Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Literature Review: Evaluasi Keterlaksanaan Kurikulum 2013 Menggunakan Model Evaluasi CIPP (Context, Input, Process, dan Product) Turmuzi, Muhammad; Ratnaya, I Gede; Al Idrus, Syarifa Wahidah; Paraniti, Anak Agung Inten; Nugraha, I Nyoman Bagus Suweta
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3428

Abstract

Penerapan kurikulum 2013 dalam proses pembelajaran belum 100% sejalan dengan tujuan kurikulum 2013, karena dalam praktiknya siswa masih cenderung diperlakukan hanya sebagai objek yang tidak tahu apa-apa yang mana mereka adalah peserta atau pendengar yang baik, sedangkan pada kurikulum 2013 siswa dituntut untuk aktif, kritis dan kreatif dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah  untuk mengevaluasi keterlaksanaan Kurikulum 2013 menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, dan Product). Model CIPP tidak hanya fokus pada hasil, tetapi juga konteks, masukan, proses, dan hasil. Oleh karena itu, model CIPP dikatakan lebih komprehensif dibandingkan dengan model evaluasi lainnya. Metode penelitian ini adalah literature review, terlebih dahulu dianalisis penerapan model CIPP dalam evaluasi program, kemudian dianalisis penerapan model CIPP dalam evaluasi implementasi kurikulum 2013. Kesimpulan penelitian ini adalah pelatihan implementasi kurikulum 2013 penting dilakukan agar guru memahami perubahan yang harus dilakukan saat mengimplementasikan kurikulum.
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE Maria Koni Magi; Dewa Ayu Puspawati; Anak Agung Inten Paraniti; Ni Wayan Ekayanti
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 22 No 2 (2024): SULUH PENDIDIDKAN: Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v22i2.742

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya interaksi antarsiswa dan KKM belum tercapai seperti yangdiharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipeThink Pair Share terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa SMP (SLUB) Saraswati 1 Denpasar. Jenis penelitian iniyaitu kuasi eksperimen dengan desain nonequivalen control group design. Sampel diambil dari kelas IX E sebagaikelas Eksperimen dan kelas IX F sebagai kelas kontrol. Aktivitas belajar siswa dianalis secara deskriptif denganmenggunakan katagorisasi dan hasil belajar siswa dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan Gain Score.Analisis inferensial menggunakan uji Mann Whitney U Test. Berdasarkan hasil analisis aktivitas belajar siswapada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Rata-rata hasil aktivitas belajar siswa padakelas eksperimen (66,05) dan kelas kontrol (55,91). Sedangkan hasil analisis skor hasil belajar siswa mengalamipeningkatan dari pretest dan posttest kelas kontrol memperoleh nilai rata-rata (66,24) dan kelas eksperimen(63,38), mengalami peningkatan pada saat post test menjadi kelas kontrol memperoleh nilai rata (69,97) danpada kelas eksperimen (85,57). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran TPSterhadap aktivitas belajar siswa dan juga meningkatkan hasil belajar siswa di SMP (SLUB) Saraswati 1 Denpasar.
LOKAKARYA KOLABORATIF TENTANG INTEGRASI ANTARA SISTEM SUBAK, KREATIVITAS VISUAL DAN CHATGPT DI SMAN 1 MENGWI BADUNG BALI Surata, Sang Putu Kaler; Arjaya, Ida Bagus Ari; Paraniti, Anak Agung Inten; Hermawan, I Made Surya
Mitra Mahajana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/mahajana.v5i3.4698

Abstract

Educators face the significant challenge of integrating modern technological advancement and local wisdom into sustainable life practices as digital technology rapidly evolves. To address this, a day-long collaborative workshop was executed, involving 44 SMAN 1 Mengwi Badung Bali teachers, 4 students, and 4 lecturers from the Department of Biology Education, Universitas Mahasaraswati Denpasar. By using the subak system, ChatGPT, and drawing exercises, the workshop aimed to improve knowledge, engagement, abilities, and motivation for innovative learning. Orientation, individual tasks, group conversations utilising ChatGPT, classroom presentations, and reflections were all part of the activities, which were evaluated by participant observation, interviews, and document analysis. The findings revealed active engagement throughout the activities, an improved understanding of the subak system's cultural and environmental values, proficiency in using ChatGPT, and a desire to apply creative skills for integrated learning. Furthermore, the workshop developed a collaborative community among educators, students, and lecturers, encouraging the exchange of insights, experiences, unique ideas, and inspirational learning methodologies.
PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DENGAN BANTUAN CHATGPT TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA Jesminarti Lero Zogara; Sang Putu Kaler Surata; Anak Agung Inten Paraniti
Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP) Vol. 15 No. 1 (2025): Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jsp.v15i1.11422

Abstract

Pembelajaran berbasis masalah atau Problem-Based Learning (PBL) merupakan pendekatan yang efektif untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran PBL dengan ChatGPT mampu meningkatkan hasil belajar siswa karena keduanya memadukan dukungan teknologi dan pemecahan masalah nyata. ChatGPT mempercepat akses informasi, memberikan umpan balik, dan memotivasi siswa, dan PBL mengajarkan keterampilan kritis, kreatif, dan kolaboratif, yang semuanya membuat pembelajaran lebih relevan dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pembelajaran berbasis masalah (Problem-Based Learning/PBL) dengan dukungan ChatGPT terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Biologi. Desain penelitian yang digunakan adalah pra-eksperimen dengan pendekatan one group pre-test and post-test. Sampel penelitian terdiri dari 30 siswa kelas XI SMA Saraswati 1 Denpasar yang dipilih secara purposif, yaitu berdasarkan kesesuaian kelas dan kebutuhan penelitian. Analisis data menggunakan uji wilcoxon signed ranks. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan (P<0,05) pada hasil belajar siswa setelah penerapan PBL berbantuan ChatGPT. Selain itu, model ini berhasil menurunkan kesenjangan hasil belajar siswa, yang tercermin dari distribusi nilai yang lebih merata pada post-test dibandingkan pre-test. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi teknologi seperti ChatGPT dalam PBL dapat menjadi alat bantu yang efektif untuk meningkatkan pemahaman siswa sekaligus menciptakan pemerataan hasil belajar. Dengan demikian, diperlukan eksplorasi lebih lanjut terhadap implementasi ChatGPT dalam berbagai konteks pembelajaran.
Socialization and Training on Learning Outcomes and Merdeka Belajar Digital Modules with the Context of Local Wisdom at SMAN 1 Mengwi Arjaya, Ida Bagus Ari; Surata, Sang Putu Kaler; Paraniti, Anak Agung Inten; Hermawan, I Made Surya
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2025): May 2025
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v9i1.9400

Abstract

Although SMAN 1 Mengwi is recognized as one of the top high schools in Badung Regency, challenges persist in the development of Learning Outcomes (CP), Learning Objectives (TP), Learning Objectives Flow (ATP), and the integration of the Merdeka Belajar Digital Module with local wisdom. A community service program addressed these gaps and enhanced teachers' knowledge and skills in these critical areas. 38 teachers from SMAN 1 Mengwi participated in this socialization and training initiative, which adopted a structured approach encompassing initial observation, program design, implementation, and evaluation, guided by the Community-Based Participatory Research (CBPR) method. The program revealed that while teachers possessed foundational knowledge of module structures and were aware of local wisdom within their subject areas, they encountered difficulties applying this understanding to preparing CP, TP, and ATP components. Pre-test and post-test assessments significantly improved teachers' comprehension and capability to prepare CP, TP, ATP, and integrate local wisdom into digital modules. Notably, teachers' understanding level regarding CP, TP, and ATP reached 87.41%, while the overall success rate of the socialization and training program participation achieved 100%. These outcomes underscore the program's effectiveness in significantly enhancing teacher competence, ultimately contributing to the advancement of educational practices at SMAN 1 Mengwi and reinforcing the integration of local genius within the framework of modern pedagogy.
TRANSFORMASI BELAJAR BIOLOGI MELALUI MODUL DIGITAL INTERAKTIF BERBASIS AI: EKSPLORASI PERSEPSI SISWA KELAS XI SMA Ni Komang Dina Suciari; I Made Diarta; Anak Agung Inten Paraniti; Ni Kadek Sintya Purnama Sari
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 2: Juli 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi digital seharusnya mampu menjawab tantangan pembelajaran abad ke-21, khususnya dalam bidang Biologi yang kompleks dan sering kali dianggap sulit oleh siswa. Namun, pada kenyataannya, masih banyak siswa yang mengalami kesulitan memahami materi karena keterbatasan media pembelajaran yang interaktif dan adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi siswa kelas XI SMA terhadap penggunaan modul digital interaktif berbasis kecerdasan buatan (AI) dalam pembelajaran Biologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan pendekatan kuantitatif dan kualitatif (mix-methods explanatory sequential design dengan teknik survei. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi siswa terhadap modul digital berbasis AI berada pada kategori sangat baik, terutama dalam aspek kebermanfaatan materi. Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi AI dalam modul digital berpotensi memberikan transformasi positif dalam pengalaman belajar Biologi di tingkat sekolah menengah. Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi AI dalam pembelajaran Biologi melalui modul digital memiliki potensi besar dalam mendukung transformasi pembelajaran yang lebih inovatif dan personalisasi
Eksplorasi TPACK dan Motivasi Belajar Mahasiswa Calon Guru dalam Mengajar Pasca Pandemi Covid-19 Ekayanti, Ni Wayan; Puspawati, Dewa Ayu; Paraniti, Anak Agung Inten; Noviyanti, Putu Ledyari; Wimuttipanya, Jittawisut
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 12 No. 3 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jstundiksha.v12i3.67091

Abstract

Pengajaran yang melibatkan TPACK merupakan pembelajaran yang sedang trend saat ini, karena dapat digunakan untuk mengoptimalkan proses pembelajaran. Namun tidak semua mahasiswa calon guru mampu dan memiliki pengalaman meliterasikan TPACK dalam kegiatan pembelajaran. Penguasaan terhadap konten,kemampuan menyampaikan pembelajaran dan penggunaan teknologi menjadi hal yang wajib dibekali pada calon guru, sehingga sangat perlu diberikan pengalaman belajar untuk memanfaatkan TPACK berupa Smart TV dalam praktik microteaching. Penelitian ini dilakukan menggunakan desain pre-eskperimental dengan sampel 18 mahasiswa calon guru yang memprogram mata kuliah kemampuan dasar mengajar (microteaching) di Program Studi Pendidikan Biologi. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Microteaching Unmas Denpasar dengan menggunakan Smart TV dalam kegiatan praktik mengajar. Data dikoleksi dengan menggunakan angket kemampuan menggunakan Smart TV, angket motivasi belajar FGD, dan selanjutnya diolah secara deskriptif kualitataif dan dilakukan triangulasi data.  Dari penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa mahasiswa calon guru mendapatkan pengalaman mengajar dengan TPACK berupa Smart TV dan memanfaatkan fitur-fiturnya dengan optimal, sehingga termotivasi untuk meliterasikan TPACK dalam kegiatan pembelajaran yang kemudian berdampak positif terhadap kemampuan mengajarnya. Pemanfaatan fitur Smart TV merupakan literasi TPACK dalam pembelajaran yang akan menjadi modal mahasiswa calon guru untuk mengajar di kelas yang sebenarnya. Namun untuk dapat meliterasikan TPACK dalam kegiatan pembelajaran diperlukan media belajar dan jaringan internet yang stabil.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN GURU DAN SISWA DALAM PRAKTIKUM MIKROBIOLOGI DASAR MELALUI PENGGUNAAN MEDIUM BUATAN Desak Nyoman Budiningsih; Ni Komang Dina Suciari; Anak Agung Inten Paraniti
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2025): Nopember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v5i6.11569

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru dan siswa di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar dalam merancang dan mengimplementasikan laboratorium mikrobiologi dasar. Dengan memanfaatkan media buatan seperti Nutrient Agar (NA) dan Potato Dextrose Agar (PDA) yang terbuat dari bahan sederhana, program ini mendorong pembelajaran berbasis praktik yang mandiri dan inovatif. Hasil menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman konseptual, keterampilan laboratorium, dan minat peserta terhadap laboratorium mikrobiologi yang aplikatif, kontekstual, dan berbiaya rendah.
Membangun Keterampilan Berpikir Kritis dan Kemandirian Belajar: Akselerasi Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila Paraniti, Anak Agung Inten; Dina Suciari, Ni Komang; Diarta, I Made; Hermawan, I Made Surya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4 No 2 (2024): JPMI - April 2024
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.1907

Abstract

Kurikulum merdeka mendukung paradigma pembelajarn aktif yang berpusat kepada siswa melalui implementasi model-model pembelajaran inovatif. Proses pembelajaran inovatif tersebut dapat membangun keterampilan abad ke-21 seperti berpikir kritis dan kemandirian belajar siswa. Kemandirian belajar dan keterampilan berpikir kritis merupakan hal yang sangat penting dalam dunia pendidikan di Indonesia, sehingga dalam kurikulum merdeka kedua komponen tersebut tertuang ke dalam profil pelajar pancasila. Pengukuran terhadap penguasaan keterampilan berpikir kritis dan kemandirian belajar siswa dapat dilakukan dengan menggunakan instrumen keterampilan berpikir kritis dan instrumen kemandirian belajar. Namun demikian, wawasan, pengalaman dan kemampuan guru dalam merancang instrrumen keterampilan berpikir kritis dan kemandirian belajar siswa masih rendah. Oleh karena itu, tujuan kegiatan pengabdian ini  adalah untuk meningkatkan kemampuan guru-guru di SMA Negeri 1 Mengwi dalam menyusun instrumen keterampilan berpikir kritis dan kemandirian belajar siswa SMA. Metode kegiatan berupa sosialisasi dan pelatihan penyusunan instrumen keterampilan berpikir kritis dan kemandirian belajar siswa. Peserta pelatihan ini sebanyak 70 guru-guru di lingkungan SMA Negeri 1 Mengwi, 10 dosen dan 3 mahasiswa di lingkungan program studi pendidikan biologi Universitas Mahasaraswati Denpasar. Kegiatan ini berhasil meningkatkan wawasan guru dalam menyusun instrumen keterampilan berpikir kritis dan kemandirian belajar siswa. Melalui penguasaan penyusunan instrumen guru dapat memetakan dan mengevaluasi pembelejaran secara lebih holistik terhadap kemajuan siswa dalam aspek intelektual dan kreatif.
PROBLEMS OF BIOLOGY LEARNING PROCESSES AT NATIONAL AND INTERNATIONAL LEVELS: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Paraniti, Anak Agung Inten; Arjaya, Ida Bagus Ari
PROGRES PENDIDIKAN Vol. 4 No. 3 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/prospek.v2i3.192

Abstract

The increase of learning attainments always pursued through processes of reflection, evaluation, and refinement. Refinement of learning is conducted based on challenges occured since learning taken place. Present study is conducted to analyse variety of problems in the processes of biology learning at senior high school through systematic literature reviews to national and international accredited journals by performing PRISMA approach (Preffered Reporting Item for Systematic Review and Meta-Analysis). Researchers select published articles from year 2018 to 2021 by using keywords “problems of biology learning”, “obstacles of biology learning”, and “biology learning obstacles in high school” by exploring google scholar, ERIC and springer. Exclusion and inclusion criteria resulted in 10 from 535 articles. This study contributes as guidance for teachers, researchers, and policy makers since they need scientific information regarding problems of biology learning at senior high school level as a basis for formulating strategies of creative, effective, and innovative pedagogies. Present study shows that problems of biology learning at senior high school in national dan international levels consist of three main factors, thse are a) human resource factor in terms of teachers and students; b) content factor, namely subject to be learned by students; c) learning facility factor; and d) family factor