Surachmi Setiyaningsih
Departemen Ilmu Penyakit Hewan Dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor, Jln. Agatis, Kampus IPB Dramaga, Bogor, Jawa Barat 16680

Published : 22 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

ISOLASI DAN KARAKTERISASI BIOLOGIK VIRUS NEWCASTLE DISEASE A, Emilia; Setiyaningsih, Surachmi; Soejoedono, Retno Damayanti
Jurnal Kedokteran Hewan Vol 9, No 1 (2015): March
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21157/j.ked.hewan.v9i1.2789

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah memperoleh informasi infeksi dan sifat-sifat biologis virus Newcastle disease (ND) pada ayam ras maupunayam buras. Sejumlah 529 sampel usap kloaka dikoleksi dari pasar-pasar tradisional dan peternakan rakyat di daerah Bogor dan Tangerang. Sebanyak 20 sampel terdeteksi positif melalui real time reverse transcription-polymerase chain reaction (RRT-PCR) sedangkan dengan isolasi virus terdeteksi positif sebanyak 11 sampel. Selanjutnya empat isolat representasi lokasi dipilih untuk karakterisasi patogenisitas dengan metode mean death time (MDT) pada telur ayam berembrio (TAB) specific pathogen free (SPF), dan karakterisasi antigenisitas menggunakan metode haemagglutination inhibition (HI) dan virus netralisasi (VN) untuk melihat keragaman antar isolat virus. Uji MDT memperlihatkan dua isolat(kode isolat II dan XIII) adalah mesogenik, satu isolat (kode isolate VIII) termasuk lentogenik, dan satu isolat (kode isolat TW) bersifat velogenic. Tiga dari empat isolat menunjukkan hubungan antigenik dengan virus ND strain Komarov dan G7 (genotipe 7) tetapi tidak dengan strain referensi Lasota, sementara isolat velogenic (kode TW) yang berasal dari ayam kampung menunjukkan reaksi silang tinggi dengan antiserum terhadap tiga strain referensi di atas. Sampel-sampel yang diambil di lapang baik itu berasal dari pasar dan peternakan rakyat meskipun secara klinis tidak memperlihatkan gejala sakit dapat diisolasi virus ND dengan karakteristik yang beragam.
KAJIAN RISIKO Campylobacter sp. PADA AYAM PANGGANG a, Andriani; Soedarwanto, Mirnawati; Setiyaningsih, Surachmi; Kusumaningrum, Harsi Dewantari
Jurnal Kedokteran Hewan Vol 7, No 1 (2013): March
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21157/j.ked.hewan.v7i1.570

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan analisis kuantitatif risiko mengonsumsi ayam panggang apabila terjadi salah penanganan. Proses pemanggangan yang digunakan pada penelitian ini menggunakan suhu dan waktu komersial yaitu 150 C selama 30 menit. Simulasi penambahan kultur Campylobacter sp. 106 cfu/ml sebelum dilakukan pemanggangan dilakukan untuk mengetahui angka reduksi Campylobacter sp. Model probabilitas digunakan untuk memperkirakan variabilitas data yang digunakan pada penelitian ini adalah model beta poisson. Hasil yangdiperoleh adalah terjadi penurunan jumlah mikroorganisme sebanyak 2 log cfu/gram dan peluang sakit bagi manusia yang mengonsumsi daging ayam yang dipanggang berkisar antara 9 dari 1.000 manusia.