Claim Missing Document
Check
Articles

Citra Perusahaan The Body Shop Sebagai Perusahaan Kosmetik Eco-Friendly Grace Agatha Hartanto; Ido Prijana Hadi; Astri Yogatamaa
Jurnal e-Komunikasi Vol 9, No 2 (2021): VOL 9, NO 2 SEPTEMBER 2021
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui citra perusahaan The Body Shop sebagai perusahaan kosmetik eco-friendly. Citra perusahaan bukan hanya citra atas produk dan pelayanan saja. Citra perusahaan (ada juga yang menyebutnya sebagai citra lembaga) adalah citra dari suatu organisasi secara keseluruhan. Citra perusahaan ini terbentuk dan dipengaruhi oleh banyak hal. Hal-hal positif yang dapat meningkatkan citra suatu perusahaan antara lain adalah sejarah atau riwayat hidup perusahaan yang gemilang, keberhasilan-keberhasilan dibidang keuangan yang pernah diraihnya, sukses ekspor, hubungan industri yang baik, reputasi sebagai pencipta lapangan kerja dalam jumlah yang besar, kesediaan turut memikul tanggung jawab sosial, komitmen mengadakan riset, dan sebagainya. Menurut M.F Vos (2006), sebuah citra dapat terbentuk melalui pengalaman langsung maupun tidak langsung yang menggunakan 5 elemen sebagai alat ukur yaitu primary impression, familiarity, perception, position dan preferences. Hal ini terjadi dalam penelitian ini, diperoleh hasil bahwa pada setiap elemen, jawaban dominan responden adalah setuju yang berarti mereka mengetahui dan menyetujui bahwa The Body Shop dipandang sebagai perusahaan kosmetik eco-friendly ang baik, atau juga dapat diartikan sebagai The Body Shop memiliki citra yang baik sebagai perusahaan kosmetik eco-friendly di mata perempuan Indonesia yang berusia 20 tahun keatas.
Motif dan Kepuasan Followers Dalam Mengikuti Akun @anyageraldine Di Instagram Desy Apriyanti Manu Dima; Ido Prijana Hadi; Lady Joanne Tjahyana
Jurnal e-Komunikasi Vol 7, No 2 (2019): VOL 7, NO 2 AUGUST 2019
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui motif dan kepuasan followers dalam mengikuti akun @anyageraldine di instagram. Penelitian ini menggunakan teori uses and gratification dengan tiga indikator yaitu sharing communication, social escape dan information. Penelitian ini menggunakan metode online survey dengan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian Eksplanatif. Sampel penelitian adalah followers akun @anyageraldine berusia 18-21 tahun, yang merupakan target usia dari akun Anya Geraldine. Pada online survey peneliti menggunakan sebagai data pengukuran skala likert. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa followers akun @anyageraldine mendapatkan kepuasan yang tertinggi adalah indikator sharing communication.
Strategi Organization-Public Relationship Manchester City dalam Akun Twitter @ManCity Sidartha Keanu Liem; Ido Prijana Hadi; Astri Yogatama
Jurnal e-Komunikasi Vol 9, No 2 (2021): VOL 9, NO 2 SEPTEMBER 2021
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini ingin melihat bagaimana cara Manchester City menjalin hubungan dengan publiknya melalui akun Twitter mereka. Penelitian ini menggunakan indikator Organization-Public Relationship milik Ledingham dan Bruning, yaitu professional relationship, personal relationship, dan community relationship, serta menggunakan sub indikator milik Wang dan Zhou, yaitu sharing information, promotion, interactivity, activity/events, fanship, dan entertainment. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa jenis pesan yang sering diunggah oleh Manchester City berbentuk interactivity dan sharing information. Oleh sebab itu, Manchester City ingin membangun hubungan yang bersifat personal relationship dan professional relationship dengan publiknya.
Komunikasi Orang Tua dan Anak dalam Menghadapi Sibling Rivalry Reni Reni; Ido Prijana Hadi; Desi Yoanita
Jurnal e-Komunikasi Vol 9, No 2 (2021): VOL 9, NO 2 SEPTEMBER 2021
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui komunikasi orang tua dan anak dalam menghadapi Sibling Rivalry. Permasalahan di dalam keluarga kerap kali terjadi, bisa terjadi antara orang tua dan anak, suami istri, kakak adik dan permasalahan tersebut akan selalu ada. Persaingan antar saudara atau Sibling Rivalry kerap kali terjadi, akan tetapi apabila tidak diselesaikan juga berdampak yang buruk bagi saudara yang lain, permasalahan dapat terhindarkan dengan bantuan orang tua. Semua anak membutuhkan perhatian dan kasih sayang yang sama porsinya, dan tanpa disadari sikap orang tua lah yang menimbulkan rasa benci dan rasa kompetisi dalam diri anak salah satunya dengan bagaimana cara orang tua berkomunikasi dengan anak. Ada kalanya orang tua secara tidak sadar bahwa perkataan yang diucapkan ternyata dapat menimbulkan kesalahpahaman dalam diri anak. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Terdapat tiga data temuan data, yaitu adanya peran dan cara orang tua menghadapi karakter khusus anak, adanya sikap keterbukaan orang tua dan anak sangat penting, dan tidak membedakan dan mengistimewakan anak agar tidak menjadi persaingan. Hasil analisis menunjukkan adanya penyebab sibling rivalry, dampak sibling rivalry, komunikasi orang tua ke anak untuk meredam sibling rivalry, respon anak kepada orang tua dan saudara
Analisis Isi Crisis & Emergency Risk Communication Pandemi COVID-19 pada Facebook Bangga Surabaya Genieverre Sasja Julianto; Ido Prijana Hadi; Titi Nur Vidyarini
Jurnal e-Komunikasi Vol 9, No 2 (2021): VOL 9, NO 2 SEPTEMBER 2021
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

COVID-19 yang muncul pada akhir tahun 2019 menyebabkan darurat kesehatan publik di seluruh dunia. Kejadian ini memunculkan kebutuhan bagi lembaga-lembaga pemerintahan dan kesehatan untuk melaksanakan Crisis & Emergency Risk Communication (CERC) di negara masing-masing. Termasuk bagi Pemerintah Kota Surabaya yang daerah pemerintahannya sempat menjadi episenter pandemi COVID-19 di Indonesia. Salah satu saluran komunikasi yang digunakan oleh Humas Pemerintah Kota Surabaya untuk melaksanakan CERC adalah media sosial seperti Facebook. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui bagaimana Humas Pemerintah Kota Surabaya mengimplementasikan CERC pada akun Facebook Bangga Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analisis isi kuantitatif dengan 7 best practices pesan CERC sebagai indikatornya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa dari 17 Maret 2020 hingga 10 Agustus 2020, Humas Pemerintah Kota Surabaya mengimplementasikan 5 dari 7 indikator. Dimana sebesar 97% dari sampel penelitian mengandung setidaknya 1-5 indikator. Indikator yang paling sering muncul adalah “Promote Action Steps the Public Can Take” (69%), dilanjutkan oleh “Express Accountability” (55%), “Express Commitment” (47%), “Explain What is Known” (43%), “Express Empathy” (24%), dan yang terakhir “Explain What is Not Known” dan “Explain How or Why the Event Happened” yang masing-masing tidak muncul sama sekali (0%). Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa Humas Pemerintah Kota Surabaya melaksanakan 3 dari 4 peran Public Relations dan juga beberapa sifat atau tugas Public Relations secara umum maupun secara khusus sebagai Government Public Relations.
Penilaian Remaja Terhadap Efektivitas Komunikasi Interpersonal Orang Tua Tentang Pendidikan Seks di desa Hative Kecil kota Ambon Victor Rahabav; Ido Prijana Hadi; Desi Yoanita
Jurnal e-Komunikasi Vol 7, No 2 (2019): VOL 7, NO 2 AUGUST 2019
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana penilaian remaja terhadap efektivitas komunikasi interpersonal orang tua tentang pendidikan seks, di desa Hative Kecil, kota Ambon. Dalam pelaksanaannya, komunikasi interpersonal yang dilakukan bisa sangat efektif dan tidak efektif. Keefektifan komunikasi interpersonal ditinjau berdasarkan lima kualitas umum yaitu : keterbukaan, empati, sikap mendukung, sikap positif, dan kesetaraan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif dan metode penelitian survei. Hasil penelitian menunjukan bahwa komunikasi interpersonal orang tua terhadap remaja tentang pendidikan seks meliputi 3 materi yaitu: mengenalkan fungsi dan beda organ seks, mengenalkan risiko penyalahgunaan organ seks dan pemberian bekal keagamaan terkait seks di desa Hative Kecil, kota Ambon dinyatakan efektif. Orang tua secara efektif melakukan kelima kualitas efektivitas komunikasi interpersonal mengenai pendidikan seks kepada remaja.
Representasi Fungsi Keluarga dalam Film “Marriage Story” Charles Endriko; Ido Prijana Hadi; Desi Yoanita
Jurnal e-Komunikasi Vol 8, No 2 (2020): VOL 8, NO 2 AUGUST 2020
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Film “Marriage Story” adalah sebuah film keluarga tentang perceraian suami istri yang telah dikaruniai seorang anak berumur 8 tahun. Meskipun dalam kondisi keluarga yang tidak utuh ini, mereka sebagai orang tua tetap berusaha agar keluarga kecil mereka yang sudah tidak sempurna tetap dapat menjadi tempat bagi anak mereka tumbuh dengan baik. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui bagaimana fungsi keluarga digambarkan dalam teks film perceraian “Marriage Story”. Metode penelitian dilakukan dengan menggunakan metode semiotika John Fiske yang berfokus pada tiga level kode – kode televisi yang muncul pada data primer penelitian yakni film “Marriage Story”. Ketiga level dari kode – kode televisi tersebut adalah level realita, level representasi dan level ideologi. Dari hasil penelitian diketahui bahwa kelima fungsi keluarga milik Segrin semua tergambarkan dalam film “Marriage Story”. Meskipun keluarga mereka sudah tidak utuh lagi, mereka masih berusaha agar fungsi – fungsi keluarga tetap berjalan dalam keluarga kecil mereka agar anak mereka tetap mendapatkan afeksi, perlindungan hingga semua kebutuhan yang dibutuhkannya untuk tumbuh.
Brand Awareness ETC's Finest Terhadap Masyarakat Surabaya Adrian Iskandar; Ido Prijana Hadi; Felicia Goenawan
Jurnal e-Komunikasi Vol 8, No 2 (2020): VOL 8, NO 2 AUGUST 2020
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ETC's Finest merupakan sebuah brand dimana menyediakan jasa custom dan laundry outfit. Sebagai suatu brand yang sudah eksis sejak tahun 2017 silam, peneliti tertarik untuk meneliti Tingkat brand awareness brand ETC's Finest selama ini. ETC's Finest telah mengkomunikasikan brand mereka dimana meliputi lima brand elements yang terdiri dari Brand Name, URL, Logo & Symbol, Slogan, dan Packaging melalui seluruh media komunikasi dari ETC's Finest. Brand Awareness juga merupakan aset yang dapat bertahan lama dan berkelanjutan, dimana dapat memberikan timbal balik bagi perusahaan. Maka dari itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat brand awareness ETC's Finest terhadap masyarakat Surabaya. Hal ini diukur dari kesadaran masyarakat terhadap lima brand elements ETC's Finest. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan menggunakan metode survei. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa tingkat brand awareness masyarakat Surabaya terhadap brand ETC's Finest berada pada tingkat tinggi tetapi belum maksimal, yaitu Brand Recall
Representasi Pos Feminisme dalam Film Suicide Squad Dodo Septian Harrimas; Gatut Priyowidodo; Ido Prijana Hadi
Jurnal e-Komunikasi Vol 7, No 1 (2019): VOL 7, NO 1 FEBRUARY 2019
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suicide Squad merupakan film yang menceritakan tentang kisah sekelompok penjahat yang direkrut oleh agen rahasia pemerintah untuk melakukan misi penyelamatan dunia dari ancaman berbahaya. Ada dua tokoh perempuan yang menarik dalam film yang memenangkan penghargaan Oscar sebagai Best Makeup and Hairstyling ini. Tokoh Amanda Waller merupakan seorang perempuan berkulit hitam yang menjadi penggagas terbentuknya Suicide Squad. Sementara ada juga Harley Quinn, seorang kriminal wanita yang menjadi pasangan Joker. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui representasi posfeminisme dalam film Suicide Squad. Penelitian menggunakan metode semiotika dengan kode-kode televisi John Fiske. Melalui subtema yang peneliti pilih yaitu identitas perempuan, kesetaraan tokoh perempuan dengan laki- laki dalam pembagian tugas dan kerja sama tim, upaya perempuan dalam mendapatkan kenyamanan dan menentukan pilihan, dan karakter feminin masing-masing tokoh. Kesimpulan akhir, perempuan dalam film ini digambarkan sebagai perempuan berkulit putih, bertubuh langsing dan berambut panjang berwarna pirang. Ia digambarkan sebagai seorang perempuan yang berani, kuat untuk berkompetisi dan penuh percaya diri. Sementara tokoh kedua digambarkan sebagai politisi wanita kulit hitam dari kelompok kelas menengah atas yang berpakaian rapi formal, yang mendominasi dan kerap kali melakukan penindasan.
Judul Citra PT. Freeport Pasca Kasus PHK Massal Pada Pemberitaan di Media Online Tempo.co dan CNNIndonesia.com Tahun 2019 Hosyana Claudia Rampalimbo; Ido Prijana Hadi; Titi Nur Vidyarini
Jurnal e-Komunikasi Vol 9, No 2 (2021): VOL 9, NO 2 SEPTEMBER 2021
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggambaran citra PT. Freeport Indonesia pada pemberitaan media online Tempo.co dan CNNIndonesia.com tahun 2019. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teori Citra beserta dengan elemen citra korporat dari Marita Vos, yaitu primary impression, familiarity, perception, dan position sebagai indikator dalam penelitian. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode analisis isi. Peneliti menganalisis citra PT. Freeport pada 55 berita di media Tempo.co dan 62 berita di media CNNIndonesia.com. Temuan penelitian ini adalah bahwa elemen citra yang paling banyak digunakan pada kedua media adalah familiarity yang menunjukan bahwa kedua media memiliki pengenalan terhadap perusahaan dalam hal orang-orang dalam perusahaan. Selain itu, PT. Freeport pada media Tempo.co juga dicitrakan memiliki kualitas manajemen yang kurang mampu menyelesaikan persoalan PHK karyawanSedangkan pada media CNNIndonesia.com, PT. Freeport dicitrakan sebagai perusahaan yang aktif dalam penyebaran informasi.
Co-Authors Adelia Edyna Adrian Iskandar Agusly Irawan Aritonang Agusly Irawan Aritonang Ajeng Lintang Saraswati Albertus Andika Sanjaya Amelia Sidik Amorita, Dea Ermini Andreas Setya Wibowo Angella, Natha Bella Angga Rakadiwak Tusan Aniendya Christianna Aritonang, Agusly Irawan Astri Yogatama Astri Yogatama Astri Yogatamaa Auryn Nathania Soputra Benita Christie Carolina Rebeka Sondak Catherine Wenny Susanto Charles Endriko Chory Angela Wijayanti Chory Angela Wijayanti Christy Naomi Panggabean Cornelius Felix Cristianingtias, Nova Dandy Andresta Daniel Budiana Dea Ermini Amorita Desi Yoanita Desi Yoanita Desi Yoanita Desy Apriyanti Manu Dima Diana Prasetya Dima, Desy Apriyanti Manu Dodo Septian Harrimas Fanny Lesmana Fanny Lesmana Felecia Chrissindra Santoso Felicia Goenawan Felicia Goenawanf Felicia Kosasih Ferry Shandy Welianto Wong Fidelia Wiguna Florentina Fahriza Kusuma Frado Theo Fransiskus Pedro Budi Saputra Gabrielle Julietta Pradika Gatut Priyowidodo Gatut Priyowidodo Genieverre Sasja Julianto Grace Agatha Hartanto Hariadi, Josselin Natasha Hosyana Claudia Rampalimbo Inge Averina Jama, Karolus Budiman Jandy Edipson Luik Jandy Luik Jerry Indrawan Jonathan Allen Cahyanugraha Josselin Natasha Hariadi Jovita Rebecca Poluan Karin Saraswati Lady Joanne Tjahyana Lady Joanne Tjahyana Lady Joanne Tjahyana Lofina Junita Megawati Wahjudianata Megawati Wahjudianata Meiliana Betago Melissa Melissa Meta Sya Minanlarat, Kevin Vielden Monica Grizella Woen Monica, Cindy Ayu Monica, Vita Nanang Krisdinanto Olivia Charis A. S. Ongq Rifaldy Litualy Persis, Jennifer Pradika, Gabrielle Julietta Rahabav, Victor Reni Reni Rhein Valdaw Kalangi Rustono - Setiawan, Filbert Bagus Sherin Fongana Sidartha Keanu Liem Sondak, Carolina Rebeka Theresia Vianny Johan Titi Nur Vidyarini Tjan Jessica Geraldine Tjandra Victor Rahabav Vita Monica Wahjudianata, Megawati Wibowo, Andreas Setya Woen, Monica Grizella Yermia Djefri Manafe Yogatama , Astri Yosua Rononuwu Yunchita Limanto Zherlinda Kurniawan