Articles
MANAJEMEN PROGRAM PENGELOLAAN SAMPAH DI BENING SAGULING FOUNDATION
Wedi Fitriana;
Dinno Mulyono
Abdimas Siliwangi Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : IKIP SILIWANGI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (688.057 KB)
|
DOI: 10.22460/as.v2i2p129-139.3257
Program pengelolaan sampah menjadi salah satu permasalahan utama yang tengah berkembang di Jawa Barat, dengan jumlah penduduk mencapai 47 juta jiwa, Jawa Barat selain memiliki potensi sumber daya manusia yang sangat besar, juga memiliki tantangan yang besar juga dalam bidang pengelolaan sampah domestik, industri hingga limbah lainnya. Citarum adalah salah satu sungai terbesar di Indonesia, dan melewati tidak kurang dari 11 Kabupaten/ Kota yang ada di Jawa Barat. Pengelolaan sampah yang belum optimal, membuat Citarum menjadi tempat pembuangan sampah yang sangat besar. Sehingga perlu untuk mengelola dan menjaga agar Citarum tetap lestari. Bening Saguling Foundation adalah salah satu lembaga swadaya masyarakat yang bergerak dalam bidang pendidikan dan ekonomi dalam rangka mengembangkan proses edukasi terhadap masyarakat mengenai pengelolaan sampah yang baik. Oleh karena itu, perlu untuk dilaksanakan program pengabdian kepada masyarakat untuk mendukung program tersebut. Tujuan utama pengabdian ini adalah untuk memberikan dukungan terhadap program Citarum Harum dan mengimplementasikan pendekatan-pendekatan yang digunakan pendidikan masyarakat untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pengelolaan sampah. Landasan teori yang digunakan adalah tentang pemberdayaan masyarakat sekitar DAS Citarum dan Manajemen Program Pendidikan Masyarakat. Metode pelaksanaan yang dipilih adalah melalui pelatihan dan pembinaan terhadap masyarakat. Untuk hasil yang diperoleh adalah adanya perubahan pandangan masyarakat mengenai pengelolaan sampah di DAS Citarum yang sesuai dengan program pengelolaan sampah yang dilakukan oleh pemerintah. Pembahasan mengemukakan tentang kesesuaian proses pengabdian dengan landasan teori yang digunakan pada program ini. Kesimpulan akhir ditemukan bahwa pengabdian seperti ini perlu untuk dilakukan secara berkesinambungan untuk mengawal proses pelaksanaan program Citarum Harum dan melaksanakan tridharma secara konsisten.
PROGRAM PARENTING DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN KELUARGA
Ade Sadikin Akhyadi;
Dinno Mulyono
Abdimas Siliwangi Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : IKIP SILIWANGI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (529.398 KB)
|
DOI: 10.22460/as.v1i1p1-8.34
Program pengabdian kepada masyarakat adalah salah satu bagian dari tridharma perguruan tinggi. Oleh karena itu menjadi suatu kewajiban bagi setiap dosen dan sivitas akademika lainnya untuk terlibat dalam program pengabdian kepada masyarakat. STKIP Siliwangi yang telah menggulirkan program pengabdian kepada masyarakat dengan pendanaan internal yang dilaksanakan di seluruh wilayah Jawa Barat pada tahun 2016, telah mengintegrasikan program pendidikan masyarakat berupa sosialisasi dan seminar pendidikan dengan kegiatan pengabdian yang dilaksanakan secara berkelanjutan dalam waktu 14 hari. Dengan metode pendekatan pendampingan, pelatihan dan pembinaan, program pengabdian memberikan warna baru dalam pengembangan pendidikan di pelosok Jawa Barat, adapun lokasi yang dipilih adalah Desa Karangpakuan, Kecamatan Darmaraja, Sumedang, sebagai daerah yang terdampak pembangunan Waduk Jatigede. Materi yang disampaikan adalah program parenting dalam meningkatkan kualitas pendidikan keluarga. Adapun hasil yang didapatkan adalah adanya perluasan dan aksesibilitas masyarakat terhadap layanan pendidikan, termasuk pendidikan tinggi
PROGRAM PELATIHAN KETERAMPILAN MENJAHIT DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN MASYARAKAT DI MASA PANDEMI COVID-19
Syifa Ulya Nur Aisyiyah;
Dinno Mulyono
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 4, No 3 (2021): Volume 4 Nomor 3 September 2021
Publisher : IKIP Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22460/comm-edu.v4i3.7463
Penelitian ini dilatar belakangi oleh terbatasnya lapangan pekerjaan dan menurunnya pendapatan masyarakat sejak covid-19 melanda Indonesia, terutama pada masyarakat yang berada di lingkungan zona merah, seperti di lingkungan desa Padalarang Kabupaten Bandung Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang program pelatihan keterampilan menjahit dalam meningkatkan pendapatan masyarakat di masa pandemi covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan triangulasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan menjahit salah satu cara mengembangkan kreativitas masyarakat dalam meningkatkan pendapatan. Pembahasan mengemukakan pelatihan menjahit di LKP Mekar Sari mengajarkan bagaimana cara menjahit yang baik, rapih, dan mendesain berbagai model agar memiliki nilai jual. Kesimpulan dari penelitian ini adalah, pelatihan menjahit yang diadakan oleh LKP Mekar Sari membuktikan bahwa pentingnya memiliki keterampilan, sebagai solusi untuk mengembangkan profesi dalam meningkatkan pendapatan ekonomi.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN JARAK JAUH MELALUI APLIKASI ZOOM BAGI MAHASISWA PENDIDIKAN MASYARAKAT IKIP SILIWANGI
Jenal Arifin;
Ansori Ansori;
Dinno Mulyono
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 4, No 3 (2021): Volume 4 Nomor 3 September 2021
Publisher : IKIP Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22460/comm-edu.v4i3.7870
During this pandemic we do all kind of activities. Such as work, School, College and all activities that are normally carried out normally, and it can be carried out directly but in fact everything cannot be done directly. In this particular case implementation of the process learning becomes constrained. There fore in utilizing technology distance learning activities are carried out, and it is one of the solution needed by educator and student during a pandemic. Which accurred at the beginning of the month of February 2020. The most obvius technological development at this time is the development of the internet. Even though during a pandemic, learning activities can still carried out even if not directly. The purpose of this research is motivated to determine the utilization and effectiveness of the zoom application. On the quality of student distance learning community education of IKIP Siliwangi the method used is a qualitative approach with descriptive method data collection techniques through observation and interviews.
LITERASI INFORMASI DALAM KERANGKA PENGEMBANGAN PENDIDIKAN MASYARAKAT
Dinno Mulyono;
Ansori Ansori
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 3, No 1 (2020): Volume 3 Nomor 1, Januari 2020
Publisher : IKIP Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22460/comm-edu.v3i1.3516
Pemanfaatan teknologi dan informasi di tengah masyarakat membutuhkan sebuah kerangka yang menyeluruh, terkait dengan pendidikan dan implementasinya di tengah kelembagaan satuan pendidikan masyarakat, terutama berhubungan dengan berbagai pendekatan dalam proses pengelolaan informasi untuk peningkatan kualitas kehidupan masyarakat, tidak hanya berkaitan dengan pengembangan kompetensi membaca, menulis dan berhitung, tapi berhubungan dengan manajemen informasi itu sendiri agar dapat memberikan makna dan manfaat bagi kualitas kehidupan masyarakat. Dengan pendekatan pendidikan masyarakat, maka dapat dikembangkan sebuah model pembelajaran dengan memanfaatkan aksesibilitas dan kualitas teknologi informasi untuk menunjang program pemberdayaan yang ada. Termasuk memberdayakan satuan pendidikan masyarakat untuk memberikan dukungan atas pemanfaatan informasi dalam peningkatan kapasitas masyarakat itu sendiri.
COMMUNITY EDUCATION IN COMMUNITY DEVELOPMENT
Asep Saepudin;
Dinno Mulyono
Empowerment : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Luar Sekolah Vol 8, No 1 (2019): Volume 8, No 1, Februari 2019
Publisher : IKIP Siliwangi Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (344.469 KB)
|
DOI: 10.22460/empowerment.v8i1p65-73.1165
In the framework of developing community education, education service programs, especially those related to improving community welfare, need to get special studies, especially in supporting theories implemented. It also implies new approaches, techniques and concepts that must be key words in building people's lives. Community education understands that corrections to past approaches need to be adjusted in the midst of continuous changes in the community, so that new studies are needed that are more in line with the challenges and needs of the community and new knowledge
MENEGASKAN KARAKTER PENDIDIKAN NONFORMAL
Dinno Mulyono
Empowerment : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Luar Sekolah Vol 1, No 1 (2012): Volume 1, No 1, Februari 2012
Publisher : IKIP Siliwangi Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (339.097 KB)
|
DOI: 10.22460/empowerment.v1i1p%p.365
Nonformal education has a great role in modern education system. Since its introducing by Ahmed and Coombs in 1964, nonformal education has been seen as panachea for all education problems, include the further education for adult people or disadvantage people that can’t access the formal education. But, in other hands, nonformal education had been seen as the shadows of formal education. It’s happens when nonformal education doesn’t contribute the people with a real compensation for their lives.
COMMUNITY EDUCATION IN THE DEVELOPMENT OF THE COMMUNITY
Jajat S. Ardiwinata;
Dinno Mulyono
Empowerment : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Luar Sekolah Vol 7, No 1 (2018): Volume 7, No 1, Februari 2018
Publisher : IKIP Siliwangi Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (472.86 KB)
|
DOI: 10.22460/empowerment.v7i1p25-35.661
Community education is a sustainable process in the community, built with awareness and sustained participation, in an effort to build a new understanding and concept to improve the quality of life of the community itself. Community education is now moving back into building and developing societies with the same approach as the hundreds and centuries-old approach to the prosperity of society. With the right theoretical framework, the right approach and the right program implementation models, community education can grow and develop into a power in education to build a better Indonesian society. Critical pedagogical theory and so forth is the main foundation in the development of concepts and subsequent thoughts related to public education.
DAMPAK KEGIATAN EKSTRAKURIKULER PRAMUKA DALAM MENUMBUHKAN KEDISIPLINAN SISWA KELAS XI DI SMK NEGERI 11 BANDUNG
Supriyatno Supriyatno;
Ansori Ansori;
Dinno Mulyono
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 6, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : IKIP Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22460/comm-edu.v6i2.9470
This study aims, firstly, to determine the process of implementing extracurricular activities in fostering student discipline at SMK Negeri 11 Bandung. The theory used in this study is the theory (Soegeng PP., 1995:23) in Tu'u (2004: 31), the theory of the 1995 National Discipline Crash Working Group Team (GDN 1996:29-30) in Tu'u (2004: 32), and theory (Maman R. 1999:168) in Tu'u (2004: 32). This study uses a qualitative descriptive approach, with the research subject 5 students of class XI SMKN 11 Bandung. The instruments used are observation, interviews, and documentation. Data analysis uses technical analysis (data reduction, data display, and conclusion drawing). The results showed that there was a change in the level of discipline of students who took part in scout extracurricular activities. This is based on the results of homeroom interviews, student observations and a study of student record documentation on BK teachers at SMKN 11 Bandung. The conclusion of this study shows that the scout extracurricular has an impact on the level of student discipline. Keywords: Discipline, Scout Extracurricular.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI DIGITAL MARKETING DALAM PENGEMBANGAN USAHA KUPAT TAHU KHAS PADALARANG (Studi Pada Para Pedagang Kupat Tahu Khas Padalarang di Wilayah Desa Kertamulya)
Like Retno Pratiwi;
Dinno Mulyono
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 6, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : IKIP Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22460/comm-edu.v6i2.12600
Era revolusi 4.0 mendorong masyarakat untuk memanfaatkan internet sebagai wahana digital marketing. Masyarakat utamanya yang bergerak di bidang usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memiliki jangkauan pasar yang lebih luas dengan penggunaan internet atau pemasaran berbasis online lainnya. Hal tersebut mendorong akademisi sebagai bagian dari masyarakat untuk berperan aktif dalam menginisiasi, mendorong, dan mendampingi realisasi digital marketing tersebut, salah satunya telah dilakukan di Desa Kertamulya, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Masyarakat Desa Kertamulya memiliki potensi usaha pangan lokal maupun handycraft yang dapat dikembangkan melalui digital marketing. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan tujuan mengidentifikasi fungsi dan dampak digital marketing yang telah diterapkan dalam proses pemberdayaan masyarakat. Adapun hasil penelitian menunjukkan adanya fungsi manifes berupa peningkatan jumlah penjualan dan omzet yang diperoleh pengusaha melalui digital marketing sedangkan fungsi latennya berupa perubahan gaya hidup masyarakat perdesaan yang menjadi konsumtif semenjak mengenal dunia internet.