p-Index From 2021 - 2026
8.007
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Ekranisasi Novel Senior Karya Eko Ivano Winata ke Film Senior Karya Indra Gunawan Akmalia Esadiani; Alya Fitri; Mahabbati Izzati Rahmani; Syarif Hidayatullah
REFEREN Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.013 KB) | DOI: 10.22236/referen.v1i2.10507

Abstract

Abstrak Ekranisasi dapat diartikan sebagai bentuk penyampaian pesan dari sebuah karya sastra menjadi bentuk yang lain. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengungkapkan proses ekranisasi yang terjadi dari novel Senior karya Eko Ivano Winata ke dalam film Senior karya Indra Gunawan. Metode yang digunakan penulis dalam mengkaji proses ekranisasi yaitu dengan metode deskriptif kualitatif. Teknik yang digunakan untuk memaparkan data yaitu dengan teknik membaca, mencatat, yang meliputi penambahan, pengurangan, dan perubahan bervariasi yang terjadi pada novel dan film Senior. Hasil penelitian dari proses ekranisasi yang telah dikaji memaparkan mengenai penambahan, pengurangan, dan perubahan bervariasi yang berkaitan dengan alur, latar, dan tokoh dari novel Senior karya Eko Ivano ke film Senior karya Indra Gunawan. Terdapat 6 penambahan alur, 6 pengurangan alur, dan 2 perubahan bervariasi alur. Lalu terdapat 2 penambahan latar, tidak terdapat penciutan latar dari novel ke film, dan 1 perubahan bervariasi latar. Lalu terdapat 1 penambahan tokoh, 3 penciutan tokoh, dan 1 perubahan bervariasi pada tokoh. Kata Kunci : Ekranisasi, Novel, Film Abstract Ecranization can be interpreted as a form of conveying messages from a literary work into another form. The purpose of this study is to reveal the ecranization process that occurs from the novel Senior by Eko Ivano Winata into the film Senior by Indra Gunawan. The method used by the author in studying the ecranization process is a qualitative descriptive method. The technique used to present the data is by reading, taking notes, which include adding, subtracting, and various changes that occur in the novels and films of Senior. The research results from the ecranization process that has been studied describe the addition, subtraction, and various changes related to the plot, setting, and characters from the novel Senior by Eko Ivano to the film Senior by Indra Gunawan. There are 6 groove additions, 6 groove reductions, and 2 changes to varying grooves. Then there are 2 background additions, no background shrinkage from novel to film, and 1 change in various settings. Then there is 1 character addition, 3 character shrinkages, and 1 variable change in character. Keywords: Ecranization, Novel, Film
Nilai Karakter Kebangsaan pada Lirik Lagu Anak di Taman Kanak-Kanak Muhammad Idzad Fikri; Syarif Hidayatullah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.483 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakter kebangsaan pada lirik lagu yang biasa dinyanyikan di taman kanak-kanak (TK). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan teknik analisis isi. Sumber data pada penelitian ini merupakan 48 lirik lagu anak di taman kanak-kanak yang diperoleh dari hasil wawancara dan observasi di 4 TK yang berada di Depok, Bekasi, dan Jakarta Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 8 lirik lagu yang memiliki nilai karakter kebangsaan, dengan data sebagai berikut: 3 lagu memiliki nilai semangat kebangsaan, 6 lagu dengan nilai cinta tanah air, dan 1 lagu nilai peduli lingkungan. Nilai karakter kebangsaan tersebut ditemukan pada 2 TK. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penanaman nilai karakter kebangsaan masih belum banyak ditemukan di taman kanak-kanak dan merekomendasikan pentingnya lagu-lagu dengan karakter kebangsaan untuk dinyanyikan dalam kegiatan di TK.
KESANTUNAN BERBAHASA DALAM ANTOLOGI INDONESIA BERCERITA: KISAH-KISAH RAKYAT YANG TERLUPAKAN Muhammad Rizal Ramli; Syarif Hidayatullah
Asas: Jurnal Sastra Vol 12, No 2 (2023): ASAS : Jurnal Sastra
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ajs.v12i2.49205

Abstract

Kesantunan berbahasa selaras dengan norma yang berlaku dalam masyarakat yang bersifat moral, sosial, dan estetis dalam berinteraksi. Kesantunan berbahasa menjadi hal penting dalam berinteraksi di lingkungan masyarakat dan lingkungan pendidikan. Namun saat ini kesantunan berbahasa di lingkungan pendidikan cenderung diabaikan yang mengakibatkan ketidaksantunan berbahasa di lingkungan sekolah, sehingga perlu adanya pembelajaran untuk memperbaiki pola kesantunan berbahasa siswa. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk kesantunan berbahasa di dalam antologi Indonesia Bercerita: Kisah-Kisah Rakyat yang Terlupakan. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi yang menyajikan bentuk kesantunan berbahasa dalam antologi Indonesia Bercerita: Kisah-Kisah Rakyat yang Terlupakan melalui dialog tokoh dalam cerita tersebut. Hasil dari penelitian ini meliputi pola kesantunan berbahasa berdasarkan teori prinsip kesantunan berbahasa Leech yang terdiri dari maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim penghargaan, maksim kesederhanaan, maksim permufakatan, dan maksim kesimpatian. Penelitian ini merekomendasikan cerita rakyat memiliki peranan penting untuk pembentukan karakter siswa dalam memperbaiki pola kesantunan berbahasa.
Kutukan Ibu Kepada Anak Dalam Cerita Rakyat Indonesia Syarif Hidayatullah; Yeti Mulyati; Vismaia S Damayanti; Tedi Permadi
Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam cerita rakyat Indonesia banyak ditemukan cerita tentang kutukan ibu kepada anak. Namun penelitian mengenai pola dan profil anak yang dikutuk ibu belum dilakukan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mencari profil yang dikutuk ibu dalam cerita rakyat Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode teknik analisis isi. Data cerita rakyat yang bertemakan kutukan ibu kepada anak dari empat daerah berbeda dibandingkan dengan pendekatan struktural Greimas. Hasil diperoleh bahwa kutukan ibu kepada anak muncul sebagai akibat dari faktor ekonomi dan ketidakadaan sosok kepala keluarga sehingga ibu berperan dalam ruang domestik dan publik. Kedua, kutukan ibu kepada anak dipengaruhi secara tidak langsung oleh hadirnya perempuan lain dalam kehidupan anak, yaitu istrinya. Ketiga, kutukan ibu kepada anak dipengaruhi oleh kecantikan yang dimiliki anak sehingga malu memiliki ibu yang miskin dan tua. Hasil penelitian ini merekomendasikan bahwa kisah relasi antara cerita rakyat dengan kehidupan saat ini masih relevan sehingga cerita rakyat dengan topik kutukan ibu kepada anaknya masih penting untuk disampaikan.
Gaya Bahasa dalam Puisi pada Akun Instagram @ma.ji2702 Ananda Irfana Zahra; Syarif Hidayatullah
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v5i2.3125

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengkaji gaya bahasa pada puisi dalam akun instagram @ma.ji2702. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data yang digunakan berasal dari unggahan puisi pada akun instagram @ma.ji2702 dalam rentang bulan Februari - Juni 2023. Dalam mengumpulkan data peneliti menggunakan dua teknik, yaitu teknik baca dan catat. Serta teori dalam penelitian ini menggunakan teori gaya bahasa Tarigan yang membagi gaya bahasa menjadi 4, gaya bahasa perbandingan, pertentangan, pertautan dan perulangan. Adapun Hasil pada penelitian ini menyatakan bahwa terdapat 45 gaya bahasa yang digunakan penulis dalam puisinya yang diunggah pada rentang bulan Februari - Juni, yakni gaya bahasa perbandingan, pertentangan dan perulangan.
MAKNA FIGURATIF PADA SLOGAN UNJUK RASA RKUHP DI MEDIA ONLINE TAHUN 2019 M DIKI LESMANA; Syarif Hidayatullah
Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 9, No 1 (2021): Januari - Juni 2021
Publisher : PBSI, FKIP UNISSULA, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jpbi.9.1.1-12

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya bahasa figuratif atau mengungkapkan makna gaya bahasa figuratif pada slogan unjuk rasa RKUHP di media online pada tahun 2019. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Jumlah slogan yang dianalisis adalah 43 slogan unjuk rasa RKUHP pada tahun 2019 yang diambil dari media online. Penelitian ini menggunakan teori keraf yang telah dimodifikasi untuk mendapatkan deskripsi oprasional yang meliputi gaya bahasa ironi, sinisme, sarkasme, satire, dan inuendo. Slogan unjuk rasa yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan pendekatan teori keraf yang meliputi lima gaya bahasa sindiran untuk mengungkapkan makna yang terkandung dalam slogan unjuk rasa RKUHP di media online tahun 2019. Data yang dikumpulkan kemudian dikaji dengan gaya bahasa sindiran menggunakan cara menghadirkan sebuah pembuktian, pernyataan, alasan, dan simpulan dari semua slogan unjuk rasa yang dianalisis. Hasil penelitian menunjukan bahwa slogan yang dianalisis memiliki beragam gaya bahasa sindiran dengan rincian dari hasil pembahasan yang meliputi: gaya bahasa ironi ditemukan sebanyak 8 temuan, sinisme 11, gaya bahasa sarkasme 12, gaya bahasa satire 5, dan gaya bahasa inuendo 7 temuan. Gaya bahasa sarkasme mendapatkan poin yang paling bannyak dari gaya bahasa lainnya yang dianalisis.  Kata kunci: makna figuratif, slogan, gaya bahasa sindiran AbstractThe purpose of this study is to analyze the figurative language style or to point the meaning of figurative language style on the RKUHP demonstration slogan in online media in 2019. This study applied qualitative-descriptive method. There are 43 slogans analyzed of RKUHP demonstration in 2019 that was taken from online media. This study applied modified Keraf theory to find out the operasional description, such s irony, cynicism, sarcasm, satire, and innuendo. The researcher would analyze the demonstration slogan collected using the approach of Keraf theory including five satire language styles to find out the meaning of RKUHP demonstration slogan in online media in 2019. The data would be analyzed using 5 satire language styles by presenting the proof, statement, reason, and conclusion of all demonstration slogans analyzed. The result of this study showed that there are various satire language styles with the following details of discussion result. There are 8 irony language styles, 11 cynicisms, 12 sarcasms, 5 satires, and 7 innuendos. Sarcasm language style has the biggest point than the other language styles. Keywords: figurative meaning, slogan, satire language style
Konflik Batin Tokoh Utama dalam Novel Bumi dan Lukanya Karya Ann: Tinjauan Psikologi Sastra Parhana, Firda; Hidayatullah, Syarif
Narasi: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Vol. 1 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/narasi.v1i2.1656

Abstract

Kajian psikologi sastra dalam sebuah karya sastra bertujuan untuk mengetahui perilaku para tokoh terutama pada tokoh utama dalam novel Bumi dan Lukanya. Konflik batin merupakan konflik yang dialami manusia dengan dirinya sendiri atau dapat disebut dengan permasalahan intern seorang individu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif. Sumber data langsung dikumpulkan oleh peneliti dari sumber yang terdapat dalam platform menulis digital yaitu Wattpad. Penelitian ini menggunakan teori Sigmund Freud yang menyatakan bahwa konflik batin dalam diri individu terbentuk karena adanya 3 aspek yaitu id, ego dan superego. Hasil penelitian terdapat konflik batin tokoh utama dalam Novel Bumi dan Lukanya Karya Ann yakni ditemukan sebanyak 35 data, id 14 data, ego 8 data, dan superego 13 data. Hasil analisis menunjukan bahwa konflik batin tokoh utama dalam novel Bumi dan Lukanya lebih dominan terdapat pada aspek id, karena konflik yang sering dialami oleh tokoh utama merupakan keinginan dan harapan yang tidak pernah terwujud.
Makna Pada Kumpulan Puisi dalam Akun @aksarataksa di Instagram dengan Pendekatan Mimetik Kamal, Nuri Azkia; Hidayatullah, Syarif
Narasi: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Vol. 1 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/narasi.v1i2.1657

Abstract

Pendekatan mimetik bertolak dari universe (realita), work (karya), artist (pencipta), dan audience (pembaca). Di mana pendekatan mimetik termasuk ke dalam universe (realita), realita sebagai objek faktual dalam karya sastra. Pendekatan mimetik mengutamakan pada ikatan karya sastra dengan realitas yang ada di luar karya sastra tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna yang terkandung dalam setiap puisi dalam akun @aksarataksa. Puisi yang diunggah dalam akun @aksarataksa menggambarkan fenomena sosial yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini meggunakan metode deskriptif kualitatif yang menjelaskan hasil analisis berupa kata dengan cara mendeskripsikan. Hasil analisis puisi dalam akun @aksarataksa menunjukkan bahwa puisi tersebut memiliki makna yang menggambarkan kehidupan sehari-hari sesuai dengan gambaran yang telah diberikan oleh Abrams, di mana universe (realita) sebagai objek faktual yang sesuai dengan kehidupan sehari-hari. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan oleh peneliti pada akun Instagram @aksarataksa, pendekatan mimetik cocok digunakan dalam menganalisis makna yang terdapat pada puisi yang diunggah dalam akun @aksarataksa karya Robi Aulia Abadi.
Analisis Makna Pada Kumpulan Puisi Media Sosial Tiktok @Rillo90s dengan Pendekatan Mimetik Islamiati, Ade; Hidayatullah, Syarif
Narasi: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Vol. 1 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/narasi.v1i2.1675

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna yang terkandung dari kumpulan puisi di media sosial tiktok karya Haeril S. Paduppai dengan menggunakan pendekatan mimetik. Penelitian ini juga menggunakan model penelitian kualitatif yang bersifat deksriptif. Subjek data dari penelitan ini ialah karya sastra puisi dengan data hasil penelitian yang berupa sebuah kata-kata, kutipan, dan kalimat yang dianalisis maknanya dengan pendekatan mimetik. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini antara lain (1) membaca kumpulan puisi satu bulan terakhir karya Haeril S. Paduppai; (2) mengumpulkan kata-kata, kalimat atau kutipan yang akan dianalisis; (3) menganalisis data yang dikumpulkan tersebut dengan pendekatan mimetik; (4) menjelaskan hasil data penelitian dalam bentuk dekriptif.
Kriteria Bahan Bacaan Literasi Berdasarkan Perkembangan Moral Siswa Sekolah Dasar dan Relevansinya dengan Cerita Rakyat Betawi Hidayatullah, Syarif; Puspitasari, Nur Aini; Dewi, Trie Utari
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 6 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i6.3790

Abstract

Kegiatan literasi di sekolah dasar belum didukung oleh kriteria penentuan bahan bacaan literasi yang sesuai dengan tahap perkembangan moral sehingga dapat menjadi tolok ukur relevansi bahan bacaan literasi seperti cerita rakyat dengan perkembangan moral. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk menentukan kriteria bahan bacaan literasi yang sesuai dengan tahap perkembangan moral siswa sekolah dasar serta relevansi cerita rakyat Betawi sebagai bahan bacaan literasi di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Untuk menentukan kriteria bahan bacaan literasi, menggunakan studi pustaka mengenai perkembangan moral Kohlberg dan penelitian perkembangan moral di sekolah dasar. Berdasarkan kriteria tersebut cerita rakyat kemudian dikaji dengan teknik analisis isi. Hasilnya, penelitian ini merekomendasikan tiga kiteria dari tiga tahap perkembangan moralitas siswa sekolah dasar. Untuk kriteria bahan bacaan literasi siswa kelas 1-3 adalah kepatuhan tokoh terhadap aturan, untuk kelas 4-6 adalah keputusan positif dari tokoh cerita, dan untuk kelas 5-6 adalah kerealistisan hidup. Penelitian ini juga merekomendasikan cerita rakyat Betawi sebagai bahan bacaan literasi untuk siswa sekolah dasar berdasarkan perkembangan moralnya. Dari 13 cerita, ada 10 cerita rakyat yang cocok, terdiri atas 4 cerita rakyat untuk siswa kelas 1-3, 1 cerita rakyat untuk kelas 4-6, dan 5 cerita rakyat untuk kelas 5-6.