kontrol), F1, F2, dan F3 dengan konsentrasi kombinasi ekstrak yang berbeda. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 70%. Evaluasi sediaan meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, uji iritasi, dan uji kesukaan terhadap panelis. Data dianalisis menggunakan uji ANOVA.Hasil: Seluruh sediaan berbentuk emulsi cair berwarna coklat muda  hingga coklat pekat, berbau khas, dan homogen. Nilai pH berada pada rentang 4,7–5,13, sesuai dengan pH kulit. Daya sebar berkisar 5,5–5,7 cm, berada dalam rentang ideal (5–7 cm). Uji iritasi menunjukkan tidak ada reaksi kemerahan, gatal, atau iritasi pada semua formulasi. Uji kesukaan menunjukkan F3 paling disukai dengan skor warna (4,35), aroma (4,15), dan bentuk (4,3). Uji efektivitas menunjukkan F3 memiliki kemampuan melembapkan kulit terbaik dengan rata-rata skor 4,25 dan hasil signifikan (p = 0,049).Kesimpulan: Formulasi body lotion F3 dengan kombinasi ekstrak buah naga merah 7% dan lidah buaya 10% merupakan formula paling efektif dan aman untuk digunakan sebagai body lotion alami untuk kulit kering. Penelitian ini memberikan dasar ilmiah bagi pengembangan kosmetik berbahan alami yang aman, efektif, dan ramah lingkungan.
Uji Efektivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) Terhadap Bakteri Shigella dysentriae Ria Indah Pratami; Silmi Kaffah; Danang Prasetyaning Amukti; Nina Salamah; Sitti Masyithah Awaluddin; Achmad Wahyudi; Asih Fatriansari
Journal of Pharmacy and Halal Studies Vol. 2 No. 1 (2024): Journal of Pharmacy and Halal Studies (JPHS)
Publisher : Edu Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70608/x3v86k38

Abstract

Penyakit Infeksi merupakan masalah kesehatan masyarakat yang sangat penting untuk diperhatikan khususnya di negara berkembang, dengan banyaknya kasus yang terjadi di Indonesia adalah diare. Daun jeruk nipis (Citrus aurantifolia) merupakan tanaman populer yang dikenal karena sifat antibakteri, antimikroba, antijamur, dan antiparasitnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak etanol daun jeruk nipis terhadap bakteri Shigella dysentriae menggunakan metode difusi cakram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun jeruk nipis dapat menghambat pertumbuhan bakteri Shigella dysentriae pada konsentrasi 10% dengan diameter 20,53 mm. Penelitian ini menemukan perbedaan yang signifikan pada konsentrasi ekstrak etanol yang menunjukkan bahwa ekstrak daun jeruk nipis efektif dalam menghambat bakteri Shigella dysentriae.
FORMULASI DAN EVALUASI BODY LOTION BERBAHAN DASAR EKSTRAK BUAH NAGA ( Selenicereus undatus ) DAN EKSTRAK LIDAH BUAYA (Aloe vera) UNTUK PERAWATAN KULIT KERING Maulidella Maulidella; Ainurrahmah Masdar; Nurhayati Nurhayati; Silmi Kaffah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.5199

Abstract

Latar Belakang: Kulit kering merupakan permasalahan umum yang dapat menyebabkan rasa tidak nyaman seperti gatal, bersisik, dan kaku, yang dipengaruhi oleh faktor eksternal maupun internal. Upaya perawatan kulit kering dapat dilakukan dengan formulasi kosmetik berbahan dasar alami, salah satunya dengan memanfaatkan ekstrak buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) yang kaya antioksidan (flavonoid dan vitamin C) dan lidah buaya (Aloe vera) yang memiliki sifat antiinflamasi, antibakteri, serta humektan.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan dan mengevaluasi formulasi body lotion berbahan dasar ekstrak buah naga merah dan lidah buaya sebagai solusi alami dalam perawatan kulit kering.Metode: Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan empat variasi formulasi: F0 (kontrol), F1, F2, dan F3 dengan konsentrasi kombinasi ekstrak yang berbeda. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 70%. Evaluasi sediaan meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, uji iritasi, dan uji kesukaan terhadap panelis. Data dianalisis menggunakan uji ANOVA.Hasil: Seluruh sediaan berbentuk emulsi cair berwarna coklat muda  hingga coklat pekat, berbau khas, dan homogen. Nilai pH berada pada rentang 4,7–5,13, sesuai dengan pH kulit. Daya sebar berkisar 5,5–5,7 cm, berada dalam rentang ideal (5–7 cm). Uji iritasi menunjukkan tidak ada reaksi kemerahan, gatal, atau iritasi pada semua formulasi. Uji kesukaan menunjukkan F3 paling disukai dengan skor warna (4,35), aroma (4,15), dan bentuk (4,3). Uji efektivitas menunjukkan F3 memiliki kemampuan melembapkan kulit terbaik dengan rata-rata skor 4,25 dan hasil signifikan (p = 0,049).Kesimpulan: Formulasi body lotion F3 dengan kombinasi ekstrak buah naga merah 7% dan lidah buaya 10% merupakan formula paling efektif dan aman untuk digunakan sebagai body lotion alami untuk kulit kering. Penelitian ini memberikan dasar ilmiah bagi pengembangan kosmetik berbahan alami yang aman, efektif, dan ramah lingkungan.
POTENSI TANAMAN OBAT TRADISIONAL ACEH SEBAGAI SUMBER KANDIDAT FITOFARMAKA BERBASIS BUKTI ILMIAH Maulidella Maulidella; Syarifah Yanti Astryna; Silmi Kaffah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5738

Abstract

Provinsi Aceh memiliki kekayaan biodiversitas dan tradisi etnofarmakologi yang berpotensi dikembangkan menjadi fitofarmaka berbasis bukti ilmiah. Penelitian ini bertujuan menginventarisasi serta menganalisis potensi bioaktivitas tanaman obat tradisional Aceh melalui pendekatan systematic literature review terhadap publikasi tahun 2010–2026. Sebanyak 25 spesies dari 13 famili teridentifikasi memiliki kandungan metabolit sekunder dominan berupa flavonoid (88%), terpenoid (72%), dan senyawa fenolik (64%). Aktivitas biologis yang paling banyak dilaporkan meliputi antioksidan (100%), antiinflamasi (80%), antimikroba (72%), antikanker (60%), dan antidiabetes (40%). Temuan ini menegaskan potensi strategis tanaman obat Aceh sebagai sumber kandidat fitofarmaka nasional berbasis biodiversitas lokal.
STUDI DIFUSI OBAT SECARA IN VITRO PADA BERBAGAI SEDIAAN FARMASI TRANSDERMAL Nurhayati Nurhayati; Syarifah Yanti Astrina; Silmi Kaffah; Syarifah Asyura
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5746

Abstract

Pengembangan sistem penghantaran obat melalui rute transdermal terus menunjukkan peningkatan signifikan seiring kemampuannya dalam menyediakan pelepasan obat yang lebih terkontrol, meningkatkan kepatuhan terapi, serta meminimalkan efek metabolisme lintas pertama di hati. Meskipun demikian, keberagaman desain formulasi dan variasi metode evaluasi menyebabkan hasil uji difusi in vitro antarpenelitian sulit dibandingkan secara setara. Kajian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan membandingkan berbagai pendekatan sistem transdermal berdasarkan parameter difusi in vitro guna mengidentifikasi determinan utama yang memengaruhi permeasi obat melalui kulit. Penelitian disusun dalam bentuk narrative literature review terhadap publikasi periode 2020–2025 yang diakses melalui Scopus, PubMed, ScienceDirect, SpringerLink, DOAJ, dan Google Scholar. Artikel yang diikutsertakan merupakan studi yang melaporkan parameter fluks, koefisien permeabilitas, lag time, serta pelepasan kumulatif menggunakan metode Franz diffusion cell. Sebanyak 22 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara deskriptif-komparatif dengan mempertimbangkan jenis sediaan, komposisi formulasi, metode pengujian, dan karakteristik membran. Hasil telaah menunjukkan bahwa sistem vesikular dan nanoformulasi seperti etosom, transfersom, nanoemulgel, nanopartikel, dan solid lipid nanoparticle cenderung menghasilkan peningkatan fluks dan penurunan lag time yang lebih nyata dibandingkan sistem patch matriks konvensional, yang berkaitan dengan ukuran partikel yang lebih kecil dan fleksibilitas struktur pembawanya. Teknologi microneedle menunjukkan laju difusi paling cepat, meskipun implementasinya masih dibatasi oleh aspek biaya dan kompleksitas manufaktur. Secara keseluruhan, performa difusi dipengaruhi oleh berbagai faktor formulasi dan metodologis, sehingga diperlukan harmonisasi metode uji, studi komparatif langsung, serta verifikasi in vivo dan uji stabilitas untuk memperkuat relevansi klinis dan aplikabilitas industrinya. Kata Kunci: Sistem transdermal, difusi in vitro, permeasi kulit, nanoformulasi.
PENGEMBANGAN FORMULA MINUMAN FUNGSIONAL BERBASIS SENYAWA ORGANIK ALAMI UNTUK PENCEGAHAN ANEMIA Syarifah Asyura; Ismiati Ismiati; Nanda Fitriana; Rossi Aulia Pratiwi; Ibrahim Ibrahim; Silmi Kaffah; Nurhayati Nurhayati; Siti Samaniyah; Syarifah Yanti Astrina
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5783

Abstract

Anemia defisiensi besi masih menjadi masalah kesehatan masyarakat global dengan prevalensi tinggi pada remaja putri, wanita usia subur, ibu hamil, dan anak-anak. Menurut World Health Organization, anemia berkontribusi terhadap penurunan produktivitas, gangguan kognitif, serta peningkatan risiko komplikasi kehamilan. Pendekatan berbasis pangan melalui pengembangan minuman fungsional merupakan strategi preventif yang lebih praktis dan berkelanjutan dibandingkan suplementasi jangka panjang. Penelitian ini bertujuan mengembangkan formula minuman fungsional berbasis senyawa organik alami untuk mendukung pencegahan anemia. Formulasi mengombinasikan sumber zat besi nabati, vitamin C sebagai enhancer penyerapan besi non-heme, serta senyawa bioaktif antioksidan seperti flavonoid dan polifenol. Tahapan pengembangan meliputi seleksi bahan, optimasi komposisi, analisis kandungan zat besi dan vitamin C, pengujian sifat fisikokimia, serta uji aktivitas antioksidan dan organoleptik.
EFEKTIVITAS PENYIMPANAN SEDIAAN VAKSIN DI PUSKESMAS BAITUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR Maulidella Maulidella; Nurul Zikrina; Nurhayati Nurhayati; Silmi Kaffah
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 7 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vaksin merupakan produk kesehatan yang mudah rusak dan kehilangan efektifitasnya jika tidak ditangani dengan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penyimpanan sediaan vaksin di puskesmas Baitussalam. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyimpanan dan pengelolaan vaksin yang dilakukan oleh petugas di Puskesmas Baitussalam Aceh Besar belum efektif dan belum sepenuhnya sesuai dengan pedoman pengelolaan vaksin difasyankes tahun 2021. Petugas penyimpanan vaksin memiliki latar pendidikan di bidang kesehatan. Namun, belum mendapatkan pelatihan khusus tentang penyimpanan dan pengelolaan vaksin. Pernah terjadi kadaluarsa pada vaksin. Vaksin sisa pakai disimpan dalam tempat yang sama tanpa diberi penanda yang jelas. Kondisi rantai dingin yang digunakan sudah memadai dan di kelola sesuai SOP. Bangunan dan fasilitas yang digunakan sudah memadai.
PELATIHAN PEMBUATAN BODY SCRUB DARI KOPI KEPADA SISWA-SISWI SMK FARMASI CUT MEUTIA BANDA ACEH Rulia Meilina; Fitria Fitria; Syarifah Yanti Astrina; Nurhayati Nurhayati; Silmi Kaffah; Ardhana Yulisma; Syafriadi Syafriadi; Yustika Wirda Ningsih; Nadia Safira; Nurul Anjelini; Muhammad Afrizal
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 7 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan pembuatan body scrub dari kopi merupakan salah satu kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa-siswi SMK Farmasi Cut Meutia Banda Aceh dalam bidang formulasi kosmetik sederhana berbasis bahan alam. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh tingginya potensi pemanfaatan kopi sebagai bahan aktif perawatan kulit yang memiliki efek eksfoliasi dan antioksidan, serta perlunya peningkatan kompetensi siswa dalam praktik pembuatan sediaan kosmetik yang aplikatif. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan mengenai manfaat kopi untuk kesehatan kulit, demonstrasi pembuatan body scrub, serta praktik langsung oleh peserta dengan pendampingan tim pengabdian. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan, serta observasi langsung terhadap keterampilan siswa dalam meracik sediaan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman peserta mengenai fungsi bahan, teknik formulasi, serta prosedur pembuatan kosmetik alami. Selain itu, siswa mampu menghasilkan produk body scrub yang sesuai dengan parameter sederhana seperti homogenitas, aroma, dan tekstur. Kegiatan ini diharapkan dapat menambah wawasan siswa, menumbuhkan minat terhadap pengembangan produk berbasis bahan alam, serta menjadi bekal untuk peluang usaha kecil di bidang kosmetik.