Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : J-CEKI

Analisa Hukum Konstitusi Sebagai Dasar Untuk Pengembangan Ilmu dan Penyelesaian Masalah di Bidang Konstitusi Bella Ayu Aranta; Holijah, Holijah
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i4.8951

Abstract

Hukum konstitusi merupakan fondasi utama dalam penyelenggaraan negara hukum yang demokratis. Dalam konteks Indonesia, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menjadi sumber hukum tertinggi yang mengatur seluruh aspek ketatanegaraan, mulai dari struktur kekuasaan, prinsip-prinsip dasar pemerintahan, hingga hak asasi manusia. Peran hukum konstitusi tidak hanya sebagai norma hukum tertinggi, tetapi juga sebagai landasan untuk pengembangan ilmu hukum dan instrumen penyelesaian persoalan konstitusional yang kompleks dan dinamis.Penelitian dilakukan melalui pendekatan yuridis-normatif, dengan analisis terhadap kerangka hukum yang berlaku, interpretasi yurisprudensi Mahkamah Konstitusi, dan studi literatur ilmiah. Hasil kajian menunjukkan bahwa hukum konstitusi memiliki posisi strategis dalam mengarahkan pengembangan ilmu hukum melalui penyusunan teori-teori hukum tata negara yang relevan dengan dinamika sosial dan politik. Di samping itu, hukum konstitusi juga menjadi sarana yang efektif dalam menyelesaikan berbagai persoalan ketatanegaraan, seperti konflik antar lembaga negara, pelanggaran terhadap prinsip supremasi konstitusi, serta sengketa elektoral yang berdampak pada legitimasi pemerintahan.Dengan karakteristiknya yang dinamis dan responsif terhadap perubahan sosial, hukum konstitusi tidak hanya menjadi kerangka normatif yang kaku, tetapi juga menjadi ruang dialektika antara kepentingan hukum dan politik. Oleh karena itu, pemahaman yang mendalam terhadap hukum konstitusi sangat penting, baik dalam konteks akademik sebagai ilmu, maupun dalam praktik ketatanegaraan sebagai alat kontrol kekuasaan dan perlindungan terhadap hak warga negara
Analisa Hukum Penguatan Kejaksaan RI dalam Penyidikan Tindak Pidana Korupsi dan Penguatan Asas Dominus Litis yang Melekat pada Jaksa Hidayat, Ade Rachmad; Holijah, Holijah
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i4.8962

Abstract

Penelitian ini membahas penguatan Kejaksaan Republik Indonesia (Kejaksaan RI) dalam penyidikan tindak pidana korupsi serta penguatan asas dominus litis yang melekat pada jaksa. Kejaksaan RI, sebagai lembaga penegak hukum, memegang peran strategis dalam pemberantasan tindak pidana korupsi yang telah menjadi hambatan utama bagi pembangunan di Indonesia. Berdasarkan data terbaru, Kejaksaan Agung mencatat tingginya jumlah perkara korupsi yang ditangani dan penyelamatan kerugian negara, yang menunjukkan perlunya penguatan peran kejaksaan dalam hal penyidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif dan kualitatif untuk menganalisis penguatan hukum dan struktur kejaksaan dalam menghadapi tantangan penyidikan korupsi, serta implementasi asas dominus litis dalam proses penyidikan dan penuntutan. Selain itu, penelitian ini juga membahas tantangan yang dihadapi Kejaksaan RI, termasuk masalah keterbatasan anggaran, kapasitas sumber daya manusia, dan pengaruh politik dalam pengambilan keputusan. Rekomendasi yang diajukan meliputi peningkatan anggaran untuk penyidikan, pelatihan bagi jaksa, perlindungan saksi, serta kerjasama yang lebih erat dengan lembaga lain seperti KPK dan Polri untuk memaksimalkan efektivitas penyidikan. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan Kejaksaan RI dapat lebih efektif dalam pemberantasan korupsi di Indonesia