Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA TANI KEMBANG TANI MELALUI PENERAPAN GOOD HANDLING PRACTICE DALAM UPAYA MENINGKATKAN NILAI TAMBAH PADA TANAMAN SELEDRI DI DESA CUCUM KECAMATAN KUTA BARO KABUPATEN ACEH BESAR Cut Faradilla; Ira Manyamsari; Akhmad Baihaqi; Suyanti Kasimin; Bagio Bagio; Zulkarnain Zulkarnain; Lukman Hakim
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i1.12296

Abstract

Upaya meningkatkan pengetahuan dan kesejahteraan masyarakat terutama di pedesaan adalah tercapainya proses peningkatan kemampuan sumberdaya manusia sesuai dengan laju pertumbuhan pembangunan, pertumbuhan usaha pembinaan instansi dan profesi masyarakat yang sesuai dengan peningkatan proses modernisasi dan teknologi dalam kehidupan masyarakat, baik secara makro dan mikro. Pemberdayaan kelompok Wanita tani di Desa Cucum, Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar dilaksanakan dengan tujuan agar kelompok wanita tani “Kembang Tani” memiliki pengetahuan dan inovasi dalam bidang pertanian tentang penerapan Good Handling Practice pada usahatani seledri yang diusahakan, sehingga dapat diperoleh nilai tambah untuk komoditi tanaman seledri. Kegiatan pengabdian memberikan dampak yang positif bagi kelompok Wanita tani “Kembang Tani” di Desa Cucum, Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar, Informasi terkait penerapan Good Handling Practice yang disosialisasikan Tim PKM memberikan pengetahuan baru tentang metode alternatif untuk meningkatan nilai tambah usahatani seledri bagi kelompok wanita tani “Kembang Tani”. Dengan harapan nantinya mampu meningkatkan kesejahteraan bagi para wanita di pedesaan dalam upaya mencukupi kebutuhan hidupnya.
Kontribusi Pendapatan Usahatani Kelapa Sawit Terhadap Pendapatan Keluarga Di Desa Sumber Bakti, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya Elita Susiana; Bagio; Virda Zikria
Jurnal Agriuma Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Agriuma April
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agri.v5i1.8893

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kontribusi pendapatan usahatani kelapa sawit terhadap pendapatan keluarga di Desa Sumber Bakti Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya. Penelitian ini dilakukan selama bulan November 2022 di Desa Sumber Bakti Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya. Lokasi penelitian dilakukan di Desa Sumber Bakti Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya, lokasi ini dipilih karena merupakan salah satu desa yang penghasilannya di dapatkan dari hasil produksi kelapa sawit. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini untuk menentukan jumlah sampel yaitu menggunakan metode survei yang kemudian didapat 56 orang sampel. Pengambilan data dilakukan dengan cara acak sederhana (Simple Random Sampling). Pengumpulan data yang digunakan menggunakan data primer melalui kuisioner dan data sekunder yaitu data yang diperoleh dari Pemerintahan Kabupaten Nagan Raya. Teknik yang digunakan untuk menganalis data dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik analisis deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel. Kemudian menggunakan rumus kontribusi pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani kelapa sawit yang berada di Desa Sumber Bakti Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya dapat memberikan kontribusi pendapatan keluarga sebesar Rp. 5.950.154,47 per bulan dengan persentase 49,63%. Hal tersebut menunjukkan bahwa pendapatan usahatani kelapa sawit cukup menjadi sumber kontribusi mata pencaharian penting bagi petani.
SOSIALISASI PEREMAJAAN KELAPA SAWIT RAKYAT (PSR) DAN PELATIHAN PENYUSUNAN PROPOSAL PADA KOPERASI PRODUSEN GUNONG MAK TUHA GAMPONG ALUE BATA KECAMATAN TADU RAYA KABUPATEN NAGAN RAYA Aswin Nasution; Sufriadi Sufriadi; Sri Handayani; Rusdi Faizin; Bagio Bagio; Anisah Nasution; Liston Siringo Ringo; Ivon Jalil
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meskipun budidaya kelapa sawit menjanjikan pendapatan yang baik bagi petani namun berbagai persoalan tetap menjadi faktor pembatas keberlangsungannya. Persoalan rendahnya produktivitas petani akibat banyaknya tanaman tua, rusak, dan tidak menggunakan benih unggul perlu diselesaikan dengan replanting. Namun petani tidak memiliki kemampuan dana yang cukup untuk melakukan replanting secara baik, dan rendahnya sumberdaya manusia petani dalam menyiapkan persyaratan untuk mendapatkan dana insentif peremajaan perkebunan kelapa sawit yang disiapkan pemerintah melalui BPDPKS. Melalui kegiatan pengabbian penugasan oleh dosen Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Teuku Umar dalam bentuk sosialisasi dan pelatihan penyusunan proposal Peremajaan Kelapa Sawit Rakyat (PSR) pada anggota Koperasi Produsen Gunong Mak Tuha ini diharapkan petani mengetahui keberadaan program PSR, memahami cara menyusun proposal untuk mendapatkan dana hibah PSR, dan peremajaan kelapa sawit petani dapat dilakukan menggunakan dana insentif PSR. Peremajaan kelapa sawit rakyat perlu mendapat dukungan semua pihak, sehingga permasalahan produktivitas kelapa sawit yang rendah dapat diselesaikan.
ANALISIS PERILAKU PEMASARAN PADI DI KECAMATAN SEUNAGAN TIMUR KABUPATEN NAGAN RAYA Sufriadi Sufriadi; Bagio Bagio; Sulfiadi Sulfiadi; Akhmad Baihaqi
Cakrawala Management Business Journal Vol 6 No 1 (2023): cover mei 2023
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Papua.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30862/cm-bj.v6i1.261

Abstract

Kecamatan seunagan Timur Kabupaten Nagan Raya mayoritas penduduknya berusahatani padi sawah. Tetapi sebagian besar petani menjual hasil panennya kepada agen luar Kabupaten tersebut, Selain itu gabah hasil panen petani yang ditampung oleh Pabrik besar Sebagian juga disalurkan ke Medan. Sedangkan berdasarkan informasi yang didapatkan di pasar beras yang terdapat di ibukota kabupaten menyatakan bahwa pemasok beras banyak didatangkan dari luar Kabupatendiantaranya Kabupaten Pidie dan Medan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis Untuk menganalisis bagaimana perilaku pasar padi yang terjadi di Kecamatan Seunagan Timur Kabupten Nagan Raya. Berdasarkan hasil penelitian, perilaku pasar yang terjadi pada pemasaran padi di Kecamatan Seunagan Timur menunjukan bahwa petani lemah dalam penentuan harga. Harga padi dikuasai oleh agen dan pemilik pabrik besar dalam hal ini petani bentindak sebagai price taker. Sebagian Petani melakukan penjualan pada agen dikarenakan perjanjian norformal berupa peminjaman modal. Saluran pemasaran 2 lebih efisien dibandingkan tipe saluran lainnya, dengan nilai farmer share 42,2 persen. Sedangkan marjin pemasaran pada tipe saluran 5 merupakan tipe saluran yang paling efisien.
PENGARUH INFLASI, PDRB DAN UPAH MINIMUM TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA SEKTOR PERTANIAN DI KABUPATEN PIDIE Zulkarnain Zulkarnain; Rahmaddiansyah Rahmaddiansyah; Nadia Ulfa; Bagio Bagio
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 14, No 1 (2023): JURNAL EKONOMI DAN PEMBANGUNAN
Publisher : Bappeda Provinsi Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jep.v14i1.776

Abstract

Penyerapan tenaga kerja merupakan masalah penting dalam pembangunan daerah. Penyerapan tenaga kerja pada dasarnya dipengaruhi oleh tingkat pertumbuhan ekonomi (PDRB), tingkat inflasi, dan tingkat upah. Kondisi pertumbuhan jumlah penduduk usia kerja pada Kabupaten Pidie tahun 2011-2020 mengalami perbadingan yang fluktuatif. Pada tahun 2011 penduduk yang bekerja di Kabupaten Pidie mengalami pertumbuhan sebesar 1,73% dan ditahun 2014 turun menjadi 1,42%. Kemudian di tahun 2015 laju pertumbuhan penduduk yang bekerja naik lagi sebesar 2,02% penurunan jumlah pertumbuhan penduduk yang bekerja diduga karena karena faktor migrasi (perpindahann penduduk). Kondisi meningkatnya jumlah penduduk angkatan kerja 170.251 jiwa ditahun 2011 menjadi 215. 316 di tahun 2020 artinya perlu peningkatan kesempatan kerja. Karena apabila antara pertumbuhan angkatan kerja dan penciptaan lapangan kerja tidak sebanding dengan jumlah permintaan tenaga kerja yang mampu menyerapnya akan menjadi masalah dalam dunia ketenagakerjaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Inflasi, PDRB dan Upah Minimum terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Sektor Pertanian di Kabupaten Pidie tahun 2011-2020. Metode analisis yang digunakan adalah metode penelitian bersifat asosiatif kausal dengan pendekatan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa, (1) Inflasi berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap penyerapan tenga kerja sektor pertanian, (2) PDRB berpengaruh negatif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja sektor pertanian, dan (3) Upah minimum berpengaruh negatif signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja sektor pertanian di Kabupaten Pidie. 
SOSIALISASI PEREMAJAAN KELAPA SAWIT RAKYAT (PSR) DAN PELATIHAN PENYUSUNAN PROPOSAL PADA KOPERASI PRODUSEN GUNONG MAK TUHA GAMPONGALUE BATA KECAMATAN TADU RAYA KABUPATEN NAGAN RAYA Aswin Nasution; Sufriadi Sufriadi; Sri Handayani; Rusdi Faizin; Bagio Bagio; Anisah Nasution; Liston Siringo Ringo; Ivon Jalil
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meskipun budidaya kelapa sawit menjanjikan pendapatan yang baik bagi petani namun berbagai persoalan tetap menjadi faktor pembatas keberlangsungannya. Persoalan rendahnya produktivitas petani akibat banyaknya tanaman tua, rusak, dan tidak menggunakan benih unggul perlu diselesaikan dengan replanting. Namun petani tidak memiliki kemampuan dana yang cukup untuk melakukan replanting secara baik, dan rendahnya sumberdaya manusia petani dalam menyiapkan persyaratan untuk mendapatkan dana insentif peremajaan perkebunan kelapa sawit yang disiapkan pemerintah melalui BPDPKS. Melalui kegiatan pengabbian penugasan oleh dosen Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Teuku Umar dalam bentuk sosialisasi dan pelatihan penyusunan proposal Peremajaan Kelapa Sawit Rakyat (PSR) pada anggota Koperasi Produsen Gunong Mak Tuha ini diharapkan petani mengetahui keberadaan program PSR, memahami cara menyusun proposal untuk mendapatkan dana hibah PSR, dan peremajaan kelapa sawit petani dapat dilakukan menggunakan dana insentif PSR. Peremajaan kelapa sawit rakyat perlu mendapat dukungan semua pihak, sehingga permasalahan produktivitas kelapa sawit yang rendah dapat diselesaikan.
PELATIHAN HIDROPONIK SISTEM NUTRIENT FILM TECHNIC (NFT) SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN BAGI MASYARAKAT KEUDE MATANGGLUMPANG DUA, KECAMATAN PEUSANGAN, KABUPATEN BIREUEN, PROVINSI ACEH Nursayuti Nursayuti; Elfiana Elfiana; Naya Desparita; Bagio Bagio; Zulkarnain Zulkarnain
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 5 (2023): Volume 4 Nomor 5 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i5.21630

Abstract

Tren bercocok tanam dengan sistem hidroponik sudah mulai disenangi dan diminati masyarakat khususnya di daerah perkotaan. Keude Matangglumpang dua merupakan salah satu kelurahan yang ada di Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh. Sebagai pusat perkotaan dengan berbagai bangunan, disesaki dengan berbagai gedung lainnnya menjadikan notabane warga memiliki tanah yang sempit, kondisi tanah yang kritis. maka hal tersebut dibutuhkan solusi agar warga kota dapat bercocok tanam, dan ketahanan pangan. Hidroponik adalah suatu budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa memakai tanah dan menekankan penambahan kebutuhan nutrisi untuk tanaman. Metodologi yang dilakukan adalah : (1) Pertemuan tatap muka untuk memberikan teori (2) Praktek langsung. Hasil Pengabdian menunjukkan bahwa memberikan dampak posistif terhadap pemberdayaan masyarakat Keude matangglumpang dua karena peserta pelatihan mendapatkan keterampilan dan pemahaman baru terkait budidaya hidroponik NFT, mengetahui cara pemanfaatan lahan yang sempit, persemaian benih dan cara melarutkan nutrisi Kegiatan pelatihan ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat mengingat akses dan pengetahuan untuk meningkatkan soft skill mereka selama ini masih terbatas.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN BERAS DI KABUPATEN ACEH SINGKIL Sartini Sartini; Bagio Bagio
Jurnal Agrisep Vol 22, No 2 (2021): Volume 22 Nomor 2 Desember 2021
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17969/agrisep.v22i2.24027

Abstract

ABSTRACTRice is the staple food of the majority of the Indonesian population, especially in Aceh Singkil Regency. Therefore, the demand for rice increases every year following the increase in population. This study aims to determine the factors that influence the demand for rice in Aceh Singkil Regency, collecting data using secondary data obtained from the Central Statistics Agency (BPS) of Aceh Singkil Regency and other related agencies from 2005-2020. The analytical method applied in this research is multiple regression. The results showed that simultaneously the correlation analysis obtained a termination coefficient (R2) of 0.996, meaning that the variables of rice price, corn price and population were able to explain the variation that occurred in the amount of rice demand. Simultaneously, the variables of rice price, corn price and population have a significant effect on the amount of rice demand with F value = 1.022 while F table = 0.05 = 3.49; and Ftable = 0.01 = 5.95. While partially, only the population has a significant effect on the amount of rice demand in Aceh Singkil RegencyKeywords: Rice, Request, Price, Total population ABSTRACTBeras merupakan makanan pokok mayoritas penduduk Indonesia, khususnya di Kabupaten Aceh Singkil. Maka dari itu, jumlah permintaan beras dari tahun ke tahun meningkat mengikuti jumlah penambahan penduduk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan beras di Kabupaten Aceh Singkil, pengumpulan data menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Aceh Singkil dan Dinas terkait lainnya mulai tahun 2005-2020. Metode analisis yang diterapkan dalam penelitian ini adalah regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara serempak analisis korelasi diperoleh koefesien diterminasi (R2) sebesar 0,996, artinya variabel harga beras, harga jagung dan jumlah penduduk mampu menjelaskan variasi yang terjadi terhadap jumlah permintaan beras. Secara serempak variable harga beras, harga jagung dan jumlah penduduk berpengaruh nyata terhadap jumlah permintaan beras dengan nilai F = 1.022 sedangkan F tabel = 0,05 = 3,49; dan Ftabel = 0,01 = 5,95. Sedangkan secara parsial, hanya jumlah penduduk yang berpengaruh secara signifikan terhadap jumlah permintaan beras di Kabupaten Aceh Singkil.Kata Kunci: Beras, Permintaan, Harga, Jumlah Penduduk.