Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN METODE ROLE PLAYING DAN MEDIA BUKU CERITA BERGAMBAR PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SD 071071 SOMOLOMOLO Juniaman Lawolo; Muslih; Sri Ramadhani
Jurnal Ilmiah Mandalika Education (MADU) Vol. 3 No. 1 (2025): APRIL
Publisher : Lembaga PKBM Tunas Harapan Varoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/madu.v3i1.229

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia melalui penerapan metode role playing yang dikombinasikan dengan media buku cerita bergambar pada siswa kelas IV SD 071071 Somolomolo. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam keaktifan siswa yang terlihat dari data observasi, kuesioner, dan hasil tes belajar. Pada siklus I, sekitar 60% siswa mencapai standar kelulusan, sedangkan pada siklus II angkanya melambung menjadi 85%. Melalui integrasi metode pembelajaran yang interaktif ini, siswa tidak hanya lebih aktif, tetapi juga lebih menikmati proses belajar Bahasa Indonesia. Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan referensi untuk pengembangan metode pembelajaran yang lebih efektif di sekolah.
Penggunaan Aplikasi Kamus Sinonim Antonim Sebagai Media Pembelajaran di MTs. Al-Hijrah Nu Medan Sri Ramadhani; Siti Ramadhani Siregar; Saut Mardame Simamora; Yuzniar Sinaga
Jurnal Nusantara Berbakti Vol. 2 No. 3 (2024): Juli: Jurnal Nusantara Berbakti
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jnb.v2i3.401

Abstract

Community service is an activity aimed at assisting specific communities in various activities. This activity is a part of the Tri Dharma of Higher Education, an educational activity for the community in the form of formal and non-formal education for children or students. In community service, it is expected to increase students' interest through an Indonesian language learning approach at MTS. AL-HIJRAH NU Medan, the learning approach is conducted using the play-for-study method, where Indonesian language learning will utilize a learning media in the form of a synonym and antonym dictionary application. Through the approach of learning by playing in groups, skills in understanding antonyms and synonyms are developed, so that through this game, it is hoped that students will be able to understand the similarities/differences in vocabulary. This approach provides an opportunity for students to interact with each other and express various arguments in their minds. From this activity, it is hoped that the use of the synonym and antonym dictionary application as a facility that accommodates students' learning, practicing, and playing activities through word-guessing skills can be fulfilled and beneficial to the surrounding community.
MENJAGA KESEIMBANGAN EMOSI ANAK PANTI : STRATEGI UNTUK KESEHATAN MENTAL YANG LEBIH BAIK Sri Ramadhani; Sari , Inggrit Puspita; Siska Dwi Ningsih; Noveliani Simbolon; Valex Anggrato Hulu; Maharani
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 7 No. 1 (2026): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v7i1.6705

Abstract

Latarbelakang: Remaja yang tinggal di panti asuhan memiliki kerentanan tinggi terhadap gangguan emosi dan kesehatan mental akibat keterbatasan dukungan keluarga dan figur kelekatan. Kondisi ini menuntut adanya intervensi psikososial yang terstruktur dan berkelanjutan. Tujuan: Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keseimbangan emosi dan kesehatan mental remaja melalui program psikoedukasi dan pelatihan regulasi emosi di Panti Asuhan Al Washliyah P. Brayan. Metode: yang digunakan adalah pra-eksperimen dengan desain one-group pretest–posttest yang melibatkan 50 remaja. Intervensi dilaksanakan selama empat sesi dalam satu bulan, meliputi psikoedukasi kesehatan mental, pelatihan mindfulness, dan emotional journaling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan kesehatan mental, DASS-21 (Depression, Anxiety, Stress Scales-21), serta lembar observasi perilaku oleh pengasuh. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji t berpasangan. Hasil: menunjukkan peningkatan pengetahuan kesehatan mental sebesar 45,4%, disertai penurunan tingkat stres sebesar 24,5%, kecemasan 23,0%, dan depresi 21,6%. Selain itu, observasi perilaku memperlihatkan berkurangnya konflik dan meningkatnya komunikasi positif antar penghuni panti. Kesimpulan: Disimpulkan bahwa pendekatan holistik berbasis psikoedukasi dan regulasi emosi efektif dalam memperbaiki keseimbangan emosi remaja panti asuhan. Program ini berimplikasi penting bagi pengabdian kepada masyarakat, khususnya sebagai model intervensi promotif-preventif yang dapat direplikasi dengan dukungan kolaboratif antara pengelola panti dan tenaga profesional kesehatan mental.
STRATEGI HUBUNGAN MASYARAKAT DENGAN SEKOLAH DALAM PROGRAM RUMAH LITERASI DI JORONG KOTO KECAMATAN TABEK PATAH Sri Ramadhani; Hanifa
An-Najmu: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 2 No 02 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambagan tentang strategi hubungan masyarakat dengan sekolah dalam program rumah literasi di jorong koto kecamatan tabek patah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data dan dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini anak- anak yang ada di lingkungan masyarakat dan toko masyarakat. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa strategi yang dibuat dalam menjalanin hubungan masyrakat dengan sekolah dengan membuat program rumah literasi di lingkungan masyarkaat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikn dan mempersiapkan anak-anak usia belajar dalam menghadapi tantangan dunia saat sekarang ini. Sebagai pusat sumber belajar, program Rumah Literasi ini kami laksanakan kegiatan-kegiatan edukatif lainnya yang terdiri dari fun learning, bimbingan belajar Malingping, learning motivation, dan semarak anak sholeh. Rumah literasi ini sebagai jembatan antara masyarakat dan sekolah, meningkatkan minat baca anak-anak di lingkungan masyarakat. Keberadaan rumah literasi juga berkontribusi pada peningkatan kesadaran akan pentingnya literasi dalam kehidupan sehari-hari. Dengan adanya dukungan dari pemerintah dan lembaga pendidikan, rumah literasi dapat menjadi tempat berkumpul yang mempererat hubungan sosial antarwarga. Dalam jangka panjang, program ini diharapkan dapat menciptakan masyarakat yang lebih terdidik dan berdaya saing tinggi.