Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Jurnal Basicedu

Keefektifan Model Pendampingan Bedah Kalimat dalam Mengatasi Kesulitan Membaca Permulaan Kelas 1 Sekolah Dasar untuk Mewujudkan Pembelajaran Efektif Okhtafiana Nor Hidayah; Achmad Fathoni
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.3015

Abstract

Pembelajaran efektif merupakan pembelajaran yang diharapkan setiap orang ketika menempuh pendidikan. Pembelajaran efektif dipengaruhi oleh beberapa hal baik dari faktor pendidik, peserta didik, maupun faktor lingkungan yang ikut berperan dalam berjalannya pendidikan. Namun sangat disayangkan pada kenyataannya masih banyak peserta didik kelas 1 Sekolah Dasar yang mengalami kesulitan membaca permulaan. Dalam upaya meningkatkan kemampuan membaca permulaan peserta didik, artikel ini melakukan pembahasan menganai model pendampingan yang dilakukan guru untuk menunjang kemampuan peserta didik dalam hal membaca permulaan. Bedah kalimat merupakan model yang diterapkan dengan menguraikan kalimat menjadi kata dan suku kata untuk memudahkan peserta didik dalam memahami pembelajaran membaca permulaan. Adanya model pendampingan ini akan memberikan motivasi peserta didik jika dibandingkan dengan pembelajaran membaca permulaan dengan menyusun abjad. Penelitian ini dilakukan dengan wawancara guru kelas, peserta didik kelas 1, serta kepala sekolah. Peneliti juga melakukan observasi kegiatan pembelajaran di kelas 1 sekolah dasar. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, diperoleh temuan bahwa peserta didik dalam melakukan pembelajaran membaca permulaan lebih tertarik dengan model pendampingan bedah kalimat. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif yang menggambarkan penerapan model pendampingan membaca permulaan di Sekolah Dasar Negeri Sitirejo.
Implementasi Program Tahfidz Al-Qur’an sebagai Penguatan Karakter Islami Siswa Sekolah Dasar Vinandita Putri Utami; Achmad Fathoni
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3239

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Implementasi Program tahfidz Al-qur’an sebagai penguatan Karakter Islami Siswa kelas III Sekolah Dasar di Madrasah Ibtidaiyah Sudirman Mundu Porgram Khusus. Penelitian ini menggunakan metode kualitatid deskriptif. Teknik pengumpulan data berupaa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji keabsahan data yang digunakan yaitu triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kegiatan tahfidz Al-qur’an terbagi menjadi 3 tahap yaitu pendahuluan, inti penutup. Faktor pendukung dan penghambat tahfidz Al-qur’an yaitu faktor intelegensi setiap anak yang berbeda, sarana prasarana yang memadai, lingkungan yang kondusif. faktor penghambat kegiatan tahfidz yaitu kemampuan anak berbeda-beda dalam menarima materi dan beberapa orang tua peserta didik yang belum dapat membaca Al-qur’an. Kemudian pembiasaan penanaman karakter Islami pada anak dimulai dengan pembiasaan piket pagi, berdoa sebelum dan sesudah kegiatan, sapa salam kepada orang yang dietmui, melaksanakan sholat sunnah dhuha dan duhur berjamaah, serta murojaah atau tahfidz.
Ketersediaan Bahan Pustaka Perpustakaan untuk Mengoptimalkan Minat Baca Siswa Sekolah Dasar Febriana Murtianingsih; Achmad Fathoni
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3218

Abstract

Adanya perpustakaan sekolah dapat mempengarui minat baca di kalangan siswa sekolah dasar. Perpustakaan menjadi tempat dimana siswa dapat memperoleh pengetahuan baru melalui membaca. Minat baca merupakan keinginan seseorang untuk melakukan kegiatan membaca tanpa melalui paksaan dari individu lain. Di perpustakaan sekolah terdapat bahan pustaka yang dapat mencukupi keperluan informasi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran ketersediaan bahan pustaka di perpustakaan sekolah untuk mengoptimalkan minat baca siswa kelas 1 di SD Negeri Bulukantil Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuaitatif dengan pendekatan deskriptif. Tempat penelitian berlokasi di SD Negeri Bulukantil Surakarta. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek yang dibutuhkan pada penelitian ini ialah siswa, guru kelas serta kepala sekolah di SD Negeri Bulukantil Surakarta. Teknik analisis data yang digunakan adalah Milles and Huberman yang terdiri atas reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Sedangkan keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi data sumber. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa ketersediaan bahan pustaka di perpustakaan sekolah sangat mempengaruhi minat baca siswa. Terbukti dengan tidak tersedianya buku yang dibutuhkan siswa di perpustakaan membuat siswa enggan untuk datang ke perpustakaan. Sehingga perpustakaan harus menyediakan buku yang dibutuhkan siswa datang ke perpustakaan sekolah.
Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Tematik dengan Pendekatan Terpadu di Sekolah Dasar Salsabila Anindya Putri; Achmad Fathoni
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3163

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan bagaimana guru menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran tematik dengan pendekatan terpadu meliputi bagaimana guru merumuskan tujuan pembelajaran tematik, menyusun langkah-langkah pembelajaran tematik, serta merancang penilaian pembelajaran tematik. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian kualitatif deksriptif. Subjek penelitian ini yaitu guru kelas rendah, kepala sekolah, dan peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Berdasarkan hasil penelitian di SDIT Insan Cendekia, diperoleh hasil bahwa dalam menyusun tujuan pembelajaran dalam RPP, guru terlebih dahulu merancang Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) dengan berpedoman pada KI dan KD, tujuan dituliskan dengan memperhatikan unsur ABCD dan pola kalimat dasar (S-P-O-K). Dalam menyusun langkah-langkah pembelajaran, guru mengintegrasikan unsur-unsur pendekatan terpadu yang pada dasarnya meliputi tahap pendahuluan, kegiatan inti, dan penutup serta karakteristik pembelajaran abad 21. Dalam merancang penilaian, guru memperhatikan aspek-aspek penilaian yang disesuaikan dengan tujuan pembelajaran, bentuk dan teknik penilaian yang digunakan bervariasi disesuaikan dengan kebutuhan pembelajaran, serta tindak lanjut remidial dan pengayaan juga telah dirancang guru dalam RPP.
Kesulitan Guru dalam Menerapkan Pembelajaran IPA Berbasis Etnosains di Sekolah Dasar Alfiana Alfiana; Achmad Fathoni
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3123

Abstract

Pendidikan di Indonesia disarankan untuk menggunakan pendekatan etnosains dalam pembelajaran. Dalam kurikulum 2013, menjelaskan juga untuk pembelajaran di Sekolah Dasar dikembangkan secara tematik dan menghargai etnosains. Pada dasarnya dengan menggunakan pembelajaran berbasis etnosains akan memudahkan guru dalam mengjarkan sains yang dikaitkan dengan budaya dan kearifan lokal masyarakat setempat. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan kesulitan guru dalam menerapkan pembelajaran IPA berbasis etnosains di Sekolah Dasar Muhammadiyah Alam Surya Mentari Surakarta. Metode yang digunakan adalah desain penelitian deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mengalami berbagai kesulitan pada saat menerapkan pembelajaran IPA berbasis etnosains yaitu kurangnya pelatihan pembuatan RPP berbasis etnosains yang menyebabkan guru masih kurang memahami untuk mengintegrasikan materi dengan lingkungan, adanya keterbatasan waktu pembelajaran jika semua mata pelajaran dilakukan dengan pembelajaran berbasis etnosains karena sekolah harus mengejar ketercapaian target materi yang diberikan oleh Dinas Pendidikan, siswa terlalu aktif ketika berada diluar kelas, dan penyusunan kalimat dari siswa kurang terstruktur sehingga sulit bagi guru melakukan evaluasi.
Penguatan Karakter Kedisiplinan Melalui Pembiasaan BUDTRI di Tingkat Sekolah Dasar Heni Marlinawati; Sabar Narimo; Achmad Fathoni; Minsih Minsih; Djalal Fuadi
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3647

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan pembentukan karakter peserta didik melalui pembiasaan budtri atau budaya antri  sebagai penguatan karakter kedisiplinan serta yang menjadi faktor pendukung dan penghambat dalam pembiasaan budaya antri di SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta. Obyek penelitian ini adalah siswa SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) penguatan karakter kedisiplinan melalui pembiasaan budaya antri berjalan dengan optimal melalui pembiasaan antri masuk kelas, ke kamar kecil, mengambil snack dan makan siang, serta saat dinilai hasil pekerjaannya.. Pembiasaan budaya antri tersebut sangat berpengaruh pada penguatan karakter kedisiplinan peserta didik, di mana peserta didik sudah kelihatan tertib dan rapi sesuai dengan antriannya. (2) faktor pendukung dan penghambat penguatan karakter kedisiplinan melalui pembiasaan budaya antri, faktor pendukung: terintegrasi dengan tema pembelajaran, adanya phanisme, bersifat mengikat(wajib), programnya berkelanjutan. Sedang faktor penghambat: beberapa peserta didik kesadarannya masih kurang, dan program di sekolah belum diterapkan sama di rumah.
Co-Authors Aan Yunianto Aditya Dwi Nugroho Afrin Puspasari Ahmad Muhibbin Ajib Rosyadi Akhmad Azlan Khoirurrozikin Al-Amin Alfauziah Rahmadani Alfiana Alfiana Ali Muckromin Alif Lutfi Ghozali Alifia Rosyida Anang Ma'ruf Anang Andi Arfianto Andri Wicaksono Andy Ariyanto Anggit Fadilah Putra Ani Budiarti Anik Ghufron Anton Adi Suryo Kusuma Arsyafa Arienda Zahra Atika Mayang Sari Ayu Novitasari Bambang Sumardjoko Bima Febriyanto Cettra Shandilia Latunusa Ambawani Damai Ari Kontesa Dian Permata Mayasari Djalal Fuadi Dyah Arti Mumpuni Eki Fajarwati Eko Sudarmanto Endang Fauziati Erika Susilo Yuniati Erna Widyasari Fajar Octavia Widiasari Febriana Murtianingsih Fika Dwi Haris Nugroho Harsono Harsono Heni Marlinawati Heni Ramhawati Hesti Risqiyanti Ikhsan Maulana Indra Gunawan Kadita Fasih Daswananda Kaila Sifana Kurniawati Laili Etika Rahmawati Luqmanul Hakim Markhamah Maryadi Melania Farikha Karim Minsih Mohammad Ahmad Bani Amer Muh Jauhar Nafis Muhamad Taufik Hidayat Muhammad Adam Ilham Mizani Murfiah Dewi Wulandari Nofi Animah Kusumastuti Okhtafiana Nor Hidayah Pipit Saraswati Indriasari Pramono Pramono Purwanti Purwanti Rini Budiwati Rita Dwi Nawanti Rubiyanto, Eko Sabar Narimo Salsabila Anindya Putri Shodiq Purnomo Sigit Haryanto Siti Aminuriyah Siti Malikah Siti Nurjanah Sofia Inov Putri Arsita Sofyan Anif Sri Wahyuni Sulistyawan Sumardi Sutama Thitha Meista Mulya Kusuma Tjipto Subadi Ummisyia Shabira Untoro Adi Aristina Vinandita Putri Utami Wafrotur Rohmah Wahyudi Taufan Santoso Wahyuni Baturetno Wariso Wariso Yeny Prastiwi Yulia Maftuhah Hidayati Yuni Yati Yuslia Vera Handayani Zainab Alqudsi