Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Analisis Perbandingan Pendapatan Petani Jagung Pada Dua Tipe Penanganan Pasca Panen Di Kecamatan Pasie Raya Kabupaten Aceh Jaya Bagio Bagio; Misna Maulana; Zulkarnain Zulkarnain; Hikmah Hikmah; Safrika Safrika
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 13, No 2 (2022): JURNAL EKONOMI DAN PEMBANGUNAN
Publisher : Bappeda Provinsi Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jep.v13i2.772

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui pendapatan pasca panen antara petani jagung yang menjual benih basah dan petani jagung yang menjual benih kering (2) untuk mengetahui perbedaan pendapatan pasca panen antara petani jagung yang menjual benih basah dan petani jagung yang menjual benih kering. Sampel ditentukan menggunakan teknik random sampling berdasarkan perhitungan rumus Slovin berjumlah 36 orang petani jagung yang menjual jagung biji basah dan 36 orang petani jagung yang menjual biji kering. Hasil penelitian, penerimaan pasca panen  pada petani jagung yang menjual biji kering sebesar Rp. 572.004.576 per MT lebih tinggi dibandingkan petani jagung yang menjual biji basah sebesar Rp 467.914.240 per MT. Terdapat perbedaan signifikan rata-rata penerimaan pasca panen antara petani jagung yang menjual biji basah sebesar Rp. 12.997.617,78 per MT dengan rata-rata  penerimaan pasca panen yang diperoleh petani jagung yang menjual biji kering sebesar Rp. 15.889.016,00 per MT, sebagaimana hasil uji t independent sampel t-tes yang menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) 0,011 < 0,05.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA TANI KEMBANG TANI MELALUI PENERAPAN GOOD HANDLING PRACTICE DALAM UPAYA MENINGKATKAN NILAI TAMBAH PADA TANAMAN SELEDRI DI DESA CUCUM KECAMATAN KUTA BARO KABUPATEN ACEH BESAR Cut Faradilla; Ira Manyamsari; Akhmad Baihaqi; Suyanti Kasimin; Bagio Bagio; Zulkarnain Zulkarnain; Lukman Hakim
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i1.12296

Abstract

Upaya meningkatkan pengetahuan dan kesejahteraan masyarakat terutama di pedesaan adalah tercapainya proses peningkatan kemampuan sumberdaya manusia sesuai dengan laju pertumbuhan pembangunan, pertumbuhan usaha pembinaan instansi dan profesi masyarakat yang sesuai dengan peningkatan proses modernisasi dan teknologi dalam kehidupan masyarakat, baik secara makro dan mikro. Pemberdayaan kelompok Wanita tani di Desa Cucum, Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar dilaksanakan dengan tujuan agar kelompok wanita tani “Kembang Tani” memiliki pengetahuan dan inovasi dalam bidang pertanian tentang penerapan Good Handling Practice pada usahatani seledri yang diusahakan, sehingga dapat diperoleh nilai tambah untuk komoditi tanaman seledri. Kegiatan pengabdian memberikan dampak yang positif bagi kelompok Wanita tani “Kembang Tani” di Desa Cucum, Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar, Informasi terkait penerapan Good Handling Practice yang disosialisasikan Tim PKM memberikan pengetahuan baru tentang metode alternatif untuk meningkatan nilai tambah usahatani seledri bagi kelompok wanita tani “Kembang Tani”. Dengan harapan nantinya mampu meningkatkan kesejahteraan bagi para wanita di pedesaan dalam upaya mencukupi kebutuhan hidupnya.
Evaluation of Farmers Management Practices of Arabica Coffee Plantation Across Altitude for Climate Change Adaptation Strategies in Aceh, Indonesia Ashabul Anhar; Heru P. Widayat; Ali Muhammad Muslih; Subhan Subhan; Romano Romano; Akhmad Baihaqi; Teuku Saiful Bahri; Zulkarnain Zulkarnain; Bagio Bagio; Yusmaizal Yusmaizal; Yusya Abubakar
Aceh International Journal of Science and Technology Vol 9, No 2 (2020): August 2020
Publisher : Graduate Program of Syiah Kuala University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1080.998 KB) | DOI: 10.13170/aijst.9.2.17375

Abstract

The productivity of Arabica coffee in low-altitude areas in Aceh have been declined, caused by an increase in temperatures, and by pests and diseases attack. This study aims to develop adaptation strategies to climate change in Aceh trough understanding how coffee productivity correlates with the management practices across the altitude. To find out a correlation between farming practices variables and coffee productivity, Spearman's rank test was used. To assess whether farming practice explanatory variables affected by the altitudes, a non-parametric with the Kruskal-Wallis Test, with Tukey’s post-hoc test (P0.05) with Chi-square distance were used. The results showed that coffee productivity was positively and significantly correlated to pruning, weeding, application of fertilizer, and application of pest and disease control, but was not to coffee plant density, sustainability certification, land conservation, and age of the coffee plant. Adaptation strategies for farmers in higher altitudes are to maintain the coffee plant density as well as shade density at an optimum level, followed by increasing management practices such as pruning, weeding, application of fertilizer, and pest and diseases control; in lower altitudes, those are to increase shade density both with Leucaena and multipurpose plants such as avocado and citrus, as well as increasing management practices such as land conservation, pruning, weeding, application of fertilizer and pest and diseases control. In middle altitudes, those are to maintain and improve management practices applied
Kontribusi Pendapatan Usahatani Kelapa Sawit Terhadap Pendapatan Keluarga Di Desa Sumber Bakti, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya Elita Susiana; Bagio; Virda Zikria
Jurnal Agriuma Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Agriuma April
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agri.v5i1.8893

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kontribusi pendapatan usahatani kelapa sawit terhadap pendapatan keluarga di Desa Sumber Bakti Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya. Penelitian ini dilakukan selama bulan November 2022 di Desa Sumber Bakti Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya. Lokasi penelitian dilakukan di Desa Sumber Bakti Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya, lokasi ini dipilih karena merupakan salah satu desa yang penghasilannya di dapatkan dari hasil produksi kelapa sawit. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini untuk menentukan jumlah sampel yaitu menggunakan metode survei yang kemudian didapat 56 orang sampel. Pengambilan data dilakukan dengan cara acak sederhana (Simple Random Sampling). Pengumpulan data yang digunakan menggunakan data primer melalui kuisioner dan data sekunder yaitu data yang diperoleh dari Pemerintahan Kabupaten Nagan Raya. Teknik yang digunakan untuk menganalis data dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik analisis deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel. Kemudian menggunakan rumus kontribusi pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani kelapa sawit yang berada di Desa Sumber Bakti Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya dapat memberikan kontribusi pendapatan keluarga sebesar Rp. 5.950.154,47 per bulan dengan persentase 49,63%. Hal tersebut menunjukkan bahwa pendapatan usahatani kelapa sawit cukup menjadi sumber kontribusi mata pencaharian penting bagi petani.
SOSIALISASI PEREMAJAAN KELAPA SAWIT RAKYAT (PSR) DAN PELATIHAN PENYUSUNAN PROPOSAL PADA KOPERASI PRODUSEN GUNONG MAK TUHA GAMPONG ALUE BATA KECAMATAN TADU RAYA KABUPATEN NAGAN RAYA Aswin Nasution; Sufriadi Sufriadi; Sri Handayani; Rusdi Faizin; Bagio Bagio; Anisah Nasution; Liston Siringo Ringo; Ivon Jalil
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meskipun budidaya kelapa sawit menjanjikan pendapatan yang baik bagi petani namun berbagai persoalan tetap menjadi faktor pembatas keberlangsungannya. Persoalan rendahnya produktivitas petani akibat banyaknya tanaman tua, rusak, dan tidak menggunakan benih unggul perlu diselesaikan dengan replanting. Namun petani tidak memiliki kemampuan dana yang cukup untuk melakukan replanting secara baik, dan rendahnya sumberdaya manusia petani dalam menyiapkan persyaratan untuk mendapatkan dana insentif peremajaan perkebunan kelapa sawit yang disiapkan pemerintah melalui BPDPKS. Melalui kegiatan pengabbian penugasan oleh dosen Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Teuku Umar dalam bentuk sosialisasi dan pelatihan penyusunan proposal Peremajaan Kelapa Sawit Rakyat (PSR) pada anggota Koperasi Produsen Gunong Mak Tuha ini diharapkan petani mengetahui keberadaan program PSR, memahami cara menyusun proposal untuk mendapatkan dana hibah PSR, dan peremajaan kelapa sawit petani dapat dilakukan menggunakan dana insentif PSR. Peremajaan kelapa sawit rakyat perlu mendapat dukungan semua pihak, sehingga permasalahan produktivitas kelapa sawit yang rendah dapat diselesaikan.
ANALISIS PERILAKU PEMASARAN PADI DI KECAMATAN SEUNAGAN TIMUR KABUPATEN NAGAN RAYA Sufriadi Sufriadi; Bagio Bagio; Sulfiadi Sulfiadi; Akhmad Baihaqi
Cakrawala Management Business Journal Vol 6 No 1 (2023): cover mei 2023
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Papua.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30862/cm-bj.v6i1.261

Abstract

Kecamatan seunagan Timur Kabupaten Nagan Raya mayoritas penduduknya berusahatani padi sawah. Tetapi sebagian besar petani menjual hasil panennya kepada agen luar Kabupaten tersebut, Selain itu gabah hasil panen petani yang ditampung oleh Pabrik besar Sebagian juga disalurkan ke Medan. Sedangkan berdasarkan informasi yang didapatkan di pasar beras yang terdapat di ibukota kabupaten menyatakan bahwa pemasok beras banyak didatangkan dari luar Kabupatendiantaranya Kabupaten Pidie dan Medan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis Untuk menganalisis bagaimana perilaku pasar padi yang terjadi di Kecamatan Seunagan Timur Kabupten Nagan Raya. Berdasarkan hasil penelitian, perilaku pasar yang terjadi pada pemasaran padi di Kecamatan Seunagan Timur menunjukan bahwa petani lemah dalam penentuan harga. Harga padi dikuasai oleh agen dan pemilik pabrik besar dalam hal ini petani bentindak sebagai price taker. Sebagian Petani melakukan penjualan pada agen dikarenakan perjanjian norformal berupa peminjaman modal. Saluran pemasaran 2 lebih efisien dibandingkan tipe saluran lainnya, dengan nilai farmer share 42,2 persen. Sedangkan marjin pemasaran pada tipe saluran 5 merupakan tipe saluran yang paling efisien.
PENGARUH INFLASI, PDRB DAN UPAH MINIMUM TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA SEKTOR PERTANIAN DI KABUPATEN PIDIE Zulkarnain Zulkarnain; Rahmaddiansyah Rahmaddiansyah; Nadia Ulfa; Bagio Bagio
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 14, No 1 (2023): JURNAL EKONOMI DAN PEMBANGUNAN
Publisher : Bappeda Provinsi Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jep.v14i1.776

Abstract

Penyerapan tenaga kerja merupakan masalah penting dalam pembangunan daerah. Penyerapan tenaga kerja pada dasarnya dipengaruhi oleh tingkat pertumbuhan ekonomi (PDRB), tingkat inflasi, dan tingkat upah. Kondisi pertumbuhan jumlah penduduk usia kerja pada Kabupaten Pidie tahun 2011-2020 mengalami perbadingan yang fluktuatif. Pada tahun 2011 penduduk yang bekerja di Kabupaten Pidie mengalami pertumbuhan sebesar 1,73% dan ditahun 2014 turun menjadi 1,42%. Kemudian di tahun 2015 laju pertumbuhan penduduk yang bekerja naik lagi sebesar 2,02% penurunan jumlah pertumbuhan penduduk yang bekerja diduga karena karena faktor migrasi (perpindahann penduduk). Kondisi meningkatnya jumlah penduduk angkatan kerja 170.251 jiwa ditahun 2011 menjadi 215. 316 di tahun 2020 artinya perlu peningkatan kesempatan kerja. Karena apabila antara pertumbuhan angkatan kerja dan penciptaan lapangan kerja tidak sebanding dengan jumlah permintaan tenaga kerja yang mampu menyerapnya akan menjadi masalah dalam dunia ketenagakerjaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Inflasi, PDRB dan Upah Minimum terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Sektor Pertanian di Kabupaten Pidie tahun 2011-2020. Metode analisis yang digunakan adalah metode penelitian bersifat asosiatif kausal dengan pendekatan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa, (1) Inflasi berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap penyerapan tenga kerja sektor pertanian, (2) PDRB berpengaruh negatif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja sektor pertanian, dan (3) Upah minimum berpengaruh negatif signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja sektor pertanian di Kabupaten Pidie. 
SOSIALISASI PEREMAJAAN KELAPA SAWIT RAKYAT (PSR) DAN PELATIHAN PENYUSUNAN PROPOSAL PADA KOPERASI PRODUSEN GUNONG MAK TUHA GAMPONGALUE BATA KECAMATAN TADU RAYA KABUPATEN NAGAN RAYA Aswin Nasution; Sufriadi Sufriadi; Sri Handayani; Rusdi Faizin; Bagio Bagio; Anisah Nasution; Liston Siringo Ringo; Ivon Jalil
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meskipun budidaya kelapa sawit menjanjikan pendapatan yang baik bagi petani namun berbagai persoalan tetap menjadi faktor pembatas keberlangsungannya. Persoalan rendahnya produktivitas petani akibat banyaknya tanaman tua, rusak, dan tidak menggunakan benih unggul perlu diselesaikan dengan replanting. Namun petani tidak memiliki kemampuan dana yang cukup untuk melakukan replanting secara baik, dan rendahnya sumberdaya manusia petani dalam menyiapkan persyaratan untuk mendapatkan dana insentif peremajaan perkebunan kelapa sawit yang disiapkan pemerintah melalui BPDPKS. Melalui kegiatan pengabbian penugasan oleh dosen Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Teuku Umar dalam bentuk sosialisasi dan pelatihan penyusunan proposal Peremajaan Kelapa Sawit Rakyat (PSR) pada anggota Koperasi Produsen Gunong Mak Tuha ini diharapkan petani mengetahui keberadaan program PSR, memahami cara menyusun proposal untuk mendapatkan dana hibah PSR, dan peremajaan kelapa sawit petani dapat dilakukan menggunakan dana insentif PSR. Peremajaan kelapa sawit rakyat perlu mendapat dukungan semua pihak, sehingga permasalahan produktivitas kelapa sawit yang rendah dapat diselesaikan.
PELATIHAN HIDROPONIK SISTEM NUTRIENT FILM TECHNIC (NFT) SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN BAGI MASYARAKAT KEUDE MATANGGLUMPANG DUA, KECAMATAN PEUSANGAN, KABUPATEN BIREUEN, PROVINSI ACEH Nursayuti Nursayuti; Elfiana Elfiana; Naya Desparita; Bagio Bagio; Zulkarnain Zulkarnain
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 5 (2023): Volume 4 Nomor 5 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i5.21630

Abstract

Tren bercocok tanam dengan sistem hidroponik sudah mulai disenangi dan diminati masyarakat khususnya di daerah perkotaan. Keude Matangglumpang dua merupakan salah satu kelurahan yang ada di Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh. Sebagai pusat perkotaan dengan berbagai bangunan, disesaki dengan berbagai gedung lainnnya menjadikan notabane warga memiliki tanah yang sempit, kondisi tanah yang kritis. maka hal tersebut dibutuhkan solusi agar warga kota dapat bercocok tanam, dan ketahanan pangan. Hidroponik adalah suatu budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa memakai tanah dan menekankan penambahan kebutuhan nutrisi untuk tanaman. Metodologi yang dilakukan adalah : (1) Pertemuan tatap muka untuk memberikan teori (2) Praktek langsung. Hasil Pengabdian menunjukkan bahwa memberikan dampak posistif terhadap pemberdayaan masyarakat Keude matangglumpang dua karena peserta pelatihan mendapatkan keterampilan dan pemahaman baru terkait budidaya hidroponik NFT, mengetahui cara pemanfaatan lahan yang sempit, persemaian benih dan cara melarutkan nutrisi Kegiatan pelatihan ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat mengingat akses dan pengetahuan untuk meningkatkan soft skill mereka selama ini masih terbatas.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI BAWANG MERAH DI DESA TANAH BARA, KECAMATAN GUNUNG MERIAH-ACEH SINGKIL Sri Handayani; Ariana Ariana; Aswin Nasution; Bagio Bagio; Teuku Muhammad Syauqi
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v5i1.3761

Abstract

Pengembangan bawang merah dalam sektor pertanian masih menjadi salah satu faktor yang berperan penting dalam meningkatkan ekonomi penduduk Desa Tanah Bara, Kecamatan Gunung Meriah, Aceh Singkil. Tujuan utama dari upaya pemberdayaan ini adalah memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada warga mengenai praktik pertanian yang efektif dan benar. Dalam proses pemberdayaan, metode yang diterapkan adalah PRA (Partisipatory Rural Appraisal) untuk melibatkan kelompok sasaran secara aktif. Penyuluhan disampaikan di dalam ruangan dan di lapangan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam kegiatan budidaya bawang merah, serta tindakan kolektif pemberdayaan secara langsung yaitu tindakan percontohan atau praktek lapangan yang melibatkan semua kelompok tani untuk terlibat secara bersama-sama agar dapat memahami langsung prosesnya, yang dilanjutkan dengan menganalisis iklim dalam menetapkan waktu tanam. Selain itu, kelompok tani juga diajarkan pembukuan sederhana, Sehingga petani dapat mengetahui secara pasti usaha tani yang dikerjakan memperoleh keuntungan atau sebaliknya mengalami kerugian. Dengan pemberdayaan ini kelompok tani lebih terarah dan mampu meningkatkan kemampuan anggota kemampuan kelompok tani dalam mengelola usaha tani sehingga meminimlakan gagal panen dan meningkatkan meningkatkan ekonomi kelompok tani bawang merah