Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Refleksi Satu Abad Nahdhatul Ulama: Dialektika Capaian dan Tantangan Robingun Suyud El Syam; M. Yusuf Amin Nugroho; Siti Lailiyah; Muhammad Saefullah
Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat Vol. 2 No. 1 (2023): April : Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrafi.v2i1.899

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk merefleksi satu abad nahdhatul ulama: dialektika capaian dan tantangan. Dengan menggunakan setting teoretik, penelitian menyimpulkan: bahwa Nahdhatul Ulama dalam satu abad, setidaknya memperoleh lima capaian: 1) sebagai organisasi pelestari tradisi, NU sukses mempertahankan diri sebagai organisasi dengan pengikut terbesar di Indonesia, bahkan dunia, 2) berhasil memainkan peran elok dalam percaturan politik Indonesia, dari pra-kemerdekaan, kemerdekaan, pasca kemerdekaan hingga saat ini, 3) dalam konteks pendidikan, berhasil mengintegrasikan sistem pendidikan modern dengan tetap mempertahankan identitas pesantren, 4) pada dimensi budaya, menjadi garda depan sebagai aktor pelestari kebudayaan berbasisi lokal, menjadi media dakwah 5) menjadi penyokong utama beragam agenda pemerintah, terkait isu radikalisme beragama di Indonesia, dan secara gemilang berhasil menjadi representasi Islam rahmatan lil alamin bagi dunia luar. Adapun tantangan kedepan meliputi: 1) memiliki kelemahan di bidang ekonomi maupun SDM terutama terkait riset dan teknologi, 2) meski selalu berperan penting dalam setiap peristiwa politik Tanah Air, namun kerap ditinggal ketika berbicara sharing kekuasaan, 3) pesantren berhasil eksis hingga saat ini, namun masih kental asumsi hanya melahirkan ulama yang menguasai kitab kuning dan memimpin ritual keagamaan, perlu kurikulum yang berorientasi pada penguasaan teknologi informasi, 4) Secara ekonomi, masih basis massa berada di kelas menengah ke bawah sehingga pekerjaan besar ke depan menciptakan para saudagar baru di NU dengan memobilisasi etos pemberdayaan ekonomi.
Pemanfaatan Teknologi Digital Sebagai Peluang Usaha Untuk Meningkatkan Penjualan Dari Hasil Olahan Limbah Organik Yulindawati, Yulindawati; Vilianty Rafida; Amelia Yusnita; Siti Lailiyah; Kusnandar
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v5i1.1486

Abstract

Sampah merupakan permasalahan terbesar yang membutuhkan perhatian serius, produksi sampah terbesar dalam keseluruhan produksi sampah terdapat pada sampah organik. Sampah yang tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan pencemaran lingkungan, sebaliknya sampah yang dikelola dengan baik akan memberikan peluang usaha yang menguntungkan bagi masyarakat. Purileisa adalah tempat usaha yang memproduksi sampah organik sekaligus tempat edukasi pertanian bagi generasi muda dan masyarakat sekitarnya. sampah organik dapat diolah menjadi eco-enzyme, hasil turunan dari eco-enzyme dapat dipasarkan. Karena dipasarkan secara konvensional dan kurangnya promosi dalam penjualan produk, banyak masayarakat yang tidak mengetahui manfaat turunan dari eco-enzyme ini. Mitra dan masyarakat sekitar telah berkerja sama dengan beberapa dosen STMIK Widya Cipta Dharma memberikan pelatihan bagaiman cara memanfaat limbah organik menjadi peluang usaha yang memberikan keuntungan dengan mempromosikannya dan memasarkannya menggunakan teknologi digital. Metode yang digunakan selama pengabdian adalah ceramah dan memberikan praktek pelatihan secara langsung bagaimana cara menggunakan sosial media dan mempromosikan barang di marketplace.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pembuatan Model Pembakaran Sampah Minim Asap di Desa Nglaris Kecamatan Bener Kabupaten Purworejo Indah Syifa Urohmah; Ria Natali Alfarizi; Rijal Yasrif Al-Amin; Siti Lailiyah
ARDHI : Jurnal Pengabdian Dalam Negri Vol. 4 No. 1 (2026): Februari: ARDHI : Jurnal Pengabdian Dalam Negri
Publisher : Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/ardhi.v4i1.1861

Abstract

Waste management at the village level still faces various challenges, particularly related to the practice of open burning, which causes environmental pollution and health risks. This condition reflects a gap between the concept of sustainable waste management within the framework of the Sustainable Development Goals (SDGs) and the social reality of local communities. This community service activity aims to implement a low-smoke waste burning container as a community-based waste management innovation and to analyze its contribution to the achievement of the SDGs in Nglaris Village. The method applied was a participatory approach involving observation, socialization, design and construction of the burning container, assistance, and program evaluation. The results indicate that the implementation of the low-smoke burning container reduces the intensity of smoke emissions, increases community participation, and encourages behavioral changes in waste management practices. The program also contributes to improving the quality of the living environment and supports the achievement of SDGs, particularly in environmental, health, and sustainable settlement aspects. These findings demonstrate that simple technological innovations adapted to local social conditions can serve as a model for sustainable waste management at the village level.
Model Literasi Satu Hari: Strategi Efektif Penguatan Budaya Baca pada Siswa Kelas 4-6 SD Negeri Limbangan dalam Program KPM Risma Nurmaliya; Nidy Nadiya; Tri Vina Khasanah; Ana Siyamita; Siti Lailiyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v3i3.7071

Abstract

Rendahnya budaya baca siswa sekolah dasar masih menjadi tantangan dalam penguatan literasi sejak dini. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah melalui penerapan Model Literasi Satu Hari yang menekankan pada pembiasaan membaca secara rutin dan terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Model Literasi Satu Hari terhadap penguatan budaya baca siswa kelas 4–6 SD Negeri Limbangan dalam program Kuliah Pengabdian Masyarakat(KPM). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 61 siswa sebagai responden penelitian. Instrumen penelitian telah melalui uji validitas dan reliabilitas dan dinyatakan layak digunakan. Data dianalisis menggunakan uji t (parsial) dan uji F (simultan) dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Model Literasi Satu Hari berpengaruh signifikan terhadap budaya baca siswa, baik secara parsial maupun simultan, yang ditunjukkan oleh nilai signifikansi < 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan Model Literasi Satu Hari efektif dalam meningkatkan budaya baca siswa dan dapat dijadikan sebagai strategi penguatan literasi di sekolah dasar, khususnya dalam mendukung program literasi melalui kegiatan KPM.
Pendampingan Bahaya NAPZA di Kalangan Pelajar SMP Negeri 2 Bulu Temanggung Siti Lailiyah; Salis Wahyu Hidayati; Pamungkas Stiya Mulyani; Maryono Maryono; Robingun Suyud El Syam
FUNDAMENTUM : Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): Februari : FUNDAMENTUM : Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/fundamentum.v4i1.1563

Abstract

Drug abuse (NAPZA) has become a serious threat among students and poses significant risks to their physical health, psychological well-being, and future development. Therefore, preventive efforts through structured education and mentoring programs are essential. This community service activity aims to describe the process and outcomes of a drug abuse prevention mentoring program conducted at SMP Negeri 2 Bulu, Temanggung. The program applied a participatory approach consisting of four stages: coordination with the school, educational socialization on the dangers of drugs, follow-up activities through discussions and student reflections, and evaluation to measure students’ understanding. The educational sessions were delivered using interactive lectures, question-and-answer methods, and visual learning media to enhance students’ engagement and comprehension. The results indicate an increase in students’ knowledge and awareness regarding the types, impacts, and prevention strategies of drug abuse. Moreover, students demonstrated more positive attitudes and a stronger commitment to avoiding drugs as a form of self-protection for their health and future. This program is expected to serve as a school-based preventive education model to reduce drug abuse among students through collaboration between teachers, schools, and the wider community.