Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Deteksi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan Pemberian Ransum pada Kambing di Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu Fitria Tsani Farda; Farida Fathul; Purnama Edi Santosa; Kusuma Adhianto; Riyan Hanafi; Irawan Saputra; Yoga Rizky Nur Salim; Dimas Muhamad Fadila; Siska Maulia Arini
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 07 (2022): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan bertujuan untuk membantu peternak meningkatkan pengetahuan mengenai perbaikan system pemberian ransum bagi kambing dan membantu peternak untuk mengetahui gejala PMK yang terjadi pada kambing. Kegiatan dilaksanakan pada Bulan April-Agustus 2022 di Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu. Mitra dalam kegiatan adalah kelompok ternak Rukun Amrih Sentosa. Kegiatan dilaksanakan dengan metode focus group discussion atau FGD. Jumlah peserta dalam kegiatan yaitu 30 orang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu menghasilkan peningkatan pengetahuan pada kelompok ternak Rukun Amrih Sentosa. Pengetahuan peternak tentang ransum pada kambing dan manajemen kesehatan ternak kambing terutama dalam penanggulangan penyakit mulut dan kuku meningkat setelah kegiatan dilaksanakan.
Pelatihan Pembuatan Ransum Sapi Potong Berbasis Limbah Batang Singkong dan Pembuatan Pakan Berbasis Pucuk Tebu dengan Introduksi Bioteknologi Pakan di Kampung Sri Basuki, Kecamatan Negeri Besar, Kabupaten Way Kanan Sandi Asmara; Fitria Tsani Farda
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2, No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2 No 1, Maret 2023
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v2i1.7004

Abstract

Salah satu upaya pemenuhan kebutuhan pakan bagi ternak ruminansia adalah dengan memanfaatkan limbah pertanian dan limbah perkebunan sebagai sumber hijauan pakan. Jenis limbah pertanian dan perkebunan yang terdapat di Kabupaten Way Kanan dengan jumlah berlimpah yaitu limbah tanaman singkong berupa batang singkong dan limbah tanaman tebu berupa pucuk tebu. Limbah tersebut hingga saat ini masih belum dimanfaatkan dan hanya terbuang. Pemanfaatan batang singkong dan pucuk tebu sebagai pakan ternak harus dibantu dengan adanya introduksi teknologi untuk meningkatkan kualitasnya. Kegiatan pelatihan dilakukan pada bulan Januari-Februari 2023. Pelaksanaan kegiatan dilakukan di Kampung Sri Basuki, Kecamatan Negeri Besar, Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung.  Adapun tahapan pelaksanaan kegiatan yaitu penyuluhan, pelatihan dan evaluasi kegiatan. Kegiatan diikuti oleh peternak sapi rakyat di Kampung Sri Basuki. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan sebanyak 30 peternak. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan metode Participatory Rural Appraisal. Kegiatan penyuluhan dan pelatihan pembuatan ransum sapi potong berbasis limbah batang singkong dan pembuatan pakan berbasis pucuk tebu dengan introduksi bioteknologi pakan di Kampung Sri Basuki, Kecamatan Negeri Besar, Kabupaten Way Kanan berjalan lancar. Peternak ikut serta secara aktif mulai dari proses persiapan hingga uji coba ransum ke ternak. Kegiatan yang dilakukan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak, khususnya peternak sapi potong di Kampung Sri Basuki, Kecamatan Negeri Besar, Kabupaten Way Kanan. Setelah mengikuti kegiatan, peternak mampu membuat pakan silase, menggunakan mesin rabakong, membuat Multi Nutrient Sauce (MNS) dan mampu menyusun ransum bagi sapi potong.
Physical and Chemical Quality of Corn Husks with Ammoniation, Biofermentation and Ammonia Fermentation Processing Fitria Tsani Farda; Liman Liman; Erwanto Erwanto; Muhtarudin Muhtarudin; Muhammad Mirandy Pratama Sirat; Farida Fathul; Doni Ramadhan
JURNAL ILMIAH PETERNAKAN TERPADU Vol 11, No 3 (2023)
Publisher : DEPARTMENT OF ANIMAL HUSBANDRY, FACULTY OF AGRICULTURE, UNIVERSITY OF LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jipt.v11i3.p201-214

Abstract

This study aimed to evaluate the processing of ammoniated, biofermented and amorphous corn husks on physical quality, dry matter, ash content, crude protein (CP), ether extract (EE), crude fiber (CF), and nitrogen free extract (NFE). This study used a completely randomized design (CRD) which consisted of 4 treatments and 4 replications. The treatments given were P1: untreated corn husks (control), P2: ammoniated corn husks (2% urea), P3: fermented corn husks (5% Aspergillus niger), and P4: amofered corn husks (2% urea + 5% Aspergillus niger). The variables observed included physical quality and nutrient content (dry matter, ash, crude protein, ether extract, crude fiber, and nitrogen free extract). The data obtained  analyzed using Analysis of Variety and followed by Duncan's Multiple Range Test (DMRT). The results of the study had a significant effect on the physical quality, dry matter, ash, crude protein, ether extract, crude fiber and nitrogen free extract (P<0,05), but had no effect (P>0,05) on the ash content. Amopheric processing has the best effect on physical quality, crude protein and crude fiber content of corn husks. Fermentation processing gives the best effect on ether extract and nitrogen free extract.
PENGARUH PEMBERIAN TEMULAWAK (Curcuma xhanthorrhiza) TERHADAP PERFORMA PRODUKSI KAMBING PERANAKAN ETAWA Rifki, Muhammad; Qisthon, Arif; Farda, Fitria Tsani; Muhtarudin, Muhtarudin
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.2.283-290

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh penambahan temulawak terhadap konsumsi ransum, pertambahan bobot badan harian, efisiensi ransum, dan income over feed cost kambing Peranakan Etawa. Penelitian dilaksanakan selama 30 hari di peternakan kambing milik Bapak Adel, Kampung Sanggar Buana, Kecamatan Seputih Banyak, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung dan Laboratorium Nutrisi dan Makanan Ternak, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu P0 (pakan basal tanpa temulawak), P1 (pakan basal + 8 g temulawak), P2 (pakan basal + 12 g temulawak), dan P3 (pakan basal + 16 g temulawak). Data yang diperoleh akan dianalisis menggunakan analisis ragam dan dilanjutkan dengan uji BNT. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa penambahan termulawak berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap konsumsi ransum sebesar 1,48 kg BK/ekor/hari, pertambahan bobot badan harian sebesar 133,33 g/ekor/hari, efisiensi ransum sebesar 9,02 % dan income over feed cost sebesar Rp. 143.168,91. Perlakuan terbaik diperoleh dengan level temulawak 16 g (P<0,05) terhadap konsumsi ransum sebesar 1,48 kg BK/ekor/hari, pertambahan bobot badan harian sebesar 133,33 g/ekor/hari, efisiensi ransum sebesar 9,02 % dan income over feed cost sebesar Rp. 143.168,91.
PENGARUH PENAMBAHAN MOLASES, AMONIUM SULFAT, DAN DOLOMIT PADA SILASE PUCUK TEBU TERHADAP KANDUNGAN NDF DAN ADF Riski Putra Suswanda, Gede Bima; Muhtaruddin, Muhtaruddin; Farda, Fitria Tsani; Erwanto, Erwanto
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.2.300-307

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan molases, amonium sulfat, dan dolomit dengan level berbeda dan mengetahui level terbaik pemberian molases dan amonium sulfat pada silase pucuk tebu terhadap kandungan NDF dan ADF. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei – Agustus 2022 bertempat di PT. Gunung Madu Plantations, KM 90 Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung. Analisis kandungan NDF dan ADF dilaksanakan di Laboratorium Pelayanan Kimia, Balai Penelitian Ternak, Bogor. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dengan 5 ulangan, sehingga terdapat 25 unit percobaan. Perlakuan yang digunakan yaitu P1: silase pucuk tebu (molases 2,5% + amonium sulfat 1%), P2: silase pucuk tebu (molases 2,5% + amonium sulfat 2%), P3: silase pucuk tebu (molases 5% + amonium sulfat 1%), P4: silase pucuk tebu (molases 5% + amonium sulfat 2%), P5: silase pucuk tebu (molases 5% + amonium sulfat 2 + 2% dolomit). Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis sidik ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan Uji Lanjut Berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan kandungan kandungan NDF (P1: 75,49%; P2: 73,77%; P3: 73,58%; P4: 71,46%; P5: 71,65%) berpengaruh sangat nyata (P<0,01) dan kandungan ADF (P1: 43,23%; P2: 42,23%; P3: 41,95%; P4: 42,28%; P5: 44,62%) berpengaruh nyata (P<0,05). Perlakuan P4 dengan penambahan molases 5% dan amonium sulfat 2% memberikan pengaruh terbaik (P<0,05%) terhadap kandungan NDF dan Perlakuan P3 dengan penambahan molases 5% dan amonium sulfat 1% memberikan pengaruh terbaik (P<0,05%) terhadap kandungan ADF.
PENGARUH PENAMBAHAN MOLASES, AMONIUM SULFAT, DAN DOLOMIT TERHADAP KUALITAS FISIK, KADAR BAHAN KERING, DAN DERAJAT KEASAMAN (pH) SILASE PUCUK TEBU Wardana, Indra; Erwanto, Erwanto; Farda, Fitria Tsani; Muhtarudin, Muhtarudin; Tantalo, Syahrio
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.2.315-323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian molases, amonium sulfat, dan dolomit dengan level berbeda terhadap organoleptik, kadar bahan kering, dan derajat keasaman (pH) pada silase pucuk tebu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei--Juni 2022 bertempat di PT. Gunung Madu Plantations Lampung dan analisis kandungan bahan kering di PT. Saraswanti Indo Genetech Bogor. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang digunakan yaitu P1 (menggunakan molases 2,5% dan amonium sulfat 1,0%); P2 (menggunakan molases 2,5% dan amonium sulfat 2,0%); P3 (menggunakan molases 5,0% dan amonium sulfat 1,0%); P4 (menggunakan molases 5,0% dan amonium sulfat 2,0%); P5 (menggunakan molases 5,0%, amonium sulfat 2,0%, dan 2% dolomit). Data yang diperoleh dianalisis dengan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji lanjut Berganda Duncan. Hasil penelitian terdapat pengaruh yang sangat nyata pada pemberian molases, amonium sulfat, dan dolomit dengan level berbeda sangat berpengaruh terhadap organoleptik dan derajat keasaman (pH), dan kadar bahan kering pada silase pucuk tebu. Level molases 2,5% dan amonium sulfat 2,0% menunjukkan hasil data yang baik terhadap warna, aroma, tekstur, pH, serta kandungan bahan kering pada silase pucuk tebu.
PENGARUH LAMA PERENDAMAN STEK DAN KONSENTRASI URIN KAMBING TERHADAP DAYA TUMBUH DAN PRODUKTIVITASRUMPUT PAKCHONG (Pennisetum purpureum cv. Thailand) Lestari, Vinka Dwi; Liman, Liman; Farda, Fitria Tsani; Muhtarudin, Muhtarudin; Tantalo, Syahrio
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Februari 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.1.009-019

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama perendaman dan konsentrasi urin kambing terhadap daya tumbuh dan produktivitas rumput pakchong (Pennisetum purpureum cv. Thailand). Penelitian ini dilaksanakan November 2022 - Januari 2023 di Laboratorium Lapang Terpadu, Universitas Lampung, Bandar Lampung. Penelitian ini dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 16 perlakuan dan 3 ulangan, dengan menggunakan 240 stek rumput pakchong. Perlakuannya adalah konsentrasi K0; urine 0%, K1; urine 25%, K2; urine 50%, K3; urine 100%, dan lama perendaman L0; 0 menit, L1; 10 menit, L2; 20 menit, L3; 30 menit. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam ANOVA (Analysis of Variance) dan uji lanjut BNT taraf 5%. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan lama perendaman dan konsentrasi urine kambing tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, daya tumbuh, jumlah tunas, dan berat segar dan berat kering rumput pakchong (Pennisetum purpureum cv. Thailand).
PERBEDAAN PERFORMANS SAPI POTONG YANG DIBERI RANSUM KOMERSIAL GRUMI FEED DENGAN SAPI POTONG YANG DIBERI RANSUM FORMULA MATCHING FUND Hanafi, Isniah; Erwanto, Erwanto; Farda, Fitria Tsani; Liman, Liman; Tantalo, Syahrio; Noer, Irmayani; Hasiib, Etha' Aziza
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Februari 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.1.052-058

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan performans sapi potong yang diberi ransum komersial Grumi Feed (P0) dengan sapi potong yang diberi ransum formula Matching Fund (P1). Penelitian ini dilaksanakan pada November 2022 di Desa Astomulyo, Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah; Laboratorium Nutrisi dan Makanan Ternak, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung; dan Laboratorium Teknologi Hasil Pertanian, Politeknik Negeri Lampung. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental yang terdiri dari 2 perlakuan, dimana pada masing-masing perlakuan terdapat 10 ulangan sehingga terdapat 20 unit satuan percobaan. Perlakuan yang diberikan yaitu pemberian ransum komersial Grumi Feed dan ransum formula Mathcing Fund. Peubah yang diamati adalah konsumsi bahan kering, konsumsi protein kasar dan pertambahan bobot tubuh. Data yang diperolehdianalisismenggunakan uji independent T-test dan mannwhitneydengantaraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan rata-rata pada konsumsi bahan kering, konsumsi protein dan pertambahan bobot tubuh sapi potong (P>0,05). Walaupun tidak terdapat perbedaan rata-rata namun hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai konsumsi bahan kering (BK) dan konsumsi protein kasar (PK) pada P1 lebih tinggi dibandingkan P0 sehingga pertambahan bobot tubuh harian (PBBH) pada P1 juga lebih tinggi daripada P0. Besarnya nilai konsumsi BK, PK, dan PBBH pada P1 berturut-turut yaitu 8,79 kg/ekor/hari; 1,15 kg/ekor/hari; 1,23kg/ekor/hari.
EVALUASI JENIS DAN KUALITAS PAKAN SAPI POTONG PETERNAK RAKYAT DI DESA ASTOMULYO, KECAMATAN PUNGGUR, KABUPATEN LAMPUNG TENGAH Putri, Kejora Asa; Erwanto, Erwanto; Farda, Fitria Tsani; Muhtarudin, Muhtarudin; Tantalo, Syahrio; Noer, Irmayani; Hasiib, Etha' Aziza
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Februari 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.1.059-066

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan kualitas pakan sapi potong peternak rakyat di Desa Astomulyo, Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah. Penelitian ini dilaksanakan September—Oktober 2022 di Desa Astomulyo, Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah. Sedangkan manfaat penelitian diharapkan dapat memberikan informasi mengenai jenis-jenis pakan dan nilai kandungan nutrien bahan pakan yang diberikan di desa tersebut. penelitian ini dilakukan dengan cara wawancara kepada responden, pemilihan responden dilakukan dengan metode purposive sampling dengan pertimbangan memiliki ternak sapi potong minimal 2 ternak dan sudah berternak selama minimal 1 tahun. Sampel pakan diambil di masing-masing peternak responden kemudian dianalisis proksimat. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa peternak di Desa Astomulyo Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah menggunakan dua jenis bahan pakan yaitu limbah pertanian yang terdiri dari kulit singkong, kulit nanas, dan onggok sedangkan konsentrat yang terdiri dari konsentrat Inovarm, konsentrat PT Great Giant Livestock (GGL), dan konsentrat Kelompok Ternak Desa Astomulyo, dengan kualitas pakan konsentrat Kelompok Ternak Desa Astomulyo kurang baik yaitu pada kadar protein kasar hanya sebesar 9,73%.
PENGARUH JENIS PENGAWET DAN LAMA PENYIMPANAN STEK RUMPUT PAKCHONG TERHADAP KUALITAS FISIK STEK, PENYUSUTAN BOBOT STEK DAN DAYA TUMBUH fitriani, Fitriani; Liman, Liman; Farda, Fitria Tsani; Muhtarudin, Muhtarudin
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Februari 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.1.020-028

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis pengawet dan lama penyimpanan stek rumput pakchong terhadap kualitas fisik stek, penyusutan bobot stek, dan daya tumbuh. Penelitian ini dilaksanakan pada November 2022- Januari 2023, di Lahan Laboratorium Lapang Terpadu, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 4x4. Perlakuan faktor P terdiri dari P0 (Tanpa perlakuan). P1 (Penyimpanan stek dengan pelilinan), P2 (Penyimpanan stek dengan silica gel), P3 (Penyimpanan stek dengan vakum) dan Faktor L terdiri dari L0 (Lama penyimpanan 0 hari), L1 (Lama penyimpanan 7 hari), L2 (Lama penyimpanan 14 hari), L3 (Lama penyimpanan 21 hari). Data yang diperoleh dianalisis sidik ragam dan dilanjutkan dengan Uji Lanjut Beda Nyata terkecil (BNt) pada taraf 5%. Berdasarkan uji lanjut BNt 5% yang dilakukan terdapat interaksi yang berpengaruh nyata antara perlakuan dengan lama penyimpanan terhadap penyusutan bobot stek dan daya tumbuh stek. Pada penyusutan bobot stek tertinggi terdapat pada perlakuan P2L2 penggunaan silica gel dengan lama penyimpanan 2 minggu, sedangkan pada daya tumbuh terdapat pada perlakuan P1L2 (pencelupan lili pada penyimpanan 2 minggu). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemberian pengawet dan lama simpan berpengaruh nyata terhadap kualitas fisik, penyusutan bobot stek, dan daya tumbuh.