Claim Missing Document
Check
Articles

Pemanfaatan Komik Digital sebagai Iklan Layanan Masyarakat Hari Bawa Bekal Nasional di Puskesmas Purwokerto Utara 2 Prita Suci Nurcandrani; Ade Tuti Turistiati; Antonius Ferdi Widiatmoko
ABDIMAS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Research and Community Service INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS KALBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53008/abdimas.v4i2.2144

Abstract

Data of the Banyumas District Health Office for 2022 shows that in the 15-24 year age group, 3 to 4 out of 10 teenagers suffered from anemia. The 2013-2018 Riskesdas also noted that 32% of teenagers had anemia. Other findings were obesity, chronic energy deficiency, and eating disorders or unhealthy eating behaviors of teenagers’ lifestyles. Total of 1,150 students classified as teenagers is the responsibility of the Puskesmas Purwokerto Utara 2 to intervene more intensively. As a partner, Puskesmas needs promotional media applied to increase the nutritional status of teenagers. The method used is designing and socializing the use of digital comics. This comic is a form of public service advertisement used as one of the original National Bring Bekal Day social marketing strategies owned by partner. The results of this activity are in accordance with the planned stages by the team and the handover of comics with partner.
Makna Ritual dan Komunikasi Transendental pada Keyakinan Diri Seniman Lukis Banyumas Maulida, Afiliasari; Turistiati, Ade Tuti; Sari, Rida Purnama
AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No. 1: Januari (2025)
Publisher : AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35671/aguna.v6i1.3099

Abstract

Perkembangan seni lukis di Banyumas semakin mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Dunia seni seringkali tidak lepas dari kegiatan ritual serta tradisi yang dilakukan oleh senimannya, termasuk seniman lukis Banyumas. Namun, kegiatan ritual yang dilakukan para seniman tersebut sering menimbulkan persepsi negatif dari masyarakat tentang kemistisannya. Kenyataannya, banyak makna lain yang terkandung tentang nilai-nilai budaya serta makna keyakinan diri dari masing-masing seniman yang melakukan ritual. Berdasarkan fenomena tersebut, penelitian ini bertujuan untuk memahami proses komunikasi transendental yang terjadi dalam ritual, pesan atau makna yang tersirat, dan proses terbentuknya keyakinan diri melalui ritual. Penelitian ini menggunakan konsep efikasi diri dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ritual yang dilakukan oleh seniman lukis Banyumas merupakan bentuk penghormatan pada leluhur budaya serta meningkatkan self-efficacy.  Selain itu, ritual yang dilakukan membuat mereka lebih percaya diri dalam berkarya dan berkomunikasi menyampaikan pesan melalui seni. Self-efficacy yang tinggi berdampak positif pada proses penciptaan seni dan kehidupan lain di luar kesenian, menciptakan lingkungan penuh energi positif dan toleran. Kata Kunci: Seni lukis; komunikasi transcendental; self-efficacy; ritual; makna
Komunikasi Partisipatif Remaja yang Bermakna dalam Forum Generasi Berencana pada Anemia Remaja Nurcandrani, Prita Suci; Turistiati, Ade Tuti
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol 8, No 1 (2025): Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v8i1.353

Abstract

Pelibatan atau partisipasi remaja dalam proses identifikasi kebutuhan kesehatan sangat penting untuk menciptakan layanan dan kebijakan yang selaras dengan prioritas dan pengalaman mereka, sehingga memberikan hasil yang lebih baik bagi kaum remaja. Penekanan partisipasi dan komunikasi partisipatif menjadi sangat penting dalam telaah penelitian ini. Sejumlah artikel penelitian mengajukan berbagai temuan yang mampu memberikan solusi pada permasalahan kesehatan remaja melalui berbagai bentuk komunikasi. Forum GenRe Kabupaten Banyumas merupakan ruang dialogis dan dialektis yang menawarkan pertukaran nilai, kebutuhan, kesetaraan dalam menyampaikan pendapat untuk mencapai keselarasan tujuan program “Ini Genting” (Implementasi Nyata Genre Cegah Stunting) yang menekankan pada kejadian anemia remaja. Teori tindakan komunikatif Habermas turut mengkritisi sejumlah temuan artikel penelitian yang terangkum dalam tulisan ini. Teori Habermas memberikan pendekatan analitis terhadap masalah definisi dan skala kegiatan partisipasi termasuk komunikasi untuk mencapai sebuah pemahaman bersama, dialogis dan setara melalui teori tindakan komunikatif. Metodologi yang digunakan adalah systematic literature review dengan melibatkan 27 artikel yang diolah menggunakan Vos Viewer dan menghasilkan aktor/agen dan kebijakan yang masih memberikan peluang untuk dianalisis lebih dalam. Temuan tersebut menjadi menjadi kebaruan dalam tulisan ini dengan mengintervensi aktor/agen sebagai peran sentral dalam memantik komunikasi partisipatif. Tulisan ini dapat dijadikan literatur untuk menganalisis berbagai bentuk partisipasi remaja yang bermakna yang dapat diadopsi oleh Forum GenRe dengan cermat melalui pendekatan yang paling sesuai dengan sosial dan budaya remaja setempat. Penelitian ini juga turut membantu pemangku kepentingan dalam mengambil kebijakan di masa depan dengan mengedepankan peranan komunikasi partisipatif.   
Strategi Komunikasi Yayasan An-Nur Haji Supono Bungkanel Purbalingga dalam Mempertahankan Kredibilitas Febriandini, Putri Sesilia; Turistiati, Ade Tuti; Sari, Rida Purnama
Jurnal Riset Komunikasi Vol 16, No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jrk.v1i1.32897

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi yang diterapkan Yayasan An-Nur Haji Supono Bungkanel, Purbalingga dalam mempertahankan kredibilitasnya pasca wafatnya K.H. Supono, figur utama yang membangun reputasi yayasan. Penelitian ini menggunakan teori Kredibilitas Sumber (Source Credibility Theory) oleh Hovland, yang melibatkan tiga aspek utama: keahlian (expertise), keterpercayaan (trustworthiness), dan daya tarik (attractiveness). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Yayasan An-Nur Haji Supono Bungkanel, Purbalingga berhasil mempertahankan kredibilitasnya dengan berbagai strategi komunikasi, seperti memastikan kompetensi petugas dalam menjalankan tugas rehabilitasi, menjaga keterbukaan dan kejujuran dalam komunikasi dengan keluarga pasien, serta mengutamakan pendekatan spiritual melalui terapi ruqyah, mandi malam, dan pembacaan doa. Pendekatan spiritual ini menjad daya tarik utama yayasan yang membedakannya dari lembaga rehabilitasi lainnya. Penelitian ini sejalan dengan teori Kredibilitas Sumber, yang menekankan pentingnya keahlian, keterpercayaan, dan daya tarik dalam membangun hubungan yang kuat dengan audiens. Temuan ini memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan strategi komunikasi organisasi berbasis layanan sosial dan kesehatan mental..
Application of the Precautionary Principle in Judge's Legal Considerations for Pollution Cases in Islamic Law Perspectives Triana, Nita; Khashogi, Luqman Rico; Turistiati, Ade Tuti; Monk, Lincoln James Faikar
al-'adalah Vol 20 No 1 (2023): AL-'ADALAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/adalah.v20i1.16660

Abstract

In industrial activities, the precautionary principle in protecting the environment is very important. This research examines how judges use the precautionary principle in making legal decisions in cases of environmental pollution. This research is a doctrinal qualitative with a normative juridical approach. Based on the research findings, the Panel of Judges in the decision of the North Jakarta District Court Number: 735/PDT.G-LH/2018/PN.Jkt.Utr determined that PT. HAYI has carelessly disposed of B3 waste from textile industry activities. In that decision, the Panel of Judges expanded the understanding of the Precautionary Principle, from the level of management and preventive policies to the level of repressive dispute resolution. The judge has also changed the Rio Declaration which is only morally binding to a hard law which is directly used as a source of law in deciding a case. This development is a paradigm shift in environmental justice from homocentric to ecocentric. In Islamic Law, the precautionary principle is related to the concept of ihtiyāth(prudence) and correlates with sadd al-dzarī'ah, namely the maximum effort to suppress everything that can be a means of prohibited things to avoid the amount of damage. Within the framework of Usul Fiqh, avoiding damage is a priority step rather than reaping benefits.
Pemanfaatan Komik Digital sebagai Iklan Layanan Masyarakat Hari Bawa Bekal Nasional di Puskesmas Purwokerto Utara 2 Prita Suci Nurcandrani; Ade Tuti Turistiati; Antonius Ferdi Widiatmoko
ABDIMAS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Research and Community Service INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS KALBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53008/abdimas.v4i2.2144

Abstract

Data of the Banyumas District Health Office for 2022 shows that in the 15-24 year age group, 3 to 4 out of 10 teenagers suffered from anemia. The 2013-2018 Riskesdas also noted that 32% of teenagers had anemia. Other findings were obesity, chronic energy deficiency, and eating disorders or unhealthy eating behaviors of teenagers’ lifestyles. Total of 1,150 students classified as teenagers is the responsibility of the Puskesmas Purwokerto Utara 2 to intervene more intensively. As a partner, Puskesmas needs promotional media applied to increase the nutritional status of teenagers. The method used is designing and socializing the use of digital comics. This comic is a form of public service advertisement used as one of the original National Bring Bekal Day social marketing strategies owned by partner. The results of this activity are in accordance with the planned stages by the team and the handover of comics with partner.
Adaptation of Tajikistan International Students to Indonesian Culture Turistiati, Ade Tuti; Narmadi, Hanugrah Banyu; Monk, Lincoln James Faikar
KOMUNIKA: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol. 18 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Dakwah UIN Saizu Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/komunika.v18i1.9537

Abstract

The culture of Tajikistan and Indonesia is very different. Some of the differences found include differences in language, traditions, and customs, types of food and how to cook it, and so on This study explored the phenomenological details of Tajik students who study in Purwokerto. The specifics revolved around the adaptation strategy to the Indonesian culture. A qualitative research method with a phenomenological study approach is used in this study. Data was gathered through in-depth interviews, observation, and review of relevant previous research articles and documents. According to the study's findings, the similarity of religious background (Islam) is a medium that allows Tajik students to bridge and make friends with residents or Indonesians. Language skills are essential in intercultural communication with local citizens (classmates, lecturers, and society). Learning national and local languages (Indonesian and Javanese) and English is extremely beneficial in intercultural communication. Tajik students are more likely to engage in low-contact communication, patriarchal systems, collectivism, and value feminism. Food and climate differences can cause culture shock. "Life is only once, so we must enjoy it," is one approach to dealing with cultural issues. The presence of students assigned as companions greatly aids the adaptation process of Tajikistan international students to Indonesian culture.
Strategi Komunikasi Pemasaran Dalam Penerimaan Siswa Baru di SMP Diponegoro 5 Wangon, Banyumas Ramadhan, Ar Raffy; Turistiati, Ade Tuti; Asriandhini, Bunga
AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 5, No 1: Januari (2024)
Publisher : AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35671/aguna.v5i1.2868

Abstract

Pemasaran pada lembaga pendidikan menjadi salah satu kegiatan yang perlu dilaksanakan, termasuk pada sekolah seperti SMP Diponegoro 5 Wangon, Banyumas. Dari tahun ke tahun, jumlah siswa di sekolah tersebut cenderung menurun. Strategi komunikasi pemasaran yang tepat dibutuhkan untuk membantu keberlangsungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memahami lebih dalam mengenai strategi komunikasi pemasaran di SMP Diponegoro 5 Wangon, Banyumas dalam penerimaan siswa baru. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskripsi kualitatif dengan analisis STP (Segmentation, Targeting and Positioning, serta strategi komunikasi top down dan bttom up. Untuk mendapatkan data yang valid dan akurat, peneliti melakukan observasi, wawancara mendalam, studi literatur, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa SMP Diponegoro 5 Wangon cenderung menerapkan strategi komunikasi pemasaran konvensional melalui brosur dan dari mulut ke mulut. Strategi komunikasi pemasaran digital melalui media sosial seperti instragram perlu diperbaharui dan ditingkatkan untuk menarik minat calon siswa baru. Segementasi SMP Diponegoro 5 Wangon adalah semua kalangan yang ingin bersekolah di SMP Diponegoro 5 Wangon. Targeting SMP Diponegoro 5 Wangon ialah siswa siswi kelas 6 sekolah dasar yang lulus dan akan melanjutkan ke jenjang pendidikan tingkat SMP. Positioning SMP Diponegoro 5 Wangon ialah sekolah yang berbasis islam dengan menerapkan nilai-nilai agama islam dan menjadi sekolah berprestasi. Dalam melakukan komunikasi pemasaran kepala sekolah menentukan perencanaan strategi komunikasi pemasaran. Kepala sekolah melibatkan bawahan sebagai anggota panitia penerimaan siswa baru dan musyawarah. Dalam konteks ini strategi komunikasi dilakukan baik secara top-down maupun bottom-up.
PUBLIC RELATIONS EVENT KAMPOENG DOLANAN PERWIRA DALAM MEMBANGUN BRAND AWARENESS SEKOLAH ALAM PERWIRA PURBALINGGA Turistiati, Ade Tuti; Rahmawati, Farah Anis; Pribadi, Prayoga
Indonesian Journal of Digital Public Relations (IJDPR) Vol 4 No 1 (2025): Agustus
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/ijdpr.v4i1.9014

Abstract

  Sekolah Alam Perwira (SAP) menggunakan  public relations event sebagai salah satu strategi branding awareness kepada masyarakat untuk lebih mengenal sekolah alam. Salah satu event yang dilaksanakan adalah event Kampoeng Dolanan Perwira (KDP). Event KDP telah terlaksana dengan baik dari persiapan hingga pelaksanaanya, namun event tersebut belum mampu memberikan efek kesadaran brand pada masyarakat, khususnya masyarakat di Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas pra event, pelaksanaan, dan evaluasi dengan menggunakan teori manajemen relasi dan menggunakan model SMARTS serta menganalisis manajemen relasi yang telah terbentuk untuk keberlangsungan event KDP dalam rangka membangun branding awareness SAP. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara mendalam terhadap sepuluh informan, didukung data sekunder melalui studi literatur dari buku dan jurnal yang relevan. Hasil penelitian menunjukan bahwa SAP baru mengimplementasikan empat dari enam tahapan model SMARTS. Dua  tahap yang belum dilaksanakan adalah scan pada tahap awal dan steward untuk tahap akhir. Untuk keberlangsungan event KDP dalam membangun branding awareness, terdapat dua relasi yang terbentuk, yaitu  relasi internal (wali murid) dan eksternal (masyarakat) sekitar. Interaksi dari organisasi dalam membangun kepercayaan untuk menjalin relasi sangat ditekankan oleh SAP, sehingga tebentuk dimensi kepuasan antara kedua belah pihak. Namun, meski kepercayaan dan kepuasan telah diraih sebagai hasil dari interaksi yang telah terbangun, organisasi masih belum mendapatkan feedback yang seimbang dengan relasi eksternal atau masyarakat.  Branding awareness SAP sejauh ini masih berada di tahap brand recognition.   Kata Kunci: public relations event, branding awareness, teori manajemen relasi, Kampoeng Dolanan Perwira, Sekolah Alam Perwira.
SUBSTANCE USE AMONG COLLEGE STUDENTS IN JAKARTA: BETWEEN REHABILITATION AND LAW ENFORCEMENT Poernomo, Baby; Tuti Turistiati, Ade
INTERNATIONAL JOURNAL OF SOCIETY REVIEWS Vol. 1 No. 1 (2023): NOVEMBER
Publisher : Adisam Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Substance use among college students in Jakarta are increasing in number. The rise of student behavior deviations can endanger the survival of the nation in the future, because students are expected to be the nation's leaders. The fragility of youth undermined by addictive substances destroying nerves makes them unable to think and work. As a result, our young generation will only become an unproductive society. Until now the handling of drug abuse cases among students still becomes pros and cons. Students who are exposed to drug cases are not all directly rehabilitated but there are also those who are first processed legally and must be imprisoned. This study aims at answering the questions why the handling of drug abuse cases among students still vary in application which led to pros and cons in society and how to save our young generation from drug abuse so that they can return to the society and contribute to their nation. This study employed a phenomenological approach of a qualitative research design. In this study a semi-structured interview is used to understand how participants experienced the phenomenon. Data were gathered from a total of 15 participants consist of college students, leaders of universities, an official of BNN (National Board of Narcotics and Addictive Substances), Head of prison, and a law practitioner to get the perspectives on how rehabilitation and law enforcement should be implemented. The research proved that the implementation of coersive action in the form of rehabilitation and law enforcement has not been fully implemented properly. This study provides insight into a view to improve the system of handling substance users among college students and offers recommendations for future research.