hasyimkan hasyimkan
Program Studi Pendidikan Musik, Universitas Lampung

Published : 60 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Pembelajaran Tari Tupping Menggunakan Metode Demonstrasi Pada Siswa Tunarungu Di SLB Negeri Metro Armayyeni Nurillia Marsim; Susi Wendhaningsih; Hasyimkan Hasyimkan
Jurnal Seni dan Pembelajaran Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Seni dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Seni dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.495 KB)

Abstract

The aim of this research was to describe the preocess and the result of teaching Tupping dance through demonstartion method. The research question in this research was formulated into how the implementation of demomnstration in teaching Tupping dance. The behaviourism theory was implemented in this research since the theory emphasized on the change of behaviour of someone according to a stimulus and response. The design of this research was qualitative descriptive. The data collecting technique was observation, interview, and documentation. The subjects of the research were a teacher and five deaf students in state extraordinary school, metro. Steps of the research were the teacher showed a picture of a materials, prepared the materials, which were be taught by the teacher and pointed a student to demonstrate the scenario built by the teacher. Moreover, all of the students had to pay attention to the demonstration and analyzed it. Every students need to deliver a conclusion as the post activity. The result indicated that the students showed a good progress.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan hasil pembelajaran tari Tupping menggunakan metode demonstrasi, rumusan masalahnya yakni bagaimana pelaksanaan pembelajaran tari Tupping menggunakan metode demonstrasi. Teori pembelajaran behaviorisme digunakan karena lebih menekankan pada perubahan tingkah laku seseorang berdasarkan stimulus respon. Desain penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data penelitiannya guru dan 5 siswa tunarungu di SLB Negeri Metro. Langkah-langkah metode demonstrasi yakni guru menyajikan gambaran sekilas materi yang akan disampaikan, menyiapkan bahan atau alat yang ingin digunakan, menunjuk salah seorang siswa untuk mendemonstrasikan sesuai skenario yang telah diciptakan, seluruh siswa memperhatikan demonstrasi dan menganalisisnya, tiap siswa mengemukakan hasil analisis dan demonstrasikan pengalaman, guru dan siswa membuat suatu kesimpulan, penutup. Hasil penelitian mendapatkan kategori baik dengan peningkatan hasil belajar siswa.Kata Kunci: demonstrasi, pembelajaran, tari Tupping.
Penggunaan Metode Demonstrasi Digunakan dalam Kegiatan Ekstrakurikuler di SMA N 1 Seputih Raman Ni Made Dwi Septianingsih; Hasyimkan Hasyimkan; I Wayan Mustika
Jurnal Seni dan Pembelajaran Vol 6, No 4 (2018): Jurnal Seni dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Seni dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.327 KB)

Abstract

The formulation of the problem in this research is how the process and the result of learning the dance of the bedana using the demonstration method on extracurricular activities in SMA Negeri 1 Seputih Raman. This study aims to determine the use of demonstration methods on the learning of motion dance variety in extracurricular activities to improve student learning activities in SMA N 1 Seputih Raman Lampung Tengah. Teachers have applied demonstration methods to every learning process, but teachers also use other methods of lecture method and audio visual media method that support dance learning using demonstration method. Sources of data in this study were 8 students of class X who followed extracurricular activities and extracurricular tutors. This research design using descriptive qualitative research type. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah proses dan hasil pembelajaran tari bedana menggunakan metode demonstrasi pada kegiatan ekstrakurikuler di SMA Negeri 1 Seputih Raman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan metode demonstrasi pada pembelajaran ragam gerak tari bedana dalam kegiatan ekstrakurikuler untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa di SMA N 1 Seputih Raman Lampung Tengah. Guru telah menerapkan metode demonstrasi pada setiap proses pembelajaran, namun guru juga menggunakan metode lain yaitu metode ceramah dan metode media audio visual yang menunjang pembelajaran tari menggunakan metode demonstrasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah 8 siswi kelas X yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler dan guru pembimbing ekstrakurikuler. Desain penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Kata kunci : pembelajaran, metode demonstrasi, tari bedana.
Kecerdasan Sosial dalam Pembelajaran Tari Bedana di SMP Global Madani Bandar Lampung Dirga Harto Pratomo; Hasyimkan Hasyimkan; Susi Wendhaningsih
Jurnal Seni dan Pembelajaran Vol 6, No 3 (2018): Jurnal Seni dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Seni dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.712 KB)

Abstract

This research discusses about social intelligence in learning of bedana dance in SMP Global Madani Bandar Lampung. The formulation of the problem in this research is how sosial intelligence indicator in the study of bedana dance using cooperative learning model group investigation at SMP Global Madani Bandar Lampung. This study aims to describe sosial intelligence indicator in the study of bedana dance using cooperative learning model group investigation at SMP Global Madani Bandar Lampung. Data colletion techniques used in this research are observation, interview, documentation and non test. The study of bedana dance using the investigation group strategy lasted for five meetings. Aspects of social Intelegency are assessed from the first meeting to the last meeting, with the results of all aspects can be done by learners well and the investigasi group strategy is good used in exctracurricular attivities. Penelitian ini membahas tentang kecerdasan sosial dalam pembelajaran tari bedana di SMP Global Madani Bandar Lampung. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana indikator kecerdasan sosial dalam pembelajaran tari bedana yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation di SMP Global Madani Bandar Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan indikator kecerdasan sosial dalam pembelajaran tari bedana yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation di SMP Global Madani Bandar Lampung. Sumber data dalam penelitian ini adalah 7 peserta didik dan pendidik. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan non tes. Pembelajaran tari bedana yang menggunakan strategi grup investigasi berlangsung selama lima kali pertemuan. Aspek kecerdasan sosial dinilai dari pertemuan pertama samapai pertemuan terakhir, dengan hasil seluruh aspek  dapat dilakukan oleh peserta didik dengan baik dan strategi grup investigasi baik digunakan pada kegiatan ekstrakurikuler. Kata kunci: tari bedana, kecerdasan sosial, pembelajaran
PEMBELAJARAN TARI BEDANA MENGGUNAKAN MULTI METODE (CERAMAH, DEMONSTRASI, DRILL) DI SMK NEGERI 3 BANDAR LAMPUNG Asep Supriadi; I Wayan Mustika; Hasyimkan Hasyimkan
Jurnal Seni dan Pembelajaran Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Seni dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Seni dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.93 KB)

Abstract

This research aims to describe the learning process conducted by the teachers using multi method in SMK Negeri 3 Bandar Lampung. This research uses descriptive methods through a qualitative approach. The theory of learning used is the theory of constructivism with the approach of lecture, demonstration and drill methods. The data sources in this study were teachers and students amounting to 33 students. The data collection techniques in this study are observations, interviews and documentation. Based on the learning outcomes with lecture methods, demonstrations and drill show that students are able to demonstrate the movement of Bedana dance taught by the teacher well. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran yang dilakukan guru menggunakan multi metode di SMK Negeri 3 Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif melalui pendekatan kualitatif. Teori pembelajaran yang digunakan yaitu teori konstruktivisme dengan pendekatan metode ceramah, demonstrasi dan drill. Sumber data dalam penelitian ini adalah guru dan siswa yang berjumlah 33 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil pembelajaran dengan metode ceramah, demonstrasi dan drill menunjukkan bahwa siswa mampu memperagakan gerak tari bedana yang diajarkan oleh guru dengan baik. Kata kunci: pembelajaran metode ceramah, demonstrasi, drill, tari bedana  Hamalik, Oemar. 2014. Kurikulum dan Pembelajaran. Bumi Aksara : Jakarta.Mustika, I Wayan. 2012 Teknik Dasar Gerak Tari Lampung. Bandar Lampung: Aura.Sukarya, Zakaria, dkk. 2010. Pendidikan Seni. Jakarta: Direktortat Jenderal.Siddig, M. Djauhar. 2009. Pengembangan Bahan Pembelajaran SD. Jakarta:Arsyad, Azhar. 2011. Media Pembelajaran. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.Roestiyah. N.K. 2008. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta : Rineka CiptaSugiyono. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan RD. Alfabeta:Bandung.Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Pendidikan. Alfabeta: Bandung. 
Pembelajaran Tari Piring Sumatera Barat Menggunakan Metode Latihan pada Ekstrakurikuler di SMA Negeri 1 Tumijajar Trinandi Hari Widaqdo; Agung Kurniawan; Hasyimkan Hasyimkan
Jurnal Seni dan Pembelajaran Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Seni Dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Seni dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.763 KB)

Abstract

The research question in this research was how the process of teaching Piring dance through excercise method. The aim of this research were to describe the process of teaching piring dance. Constructivistic theory was implemented to encourage and to build students activness and creativness which are able to employ their self confidence. Qualitative-descriptive was carried on toward this research. The instruments used in this research were observations sheet, interviews, and documentations. The population of this research were teacher and also 8 students of Senior High School 1 Tumijajar. The procedures in this research were, the teacher show the movement to the students and they were following after the teacher, the students had time for repeating the practice, preparing for the instruments, a students was chosen to practice the movement in front of their friends, and the last, the teacher along with the students made a conclusion and closing. The result of this research showed that the students give good improvements in Piring dance after being taught by the extracurricular class method.Rumusan masalah bagaimana proses pembelajaran tari piring menggunakan metode latihan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran dan hasil pembelajaran tari piring. Teori pembelajaran Konstruktivistik digunakan karena menekankan pada aktivitas siswa dan kreativitas yang dapat menumbuhkan kepercayaan pada dirinya. Desain yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data penelitinya guru dan 8 siswa SMA Negeri 1 Tumijajar. Langkah-langkah metode latihan adalah guru memberikan contoh ragam gerak lalu siswa mengikuti, siswa diberi waktu pengulangan latihan, menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan, seorang siswa diminta untuk mempraktikkan kembali ragam gerak yang telah diberikan, guru dan siswa membuat suatu kesimpulan dan penutup. Hasil pembelajaran ini mendapatkan kategori baik.Kata kunci : latihan, pembelajaran, tari piring
PERANAN GURU DALAM PEMBELAJARAN GERAK TARI BEDANA DI SMP XAVERIUS METRO Elisabeth Hesti; Hasyimkan Hasyimkan; Susi Wendhaningsih
Jurnal Seni dan Pembelajaran Vol 1, No 4 (2013): jurnal seni dan pembelajaran
Publisher : Jurnal Seni dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.828 KB)

Abstract

This research aims to describe the role of the teacher in teaching bedana dance at VIIA grade of SMP Xaverius Metro. In this research the researcher explain about the role of teacher and students learning outcomes in learning bedana dance at VIIA grade of SMP Xaverius Metro. This research used descriptive qualitative method approach. The subject of this research is the dance teacher and students at VIIA class. In order to get data, the researcher used observation, interviews, documentation, and practice test. From the result of research, the teacher got 73,8 score in the criteria considered sufficient. The result of students assessment practice test scored on average of 68 for motion technique in sufficient criteria, 71,1 scored for rote motion and classified in sufficient criteria, 66 score for music instrument is sufficient criteria calssified, 53,3 score for facial exspressions is classified as less criteria.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peranan guru dalam pembelajaran gerak tari bedana siswa kelas VIIA di SMP Xaverius Metro. Hal yang diungkapkan dalam penelitian ini adalah peranan guru serta hasil belajar siswa dalam pembelajaran tari bedana siswa kelas VIIA SMP Xaverius Metro. Metode yang digunakan adalah deskriptif, pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah guru mata pelajaran seni tari dan siswa kelas VIIA. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes praktik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mendapat nilai 73,8 yang tergolong dalam kriteria cukup. Hasil penilaian tes pratik siswa mendapat nilai rata-rata 68 untuk teknik gerak dan tergolong dalam kriteria cukup, 71,1 untuk hafalan gerak dan tergolong dalam kriteria cukup, 66 untuk iringan musik dan tergolong dalam kriteria cukup, 53,3 untuk ekspresi wajah dan tergolong dalam kriteria kurang.Kata kunci: peranan guru, SMP xaverius metro, tari bedana.
PERAN GURU DALAM PEMBELAJARAN SENI TARI SMAN 1 SEPUTIH AGUNG LAMPUNG TENGAH Rahmawati pamungkas; Susi Wendhaningsih; Hasyimkan Hasyimkan
Jurnal Seni dan Pembelajaran Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Seni dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Seni dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.111 KB)

Abstract

The problem in the research is how the role of teacher in learning of dance in SMA N 1 Seputih Agung Lampung Tengah. This is study aims to describe the role of teacher in the art of dance in SMA N 1 Seputih Agung Lampung Tengah. This research uses descriptive qualitative. The theory used in this study is the learning and the role of teachers. Data collection techniques used in this research is observation, interview, and documentation. The results of the role of the teacher in learning the art of dance in high school shows that teachers can run 10 role of 13 the of teacher is proofreader, informator, organizer, motivator, mentors, managers of the classroom, supervisior, and evaluators, and 3 roles that have not been executed are a mediator, initiator, and inspiration.Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah peran guru dalam pembelajaran seni tari di SMA N 1 Seputih Agung Lampung Tengah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pembelajaran dan peran guru. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dari peran guru dalam pembelajaran seni tari di SMA N 1 Seputih Agung Lampung Tengah menunjukkan bahwa guru dapat menjalankan 10 peran dari 13 peran yang harus dijalankan dalam pembelajaran seni tari, yaitu guru sebagai korektor, guru sebagai informator, guru sebagai organisator, guru sebagai motivator, guru sebagai fasilitator, guru sebagai pembimbing, guru sebagai pengelola kelas, guru sebagai supervisior, guru sebagai evaluator, 3 peran yang belum dijalankan yaitu, guru sebagai mediator, guru sebagai inisiator, guru sebagai inspirator.Kata kunci: peran guru, pembelajaran, seni tari.
PENGGUNAAN METODE BERMAIN DALAM PEMBELAJARAN GERAK TARI KANGGURU DI TK ABA LAMPUNG SELATAN Vita Fauzia Ulfa; Fitri Daryanti; Hasyimkan Hasyimkan
Jurnal Seni dan Pembelajaran Vol 3, No 3 (2015): Jurnal Seni dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Seni dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4.397 KB)

Abstract

The research was aimed to describe the using of playing method in the learning process motion of Kangguru dance in TK ABA South Lampung. This research used a qualitative descriptive method. Technique used to collect the data in this research are observation, documentation, interviews and non-test. The used of playing method were very helpful to giving spirit of delight learning. The results showed that learning kangguru dance of aspects fine motor movement and gross motor skills using playing method was good, because students were able to demonstrate motion kangguru dance that locomotor gross motor movements that teacher had tought.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan metode bermain dalam pembelajaran proses gerak tari kangguru di TK ABA Lampung Selatan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah observasi, dokumentasi, wawancara dan nontes. Penggunaan metode bermain sangat membantu memberikan semangat dalam pemebelajaran yang menyenangkan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pembelajaran gerak tari kangguru menggunakan metode bermain baik, karena siswa mampu memeragakan gerak tari kangguru dari motorik kasar yaitu lokomotor dan nonlokomotor serta motorik halus sesuai yang diajarkan guru.Kata kunci : gerak tari kangguru, metode bermain, pembelajaran
Pembelajaran Tari Batin Menggunakan Metode Demonstrasi Dalam Kegiatan Ekstrakurikuler di SMA Negeri 1 Batu Brak Lampung Barat Ari Widodo; Dwiyana Hapsary; Hasyimkan Hasyimkan
Jurnal Seni dan Pembelajaran Vol 8, No 4 (2020): Jurnal Seni dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Seni dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.002 KB)

Abstract

This study aims to describe the process and results of learning Batin dance using the method of demonstration in extracurricular activities at senior high school 1 Batu Brak, West Lampung. This study uses qualitative descriptive methods. the theory used in the research is behavioristic theory. Sources of data in the study were artists and students who took part in extracurricular dance activities at Batu Brak 1 Public High School, totaling 11 students. Data collection techniques in this study are observation, interviews, and documentation. the learning activities of the artists provide material for the variety of movements in students, the variety of movements that are taught, namely lapah, kenui melayang, and sembah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan hasil pembelajaran tari Batin menggunakan metode demonstrasi dalam kegiatan ekstrakurikuler di SMA Negeri 1 Batu Brak, Lampung Barat. Penelitian ini mengunakan metode deskriftif kualitatif. teori yang digunakan dalam penelitian yaitu teori behavioristik. Sumber data dalam penelitian adalah guru dan siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler tari di SMA Negeri 1 Batu Brak, yang berjumlah 11 siswa. Tehnik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. kegiatan pelaksanaan pembelajaran guru memberikan materi ragam gerak pada siswa, ragam gerak yang di ajarkan yaitu lapah, kenui melayang, dan sembah.  Kata Kunci: Pembelajaran, Tari Batin, Metode Demonstrasi
Pembelajaran Tari Melinting Menggunakan Model Ekspositori Di SD Negeri 1 Gondang Rejo Rani Nurma Anggreini; Hasyimkan Hasyimkan; Susi Wendhaningsih
Jurnal Seni dan Pembelajaran Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Seni dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Seni dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.105 KB)

Abstract

The Problem of the research was how to use the expository model in learning of melinting dance at the fourth grade of elementary school 1 Gondong Rejo Lampung Timur in academic year of 2015/2016. This research was aimed at describing process teaching learning by using ekspository model and the result of students after the teaching learning process. The Data collection method were observation, interview, documentation by using Camera and test technique. This research was descriptive research qualitative method. Sources of data in this research were teacher dancing of elementary school 1 Gendong Rejo Lampung Timur and 20 students. Result of teaching learning ekspository model showed that mean from all aspect score can enough characteristic with score mean 74%.Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana penggunaan model ekspositori dalam pembelajaran tari melinting pada kelas IV di SD Negeri 1 Gondang Rejo Lampung Timur tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran tari melinting menggunakan model ekspositori dan hasil belajar siswa setelah proses pembelajaran. Peneitian ini merupakan penelitian deskriptif metode kualitatif. Sumber data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah guru tari SD Negeri 1 Gondang Rejo Lampung Timur dan 20 siswa. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah observasi, wawancara, pendokumentasian yang dilakukan dengan menggunakan kamera dan teknik test. Hasil pembelajaran model ekspositori menunjukkan bahwa rata-rata dari seluruh aspek penilaian mendapat kriteria cukup dengan rata-rata skor 74%.Kata Kunci : ekspositori, pembelajaran, tari melinting.
Co-Authors Afila Leoni Yunanda Agung Hero Hernanda Agung Hero Hernanda Agung Kurniawan Agung Kurniawan agung kurnniawan Al Fisqy Kayyasah Amaliyyah Alfian Ramadhan Aliman Surya Anarika Sasmita Anggun Prameswari Ani Asmara Ari Palawi Ari Widodo Armayyeni Nurillia Marsim Arum Chandrawati Arum Sage Cani Arwina Indira Purnama aryusma suhada Asep Supriadi atika nur tsabita Barnawi, Erizal Basa Natalia Angelia Lubis Destiana Fatma Sari Devi Nurmalasari Dian Astrini Dirga Harto Pratomo Dwi Tiya Juwita Dwiyana Hapsary Eka Putrika Mutia Elisabeth Hesti era aryani sasiwi Erizal Barnawi Febrilyan Sakuntala Devi Fitri Daryanti Fitry Daryanti Fivita Ayu Hanna Difetra Alfath Hermita Puri Hernanda, Agung Hero I Gusti Bagus Wiksuana I Made Andi Setiawan i wayan musika I Wayan Mustika Ika Irmanita Ilham Sanjaya Imam Rejana Khalis Cundoko Manik Kuat Slamet Widodo Luphita Tiontinov Maulida Sopia Muhamad Fuad MUHAMMAD FUAD Nengah Sekarini Ni Made Dwi Septianingsih Nikko Mazlan, Chamil Arkhasa Nurul ayu kartika Pamungkas, Bian Puguh Nurohim Putri Stephanie Qodri Febriansyah Rahmawati pamungkas Rani Nurma Anggreini Resa Dwi Cahyani Rien Gusmi Marisa Risa Alufha Risma Intan Kartika Riyan Hidayatullah Riyan Hidayatullah Riyan Hidayatullah, Riyan Rizky Suci Pratiwi Sayu Putu Widya Astuti Sendy Anisa Siti Mutiara Barokah Supriyadi Supriyadi Susi Wedhaningsih Susi Wendhaningsih Susi Wendhaningsih Susi Wendhaningsih Susi Wenhdaningsih Tejapermana, Prisma Tejapermana Trinandi Hari Widaqdo Twin Destiana Sari Ucha Nia Gusna Uswatul Hakim Vita Fauzia Ulfa Wahyu Eka Savitri Wini Tarmini Wita Asiyah Zairi Zairi