Claim Missing Document
Check
Articles

MEWUJUDKAN ASEAN COMMUNITY BASED TOURISM DESA WISATA NYARAI MELALUI PELATIHAN BAHASA ASING DAN LAYANAN AKOMODASI Feri Ferdian; Hijriyantomi Suyuthie; Vanica Serly; Youmil Abrian; Nidia Wulansari; Ayu Wirdawati; Fajar Sidik; Rahma Risa Asri
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37533

Abstract

Nyarai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi pariwisata berbasis komunitas (Community Based Tourism) di kawasan ASEAN. Namun, tantangan yang dihadapi adalah keterbatasan kemampuan masyarakat lokal dalam berkomunikasi dengan wisatawan asing dan penyediaan layanan akomodasi berstandarkan internasional. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis peran pelatihan kemampuan bahasa asing dan pelatihan layanan akomodasi yang bersih dan nyaman dalam mewujudkan ASEAN Community Based Tourism di Desa Wisata Nyarai. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui pelatihan yang melibatkan masyarakat lokal, pelaku usaha pariwisata, dan pihak pemerintah daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan bahasa asing meningkatkan kemampuan masyarakat dalam berinteraksi dengan wisatawan mancanegara, sementara pelatihan akomodasi bersih dan nyaman berkontribusi pada peningkatan kualitas layanan pariwisata. Penguatan kedua aspek ini secara simultan mendukung pencapaian pariwisata berkelanjutan di Desa Wisata Nyarai khususnya dalam mewujudkan Asean Community based Tourism, sehingga meningkatkan daya saingnya di tingkat ASEAN.
PEMBERDAYAAN DIGITAL MARKETING PARIWISATA KAMPUNG ADAT BALAI KALIKI Youmil Abrian; Arif Adrian; Nidia Wulansari; Rian Surenda; Hijriyantomi Suyuthie; Feriantano Sundang Pranata
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.54563

Abstract

Kampung Adat Balai Kaliki merupakan salah satu destinasi wisata berbasis budaya di Sumatera Barat yang memiliki potensi atraksi tradisional, kuliner lokal, serta kegiatan budaya tahunan. Namun demikian, promosi pariwisata masih belum optimal karena belum memanfaatkan media digital secara maksimal. Hal ini berdampak pada rendahnya visibilitas destinasi serta kurangnya informasi yang dapat diakses wisatawan secara luas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi masyarakat Kampung Adat Balai Kaliki dalam pemasaran digital pariwisata melalui pelatihan, pendampingan, dan praktik pembuatan konten digital berbasis kearifan lokal. Metode pelatihan dilakukan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan teknis, praktik konten digital, pendampingan, serta evaluasi hasil. Program ini dilanjutkan dengan gerakan “30 Hari 30 Konten” sebagai bentuk implementasi keterampilan secara mandiri. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam memproduksi konten digital, melakukan pengelolaan media sosial, serta memahami strategi branding digital destinasi wisata. Kegiatan ini terbukti membangun kesadaran digital sekaligus mendorong masyarakat terlibat dalam pengelolaan dan promosi pariwisata berbasis komunitas.