p-Index From 2021 - 2026
4.957
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi Jurnal Pendidikan Vokasi Cakrawala Pendidikan Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan JURNAL PENELITIAN ILMU PENDIDIKAN JOURNAL OF EDUCATION JURNAL ECONOMIA INOTEKS : Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha WALISONGO Dinamika Pendidikan Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Journal of Nonformal Education Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement) Jurnal Pendidikan Nonformal Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) DIKLUS: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Journal of Socioeconomics and Development VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Jurnal Pendidikan dan Konseling KOLOKIUM: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Journal Of Millennial Community Airman Jurnal PkM: Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Akrab (Aksara agar Berdaya) Merpati Jurnal Bina Desa Abdimas Altruis: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Society and Continuing Education Journal of Nonformal Education
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : WALISONGO

PENDIDIKAN NONFORMAL DAN PENGURANGAN KEMISKINAN DI PEDESAAN Tohani, Entoh
WALISONGO Vol 19, No 2 (2011): Walisongo, Pendidikan
Publisher : IAIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract   Non-formal education through life skills education has shown a positive contribution to poverty reduction in rural development efforts, although still requiring efforts to life skills education development. The research was conducted in Kulonprogo, and the District of Gunungkidul, with research and development approach on life skills education programs are being implemented in two districts e.i KWK Rabbits Livestock in Gunungkidul and KWD Hair Dressers in Kulonprogo. The results showed that: life skills education needs assessment in the two target groups were performed using the idea of life skills 4-H shows are not much different conditions, and based on the needs of the development, 4-H life skills education model developed with a focus on experience-based learning. Development of validated models show the results (output) is positive. Therefore, in the context of poverty reduction in 4-H PKH models should be developed more structured and integrative and guarantee all the life skills that are the focus of life skills development efforts to overcome poverty.   *** Pendidikan non-formal melalui pendidikan ketrampilan telah menunjukkan kontribusi positif terhadap penurunan angka kemiskinan dalam pembangunan pedesaaan. Penelitian ini dilaksanakan di Kulonprogo dan Gunung Kidul dengan pendekatan penelitian dan pengembangan yang diimplementasikan di kelompok peternakan kelinci di Gunungkidul dan di kelompok perawatan rambut di Kulonprogo. Hasilnya menunjukkan bahwa: estimasi kebutuhan pendidikan ketrampilan di dua kelompok target yang dilaksanakan dengan menggunakan ide tentang life skill 4-H menunjukkan kondisi yang tidak jauh berbeda, model life skill 4-H dikembangkan dengan fokus pembelajaran berbasis pengalaman. Pengembangan model validasi memberikan hasil positif. Oleh karena itu dalam konteks penurunan angka kemiskinan dalam model PKH 4-H harus dikembangkan secara lebih terstruktur dan integratif serta menjamin semua pendidikan ketrampilan berorientasi pada penanganan kemiskinan.   Keywords: model, life skill, pendidikan nonformal, kemiskinan