Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

OLAHRAGA PETANQUE SEBAGAI MEDIA UNTUK MENJAGA TINGKAT KEBUGARAN JASMANI IBU HAMIL TRIMESTER 3 PRATAMA, RIVAN SAGHITA; Nurrachmad, Limpad; Nur Ulinnuha, Rizam Ahada; Irawan, Yoga
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5379

Abstract

Kehamilan trimester tiga merupakan periode kritis yang ditandai oleh perubahan fisiologis signifikan pada tubuh ibu, seperti penambahan berat badan, perubahan postur, serta penurunan kebugaran jasmani. Aktivitas fisik yang aman dan menyenangkan sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan ibu dan janin. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi efektivitas olahraga petanque dalam menjaga kebugaran jasmani ibu hamil trimester ketiga. Metode pengabdian masyarakat yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), melibatkan 15 ibu hamil usia kehamilan 28–32 minggu. Program dilaksanakan selama 4 minggu dengan latihan petanque dua kali seminggu. Pengukuran kebugaran menggunakan Six-Minute Walk Test (6MWT). Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kapasitas aerobik (jarak tempuh meningkat ±49 meter), penurunan tekanan darah (8/5 mmHg), denyut jantung (7 bpm), serta peningkatan saturasi oksigen (3%). Temuan ini mengindikasikan bahwa olahraga petanque sebagai olahraga intensitas ringan dan rekreatif efektif menjaga kebugaran jasmani ibu hamil trimester tiga. Oleh karena itu, olahraga ini direkomendasikan sebagai alternatif olahraga yang aman dan menyenangkan selama kehamilan trimester tiga.
PENINGKATAN KEBUGARAN JASMANI MASYARAKAT KOTA SEMARANG MELALUI OLAHRAGA PICKLEBALL Haryono, Sri; Pratama, Rivan Saghita; Ramadhan, Indra; Irawan, Yoga
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5380

Abstract

Kebugaran jasmani merupakan atribut fisik yang membantu seseorang dalam melakukan aktivitas fisik dan tugas sehari-hari. Kebugaran jasmani memberikan manfaat bagi tubuh, membuat beraktivitas tidak mudah merasa lelah. Olahraga pickleball sebagai olahraga baru di Indonesia memiliki potensi besar dalam meningkatkan kebugaran jasmani secara menyeluruh dan terstruktur. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kebugaran jasmani masyarakat Kota Semarang melalui program latihan pickleball. Metode yang digunakan mencakup edukasi, pelatihan dasar pickleball, serta pengukuran kebugaran jasmani menggunakan Cooper Test (lari 2,4 km) sebelum dan sesudah intervensi. Pelatihan dilaksanakan dalam 16 sesi selama 8 minggu. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam performa kebugaran, ditandai dengan penurunan waktu tempuh pada uji lari 2,4 km. Rata-rata waktu tempuh laki-laki menurun dari 15,66 menjadi 12,43 menit, dan perempuan dari 19,19 menjadi 15,97 menit. Uji statistik menunjukkan bahwa peningkatan tersebut signifikan secara statistik (p < 0,05). Program ini terbukti efektif meningkatkan kapasitas aerobik dan daya tahan masyarakat, serta menunjukkan bahwa pickleball dapat menjadi solusi inovatif dalam membangun gaya hidup aktif yang menyenangkan. Dengan demikian, olahraga pickleball dapat direkomendasikan sebagai alternatif olaraga yang dapat meningkatkan kebugaran jasmani masyarakat secara luas.
OPTIMALISASI PERAN INDUK ORGANISASI OLAHRAGA PETANQUE KABUPATEN KENDAL DALAM MENINGKATKAN PRESTASI ATLET Haryono, Sri; Pratama, Rivan Saghita; Permana, Dhias Fajar Widya; Romadhoni, Syahru; Irawan, Yoga
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5474

Abstract

Induk Organisasi Cabang Olahraga (IOCO) memiliki peran yang sangat penting dalam rangka meningkatkan prestasi atlet. Keberhasilan IOCO dalam menjalankan roda organisasi bergantung pada prestasi atlet yang diraih. Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Kabupaten Kendal dari awal dibentuk pada tahun 2017 sampai dengan tahun 2024 belum dapat berbicara banyak terkait dengan raihan prestasi atlet petanque yang dibina selama ini. Hal ini tentunya menjadi catatan yang kurang baik apabila terabaikan dalam jangka waktu yang sangat lama. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan peran Induk Organisasi Cabang Olahraga (IOCO) Petanque Kabupaten Kendal dalam meningkatkan prestasi atlet. Metode yang digunakan adalah bimbingan teknis dan edukasi bagi pengurus FOPI, pelatih, atlet, dan masyarakat, mencakup materi manajemen organisasi, teknik permainan, serta sosialisasi petanque. Kegiatan melibatkan 40 peserta dan dilaksanakan dengan model pretest–posttest untuk mengukur perubahan pada tiga variabel: ketertarikan, pemahaman, dan persepsi terhadap pembinaan petanque. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada semua variabel, dengan kenaikan 25% pada ketertarikan, 30% pada pemahaman, dan 27% pada persepsi. Temuan ini membuktikan bahwa pendekatan edukatif dan partisipatif mampu memperkuat ekosistem pembinaan olahraga berbasis masyarakat. Kesimpulannya, optimalisasi peran organisasi menjadi strategi efektif dalam mencetak atlet berprestasi dan membangun budaya olahraga yang inklusif serta berkelanjutan.
OPTIMALISASI KEMAMPUAN PELATIH BULUTANGKIS DI SEMARANG DALAM MENGUKUR DAN MENDETEKSI KELEMAHAN FISIK ATLET MENJELANG TURNAMEN Suratman, Suratman; Soedjatmiko; Elliana, Dewi; Irawan, Yoga
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5760

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pelatih bulutangkis di Kota Semarang dalam mengukur dan mendeteksi kelemahan fisik atlet menjelang turnamen. Sebanyak 26 pelatih anggota PBSI mengikuti program yang meliputi workshop teori, praktik lapangan, pendampingan, serta evaluasi berbasis tes awal dan tes akhir. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas (Shapiro-Wilk), homogenitas (Levene’s Test), dan uji pengaruh (Paired Sample t-test). Hasil menunjukkan data berdistribusi normal (p > 0,05) dan homogen (p > 0,05). Nilai rata-rata skor pelatih meningkat dari 19,54 pada pre-test menjadi 22,15 pada post-test, dengan selisih 2,61 poin. Uji t menghasilkan nilai t (25) = –7,80; p < 0,001, yang berarti terdapat peningkatan kemampuan secara signifikan. Sebanyak 92,3% pelatih mengalami peningkatan, 3,8% tetap, dan 3,8% mengalami penurunan. Hasil ini membuktikan bahwa pelatihan berbasis praktik dan pendampingan lapangan efektif dalam meningkatkan kompetensi pelatih dalam mengevaluasi kondisi fisik atlet. Ke depan, program serupa dapat dikembangkan dengan menambahkan pelatihan lanjutan berbasis analisis data dan digitalisasi pengukuran kebugaran atlet.
Fostering religious moderation in the digital age: A study of community intervention through TikTok Fitriani, Annisa; Rasyidin, Yusafrida; Irawan, Yoga
INSPIRA: Indonesian Journal of Psychological Research Vol 6 No 2 (2025): Vol. 6 No. 2 December 2025
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/inspira.v6i2.13815

Abstract

The social media platform TikTok, widely popular among younger demographics, offers diverse content, including educational material. Such content can foster public understanding of religious moderation. This study aims to evaluate the effectiveness of social media, specifically the TikTok account @Tanya_SIMO, as a community intervention to cultivate religiously moderate behavior. The sample consisted of 66 followers of the @Tanya_SIMO account who participated in the intervention from start to finish, selected via simple random sampling. Descriptive analysis revealed that the post-test mean score was higher than the pre-test mean score, suggesting a positive influence from the @Tanya_SIMO videos. This was confirmed by a paired-samples t-test, which yielded a significant change index (t = -3.809) and a p-value of < .001. The pre-test mean was 4.88, which increased to 5.39 after participants viewed the videos, indicating enhanced comprehension of religious moderation among followers. These findings confirm the effectiveness of the @Tanya_SIMO TikTok account as a platform for educating its audience on religious moderation.
Term Dha'if Dalam Tafsir Al-Munir Karya Wahbah Az-Zuhaili (Studi Kasus Komunitas Yuk Hijrah Lampung) Nismara, Ara; Badi’ah, Siti; Irawan, Yoga
Al-Bayan: Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Hadist Vol 9 No 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Wali Songo Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to understand the meaning of the term dha’īf in the Qur’ān based on the Tafsīr Al-Munīr by Wahbah Az-Zuhaili and how this meaning is actualized and practically applied by the Yuk Hijrah Lampung Community. The term dha’īf in the Qur’ān often refers to conditions of weakness in spiritual, social, and physical dimensions that require special attention. The tafsīr method used is thematic tafsīr (maudhui), involving the collection and analysis of verses related to the term dha’īf. Primary data were obtained through observation and interviews with community members who actively undertake hijrah as a concrete response to these conditions of weakness. The study’s results show that Tafsīr Al-Munīr provides a strong theological foundation and context to understand that te term dha’īf is not only interpreted as generally weak, but can also be understood as weak in social, physical, and spiritual aspects according to the context of the Qur’ān, while the Yuk Hijrah Lampung Community actualizes this understanding through hijrah classes, sharing time, and social activities. The research concludes that the understanding and application of the term dha’īf have important social and psychological functions in motivating behavioral change and religious identity among contemporary Muslim communities.