Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Edukasi Pemanfaatan Limbah Sisa Makanan Menjadi Produk Yang Bernilai Ekonomis Teuku Athaillah; Bagio; Hasanuddin Husin
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2021): April 2021, Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v5i2.5262

Abstract

Poor waste management has become a problem in Kuta Jeumpa Village of Jeumpa Sub-district of Aceh Barat Daya Regency. The people of Kuta Jeumpa Village still throw their household wasteinto the river. As the result, the water of Putroe Aloh River in Kuta Jeumpa Village is filled with household waste. To overcome this situation, waste management education is needed to be carried out for the people of Kuta Jeumpa to manage their waste properly. The people of Kuta Jeumpa village need to be taught on how to turn waste into a source of income, for example by introducing on how to make processed food from household waste. After the the people of Kuta Jeumpa received the waste management education, they have succeeded in making new processed food products from household waste with the help of university students and lecturers. The products produced can provide profit value for the community. In addition, the community was also educated to no longer throw their household waste into the river.
KONTRIBUSI PENDAPATAN USAHATANI CENGKEH TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETANI DI KECAMATAN TEUPAH BARAT KABUPATEN SIMEULUE Bagio Bagio; Rifalmi Rifalmi; Teuku Athaillah; Emmia Tambarta Kembaren
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 13, No 1 (2022): JURNAL EKONOMI DAN PEMBANGUNAN
Publisher : Bappeda Provinsi Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jep.v13i1.741

Abstract

Tujuan penelitian adalah 1) melihat besarnya pendapatan yang diperoleh petani cengkeh; 2) mengetahui besarnya kontribusi dari usahatani cengkeh terhadap pendapatan keluarga. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Tepah Barat, penentuan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan Kecamatan Teupah Barat merupakan daerah terluas yang memiliki areal tanaman cengkeh di Kabupaten Simeulue. Metode yang digunakan adalah metode survei, penelitian ini dilakukan pada bulan April 2021 dengan data yang digunakan adalah data bulan Januari tahun 2021 karena pada bulan januari cengkeh di Kecamatan Teupah Barat, petani sedang melakukan panen cengkeh. Populasi penelitian seluruh petani cengkeh yang terdapat Kecamatan Teupah Barat berjumlah sebanyak 1.207 KK, dengan sampel berdasarkan random sampling, dengan menggunakan rumus Slovin dan pada toleransi error sebesar 15 % didapat sampel sebesar 43 responden. Data yang dikumpulkan berupa data primer dan data skunder, analisis data menggunakan analisis pendapatan dan kontribusi. Hasil penelitian bahwa adalah kontribusi pendapatan usahatani cengkeh terhadap total pendapatan rumah tangga petani di Kecamatan Teupah Barat Kabupaten Simeulue sebesar 17,4 % berada pada rentang 0-33,3% dengan kategori rendah. Artinya pendapatan yang diperoleh petani dari berusahatani cengkeh pada rata-rata Rp 259.260 per bulan per petani cengkeh, berkontribusi rendah terhadap rata-rata total pendapatan rumah tangga petani cengkeh sebesar Rp 1.726.702 per bulan per rumah tangga petani cengkeh, dikarenakan sisanya sebesar 82,6 % dari total pendapatan rumah petani cengkeh berasal dari pendapatan atas pekerjaan lainnya yang digeluti oleh petani cengkeh maupun kontribusi dari anggota keluarga.
SKALA USAHA DAN PENDAPATAN USAHATANI TEBU DI KABUPATEN ACEH TENGAH Bagio Bagio
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 12, No 2 (2021): JURNAL EKONOMI DAN PEMBANGUNAN
Publisher : Bappeda Provinsi Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jep.v12i2.763

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat besarnya pendapatan yang diperoleh petani tebu; mengetahui luas lahan yang harus dimiliki petani tebu di Kabupaten Aceh Tengah. Penelitian ini dimulai dari bulan April sampai dengan bulan Juni 2020. Sampel penelitian sebanyak 58 responden dari perwakilan populasi586 yang berasal dari Kecamatan Ketol dan Kecamatan Kute Panang.Data yang dikumpulkan berupada data primer dan data skunder, analisis data menggunakan analisis pendapatan. Hasil penelitian bahwa pendapatan bersih yang diperoleh petani bila didistribusikan perbulan maka petani tebu akan memperoleh sebesar Rp. 2.202.636, sedangkan Berdasarkan analisis BEP, rata-rata petani sudah memperoleh keuntungkan, bila dilihat dari jumlah produksi petani rata-rata memperoleh hasil Gula merah tebu sebesar 13.198 kg /tahun, begitu pula bila dilihat dari harga jual rata-rata harga jual Rp. 4.847 /kg. Selanjutnya untuk luas lahan, titik impas lahan garapan hanya 0,56 ha, sedangkan konsidi di Kabupaten Aceh Tengah rata-rata petani tebu memiliki lahan 1,20 ha. Maka dari itu, perlu adanya penggunaan bibit unggul, gula yang dihasilkan harus berstandar SNI serta pembenahan jalan usahatani.
PENGARUH PENDAPATAN KARYAWAN PEMANEN KELAPA SAWIT TERHADAP PENGELUARAN KELUARGA DI AFDELING I DAN AFDELING II DI KEBUN KRUENG LUAS PT AGRO SINERGI NUSANTARA (ASN) Cut Sri Dewi; Bagio Bagio
Serambi Journal of Agricultural Technology Vol 4, No 2 (2022): Desember
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/sjat.v4i2.4813

Abstract

The income of oil palm harvesters is the profit earned from their work at the company where they work. Expenditures for the family of oil palm harvesting employees are expenditures used to meet family needs or improve their standard of living. The purpose of this study was to determine the effect of the income of oil palm harvesters on family expenses in Afdeling I and Afdeling II in Krueng Luas Plantation PT Agro Sinergi Nusantara (ASN). The research method in this research is simple linear regression analysis. The results of this study are the effect of income on expenses for oil palm harvesting employees on family welfare in Afdeling and Afdeling II, Krueng extensive plantations of PT. Agro Sinergi Nusantara (ASN) is calculated based on the income and expenses of all employees at PT. Agro Sinergi Nusantara (ASN) Afdeling I and Afdeling II. Data analysis using a simple linear regression equation with the results calculated using the statistical program (SPSS) temperature of 60 oC and yeast concentration of 6% (S3K3) with the value of each parameter, namely water content 17.55%, color organoleptic test 3.24 (like ) taste 3.28 (like), texture 3.28 (like) and aroma 3.12 (like). Based on the table, it can be seen that the results of the F test calculation can be explained that the Fcount value based on the SPSS calculation is 10.959 with a significant level of 5% and Ftable with a value of 4.28. Then H0 is accepted and H1 is rejected, in other words, the significant probability level is 5%.Keywords: Income, Expenditure, and Employees
ANALISIS RANTAI PEMASARAN KOMODITI IKAN ASIN DI KECAMATAN SAMATIGA KABUPATEN ACEH BARAT Bagio Bagio; Hamni Saputri; Akhmad Baihaqi; Rahmaddiansyah Rahmaddiansyah
Cakrawala Management Business Journal Vol 5 No 2 (2022): Cakrawala Management Business Journal
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Papua.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30862/cm-bj.v5i2.231

Abstract

Tujuan penelitian adalah menganalisis rantai pemasaran komoditi ikan asin di Kecamatan Samatiga Kabupaten Aceh Barat dan rantai pemasaran mana yang paling efisien. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah pengrajin yang melakukan pengolahan ikan di Kuala Bubon dan Gampong Teungoh Kecamatan Samatiga Kabupaten Aceh Barat yaitu 20 orang dari 20 industri, teknik pengambilan sampel dengan metode sensus. Metode Snowball Random Sampling untuk responden pedagang pengumpul dan pedagang kecil. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa rantai pemasaran ikan asin di Kecamatan Samatiga Kabupaten Aceh Barat terdiri dari tiga rantai pemasaran dan yang paling efisin adalah pada rantai pemasaran yang III dari industri pengolah ikan asin langsung ke konsumen akhir. Tingkat efisiensi pemasaran pertama dan kedua yaitu kurang efisien dengan persentase 40%, Sedangkan rantai pemasaran yang efisien terdapat pada rantai pemasaran yang ketiga dengan persentase 0%.
INTRODUKSI INOVASI BUDIDAYA NILAM DAN PRODUK TURUNANNYA DI KECAMATAN INGIN JAYA KABUPATEN ACEH BESAR Indra Indra; Suraiya Suraiya; Halimursyadah Halimursyadah; Bagio Bagio; Akhmad Baihaqi
AMALIAH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 6 No. 2 (2022): Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LP2M UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v6i2.1701

Abstract

Nilam merupakan salah satu komoditas unggulan dari Provinsi Aceh dengan nilai potensi ekspor tinggi dan tersedia inovasi teknologi untuk menghasilkan produk bernilai tambah. Kondisi saat ini di Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar memiliki lahan tegalan dan limbah organik yang belum dimanfaatkan menjadi lahan budidaya nilam serta kemampuan penerapan teknologi untuk meningkatkan nilai tambah produk berbahan baku nilam. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi tersebut terbuka kesempatan pemanfaatan lahan tegalan dan limpah organik dengan dukungan introduksi teknologi dan inovasi menghasilkan produk untuk menigkatakan pendapatan masyarakat. Metode yang dilakukan adalah metode penyuluhan, penerapan teknologi dan bimbingan teknis. Penyuluhan dilakukan dengan memberikan pemahaman tentang teknologi yang digunakan. Penerapan pada Mitra 1 melakukan bimbingan teknis dalam budidaya tanaman nilam. Penerapan teknologi inovasi pada Mitra 2 dilakukan dengan mengimplementasikan teknologi berupa peralatan penunjang dalam pembuatan parfum, hand sanitizer dan sabun cuci piring serta membantu proses desain kemasan produk dari hasil racikan kelompok masyarakat. Hasil yang diperoleh dari pelaksanaan pengabdian ini adalah meningkatnya pengetahuan Kelompok Mitra dalam inovasi produk turunan nilam seperti pembuatan parfum, hand sanitizer dan sabun cuci piring. Introduksi budidaya nilam dan inovasi produk turunannya kepada Kelompok Mitra dapat dijadikan sebagai peluang usaha baru di Gampong Bada dan Gampong Lamteungoh yang akan menambah pendapatan ekonomi keluarga dan desa. Setelah mengikuti pelatihan ini Kelompok Mitra telah yakin bahwa usaha ini dapat memberikan pendapatan jika dilakukan dengan sungguh-sungguh dan bisa menjadi sumber mata pencaharian utama.
Alokasi Waktu Kerja Keluarga Petani Kopi di Dataran Tinggi Gayo Akhmad Baihaqi; Nur Ajijah; Anwar Deli; Bagio Bagio; Rita Ariani
E-Mabis: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis Vol 23, No 2 (2022): Volume 23 No.2 Oktober 2022
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/e-mabis.v23i2.862

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui kebutuhan tenaga kerja, curahan waktu kerja dan faktor-faktor yang mempengaruhi curahan waktu kerja. Purposive sampling digunakan untuk pengumpulan data dengan sampel para petani mitra CV Oro Kopi Gayo dan KSU Sara Ate. Analisis data menggunakan deskriptif kualitatif dan regresi linier berganda. Hasil penelitian diperoleh curahan waktu kerja usahatani adalah 6 – 8 jam. Curahan waktu untuk kegiatan persiapan lahan sebanyak 38 HOK, pembibitan tanaman 51 HOK, pemeliharaan tanaman 22 HOK, dan kegiatan pemanenan 154 HOK. Hasil analisis regresi linier berganda diperoleh koefisien regresi variabel umur (X1): 0,095, variabel pendidikan (X2): 27,178, variabel pengalaman usahatani (X3): -10,720, variabel jumlah keluarga (X4): 80,857, dan variabel luas lahan (X5): 1695,338. Nilai R2 sebesar 81,4% terhadap curahan waktu kerja rumah tangga. Nilai F hitungF tabel (28,605 2,45). Hasil uji t hanya variabel luas lahan yang berpengaruh nyata terhadap variabel curahan waktu kerja rumah tangga petani yaitu t hitung (11.236) t tabel (2.018).
Prospek Budidaya Ikan Paitan (Mystacoleucus marginatus) pada Rawa Gambut di Gampong Jeumpheuk Kecamatan Sampoiniet Kabupaten Aceh Jaya Akhmad Baihaqi; Yusya Abubakar; Heru Prono Widayat; Bagio Bagio; Ahmad Humam Hamid
Jurnal Pengabdian Agro and Marine Industry Vol 2, No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Agro And Marine Industry
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (616.049 KB)

Abstract

Paitan fish (Mystacoleucus marginatus) cultivation is an effort to utilize peat swamps that have economic prospects and support ecosystem conservation. Paitan fish thrive in fresh to brackish water. This fish is in demand by the coastal communities of Aceh Jaya to Singkil. The activity method uses discussion and counseling for farmers and fishermen in Jeumpheuk Village. The target of the activity is the performance of economic analysis of Paitan fish farming in peat waters so that it can be applied to increase family income. The results of the simulation activity obtained that the production cost of the cage system Paitan fish farming was IDR 4,164,600,-. The yield is estimated at 123 kg/harvest season with a selling price of IDR 72,000 and an income of IDR 8,832,000. The revenue is IDR 4,667,400/harvest season, the R/C ratio is 1.12, BEP production is 57.84 kg, and the BEP price is IDR 33,951/kg.
Identifkasi Komoditas Pertanian untuk Peningkatan Pendapatan Masyarakat Pada Lahan Gambut di Desa Cot Mee Kecamatan Tadu Raya Kabupaten Nagan Raya. Bagio Bagio; Yusya Abubakar; Ashabul Anhar; Akhmad Baihaqi
Jurnal Pengabdian Agro and Marine Industry Vol 1, No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Agro and Marine Industry
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (852.604 KB)

Abstract

The clearing and use of peatlands is carried out extensively and pays moreattention to economic value but marginalizes its ecological function which causes damage to peatlands. Community empowerment is expected to make people wiser in managing peat. The location of the service is in Cot Mee Village, Tadu Raya District, Nagan Raya Regency. The method used is discussion, going to the field, and making demonstration plots. Field results show that most of the peatlands in Cot Mee Village have experienced drought, due to a lack of knowledge in managing the peat ecosystem. There are two (2) is valuable commodity cultivated corn and pineapple, with revenue cost ratio (R / C ratio) for commodity corn amounted to 1.904 and 2.162 of pineapple.
Analisis Perbandingan Pendapatan Petani Jagung Pada Dua Tipe Penanganan Pasca Panen Di Kecamatan Pasie Raya Kabupaten Aceh Jaya Bagio Bagio; Misna Maulana; Zulkarnain Zulkarnain; Hikmah Hikmah; Safrika Safrika
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 13, No 2 (2022): JURNAL EKONOMI DAN PEMBANGUNAN
Publisher : Bappeda Provinsi Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jep.v13i2.772

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui pendapatan pasca panen antara petani jagung yang menjual benih basah dan petani jagung yang menjual benih kering (2) untuk mengetahui perbedaan pendapatan pasca panen antara petani jagung yang menjual benih basah dan petani jagung yang menjual benih kering. Sampel ditentukan menggunakan teknik random sampling berdasarkan perhitungan rumus Slovin berjumlah 36 orang petani jagung yang menjual jagung biji basah dan 36 orang petani jagung yang menjual biji kering. Hasil penelitian, penerimaan pasca panen  pada petani jagung yang menjual biji kering sebesar Rp. 572.004.576 per MT lebih tinggi dibandingkan petani jagung yang menjual biji basah sebesar Rp 467.914.240 per MT. Terdapat perbedaan signifikan rata-rata penerimaan pasca panen antara petani jagung yang menjual biji basah sebesar Rp. 12.997.617,78 per MT dengan rata-rata  penerimaan pasca panen yang diperoleh petani jagung yang menjual biji kering sebesar Rp. 15.889.016,00 per MT, sebagaimana hasil uji t independent sampel t-tes yang menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) 0,011 < 0,05.