Claim Missing Document
Check
Articles

Meningkatkan Kemandirian Kelompok Tambak Umbul Jaya melalui  Pengembangan Mesin Pelet Bertenaga Matahari Yohanes, Antoni; Kurniawan, Muhammad Ari; Ma’sum, Muhammad Ali; Ekoanindiyo, Firman Ardiansyah
Jurnal Indonesia Mengabdi Vol. 7 No. 2 (2025): December Edition
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STKIP Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/8pbzbd47

Abstract

Salah satu upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus pengembangan ekonomi baru adalah dengan mengoptimalkan sektor perikanan. Kelompok Tambak Umbul Jaya mengelola lahan seluas 20 hektar dengan komoditas utama ikan bandeng, memiliki 3 kelompok dengan anggota 20 orang. Kelompok Tambak Umbul Jaya menghadapi permasalahan tingginya biaya pakan, khususnya pelet, yang digunakan sejak bulan kedua hingga keempat masa budidaya. Total biaya pembelian pelet mencapai Rp 4.500.000 per siklus panen untuk tiga kelompok. Hasil utama PkM menunjukkan bahwa: 1)Biaya produksi pakan dapat ditekan sebesar 40–50% melalui produksi pelet mandiri. 2)Pemanfaatan panel surya mendukung pengembangan energi terbarukan, sejalan dengan pencapaian SDGs. 3)Produksi pakan secara mandiri memperkuat kemandirian kelompok tambak, mengurangi ketergantungan pada pemasok eksternal, dan meningkatkan stabilitas usaha. 4)Dampak lingkungan positif tercermin dari berkurangnya emisi gas rumah kaca dan polusi udara, sehingga mendukung keberlanjutan usaha dan pelestarian lingkungan. 5)Kontrol kualitas pakan yang lebih baik meningkatkan pertumbuhan ikan, produktivitas, serta kualitas hasil budidaya.
Pemberdayaan Kelompok Tani Sido Maju dengan Pengembangan Mesin Spray Portable untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan Firman Ardiansyah Ekoanindiyo; Kasmari, Kasmari; Sri Eniyati; Antoni Yohanes; Muhammad Ari Kurniawan
Jurnal Indonesia Mengabdi Vol. 7 No. 2 (2025): December Edition
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STKIP Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/yvpte468

Abstract

Kelompok Tani Sido Maju satu Poktan yang ada di Desa Juwiring. Pada musim kemarau, petani menggunakan pompa air berbahan bakar fosil dengan biaya penyiraman mencapai Rp 1.200.000 per musim tanam. Metode pelaksanaan memiliki tahapan (1) Sosialisasi Program, (2) Pelatihan, (3) Penerapan Teknologi, (4) Pendampingan, (5) Evaluasi, (6) Keberlanjutan Program. Hasil implementasi menunjukkan petani mampu mengoperasikan alat spray nozzle portable, pembuatan alat penyiraman spray portable,buku panduan pengoperasian alat, tingkat kepuasan terhadap pelatihan mencapai 90%, pemahaman penggunaan BBM vs energi surya meningkat, perubahan jangka pendek yaitu petani mulai menggunakan alat spray portable dalam penyiraman sedangkan perubahan jangka panjang yaitu petani lebih mandiri dalam teknologi tepat guna dan pendapatan meningkat karena biaya operasional turun. Selain manfaat ekonomi, kegiatan ini juga berdampak positif pada aspek sosial-edukatif melalui transfer pengetahuan dan keterampilan. Petani mitra dapat mengoperasikan serta merawat alat secara mandiri, menandakan tercapainya peningkatan kapasitas dan kemandirian kelompok tani dalam memanfaatkan teknologi tepat guna.