Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Review: Peran Mikrobiologi Pada Industri Makanan Eni Sulastri; Cecilia Andriani; Muhammad Zainudin; Sri Wardhani; Meli Astriani; Eko Ariyanto
Indobiosains 2022: Volume 4 No 1 Februari 2022
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/indobiosains.v4i1.6444

Abstract

Berdasarkan kajian literatur diketahui bahwa mikroorganisme dalam makanan tidak hanya bergantung pada karakteristik fisik dan nutrisi makanan tetapi juga pada serangkaian faktor yang mempengaruhi seperti suhu, pH, aktivitas air, dan potensi redoks, dapat dianggap sebagai faktor terpenting yang mendorong nasib mikroba dalam makanan. Fermentasi merupakan cara pengawetan bahan pangan dari bahan mentah dengan bantuan mikroorganisme. Makanan diolah melalui proses fermentasi dibagi menjadi empat macam dilihat dari prosesnya yaitu fermentasi asam laktat, fermentasi jamur, fermentasi alcohol dan fermentasi dengan menggunakan kadar garam tinggi. Nanoteknologi memiliki manfaat potensial dari nanomaterial dalam sistem industri pangan, mencakup banyak aspek, seperti keamanan pangan, bahan pengemas, sensor nano, sistem pengiriman nutrisi, ketersediaan hayati, bahan baru untuk deteksi patogen dan lain-lain.
Penyuluhan Sampah dan Teknik Pengolahannya di Kelurahan 14 Ulu Palembang Meli Astriani; Erni Angraini; Kholillah
Jurnal SOLMA Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v9i2.3084

Abstract

Sampah merupakan permasalahan besar bagi kita semua, sehingga dibutuhkan peran pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, rapi, dan sehat. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu dengan mengadakan penyuluhan mengenai sampah dan berbagai teknik pengolahannya, sehingga diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan hidup bersih dan sehat untuk menekan angka penduduk yang terserang penyakit, dan menciptakan masyarakat yang aktif berpartisipasi dan sadar akan kebersihan lingkungan. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini, dibagi menjadi tiga bagian, yaitu pembagian panduan/leaflet, penyampaian materi, diskusi dengan contoh kasus, dan pembagian kotak sampah secara langsung. Penyampaian materi dikhususkan dalam berbagi pengetahuan kepada masyarakat sehingga mereka mengetahui penggolongan sampah baik sampah organik dan anorganik dan cara pengolahannya. Pada kegiatan ini juga ditunjukkan secara langsung pada warga beberapa contoh teknik pengolahan sampah organik dengan teknik composting dan pengolahan produk sampah plastik yang dapat dijadikan kerajinan dalam industri kreatif. Hasil wawancara kepada warga didapatkan bahwa dari kegiatan pengabdian ini diperoleh dampak positif bagi warga RT 17 RW 04 Kelurahan 14 Ulu Palembang. Sebelum penyuluhan mereka sedikit mengetahui tentang penggolongan sampah dan cara penggolahannya dan setelah dilakukan penyuluhan sebagian besar warga mengerti apa itu sampah organik, sampah anorganik, dan cara mengolah keduanya.
Pendampingan Pengolahan Limbah Serabut Kelapa menjadi Cocofiber dan Cocopeat di Desa Manggar Raya Saleh Hidayat; Meli Astriani; Wulandari Saputri; Nita Nuraini
Jurnal SOLMA Vol. 10 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v10i3.7399

Abstract

Background: Manggar Raya Village is one of the villages located in Tanjung Lago District, Banyuasin Regency, South Sumatra Province. Manggar Raya village is one of the largest coconut producers. Still, the community only uses fruit flesh and coconut water to sell, while the coconut fiber is left as waste by the village community. Collaborative Service Activities with independent real-life college students aim to assist in the manual processing of coconut coir waste into cocofiber and cocopeat. Methods: Participants in the activity consisted of 21 residents of Manggar Raya Village. The participatory method used in community service assistance which includes the provision of material, practice, discussion and evaluation. Result: Positive response from activity participants. Participants were satisfied with the activities and learned about the waste management provided. Conclusion: Assistance in processing coconut fiber to the community can increase knowledge by 85% about how to process coconut fiber into cocofiber and cocopeat. In addition, participants gained the skills to make decorative pots from coconut fibers to increase the selling value of cocofiber. In the future, it is hoped that the people of Manggar Raya village can become the center of the coconut fiber processing industry in South Sumatra.
BUILDING STUDENT READINESS TO BECOME AGENT OF CHANGE THROUGH TRAINING IN MAKING ECOENZYME FROM ORGANIC WASTE Wulandari Saputri; Rindi Novitri Antika; Sri Wardhani; Ertati Suarni; Nyimas Inda Kusumawati; Meli Astriani
Abdimas Galuh Vol 4, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v4i1.7106

Abstract

Mahasiswa sebagai agen of change perlu dibekali keterampilan pengelolaan sampah untuk nantinya dapat diaplikasikan dan dibagikan kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian ini dilakukan untuk memberikan pengetahuan kepada mahasiswa dan masyarakat tentang cara mengolah sampah organik menjadi ekoenzim melalui biofermentasi sederhana. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi secara daring. Peserta kegiatan adalah mahasiswa dan masyarakat dari wilayah Palembang, OKI, Lahat, dan Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan. Data yang dikumpulkan berupa data kepuasan peserta terhadap kegiatan penyuluhan yang diberikan. Kemudian, data dianalisis secara deskriptif. Hasil dari kegiatan ini adalah mahasiswa menjadi lebih mengenal tentang eco-enzyme dan prosedur pembuatannya. Dari total 45 peserta yang hadir, hanya 25 orang yang mengisi kuesioner. Secara keseluruhan, peserta merasa puas dengan kegiatan PKM dan mendapatkan pengetahuan tentang pembuatan eco-enzim. Dengan demikian, dari kegiatan ini mahasiswa dan masyarakat memiliki pengetahuan tentang salah satu cara mengolah limbah organik rumah tangga yang selalu dihasilkan setiap harinya menjadi produk yang bermanfaat.
Pengukuran Kinerja Guru di SMP Nurul Qomar Palembang di Era Kurikulum 2013 dan Selama Pandemi Covid-19 Meli Astriani; Febry Sari Indah; Herman Seri
Jurnal Sains dan Edukasi Sains Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Sains dan Edukasi Sains
Publisher : Faculty of Science and Mathematics, Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/juses.v5i2p81-86

Abstract

Kinerja guru dapat diukur mengacu pada kriteria kompetensi atau spesifikasi yang harus dimiliki guru dalam menjalankan tugas-tugas pokok mengajar. Berkaitan dengan penilaian kinerja guru maka tugas pokok guru sangat erat kaitannya dengan kegiatan guru dalam melakukan proses pembelajaran. Dengan adanya peningkatan kinerja guru maka akan menentukan peningkatan sistem pendidikan di sekolah. Tujuan penelitian ini adalah melakukan pengukuran terhadap kinerja guru di SMP Nurul Qomar Palembang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan penjelasan secara deskriptif. Tahapan dalam penelitian ini meliputi persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelaksanaan penelitian dilakukan di SMP Nurul Qomar Palembang dengan menggunakan Instrumen yaitu lembar angket, lembar observasi, dan wawancara untuk mengukur kinerja guru. Teknik analisis data menggunakan model miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase kinerja guru di SMP Nurul Qomar sebesar 90% telah berjalan sangat baik meliputi membuat rencana pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, melakukan evaluasi, dan tindak lanjut. Hasil pengukuran kinerja guru sebagai bentuk refleksi yang berkaitan dengan kompetensi pedagogik, kapasitas kepribadian, kompetensi professional, dan kompetensi sosial terhadap tugas pokok dan fungsi dalam meningkatkan proses pembelajaran yang bermutu. Dengan adanya penilaian kinerja guru harapannya dapat mengetahui kelemahan dan tantangan yang harus dimiliki oleh guru untuk peningkatan potensi diri dan pengembangan profil kinerjanya.
Kokedama: Teknik Inovatif untuk Meningkatkan Peluang Bisnis Tanaman Hias di Palembang, Sumatera Selatan Meli Astriani; Saleh Hidayat; Wulandari Saputri
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 7 No 4 (2022): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.574 KB) | DOI: 10.30653/002.202274.152

Abstract

KOKEDAMA: AN INNOVATİVE TECHNİQUE TO INCREASE ORNAMENTAL PLANT BUSİNESS OPPORTUNİTİES İN PALEMBANG, SOUTH SUMATERA. Kokedama is a unique planting technique from Japan. Plants are planted in a planting medium from the soil in the form of balls covered by moss plants. Kokedama can be modified by replacing the soil wrap from moss with coco fibre which is usually considered waste and not used. In Indonesia, many people, especially housewives, have a hobby of planting and collecting ornamental plants. However, only using conventional planting media such as plastic or stone pots. Kokedama training is considered appropriate to be given to today's society. This service aims to introduce innovations in making ornamental plants with the kokedama technique and to train these skills. The training method used is participatory, with 20-25 participants who are housewives. The resource persons demonstrated these skills, and the participants immediately practised them in groups. The result of this activity is that participants master the skills of making ornamental plants with the kokedama technique. Thus, the participants will be able to use these skills to increase the selling value of ornamental plants and, in the end, can help improve the economy of their families.
Edukasi Kantin Bersih Melalui Pemanfaatan Barang Bekas bagi Pemilik Kantin Universitas Muhammadiyah Palembang Marlina Ummas Genisa; Saleh Hidayat; Sri Wardhani; Meli Astriani; Wulandari Saputri; Astrid Sri Wahyuni Sumah; Erni Angraini; Sapta Handaiyani; Erie Agusta; Ervina Mukharomah; Gunawan Ismail; Ike Purnamasari; Efiza Kurniasari
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 1 (2024): JAMSI - Januari 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1062

Abstract

Kantin Universitas Muhammadiyah Palembang (UM Palembang) bukan hanya sekedar tempat untuk menikamati makanan, namun sebagai tempat bertukar pikiran ilmiah bagi sivitas UM Palembang. Suasana yang mendukung sangat dibutuhkan, terutama dari sisi kebersihan kantin yang masih perlu menjadi perhatian bagi pemilik kantin tertutama ketersediaan tempat sampah. Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) “Bersinergi” Menuju Kantin Bersih merupakan PkM kolaborasi yang melibatkan dosen pendidikan biologi, mahasiswa Pendidikan Biologi (S1 dan S2), serta pemilik kantin. PkM ini bertujuan untuk mengedukasi pengelola kantin untuk memanfaatkan barang bekas dalam rangka menuju kantin bersih di UM Palembang. Metode PkM yang dilakukan meliputi pembukaan, edukasi berupa aksi BerKipas (Bersih Kipas angin) serta pemanfaatan bahan bekas untuk kantin, evaluasi sekaligus penutup. Antusias pemilik kantin saat aksi bersih kipas angin serta penggunaan barang bekas menjadi barang berguna bagi kantin yang ada di UM Palembang menunjukkan PkM kolaborasi berjalan sukses. Berdasarkan hasil observasi setelah seminggu kegiatan terlihat bahwa barang bekas hasil kreativitas mahasiswa telah dimanfaatkan oleh mahasiswa dan pemilik kantin.
Analisis Kesiapan Guru Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kabupaten Ogan Ilir dalam Mengimplementasikan Kurikulum Merdeka Selpiana Agustianda; Puja Tri Wulandari; Siti Nurhayati; Saleh Hidayat; Wulandari Saputri; Meli Astriani
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diklabio.8.1.1-11

Abstract

Kurikulum Merdeka menerapkan konsep “Merdeka Belajar” untuk mendukung upaya proses pemulihan krisis pembelajaran pada Kurikulum 2013 karena pandemi Covid-19. Implementasi Kurikulum Merdeka membutuhkan persiapan yang matang. Tujuan dari penelitian untuk menganalisis kesiapan Madrasah Tsanawiyah dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian yaitu Madrasah Tsanawiyah Ogan Ilir dan sampel penelitian yaitu MTs N 1 Ogan Ilir dan MTs Al-Ittifaqiah. Sebanyak 17 guru dan 2 wakil kepala bidang kurikulum di kedua Madrasah Tsanawiyah  sebagai sasaran penelitian. Data penelitian  dikumpulkan dengan menggunakan angket dan wawancara.  Hasil penelitian menyatakan bahwa Madrasah Ogan Ilir cukup siap untuk mengimplementasikan Kurikulum Merdeka dengan nilai rata-rata 66,2. Indikator kesiapan meliputi tiga aspek diantaranya kesiapan terhadap perencanaan pembelajaran, proses pembelajaran dan proses penilaian. Menurut ketiga aspek kesiapan, yang paling siap dengan nilai tinggi yaitu kesiapan pada perencanaan pembelajaran dengan nilai 68,8. Sedangkan kesiapan pada proses penilaian termasuk kategori siap rendah dengan nilai 63,7. Dengan demikian, perlu ada peningkatan pada pelatihan ataupun sosialisasi sehingga tingkat kesiapan guru meningkat.
Modifikasi E-LKPD Materi Mutasi Berbantuan Bioinformatika pada Kurikulum Merdeka di SMA Muhammadiyah Palembang: Modifikasi E-LKPD Materi Mutasi Berbantuan Bioinformatika pada Kurikulum Merdeka di SMA Muhammadiyah Palembang Agustin Dwi Cahayu; Meli Astriani; Wulandari Saputri
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diklabio.8.1.89-96

Abstract

Analisis kebutuhan ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan guru terhadap bahan ajar yang telah dikembangkan sebelumnya dan mengevaluasi kekurangan dalam Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang mencakup materi mutasi, yang diadaptasi sesuai dengan Kurikulum Merdeka dan menitikberatkan pada praktik bioinformatika. Penelitian ini menggunakan sampel siswa kelas XII IPA dari keempat SMA Muhammadiyah Palembang yang dipilih dengan metode purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi dokumentasi dan kuesioner untuk guru serta peserta didik. Hasil analisis kebutuhan di SMA Muhammadiyah 1, 2, 5, dan 6 Palembang menunjukkan bahwa baik guru maupun peserta didik mengharapkan adanya bahan ajar LKPD dengan tingkat kebutuhan sebesar 100%. Dari hasil persentase ini, dapat disimpulkan bahwa guru membutuhkan bahan ajar berupa LKPD berbasis elektronik (E-LKPD) yang mengadopsi model pembelajaran berbasis Problem Based Learning untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kolaborasi peserta didik dalam mempelajari materi mutasi.
PENINGKATAN SIKAP ILMIAH PESERTA DIDIK MELALUI MODEL DISCOVERY LEARNING PADA MATERI SISTEM PERNAPASAN MANUSIA Indriani, Cecilia; Hidayat, Saleh; Astriani, Meli
Didaktika Biologi: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi Vol 7, No 1 (2023): DIDAKTIKA BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/dikbio.v7i1.4479

Abstract

Pembelajaran biologi menuntut peserta didik untuk menemukan pengetahuan berupa fakta, konsep, dan prinsip gejala alam yang diperoleh melalui proses dan sikap ilmiah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan sikap ilmiah peserta didik kelas XI MAN 1 Palembang menggunakan model discovery learning pada materi sistem pernafasan manusia. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dengan 2 siklus. Tahapan setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian terdiri dari 30 peserta didik kelas XI IPA 2 MAN 1 Palembang tahun pelajaran 2021/2022 semester genap. Penelitiian dilaksanakan pada bulan Januari 2022. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan sikap ilmiah peserta didik kelas XI IPA 2, pada siklus I dengan indikator rasa ingin tahu sebesar 69,72%; sikap toleransi 71,11%; sikap disiplin 68,33%; sikap jujur 67,22%; dan keteliitan sebesar 70,28%. Pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 85,83% pada indikator rasa ingin tahu; 85,56% pada sikap toleransi; 84,44% pada sikap disiplin; 85,00% pada sikap jujur; dan 84,45% pada sikap ketelitian. Learning biology requires students to find knowledge in the form of facts, concepts, and principles of natural phenomena obtained through scientific processes and attitudes. The purpose of this study was to determine the increase students’ scientific attitudes in class XI MAN 1 Palembang using the Discovery Learning model on Human Respiratory System material. This research was a type of classroom action research which was carried out in 2 cycles. The stages of each cycle consisted of planning, implementing, observing, and reflecting. The research subjects consisted of 30 students of class XI IPA 2 MAN 1 Palembang in the academic year 2021/2022 even semester. The research was conducted in January 2022. The data analysis was done quantitatively descriptively. The results showed an increase in scientific attitudes with the application of the discovery learning model. The results of the scientific attitude of students in the first cycle with an indicator of curiosity of 69,72%; tolerance of 71,11%; discipline of 68,33%; honesty of 67,22%; and accuracy of 70,28%. In the second cycle, it increased to 85,83% on the curiosity indicator; 85,56% on the tolerance attitude; 84,44% on the discipline attitude; 85,00% on the honest attitude; and 84,45% on the thoroughness attitude.