Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi Pelaksanaan Inspeksi Sanitasi Depot Air Minum Isi Ulang di Wilayah Kerja Puskesmas Tambak Wedi Kota Surabaya Tahun 2020-2022 Hanif, Muhammad; Wicaksono, Rizky Rahadian; Subhi, Misbahul; Joegijantoro, Rudy; Rupiwardani, Irfany
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 9 No. 2 (2025): Environmental Health: Emerging Contaminants and Environmental Toxicology for Su
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v9i2.867

Abstract

Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) merupakan badan usaha yang mengelola air minum untuk kebutuhan konsumsi masyarakat dalam bentuk curah dan tidak dalam bentuk kemasan. Berdasarkan profil Dinas Kesehatan Kota Surabaya tahun 2019-2021, Puskesmas Tambak Wedi termasuk  10 besar dalam kategori rendahnya tingkat hasil inspeksi sanitasi DAMIU selama 3 tahun yakni dari 2019-2021. Berdasarkan data  Dinas Kesehatan Kota Surabaya bahwa pada tahun 2019 tidak memenuhi syarat 53,85%. Pada tahun 2020 tidak memenuhi syarat 44,44%. Pada tahun 2021 tidak memenuhi syarat 54,44%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi pelaksanaan inspeksi sanitasi DAMIU di Wilayah Kerja Puskesmas Tambak Wedi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif dan kualitatif. Data yang diperoleh kemudian dianalisa dan dievaluasi dengan menggunakan  pendekatan sistem infomasi manajemen dengan mengevaluasi pada variabel input, proses, output dan outcame kegiatan pelaksanaan inspeksi sanitasi manajemen. Hasil  penelitian didapatkan bahwa pada komponen input yang meliputi: rencana kerja memperoleh kategori baik, kebijakan memperoleh kategori baik. Sumber daya manusia yang meliputi: kepala puskesmas kategori baik, sanitarian kategori baik, anggaran kategori baik, metode inspeksi kategori baik, sarana prasarana ketegori baik. Komponen proses yang meliputi: perencanaan pelaksanaan memperoleh kategori baik, pelaksanaan inspeksi sanitasi memperoleh kategori baik, hasil pelaksanaan memperoleh kategori baik, pembinaan karyawan kategori kurang, pengolahan air baku kategori baik, perilaku penjamah, pembersihan gallon/outlet kategori baik, pemeriksaan laboratorium berkala baik. Komponen output: evaluasi pelaksanaan inspeksi kategori baik. Komponen outcome (kualitas air minum isi ulang) kategori kurang. Sehingga perlunya intensifitas dalam pembinaan karyawan DAMIU dan penambahan jumlah personil sanitarian puskesmas.
Urgensi Kewenangan Pemerintah dalam Penanganan Pencemaran Lingkungan untuk Perlindungan Kesehatan Masyarakat di Indonesia Rifandhana , Raditya Feda; Wicaksono, Rizky Rahadian; Bramantyo , Rizky Yudha; Wistara, Agantoro Krishna; Wulandari, Maulidia Sari; Rifqy, Mohammad Wildan; Susianto; Muliati, Oktaviani
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 9 No. 2 (2025): Environmental Health: Emerging Contaminants and Environmental Toxicology for Su
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v9i2.957

Abstract

Lingkungan hidup yang tercemar menimbulkan berbagai dampak negatif terhadap kesehatan masyarakat. Pencemaran udara, air, dan tanah di Indonesia seringkali disebabkan oleh lemahnya pengawasan dan belum optimalnya kewenangan pemerintah dalam pengendalian pencemaran lingkungan. Oleh karena itu, pemerintah memiliki peran strategis untuk memastikan kualitas lingkungan tetap sehat melalui kebijakan dan penegakan hukum lingkungan yang tegas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji urgensi kewenangan pemerintah dalam menangani pencemaran lingkungan sebagai upaya perlindungan kesehatan masyarakat. Metode penelitian menggunakan pendekatan normatif dengan teori hukum sebagai alat analisis, dikemas dalam bentuk analisis deskriptif terhadap regulasi dan penerapannya di lapangan.
Edukasi Sanitasi Dan Pengelolaan Air Bersih Untuk Meningkatkan Kesehatan Lingkungan Rizky Rahadian Wicaksono; Muhammad Hanif; Marwan Ahmad Manoko; Rezqiqah Aulia Rahmat
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Maret)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v4i2.1137

Abstract

ABSTRACT Sanitation and the availability of clean water are crucial factors in maintaining environmental health and preventing various environmental-related diseases. Lack of public knowledge about the importance of sanitation and clean water management can increase the risk of diseases such as diarrhea, skin diseases, and gastrointestinal infections. This community service activity aims to increase public knowledge and awareness about the importance of sanitation and clean water management through environmental health education activities. Implementation methods included health education, interactive discussions, demonstrations of simple clean water treatment, and assessments of knowledge levels before and after the activity. The results of the activity indicate an increase in public knowledge about the importance of environmental sanitation and clean water management. Environmental health education has proven effective in raising public awareness to maintain environmental cleanliness and use clean water safely. Keywords: Environmental Sanitation, Clean Water, Health Promotion, Public Health ABSTRAK Sanitasi dan ketersediaan air bersih merupakan faktor penting yang berperan dalam menjaga kesehatan lingkungan dan mencegah berbagai penyakit berbasis lingkungan. Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya sanitasi dan pengelolaan air bersih dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit seperti diare, penyakit kulit, serta infeksi saluran pencernaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya sanitasi dan pengelolaan air bersih melalui kegiatan edukasi kesehatan lingkungan. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, demonstrasi pengolahan air bersih sederhana, serta evaluasi tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya sanitasi lingkungan dan pengelolaan air bersih. Edukasi kesehatan lingkungan terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan menggunakan air bersih secara aman. Kata Kunci: Sanitasi Lingkungan, Air Bersih, Promosi Kesehatan, Kesehatan Masyarakat
PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP SANITASI LINGKUNGAN SEHAT DAN SCREENING PENYAKIT TIDAK MENULAR DI RT 06 DAN RT 07 RW 22 KEL. PLUIT KEC. PENJARINGAN JAKARTA UTARA Muh. Risal Tawil; Rizky Rahadian Wicaksono; Baso Witman Adiaksa; Dika Saraswati; Rini Mustamin; Zaenal Zaenal
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i4.49475

Abstract

Sanitasi lingkungan yang buruk masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di wilayah perkotaan padat penduduk. Kondisi ini dapat memicu timbulnya penyakit menular seperti diare dan infeksi kulit, serta meningkatkan faktor risiko penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi dan diabetes mellitus. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran warga mengenai sanitasi lingkungan sehat, sekaligus melakukan skrining PTM sebagai upaya deteksi dini. Program dilaksanakan di RT 06 dan RT 07 RW 22 Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, dengan melibatkan tenaga medis, kader kesehatan, serta partisipasi aktif warga. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, demonstrasi praktik sanitasi, sesi diskusi interaktif, serta pemeriksaan tekanan darah dan gula darah. Kegiatan diikuti oleh 62 warga. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman warga tentang sanitasi lingkungan dari 45% (pra-penyuluhan) menjadi 85% (pasca-penyuluhan). Pada skrining PTM ditemukan 15 warga dengan hipertensi (24%) dan 9 warga dengan kadar gula darah sewaktu tinggi (15%). Warga dengan hasil pemeriksaan abnormal dirujuk ke puskesmas setempat untuk tindak lanjut. Kegiatan ini terbukti efektif meningkatkan kesadaran dan menjadi model preventif yang dapat diaplikasikan di wilayah perkotaan lain untuk memutus rantai penyakit akibat sanitasi buruk dan mengurangi beban PTM di masyarakat.
Co-Authors Achmad Chusnun Ni'am admin Agung Nur Cahyanta, Agung Nur Amanda Aulia MP Andrya Prasidya, Denaya Aniriani, Gading Wilda Auliya, Vena Nur Ayu, Friska Baso Witman Adiaksa Bramantyo , Rizky Yudha Caska - Danang Eka Riantara Romadhon Denaya Andrya P Denaya Andrya P Denaya Andrya P Denaya Andrya Prasidya Denaya Andrya Prasidya, Denaya Andrya Dika Saraswati Eka Sarofah Eko Sulistiono Fachry Abda El Rahman Fahamsya, Arifina Faizzah, Nurul Faradis, Hani Feda Rifandhana, Raditya Finda Dwi F. Gading Wilda A Gading Wilda A Gusti, Alim Surya Hilal, Achmad Idris Idris Indradewa, Rhian Irfany Rupiwardani Jannah, Finda Dwi Faridatul Joegiantoro, Rudy Joula Timisela Khasanah, Nurul Dwi Krishna Wistara, Agantoro Lathifah, Nur Lonik, Lorensius Lusia Eka Putri M. Hanif M. Hanif M. Hanif M. Hanif Madiyaningsih, Tri Marsha Savira Marsha Savira A Marsha Savira Agatha P Marsha Savira Agatha Putri Marsha Savira Agatha Putri Marsha Savira Agatha Putri Marsha Savira Agatha Putri Marsha Savira Agatha Putri Marwan Ahmad Manoko Misbahul Subhi Misnarliah Moch Syamsudin Hasan Moch. Sahri Mohammad Hanif Muh. Risal Tawil Muhammad Hanif Muhammad Hanif Muhammad Hanif Muhammad Hanif Muslim, Muhammad Hanif Muliati, Oktaviani Nasihah, Mimatun Nur Asmah, Nur Nur Lathifah S Nur Lathifah S Nur Latifah Syakbanah Nurjannah, Farah Yesi Pannyiwi, Rahmat Putri, Marsha Savira Agatha Resky Dwiyanti Risa.B Rezqiqah Aulia Rahmat Rifandhana , Raditya Feda Rifqy, Mohammad Wildan Rini Mustamin Romadhon, Danang Eka Riantara Rudy Joegijantoro, Rudy sa'adah, nailus Sameida Rizky Savira A, Marsha Sri Wulandari , Maulidia Sukir Sukir Sunaryo, Merry Susianto Sutriyati Syaiful Bachri Syakbanah, Nur Lathifah Totok Sriyanto Tri Madiyaningsih tri wahyuni ummu sholochah Vena Nur Auliya Wilda A, Gading Wildan Rifqy, Mohammad Wistara, Agantoro Krishna Wulandari, Maulidia Sari Yanik, Carri Noer Fida Yasmin Zafirah Yu-Chun Wang Yudha Bramantyo, Rizki Yunni Wahyuningsih Zaenal Zaenal Zahra Z Zakkiy Fasya, Abdul Hakim