Articles
Implementasi Teknik Self Control Terhadap Kecanduan Media Sosial Siswa
Ahmad Yusuf;
Haslinda Haslinda;
Hasbahuddin Hasbahuddin
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 3 Nomor 1 Februari 2019
Publisher : STKIP Andi Matappa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31100/jurkam.v3i1.335
This study aims to determine the implementation of the Self Control technique to the problem of students' Social Media addiction before and after being given treatment. This research is a quantitative approach with Pre-Experimental design with experimental design used is One-Group Pretest-Posttest Design, consisting of 18 people as the experimental sample who are class XII students in SMA 3 Pangkep 2018/2019 academic year. Data collection using scale addiction instrument gadgets and observation guidelines. Data analysis used descriptive statistical analysis and non-parametric analysis, namely the Wilcoxon Signed Ranks Test. The results of the research obtained are: 1) An overview of the implementation of Self Control techniques in Pangkep 3 High School. 2) The level of ability to reduce social media addiction of students in Pangkep 3 High School before being treated in the form of the application of Self Control techniques is in the high category and after being given treatment in the form of Self Control techniques are in the low category. 3) there is a positive effect of Self Control techniques to improve the ability to reduce student addiction to social media in SMA Negeri 3 Pangkep.
Implementasi Bimbingan Keterampilan Sosial Untuk Mengurangi Perilaku Agresif Siswa Di Kabupaten Pangkep
hasbahuddin hasbahuddin
Indonesian Journal of Learning Education and Counseling Vol. 1 No. 1 (2018): September
Publisher : ILIN Institute Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (351.099 KB)
|
DOI: 10.31960/ijolec.v1i1.36
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi implementasi bimbingan keterampilan sosial dapat mengurangi perilaku agresif siswa di Kabupaten Pangkep. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen yang akan mengkaji tentang strategi implementasi bimbingan keterampilan sosial untuk mengurangi perilaku agresif siswa di Kabupaten Pangkep. Model rancangan penelitian ini adalah pretest –posttest control group design. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala perilaku agresif dan modul bimbingan keterampilan sosial. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 orang siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriftif dan statistik inferensial dengan menggunakan uji t sebagai uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran tingkat perilaku agresif siswa sebelum diberikan perlakuan berupa bimbingan keterampilan sosial berada pada kategori tinggi. Selanjutnya gambaran tingkat perilaku agresif siswa setelah diberikan perlakuan berupa bimbingan keterampilan sosial berada pada kategori rendah. Selain itu berdasarkan hasil uji hipotesis penelitian dapat simpulkan bahwa ada pengaruh strategi implementasi bimbingan keterampilan sosial untuk mengurangi perilaku agresif siswa SMA Negeri 3 Pangkep, artinya melalui implementasi bimbingan keterampilan sosial, maka perilaku agresif pada siswa akan menurun atau berkurang
Pemanfaatan Taman Baca Untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Anak Usia Sekolah Dasar
Hasbahuddin, Hasbahuddin;
Irmawati, Irmawati;
Hutapea, Bilferi
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2023): Agustus
Publisher : Ilin Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31960/caradde.v6i1.2089
The purpose of this service is to carry out renovations and revitalization of the "SB Allo Simbar" reading garden to improve the literacy skills of elementary school-age children. The method of implementing activities includes stages; Stage 1. Preparation; Identification of needs or need-assessment, Renovation of SB Allo Simbar Reading Gardens, Procurement of reading materials, and Recruitment or selection of environment-based Reading Park administrators. Stage 2. Training of reading administrators. Stage 3. Evaluation and follow-up plans. Stage 4 Final Goal or Goal. Furthermore, the results of the activity can be concluded that the Allo Simbar Reading House activity program can improve literacy skills in elementary school-age children in the Tundaq environment, Laburan Utara Village, Banggae Timur District, Majene Regency.
Rumah Pintar: Strategi Mengembangkan Kreatifitas Pada Anak Jalanan Usia Sekolah Dasar
Amrullah Mahmud;
Khaerunnisa Taayibu;
Hasbahuddin
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Ilin Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31960/caradde.v5i2.1788
Through Smart Houses that can increase the creativity of street children, it will help improve the social functions of street children, because the creativity of street children will provide more value for street children. using several methods. The method used in the form of lectures, exercises, discussions, and practice. The result of this activity is the creation of the Andi Matappa Smart House. Smart home is a community house that has many functions. For children, a smart house can be a place for them to learn, especially for street children who may not be able to get a formal education, therefore this smart house is very useful for them.
Efektivitas Penggunaan Modul Ajar P5 Kurikulum Merdeka Menggunakan Model Pembelajaran Discovery Learning Berbasis Media Pembelajaran IT
M, Irmawati;
Ramadhani, Dita Mulyana;
Baktiar, Muflihah;
Ampry, Evy Segarawati;
Hasbahuddin, Hasbahuddin;
Resa, Asmirinda;
Syarah, Evi;
Adnan, Muhammad;
Kafrawi, Kafrawi
Jambura Journal of Community Empowerment Volume 5 No. 2: Desember 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37411/jjce.v5i2.3387
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi efektivitas penggunaan modul ajar Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Kurikulum Merdeka yang diterapkan dengan model pembelajaran discovery learning berbasis media pembelajaran IT di sekolah dasar. Penelitian ini dilaksanakan di SDN No.35 Inpres Panggalo. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4-D yang terdiri dari tahapan define, design, develop, dan disseminate. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, angket, dan tes hasil belajar yang melibatkan 14 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam hal hasil belajar, 12 dari 14 siswa berhasil mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dengan nilai tertinggi 88 dan nilai terendah 55. Hasil distribusi nilai menunjukkan variasi yang signifikan di antara siswa, dengan mayoritas siswa (86%) mencapai atau melebihi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM).Temuan ini menunjukkan bahwa modul ajar P5 berbasis Discovery Learning efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa di sekolah dasar. Modul ini juga mendukung pelaksanaan Kurikulum Merdeka dengan pendekatan yang berpusat pada siswa dan pemanfaatan media IT dalam pembelajaran.
Membangun Kesadaran Sosial Siswa Sejak Dini melalui Pendidikan IPS di Sekolah Dasar
Arifin, Iqbal;
Hasanah, Uhwah;
Hasbahuddin
Celebes Journal of Elementary Education Vol 2 No 2 (2024): Celebes Journal of Elementary Education : Desember (2024)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31605/cjee.v2i2.4547
Social Studies (IPS) education at the elementary school level plays a crucial role in fostering students' social awareness from an early age. Social awareness encompasses the ability to understand, appreciate, and interact harmoniously with the social environment, as well as a sense of responsibility toward society. This study reviews the role of Social Studies education in developing social awareness through the application of contextual and value-based learning methods. Learning approaches such as group discussions, simulations, and collaborative projects are utilized to teach social issues such as cultural diversity, social justice, and environmental sustainability. The results indicate that strategically designed Social Studies lessons can shape students into caring, critical individuals who actively contribute to community life. This study recommends strengthening the integration of social values into the Social Studies curriculum to support the development of a socially aware young generation.
Decolonizing Counseling Practice: Multicultural Innovations and Social Justice in a Systematic Review of Scopus Database Study
Bakhtiar, Muhammad Ilham;
Hasbahuddin;
Edil Wijaya Nur;
Ida Zahara Adibah;
I Ketut Wisarja;
Salim Korompot
International Journal of Multicultural Counseling and Development Vol. 2 No. 1 (2025): March
Publisher : ILIN Education Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31960/ijomcd.v2i1.3156
This study aims to (1) identify research trends in multicultural counseling innovations based on Scopus data from 2019–2025, and (2) explore the decolonization of counseling practices through a systematic analysis of the development of multicultural competence and social justice in counseling psychology. This inquiry is particularly relevant as universal counseling models rooted in Western norms are increasingly regarded as insufficient to address the diverse needs of global societies. The focus is directed toward understanding how decolonization challenges the dominance of Western perspectives, incorporates local wisdom, and promotes the role of counselors as agents of social advocacy. A systematic literature review was conducted on 173 Scopus-indexed articles published between 2019 and 2025, with screening procedures guided by the PRISMA framework. The findings demonstrate that multicultural counseling innovations have advanced through multiple approaches, including culturally responsive cognitive behavioral therapy (CBT), systematic adaptation models such as the Southampton Adaptation Framework, and the integration of traditional practices rooted in indigenous communities. The study further reveals that the effectiveness of psychological interventions is largely determined by the extent of cultural adaptation, while inadequate adaptation risks reproducing bias and reinforcing social inequities. In conclusion, decolonizing counseling emerges as a transformative paradigm that emphasizes the integration of indigenous knowledge, critical awareness of systemic injustice, and the counselor’s role as a catalyst for social change. These insights carry significant implications for advancing inclusive counseling theories and developing contextually grounded practices that respond effectively to multicultural societies in the era of globalization.
Respon Mahasiswa terhadap Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Canva
Hasbahuddin;
St Harpiani;
Asmirinda Resa;
Intan Fandini
Celebes Journal of Elementary Education Vol 3 No 1 (2025): Celebes Journal of Elementary Education : Juni (2025)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31605/cjee.v3i1.5129
Perkembangan teknologi yang semakin pesat saat ini juga sangat berpengaruh terhadap dunia pendidikan, termasuk dalam hal pengembangan media pembelajaran. Pada era modern ini, berbagai platform digital yang dapat dimanfaatkan dalam mengembangkan media pembelajaran yang menarik dan inovatif guna mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif. Salah satunya yang populer digunakan saat ini adalah Canva. Canva merupakan alat desain yang menyediakan beragam fitur dalam membuat media pembelajaran. Peneliti memilih patform Canva sebagai solusi dalam mengatasi masalah pengembangan media pembelajaran karena beberapa kelebihan yang dimiliki oleh platform tersebut. Subjek dalam penelitian ini ialah mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar semester empat yang saat ini sedang memprogram mata kuliah Media Pembelajaran untuk mengetahui respon mereka terhadap penggunaan Canva. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mendistribusikan angket kepada mahasiswa melalui Google Form. Angket tersebut berisi 12 pernyataan yang dibagi menjadi: 3 pernyataan aspek tampilan visual, 3 pernyataan aspek kemudahan penggunaan, 3 pernyataan aspek manfaat terhadap pembelajaran, dan 3 pernyataan pada aspek motivasi belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui respon mahasiswa terhadap pengembangan media pembelajaran berbasis Canva. Hasil penelitian menunjukan bahwa media pembelajaran Canva dinilai sangat positif oleh mahasiswa karena memberikan kontribusi signifikan terhadap pengalaman belajar mahasiswa. Hal ini tercermin dari rata-rata skor yang tinggi pada hampir semua pernyataan.
FLIPPED LEARNING BERBASIS VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE CASE STUDY (VCTCS) TERHADAP PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DAN HASIL BELAJAR SISWA
Hutapea, Bilferi;
Hasbahuddin;
Badu, Mutmainnah;
Maisarah;
Vimkarlin
Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP) Vol. 18 No. 2 (2025): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jtp.v18i2.70206
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh model flipped learning berbasis value clarification technique case study (VCTCS) terhadap penguatan profil pelajar pancasila dan hasil belajar siswa.. Rancangan penelitian ini adalah quasi ekperiment (ekperimen semu) dengan desain menggunakan pretest-posttest non-equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 2 Majene yang terdiri dari 6 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling yaitu kelas XI 2 dan XI 4. Instrumen yangdigunakan terdiri dari tes hasil belajar dan lembar observasi profil pelajar pancasila. Data dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan statistika deskriptif dan statistika inferensial. Statistika inferensial menggunakan analisis MANOVA (multivariate analysis of variance). Hasil penelitian menunjukkan bahwaterdapat perbedaan antara profil pelajar pancasila dan hasil belajar siswa yang diterapkan model flipped learning berbasis value clarification technique case study (VCTCS) dibandingkan model direct flipped learning. Rata-rata hasil belajar dengan model flipped learning berbasis value clarification technique case study (VCTCS) sebesar 82,5 lebih tinggi dibanding hasil belajar dengan model direct flipped learning sebesar 74,2 dan profil pelajar pancasila dengan model flipped learning berbasis VCTCS sebesar 86 secara signifikan lebih unggul dibandingkan model direct flipped learning sebesar 78. Model flipped learning berbasis VCTCS sangat baik diimplementasikan pada pembelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah.
Revitalisasi Perpustakaan Desa Untuk Meningkatkan Literasi Di Desa Banua Sendana
Hutapea, Bilferi;
Hasbahuddin;
Irmawati
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Ilin Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31960/caradde.v7i2.2565
Perpustakaan merupakan sumber belajar dan informasi melalui ketersediaan buku-buku yang memiliki kedudukan penting dalam meningkatkan literasi masyarakat. Tujuan pengabdian ini adalah melakukan revitalisasi perpustakaan desa untuk meningkatkan literasi di desa Banua Sendana. Metode pelaksanaan melalui tahapan yakni: 1) Persiapan mencakup analisis kebutuhan, relokasi, pengadaan bacaan dan restrukturisasi; 2) Sosialisasi kepada masyarakat desa Banua Sendana; 3) Pelatihan terhadap pengelolaan perpustakaan; 4) transformasi teknologi, dan; 5) Evaluasi dan rencana tindak lanjut. Hasil dari kegiatan pengabdian adalah revitalisasi perpustakaan desa mampu meningkatkan kemampuan literasi masyarakat di Desa Banua Sendana sebesar 40%.