Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Improving learning outcomes through discovery learning on the human respiratory system material Indriani, Cecilia; Hidayat, Saleh; Astriani, Meli
Journal of Education and Learning (EduLearn) Vol 19, No 3: August 2025
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/edulearn.v19i3.20987

Abstract

Based on the results of observations at Madrasah Aliyah Negeri (State Islamic Senior High School) 1 Palembang, it was found that there were problems in learning biology; namely, the daily test scores for class XI science 2, semester 1 for the 2021/2022 around 30% of students have scored above the minimum completeness criteria (MCC) and the learning outcomes of school year 2020/2021 it shows only 29% or nine students out of 31 students achieve scores above the MCC. This research aims to improve student's learning outcomes in class XI science 2 using the discovery learning model. This type of research is called classroom action research (CAR) and consists of two cycles. The results showed that applying the discovery learning model can improve students' learning outcomes. The learning outcomes of the knowledge domain in the first cycle obtained a percentage of students' completeness of 53.33% (average value was 68). In contrast, in the second cycle, there was an increase in students' completeness of 83.33% (average value was 81). Applying the discovery learning model implemented at Madrasah Aliyah Negeri 1 Palembang, can improve learning outcomes. The increased learning outcomes were accompanied by increased student activity in asking, answering, and discussing. The percentage of learning outcomes in the first cycle of cognitive aspects from 53.33% of students who obtained a score above the MCC with an average score of 68 increased by 83.33% with an average score of 81 in Cycle II.
ANALISIS KEBUTUHAN MODUL AJAR BIOLOGI MATERI VIRUS BERBASIS PjBL BERBANTUKAN APLIKASI KODULAR URGENSI PENINGKATAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS Kumala, Diana; Wardhani, Sri; Astriani, Meli
BIOEDUKASI (Jurnal Pendidikan Biologi) Vol 16, No 1 (2025): BIOEDUKASI, MEI 2025
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/bioedukasi.v16i1.9488

Abstract

This study aims to analyze teachers’ needs in developing project-based learning (PjBL) modules to address students’ learning requirements on the topic of viruses. The research was conducted at SMA Negeri 1 Indralaya Selatan, SMA Negeri 1 Indralaya, SMA Negeri 1 Indralaya Utara, and SMA Negeri 1 Tanjung Raja. Data were collected through documentation and interviews, and analyzed using a descriptive qualitative approach. The findings reveal that the application of PjBL in teaching virus-related material remains suboptimal. Teachers face several challenges, including: (1) difficulties in understanding and designing teaching modules; (2) uncertainty in selecting appropriate learning models; and (3) continued reliance on manually created, non-digital modules. From the students’ perspective, challenges include: (1) being required to study independently with minimal support; (2) limited engagement in practical or hands-on activities; and (3) low motivation due to the predominance of lecture-based instruction. In light of these findings, the study suggests the development of electronic project-based teaching modules using the Kodular application as a solution to enhance students’ critical thinking skills and provide more meaningful and engaging learning experiences.
Inovasi Olahan Ikan Patin sebagai Upaya Diversifikasi Pangan dan Peningkatan Literasi Gizi di Desa Sirah Pulau Padang Saputri, Wulandari Saputri; Nuraini, Nita; Angraini, Erni; Astriani, Meli; Priyambodo, Panggih
Suluh Abdi Vol 7, No 1 (2025): SULUH ABDI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sa.v7i1.9864

Abstract

Permasalahan konsumsi pangan bergizi di masyarakat pedesaan sering kali disebabkan oleh minimnya literasi gizi serta keterbatasan pengetahuan dalam mengolah bahan pangan lokal. Desa Sirah Pulau Padang, yang memiliki potensi besar dalam budidaya ikan patin (Pangasius sp.), masih belum mengoptimalkan komoditas ini sebagai konsumsi rumah tangga. Masyarakat lebih cenderung menjual hasil budidaya ketimbang memanfaatkannya untuk kebutuhan gizi keluarga. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, tentang nilai gizi ikan patin sekaligus membekali mereka dengan keterampilan mengolah ikan menjadi produk olahan bernilai tambah, yaitu nugget ikan patin. Metode kegiatan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif melalui penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung (learning by doing). Materi mencakup pengenalan kandungan gizi ikan patin, seperti protein dan omega-3, serta teknik pengolahan nugget dari tahap persiapan hingga penggorengan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap manfaat ikan patin serta keterampilan dalam proses pengolahan. Peserta menyatakan antusiasme dan mengakui manfaat kegiatan dalam membuka peluang usaha baru serta menyediakan pangan bergizi untuk keluarga. Kegiatan ini terbukti mampu meningkatkan literasi gizi, memperkuat ketahanan pangan keluarga, serta memberdayakan peran perempuan dalam pembangunan desa melalui pemanfaatan sumber daya lokal.
Living Near Oil Palm Plantations: Students' Environmental Literacy by Gender and Grade Level Wulandari Saputri; Meli Astriani; Siti Nurhayati; Setia Budi; Nurkhairo Hidayati
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 5 (2025): May
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i5.10652

Abstract

Indonesia is the world's largest palm oil producer, but this industry presents environmental challenges such as deforestation, biodiversity loss, and pollution. Enhancing students’ environmental literacy, particularly those living near oil palm plantations, is key in fostering ecological awareness. This study aims to analyze students' environmental literacy levels based on gender and grade level at Puspita Senior High School, South Sumatra. This research employs a descriptive design using a survey method with an environmental literacy questionnaire measuring knowledge and attitudes toward environmental issues. The study involved 244 students categorized by gender and grade level. Data were analyzed using descriptive statistical techniques and the Kruskal-Wallis test to determine differences in environmental literacy across variables. The findings indicate that students’ overall environmental literacy is very good, with an average score of 54.36. There is no significant difference in environmental literacy between male and female students, although females scored slightly higher in attitude. Similarly, no significant difference was found based on grade level. Factors such as an inclusive curriculum, uniform learning experiences, and students' residential environment near oil palm plantations are believed to contribute to these findings. In conclusion, students living near oil palm plantations exhibit high environmental literacy, with no significant differences based on gender or grade level. These results highlight the importance of equitable environmental education in fostering ecological awareness among young generations.
Penguatan Kompetensi Pedagogik Guru melalui Edukasi Model Pembelajaran Inovatif di SMA Negeri 9 OKU Selatan Wulandari Saputri; Meli Astriani; Bella Anjelia; Lilia Krisna Sari
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/hhf9v825

Abstract

Peningkatan kompetensi pedagogik guru menjadi kebutuhan penting di abad ke-21. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui edukasi penggunaan model pembelajaran inovatif yang berpusat pada peserta didik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai penggunaan model pembelajaran inovatif dalam rangka meningkatkan kompetensi pedagogik guru SMA Negeri 9 OKU Selatan. Fokus kegiatan diarahkan pada penguatan pemahaman konseptual guru tentang karakteristik, sintaks, dan keterkaitan model pembelajaran dengan pengembangan keterampilan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, dan kreativitas peserta didik. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan pendekatan edukatif dan partisipatif melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, dan refleksi bersama guru. Materi yang disampaikan mencakup konsep dasar pembelajaran inovatif, ragam model pembelajaran yang relevan, serta tantangan implementasinya dalam konteks pembelajaran di kelas. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru menunjukkan antusiasme yang tinggi dan memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya penggunaan model pembelajaran inovatif sebagai bagian dari penguatan kompetensi pedagogik. Diskusi yang berlangsung juga mengungkap berbagai kendala yang dihadapi guru, seperti keterbatasan waktu, karakteristik peserta didik yang heterogen, dan pengelolaan kelas aktif. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini berperan sebagai tahap awal dalam proses peningkatan kompetensi pedagogik guru dan diharapkan menjadi dasar bagi pengabdian lanjutan yang lebih aplikatif dalam perancangan dan implementasi pembelajaran inovatif di kelas.