Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : INJECTION: Nursing Journal

HUBUNGAN INTER DIALYTIC WEIGH GAIN (IDWG) DENGAN HIPERTENSI INTRADIALISIS PADA PASIEN YANG MENJALANI HEMODIALISA DI RUMAH SAKIT SITI AISYAH KOTA LUBUKLINGGAU Febrianti Febrianti; Deltari Novitasari; Desi Susanti
INJECTION : Nursing Journal Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : LPPM STIKES BHAKTI HUSADA BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang : IDWG yang berlebih dapat menimbulkan berbagai komplikasi seperti hipertensi, gangguan fungsi fisik, sesak napas karena adanya edema pulmonal yang dapat meningkatkan terjadinya kegawatdaruratan hemodialisis, meningkatnya resiko dilatasi, hipertropi ventricular dan gagal jantung. Masalah penelitian adalah masih banyakmya pasien yang menjalani hemodialisa dengan hipertensi intadialisis. Tujuan penelitian adalah diketahui hubungan Inter Dialytic Weigh Gain (IDWG) dengan hipertensi intradialisis pada pasien yang menjalani hemodialisa di RS Siti Aisyah Kota Lubuklinggau.Metode : Penelitian ini menggunakan metode penelitian survei analitik dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan cross sectional. Populasi sebanyak 32 orang dan sampel total sampling yaitu 20 orang. Jenis data penelitian adalah data primer dan sekunder. Analisis data pada penelitian ini menggunakan statistik uji chi-square.Hasil : Hasil penelitian ini adalah ssebagian besar responden (65,6%) yang Inter Dialytic Weigh Gain (IDWG) ringan dan sebagian kecil responden (21,9%) yang Inter Dialytic Weigh Gain (IDWG) berat di RS Siti Aisyah Kota Lubuklinggau. Hampir sebagian responden (43,8%) yang mengalami hipertensi intradialisis pada pasien yang menjalani hemodialisa di RS Siti Aisyah Kota Lubuklinggau. Ada hubungan Inter Dialytic Weigh Gain (IDWG) dengan hipertensi intradialisis pada pasien yang menjalani hemodialisa di RS Siti Aisyah Kota Lubuklinggau, dengan ρ value = 0,030 (ρ < α 0,05).Simpulan :Bagi RS Siti Aisyah Kota Lubuklinggau dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada pasien yang menjalani hemodialisa.Bagi perawat dan petugas kesehatan, diharapkan dapat memberikan intervensi tambahan seperti edukasi kepada pasien, terkait kepatuhan dalam mengontrol, agar tidak terjadi peningkatan Interdialytic Weight Gain (IDWG).Kata Kunci :  Inter Dialytic Weigh Gain (IDWG), Hipertensi Intradialisis, Hemodialisa  ABSTRACT Background : Excessive IDWG can cause various complications such as hypertension, impaired physical function, shortness of breath due to pulmonary edema which can increase the occurrence of emergency hemodialysis, increased risk of dilatation, ventricular hypertrophy and heart failure. The research problem is that there are still many patients undergoing hemodialysis with intradialysis hypertension. The aim of the study was to determine the relationship between Inter Dialytic Weigh Gain (IDWG) and intradialytic hypertension in patients undergoing hemodialysis at Siti Aisyah Hospital, Lubuklinggau City.Methods : This study used an analytic survey research method with a cross-sectional research design. The population is 32 people and the total sampling sample is 20 people. The types of research data are primary and secondary data. Data analysis in this study used the chi-square test statistic.Results : The results of this study were that most of the respondents (65.6%) had mild Inter Dialytic Weigh Gain (IDWG) and a small proportion of respondents (21.9%) had heavy Inter Dialytic Weigh Gain (IDWG) at Siti Aisyah Hospital, Lubuklinggau City. Almost half of the respondents (43.8%) experienced intradialytic hypertension in patients undergoing hemodialysis at Siti Aisyah Hospital, Lubuklinggau City. There is a relationship between Inter Dialytic Weigh Gain (IDWG) and intradialytic hypertension in patients undergoing hemodialysis at Siti Aisyah Hospital, Lubuklinggau City, with ρ value = 0.030 (ρ < α 0.05).Conclusion:For Siti Aisyah Hospital, Lubuklinggau City, it can improve the quality of service to patients undergoing hemodialysis. For nurses and health workers, it is hoped that it can provide additional interventions such as education for patients, related to compliance in controlling, so that there is no increase in Interdialytic Weight Gain (IDWG).Keywords: Inter Dialytic Weigh Gain (IDWG), Intradialytic Hypertension, Hemodialysis
HUBUNGAN EFIKASI DIRI DENGAN TINGKAT KEPATUHAN PENGOBATAN ANTIRETROVIRAL PADA ORANG DENGAN HIV/AIDS Andi Siswanto; Harison, Nunu; Desi Susanti; Fourni Ardiansyah
INJECTION : Nursing Journal Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM STIKES BHAKTI HUSADA BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk melihat hubungan Efikasi Diri dengan Tingkat kepatuhan pengobatan antiretroviral pada orang dengan HIV/AIDS. Sesorang yang memiliki tingkat efikasi diri yang baik cenderung memiliki motivasi, semangat yang lebih kuat untuk sembuh serta akan cenderung lebih patuh dalam menjalani terapi pengobatan antiretroviral. Penulis menggunakan desain deskriptif korelasi dan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 42 responden dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Efikasi diri di nilai menggunakan     sedangkan Tingkat kepatuhan dinilai kemudian di Analisis menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan metode statistik uji chi-square pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian ini hampir sebagian responden (71,4%) memiliki efikasi diri tinggi. Hampir sebagian responden (69,0%) yang patuh terhadap pengobatan antiretroviral pada orang dengan HIV/AIDS. Kesimpulan Ada hubungan antara variabel independen dan dependen yaitu Hubungan Efikasi Diri dengan Tingkat kepatuhan pengobatan antiretroviral pada orang dengan HIV/AIDS di Yayasan Peduli Sosisal Nasional (PESONA) Bengkulu, dengan p value 0,005 (p < ? 0,05). Hasil penenlitian untuk memberikan sosialisasi atau penyuluhan kepada orang dengan HIV/AIDS yang tidak patuh terhadap pengobatan antiretroviral agar mau untuk terus melakukan pengobatan. Keywords: Efikasi Diri, Kepatuhan Pengobatan Antiretroviral